Cara Meringankan Gejala Menopause


By Cindy Wijaya

Gejala menopause adakalanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi seorang wanita. Mulai dari hot flash, keringat dingin, mata kering, sampai migrain yang semakin parah. Anda bisa meringankan tingkat keparahan gejala-gejala tadi dengan cara-cara yang cukup sederhana. Mau tau bagaimana caranya? Simak jawabannya di artikel ini.

Meredakan Hot Flash

Buatlah catatan harian untuk melacak apa yang memicu gejala hot flash. Apakah itu kafein? Alkohol? Suhu udara panas? Atau stres? Kesemua itu adalah pemicu umum. Untuk meringankannya, cobalah tarik napas dalam-dalam secara perlahan dengan hidung lalu keluarkan melalui mulut. Untuk kasus hot flash yang teramat parah, bicarakanlah dengan dokter.

Singkirkan Keringat di Malam Hari

Di malam hari, hot flash dapat berlangsung selama 3 menit atau lebih dan menyebabkan Anda mandi keringat. Bagaimana cara mengatasinya? Coba kenakan piyama berbahan tipis. Letakkan sekantong kacang polong beku di bawah bantal Anda, bolak-balik bantal sepanjang malam, dan tempatkan wajah di sisi dingin bantal. Jangan gunakan selimut tebal dan nyalakan kipas angin di samping tempat tidur supaya udara tidak panas.

Stabilkan Perubahan Mood yang Ekstrim

Serupa dengan PMS, gejala menopause bisa bikin seorang wanita gampang menangis, terlalu bersemangat, atau suka rewel. Seseorang yang dulunya sering mengalami gejala PMS parah bisa jadi merasakan gejala menopause yang lebih parah juga. Anda bisa mengurangi ketidakstabilan mood yang ekstrim dengan meminum Noni juice—minuman herbal yang juga dianjurkan untuk meringankan PMS.

Meringankan Sakit Kepala

Migrain bisa jadi lebih parah dan sering di kala menopause. Buatlah catatan apa yang tampaknya memicu migrain dan perhatikan apakah sakit kepala muncul beriringan dengan hot flash. Ada yang jadi sakit kepala jika lapar, ini bisa diatasi dengan sering makan dalam porsi kecil atau selalu sediakan camilan penunda lapar. Pemicu lainnya ialah kurang tidur, jadi cara terbaik ialah dengan sering-sering tidur siang meski sebentar. Jika migrain sudah amat parah, sebaiknya kunjungi dokter.

Baca Juga:  Apa Penyebab Menopause Dini dan Bagaimana Gejalanya?

Ketika Rambut Semakin Menipis

Rambut bisa semakin sedikit dan rontok lebih cepat. Pada waktu bersamaan, rambut bisa tumbuh di tempat yang tidak diharapkan, misalnya di dagu atau pipi. Untuk menyelamatkan rambut yang dimiliki, gantilah ke produk rambut yang tidak mengandung bahan kimia keras dan hindari paparan sinar matahari langsung. Bagaimana dengan rambut tak diharapkan yang tumbuh di muka? Sebaiknya kunjungi spesialis kulit untuk membantu menghilangkan rambut ekstra tersebut.

Menghilangkan Jerawat

Jerawat? Ya, jerawatan merupakan sesuatu yang umum pada masa menopause. Untuk membersihkan wajah dari jerawat, gunakan pelembap, tabir surya, pembersih, maupun produk wajah lain yang tidak mengandung bahan kimia keras. Pilihlah produk yang berlabel “bebas minyak”, “tidak menyumbat pori-pori”, “tidak menimbulkan komedo”, dan “tidak menimbulkan jerawat”.

Selain tips-tips meringankan gejala menopause tadi, jangan lupa beri perhatian pada kesehatan mental Anda. Tetaplah berupaya aktif secara mental meski usia tak lagi muda. Cobalah belajar keahlian baru, misalnya hobi baru atau bahasa baru, yang mungkin belum sempat Anda pelajari selagi muda.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}