Kemandulan: Bagaimana Cara Mencegahnya?

414

Diedit:

Tahukah Anda bahwa gaya hidup tertentu dapat berpengaruh pada kesuburan? Misalnya merokok, konsumsi alkohol berlebih, serta olahraga berlebihan berpotensi membuat Anda mandul. Karenanya Anda perlu memerhatikan gaya hidup, sehingga kemandulan dapat dicegah.

Faktor Apa Saja yang Meningkatkan Resiko Kemandulan?

  • Usia. Jika Anda seorang wanita yang berusia 30 tahun ke atas, maka Anda lebih sulit untuk hamil. Masalah kesuburan ini seringkali diakibatkan oleh kualitas dan kuantitas sel telur yang diproduksi. Pria usia 40 tahun ke atas berkurang kesuburannya dibandingkan saat masih muda.
  • Penggunaan Tembakau. Merokok dapat mengurangi kesuburan serta menekan efek positif dari pengobatan kemandulan. Seorang wanita yang merokok selama hamil lebih beresiko mengalami keguguran. Selain itu, merokok berpotensi menyebabkan disfungsi ereksi dan rendahnya produksi sperma pada pria.
  • Konsumsi Alkohol. Bagi wanita, tidak ada batas aman konsumsi alkohol selama periode pembuahan dan kehamilan. Hindari alkohol jika Anda berencana untuk hamil dalam waktu dekat, karena selain dapat mengganggu pertumbuhan janin, juga dapat mengurangi kesuburan. Bagi pria, konsumsi alkohol berlebih akan menurunkan jumlah produksi sperma dan menyulitkan proses fertilisasi.
  • Kegemukan atau Obesitas. Gaya hidup yang tidak aktif dan kegemukan memengaruhi kesuburan baik bagi pria maupun wanita.
  • Terlalu Kurus. Wanita yang memiliki kelainan perilaku makan, seperti anoreksia dan bulimia, dan yang mengikuti diet terlalu ketat beresiko mengalami masalah kesuburan.
  • Olahraga Berlebih. Wanita yang menyukai olahraga berintensitas tinggi adakalanya mengalami haid yang tidak teratur atau bahkan sama sekali tidak haid. Hal ini memicu gangguan kesuburan dan menyulitkan kehamilan.

Bagaimana Caranya Mencegah Kemandulan?

Pria

  • Hindari penggunaan obat terlarang dan tembakau; serta kurangi konsumsi alkohol.
  • Hindari mandi dengan air panas atau sauna, karena akan memengaruhi kuantitas dan kualitas sperma.
  • Jika mungkin, jauhi lingkungan yang berkadar polusi tinggi (seperti daerah industri).
  • Batasi konsumsi obat-obatan yang dirasa akan memengaruhi kesuburan, baik obat resep dokter maupun obat yang dijual bebas. Sebelum memulai pengobatan tertentu, bicarakan dengan dokter mengenai efek samping yang berkaitan dengan kesuburan.

Wanita

  • Pilih olahraga dengan intensitas sedang. Karena jika Anda berolahraga terlalu sering atau terlalu berat, haid dapat menjadi tidak teratur bahkan berhenti.
  • Berhentilah merokok, karena tembakau memiliki beragam efek negatif pada kesuburan Anda. Belum lagi banyak masalah kesehatan lain yang disebabkannya serta pengaruhnya pada janin selama kehamilan.
  • Hindari alkohol dan penggunaan obat-obatan terlarang, seperti ganja dan kokain.
  • Batasi konsumsi obat-obatan yang berefek pada kesuburan serta kehamilan Anda. Bicarakan dulu dengan dokter jika Anda akan menjalani metode pengobatan tertentu.
  • Hindari konsumsi kafein. Jika Anda tetap ingin minum kopi, konsultasikan dulu dengan dokter mengenai batas aman konsumsi kafein.

Perlu diingat bahwa baik pria dan wanita sebagai pasangan sama-sama memiliki resiko mengalami kemandulan. Oleh karenanya, ada baiknya agar Anda menerapkan tindakan pencegahan kemandulan, terlebih jika Anda sangat mengidam-idamkan buah hati.

Baca juga:  Apa Saja Penyebab Kemandulan pada Pria?
Advertisement
Alinesia