Cara Aman Menjaga Kandungan Selama Masa Kehamilan!

240
Google Image

Diedit:

Menurut WHO hampir setiap menit, 287.000 wanita meninggal karena komplikasi yang terjadi pada masa kehamilan setiap tahun. Lalu, adakah bantuan yang dapat diberikan pada wanita hamil? Mari kita perhatikan bagaimana cara yang aman menjaga kandungan selama masa kehamilan!

Lakukanlah perawatan menjelang kelahiran! Perawatan ini berupa kunjungan rutin ke dokter selama proses kehamilan, selama kunjungan ini Anda diharapkan memberikan informasi apapun yang berkaitan dengan masalah kesehatan yang sedang dialami.

Mengapa ini penting? Informasi lengkap akan memudahkan para tenaga medis dalam mempersiapkan kemungkinan terburuk yang bisa timbul, selama masa kehamilan maupun saat melahirkan. Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter apabila Anda memiliki alergi terhadap kandungan obat tertentu.

Informasi tersebut juga berguna untuk menentukan langkah yang tepat ketika Anda tiba-tiba mengalami gangguan penglihatan, sakit kepala, menggigil, peradangan wajah, nyeri pada jari tangan, muntah, perubahan pergerakan janin yang tidak biasa, sakit perut yang tak tertahankan, nyeri saat buang air kecil, perdarahan ataupun keluarnya cairan pada vagina.

Tidak hanya dokter yang membutuhkan informasi medis, Anda juga dapat leluasa bertanya untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kesehatan Anda dan janin dalam kandungan. Perawatan khusus juga dibutuhkan jika Anda memiliki penyakit diabetes, jantung, hipertensi, dan ginjal.

1Hentikan konsumsi alkohol dan penggunaan narkoba atau tembakau! Memang kedua kebiasaan ini lebih sering dilakukan oleh pria, namun tak sedikit juga wanita yang mengonsumsinya. Apa akibatnya jika Anda mengabaikan hal ini? Besar kemungkinan bayi Anda akan mengalami keterbelakangan mental, kondisi fisik yang tidak normal, dan kelainan prilaku.

2Jika Anda sedang hamil, ada baiknya tidak berdekatan dengan orang yang sedang merokok, karena asap rokok dapat memperbesar kemungkinan buruk tadi. Ingatlah bahwa apa yang Anda hirup, makan, dan rasakan juga dialami oleh bayi Anda melalui plasenta yang memperkuat hubungan ibu dan anak.

Baca juga:  Waspadai Bahaya Merokok Sebelum dan Sesudah Kehamilan Anda

3Pantaulah penggunaan obat-obatan! Sebenarnya Anda tidak dapat minum obat apapun selain yang dianjurkan dokter selama masa kehamilan, bahkan beberapa supplemen atau vitamin dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya.

4Berhati-hatilah sewaktu Anda mengonsumsi vitamin A, karena kelebihan vitamin ini dapat mengakibatkan deformitas (pembesaran organ tubuh tertentu) pada janin.

5Perhatikan berat badan Anda! Kenaikan berat badan selama masa kehamilan memang sudah biasa terjadi, namun hati-hati jika ini melebihi batas normal. Normalnya kenaikan berat badan akan terlihat pada usia kandungan yang keempat. Kenaikan bobot yang wajar berkisar antara 9 hingga 12 kilogram pada akhir masa kehamilan.

6Sedangkan untuk mereka yang mengalami obesitas sebaiknya memerhatikan bahwa berat badan mereka hanya boleh mencapai 7 hingga 9 kilogram. Lain halnya dengan mereka yang kekurangan gizi, mereka masih bisa menambah bobot sebesar 12 hingga 15 kilogram.

7Jagalah kebersihan! Berendam saat membasuh diri bukanlah hal yang salah, hanya saja berhati-hatilah jika Anda menggunakan pembersih vagina—ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Jika Anda suka lalapan, ada baiknya menghindarinya terlebih jika Anda ragu terhadap kebersihannya.

8Bagaimana dengan hubungan seksual saat kehamilan? Ada baiknya tidak melakukan hubungan seks pada minggu menjelang melahirkan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Ya, cara aman menjaga kandungan selama masa kehamilan tentu akan membuahkan hasil yang baik jika Anda mengikutinya!

Advertisement
Alinesia