Manfaat Jati Belanda untuk Kesehatan

761
greentv.ipb.ac.id

Diedit:

Guazuma Ulmifolia adalah nama lain untuk jati Belanda, dan termasuk ke dalam suku tanaman Sterculiaceae. Tanaman ini dikenal juga sebagai tanaman herbal atau tanaman obat. Daun jati Belanda sudah sering dibuat menjadi jamu pelangsing tubuh, serta umumnya dibuat menggunakan rupa teh. Nama lainnya dari jati Belanda selain Guazuma Ulmifolia, seringkali disebut juga dengan nama Guazuma ulmifolia Lamk. Sementara di pulau Jawa, jati Belanda sering disebut sebagai jatos landi atau jati londa. Mari baca selengkapnya.

Kegunaan dari Jati Belanda

Sudah sejak lama jati Belanda dimanfaatkan sebagai tanaman herbal dan dikelola juga secara tradisional maupun modern. Metode tradisional yang digunakan memanfaatkan jati Belanda untuk bahan obat pelangsing serta menurunkan kadar lemak jahat pada tubuh. Sementara itu, selain daunnya, biji tanaman jati Belanda juga berkhasiat untuk obat penyembuh sakit perut, obat kembung dan jamu pelangsing.

Sama seperti tumbuhan herbal lainnya, jati Belanda aman untuk dimanfaatkan. Dekok kulit batang jati Belanda sendiri bisa dimanfaatkan untuk dibuat menjadi obat diare, sifilis dan obat malaria. Selain itu, tanaman ini pun juga kerap dipakai untuk pengobatan sakit pilek, flu atau influenza, patah tulang, luka dan disentri. Sementara itu, ekstrak dari daun jati Belanda memiliki kegunaan untuk menekan pertumbuhan dari beberapa jenis bakteri. Bakteri tersebut misalnya Shigella dysenteria, Bacillus subtilis dan bakteri Staphylococcus aureus dengan cara “in vitro”.

Apa itu in vitro?

Di atas disebutkan bahwa ekstrak daun tanaman jati Belanda memiliki manfaat menekan bakteri dengan cara in vitro. Adapun in vitro itu sendiri merupakan istilah yang digunakan dalam bidang biologi untuk menjelaskan kultur sebuah sel, bagian organ tertentu, ataupun jaringan, yang dilakukan di dalam laboratorium. Berbagai variasi dari kultur jaringan umumnya juga disebut dengan istilah pembiakan in vitro.

Kandungan Kimia Daun Jati Belanda

Pada bagian kulit yakni damar, asam dan zat samak. Pada bagian daun dan batang yakni glikose, lemak dan zat pahit. Kandungan kimia tersebut akan memiliki beberapa efek farmakologis, yaitu astringen, menguruskan badan karena melarutkan lemak dan anti diare. Itulah sebabnya mengapa daun jati Belanda sering digunakan untuk membantu proses diet yang dijalani, karena bisa membantu untuk menguruskan badan.

Baca juga:  Mengenali Manfaat Herbal Jati Cina bagi Kesehatan Anda

Rebusan Daun Jati Belanda

Daun jati Belanda juga dapat dibuat rebusan, bahkan air rebusan daun ini bisa memiliki kegunaan bagi kesehatan Anda. Adapun kegunaan dari rebusan daun tersebut yaitu jika diminum dapat membantu menyembuhkan penyakit sembelit. Rebusannya juga mampu mengurangi lemak berlebih dalam tubuh Anda, serta menghambat pertambahan berat badan. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin menggemukkan badan mungkin sebaiknya hindari mengkonsumsi daun jati Belanda ini, karena efek yang akan Anda dapatkan sebaliknya.

Herbal Alternatif Daun Jati Belanda

Di sini Anda sudah mengetahui bahwa manfaat jati Belanda, terutama daunnya adalah untuk membantu menguruskan badan atau menurunkan berat badan. Herbal alternatif lain yang dapat Anda gunakan apabila Anda tak bisa menemukan daun jati Belanda adalah dengan campuran teh beserta air jeruk nipis. Berikut cara pembuatannya.

  • Seduh teh dalam air panas yang sudah dipersiapkan sebelumnya
  • Tambah air perasan dari jeruk nipis, aduk hingga benar-benar merata
  • Minumlah ramuan tersebut 2x per hari
  • Minum dengan teratur pagi, sore hari, setiap kali minum minumlah sebanyak setengah gelas

Ternyata tanaman jati belanda banyak kegunaannya bagi tubuh. Setelah mengetahui sejumlah manfaat jati belanda diatas, apakah ada yang cocok bagi keluhan kesehatan Anda? Mungkin Anda sedang mengalami sakit perut atau kembung, tidak ada salahnya untuk mencoba herbal jati belanda ini.

Advertisement
Alinesia