Kanker Kulit Melanoma, Jangan Samakan dengan Tahi Lalat!


By Cindy Wijaya

Kanker kulit Melanoma jika Anda baru pertama kali mendengarnya, Anda bisa membaca penjelasan lengkapnya pada artikel kesehatan kali ini. Melanoma sebenarnya adalah type kanker yang cukup jarang, bersifat gawat, dimulai dari kulit manusia – Tetapi juga dapat menyebar sampai organ tubuh yang lain pada seseorang. Munculnya tahi lalat baru maupun adanya perubahan pada tahi lalat yang sudah ada umumnya dijadikan sebagai gejala umum dari kanker Melanoma ini.

Apabila Anda mengalami hal itu, maka Anda harus waspada. Untuk berjaga-jaga memang alangkah baiknya jika Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis. Kondisi ini dapat terjadi pada seluruh tubuh, namun beberapa daerah tubuh adalah daerah yang cukup sering muncul, adapun bagian tersebut yaitu tangan, wajah, kaki, dan punggung. Mari baca selengkapnya.

Tentang Tahi Lalat

Tahi lalat sendiri sebenarnya adalah tumor jinak yang terdapat pada kulit dan umum terjadi, jadi tahi lalat sudah bukan hal yang baru lagi bagi orang-orang. Tahi lalat sendiri memiliki istilah medis khusus yaitu nevus pigmentosus. Ciri dari tahi lalat yakni warna gelap, ukuran menetap, tetapi bagi beberapa orang terkadang tahi lalat bisa membesar, dan jika ini yang terjadi maka Anda harus khawatir. Sebab, bisa jadi itu gejala Anda terkena kanker kulit Melanoma. Tetapi belum tentu juga karena kanker Melanoma, namun tahi lalat bisa membesar karena sering terkena kontak ke sinar matahari.

Pigmen melanin yang berlebih adalah efek tahi lalat yang terlalu sering terkena sinar matahari terbuka. Biasanya orang berkulit putih itu lebih mudah terserang kanker kulit Melanoma dibandingkan dengan orang Afrika dan orang Asia. Jadi Anda sebagai orang Indonesia atau Asia, mungkin bisa sedikit bernafas lega. Tetapi tetap saja kemungkinan terjangkit kanker kulit berbahaya ini tetaplah ada. Resiko lain yang bisa mengakibatkan Melanoma adalah paparan dari sinar ultraviolet matahari dengan sifat kronik kumulatif.

Penyebab Kanker Kulit Melanoma

Untuk faktor penyebab dari seseorang dapat terkena kanker Melanoma ada beberapa, yaitu:

  • Kulit pucat mudah terbakar
  • Mempunyai banyak bintik-bintik atau tahi lalat
  • Rambut pirang atau merah
  • Mempunyai anggota keluarga yang sebelumnya pernah menderita Melanoma

Saat sel-sel dalam kulit sudah mulai berkembang dengan abnormal, Melanoma akan berkembang juga. Masih belum diketahui dengan pasti mengapa kondisi ini dapat terjadi. Beberapa orang memiliki pemikiran jika penyebab Melanoma muncul adalah karena kulit terkena UV atau sinar ultraviolet buatan dan sinar UV alami terlalu sering dan lama.

Pengobatan Medis Kanker Kulit Melanoma

Biasanya apabila kanker Melanoma sudah terdiagnosis maka pengobatan yang dilakukan adalah dengan cara metode operasi. Walaupun begitu, resiko Melanoma muncul kembali tetap ada. Dan Anda akan membutuhkan perawatan lebih lanjut. Yang berbahaya adalah jika Melanoma terdiagnosis terlalu terlambat, Anda akan membutuhkan perawatan tambahan seperti kemoterapi. Perawatan yang dilakukan bertujuan untuk mengurangi gejala dan memperlambat penyebaran sel kanker Melanoma tersebut.

Pengobatan Herbal Kanker Kulit Melanoma

Sarang Semut adalah herbal yang jitu untuk mengatasi kanker, termasuk kanker kulit Melanoma ini. Sarang Semut juga mempunyai manfaat untuk menghilangkan benjolan yang tidak abnormal di tubuh.

Sarang Semut memiliki berbagai senyawa aktif yang memegang peranan untuk fungsinya dalam melawan kanker kulit Melanoma. Selain itu Sarang Semut juga kaya antioksidan. Sekian artikel tentang kanker kulit Melanoma jangan samakan dengan tahi lalat, semoga bermanfaat.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}