8 Khasiat Daun Kelor yang Mudah Diperoleh


By Cindy Wijaya

Ada banyak khasiat daun kelor untuk kesehatan apabila dikonsumsi secara teratur. Dan ini tidak sulit sebab daun kelor gampang diperoleh di sekitar kita, banyak dari kita juga sudah terbiasa mengonsumsinya sebagai sayuran atau dijadikan teh. Khasiatnya mulai dari untuk mempercantik kulit wajah, menyehatkan mata, menurunkan kolesterol, hingga menjaga kesehatan ibu hamil.

Dalam artikel ini akan dikupas delapan manfaat daun kelor berdasarkan bukti-bukti dari penelitian ilmiah. Di bagian akhir artikel juga akan dijelaskan cara mudah mengolah daun kelor untuk mendapatkan khasiatnya tersebut.

Khasiat Daun Kelor untuk Wajah

Suatu penelitian yang dipublikasikan pada Advances in Dermatology and Allergology menyelidiki manfaat daun kelor untuk wajah, terutama efeknya untuk merevitalisasi kulit yang terpengaruh oleh paparan sinar UV dari matahari.

Didapati bahwa krim daun kelor sanggup memperbaiki tekstur kulit, kekasaran kulit, sisik pada kulit, kehalusan kulit, dan kerutan pada kulit. Sehingga hasil penelitian menyimpulkan bahwa krim daun kelor dapat meningkatkan efek revitalisasi kulit serta mendukung efek anti-penuaan kulit.

Khasiat Daun Kelor untuk Mata

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Ocular Pharmacology and Therapeutics memperlihatkan bahwa kandungan flavonoid dari daun kelor bisa membantu mencegah dan menghentikan perkembangan katarak pada mata.

Hasil penelitian itu menyimpulkan bahwa daun kelor efektif dalam mencegah proses perkembangan katarak dengan cara meningkatkan enzim antioksidan, mengurangi intensitas peroksidasi lipid, dan menghambat pembentukan radikal bebas.

Penelitian lain juga mendapati manfaat daun kelor untuk mata yang mampu membantu pemulihan tingkat glutation, katalase, dan protein yang tepat di mata.

Khasiat Daun Kelor untuk Kolesterol

Penelitian yang dipublikasikan pada Jurnal Kedokteran Green Medical Journal menyelidiki manfaat daun kelor untuk kolesterol. Didapati bahwa ekstrak daun kelor berhasil menurunkan kadar kolesterol total dari tadinya sebesar 307.40 mg/dl menjadi 209.00 mg/dl setelah pemberian ekstrak tersebut.

Dalam penelitian juga digunakan obat simvastatin (obat umum untuk kolesterol) untuk membandingkan efeknya dengan daun kelor.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara efek dari ekstrak daun kelor dan obat simvastatin dalam menurunkan kadar kolesterol total dalam darah. Sehingga dapat dikatakan bahwa daun kelor berkhasiat untuk menurunkan kadar kolesterol.

Khasiat Daun Kelor untuk Asam Urat

Dalam jurnal Journal of Nutrition College, terdapat penelitian yang membuktikan manfaat daun kelor untuk menurunkan kadar asam urat.

Para penelitinya mendapati bahwa pemberian seduhan daun kelor dengan dosis 3,75 g/kgbb (gram per kilogram berat badan) dapat menurunkan kadar asam urat sebesar 0,675 mg/dl. Pemberian ini dilakukan selama 14 hari. Sehingga disimpulkan bahwa daun kelor memang bermanfaat untuk mengurangi kadar asam urat.

Khasiat Daun Kelor untuk Diabetes

Sebuah riset kesehatan yang dipublikasikan dalam Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis menunjukkan bahwa ada manfaat daun kelor untuk diabetes.

Hasil penelitian pada pengukuran glukosa darah puasa pada pasien pra-diabetes sebelum dan sesudah diberikan tepung daun kelor memperlihatkan ada perbedaan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah. Sehingga penelitia menyimpulkan bahwa pasien pra-diabetes dapat rutin mengonsumsi tepung daun kelor agar terhindar dari diabetes melitus.

Khasiat Daun Kelor untuk Jantung

Sebagaimana telah diuraikan, ada manfaat daun kelor untuk menurunkan kolesterol, dan kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung karena dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung.

Suatu penelitian yang dimuat dalam jurnal eBiomedik menyimpulkan bahwa terdapat kandungan antioksidan dalam daun kelor yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, termasuk untuk memperbaiki kondisi kolesterol.

Khasiat Daun Kelor untuk Paru-Paru

Daun kelor memiliki sejumlah vitamin dan mineral yang bisa bermanfaat sebagai antioksidan alami. Oleh karena itu telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor terhadap kondisi peradangan paru-paru.

Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal eRepository ini mendapati bahwa terjadi penurunan kondisi peradangan sel pada paru-paru hewan percobaan yang telah diberikan ekstrak daun kelor. Sehingga dapat dikatakan bahwa ada manfaat daun kelor untuk membantu memperbaiki kondisi paru-paru yang meradang.

Khasiat Daun Kelor untuk Ibu Hamil

Daun kelor mengandung berbagai zat gizi yang baik untuk kesehatan ibu hamil dan bayi di kandungannya. Misalnya berbagai vitamin seperti vitamin A, B, C, D, E serta mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, zat besi, dan seng. Setiap 100 g daun kelor segar juga mengandung 5.1 g protein, 1.6 g lemak, dan 8.2 g serat.

Beberapa penelitian telah menunjukkan adanya manfaat konsumsi daun kelor selama masa kehamilan untuk mencegah anemia pada ibu hamil, serta menunjang perkembangan janin yang sehat agar nantinya dilahirkan dengan berat badan normal.

Cara Konsumsi Daun Kelor untuk Mendapat Khasiatnya

Bagian daun muda, bunga, batang, hingga biji dari tanaman kelor dapat diolah untuk dikonsumsi sehari-hari. Sebagian masyarakat Indonesia mungkin sudah terbiasa untuk mengolah kelor menjadi sayur.

Cara sederhana untuk mengolah daun kelor menjadi minuman kesehatan, Anda bisa merebus tiga tangkai daun kelor bersama satu gelas air. Setelah itu rebusan ini diminum selagi masih hangat.

Ada juga yang sudah mengolah daun kelor menjadi tepung, sehingga lebih mudah untuk diseduh menjadi minuman. Tepung kelor juga bisa dijadikan sebagai campuran adonan kue atau mie.

Daun kelor yang segar juga dapat dikeringkan agar bisa disimpan dalam waktu lebih lama. Daun kelor kering cocok untuk diseduh menjadi teh kelor.

Demikianlah artikel ini yang mengupas tentang 8 khasiat daun kelor untuk kesehatan. Semoga informasi ini dapat berguna bagi Anda dan keluarga. Temukan juga ulasan menarik lain seputar pemanfaatan herbal di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Ali A, Akhtar N, Chowdhary F. Enhancement of human skin facial revitalization by moringa leaf extract cream. Advances in Dermatology and Allergology/Postępy Dermatologii i Alergologii. 2014;31(2):71-76. doi:10.5114/pdia.2014.40945.

V Sasikala, B.N. Rooban, S.G. Siva Priya, V. Sahasranamam, and Annie Abraham. Moringa oleifera Prevents Selenite-Induced Cataractogenesis in Rat Pups. Journal of Ocular Pharmacology and Therapeutics. Oct 2010. 441-447. doi:10.1089/jop.2010.0049 .

Kurmi R, Ganeshpurkar A, Bansal D, Agnihotri A, Dubey N. Ethanol extract of Moringa oliefera prevents in vitro glucose induced cataract on isolated goat eye lens. Indian Journal of Ophthalmology. 2014;62(2):154-157. doi: 10.4103/0301-4738.116482

Sri W, Andi S, Indah C. Efektivitas Ekstrak Daun Kelor ( Moringa Oleifera) terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Total pada Tikus Putih (Rattus Novergicus). Green Medical Journal. 2019;1(1):97-110. doi: 10.33096/gmj.v1i1.24

Rahmawati, R., Kusumastuti, A. C. (2015). PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAMK) TERHADAP KADAR ASAM URAT TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus). Journal of Nutrition College, 4 (4): 593-598. doi:10.14710/jnc.v4i4.10167

Abdul M, Muh. Khidri A, Aminuddin S. (2019). PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PENURUNAN GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA PRADIABETESDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMATA KAB.GOWA. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis. 13(6):605-611. URL: http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/88

Angelyn T, Youla A, Diana S. eBiomedik. Kandungan Antioksidan Pada Daun Kelor (Moringa Oleifera) dan Potensi Sebagai Penurun Kadar Kolesterol Darah. eBiomedik. (2):248-254. URL: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/ebiomedik

Ninik Kurnia. (2019). Pengaruh ekstrak daun kelor (moringa oleifera) terhadap inflamasi paru yang terjadi akibat asap obat nyamuk bakar. eRepository. URL: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/3484

Sumiaty, Abdullah T, Bahar B, Jafar N, Hadju V, Syafar M, MasyitaMuis, Sri. (2020). Macronutrient Intake of 6-11 Months Old Infant on Mothers Obtaining Moringa Leaves and Iron Supplements. Medico Legal Update, 20(3), 907-913. doi: 10.37506/mlu.v20i3.1517

Winarno. (2018). Tanaman Kelor (Moringa oleifera): Nilai Gizi, Manfaat, dan Potensi Usaha. PT Gramedia Pustaka Utama

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>