• Home
  • Blog
  • Taurin
  • Berkenalan Dengan Taurin: Senyawa Andalan Minuman Energi

Berkenalan Dengan Taurin: Senyawa Andalan Minuman Energi


By Cindy Wijaya

Anda mungkin pernah mendengar atau menemukan senyawa asam amino bernama taurin dalam daftar kandungan berbagai minuman berenergi. Taurin sering disebutkan sebagai kandungan andalan ketika iklan-iklan minuman energi muncul di layar kaca. Sebenarnya apa itu taurin? Apa istimewanya senyawa ini sampai menjadi senjata andalan banyak minuman energi di pasaran?

Taurin adalah bentuk asam amino yang memiliki sejumlah manfaat dalam pembentukan energi, membantu tubuh menjadi lebih segar dan bugar. Namun bukan berarti seyawa asam amino ini bebas risiko. Anda tetap harus berhadapan dengan sejumlah risiko, tentu saja. Terutama kalau Anda mengonsumsinya dengan dosis yang tidak tepat. Karena menurut sejumlah sumber dipastikan taurin ini sebenarnya aman dalam dosis yang tepat.

Taurin sebenarnya sudah dimiliki dalam bagian-bagian tubuh Anda. Jumlah taurin terkonsentrasi pada area otak, mata, otot, dan jantung. Namun taurin ini bukan diperuntukkan sebagai elemen pembentuk otot. Karenanya sifatnya cenderung kondisional, yang diperlukan hanya saat tubuh membutuhkannya.

Beberapa pandangan keliru sering muncul mengenai sumber utama dari taurin. Penamaannya yang berasal dari bahasa latin Banteng alias Taurus, kerap membuat banyak orang mengira taurin berasal dari ekstraksi khusus kencing banteng atau semen banteng. Tentunya pandangan ini benar-benar keliru.

Dari Mana Sumber Utama Taurin?

Menurut Journal of Parenteral and Enternal Nutrition 1990 pada tajuk jurnal “The Taurine Content of common foodstuffs”, taurin berasal dari sejumlah sumber alami yang sehat seperti ikan, daging merah, dan susu. Dalam jurnal tersebut juga diungkap bahwa taurin dalam jumlah kecil juga terdapat dalam beragam jenis sayuran.

Selain dari sumber alami, taurin juga bisa diperoleh dari ekstraksi yang bersifat sintetis. Biasanya, sumber sintetis ini lebih banyak digunakan dalam industri pembuatan minuman energi dan minuman bersoda. Menurut Authoritynutrition.com rata-rata kadar taurin dalam minuman berenergi berkisar antara 600 – 1000 mg.

Apa Saja Manfaat Taurin?

Menurut Authoritynutrition.com dikatakan taurin dalam kadar normal di kisaran maksimal 400 mg masih tergolong aman dan memberi banyak manfat, seperti diantaranya:

  • Membantu menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi dan menjaga kadar elektrolit tubuh.
  • Membantu menjaga stabilitas kadar kalsium dalam tubuh.
  • Membantu membentuk garam empedu yang berperan dalam pencernaan.
  • Membantu menjaga kesehatan fungsi saraf pusat dan tepi
  • Membantu menjaga kesehatan mata dan telinga
  • Membantu menormalkan kondisi sistem daya tahan tubuh
  • Sebagai aspek antioksidan

Namun di luar itu, taurin juga berperan besar sebagai kondisional essensial asam amino. Pada beberapa kasus, seseorang bisa menjadi sangat membutuhkan taurin lebih daripada yang lain. Kondisi-kondisi tersebut antara lain:

1. Memiliki gangguan jantung

Taurin berperan dalam menekan risiko penyakit kardiovaskular dan hipertensi. Kinerjanya berada pada kemampuannya dalam mendorong pembentukan energi sehingga efektif membantu meningkatkan pembakaran lemak dan mengatasi kelebihan kolesterol dalam tubuh. Taurin juga memiliki peran menstimulasi kesehatan sistem saraf sehingga mengatasi kemungkinan kerusakan saraf yang bisa memicu serangan stroke.

2. Membantu menjaga kesehatan ginjal

Mengonsumsi taurin akan membantu tubuh memaksimalkan cairan dalam tubuh sehingga tidak mengalami dehidrasi. Dari manfaat ini maka kesehatan ginjal sebagai muara pembuangan cairan tubuh tidak akan kekuangan air dan dapat memengaruhi kesehatan ginjal.

3. Bayi lahir prematur

Pada beberapa riset ditemukan bahwa bayi yang lahir prematur pada umumnya memiliki masalah kekurangan taurin. Taurin memiliki peran besar dalam fungsi neurotransmitter pada bayi sehingga membiarkan bayi kekurangan taurin akan memengaruhi kemampuan kerja otak mereka dalam jangka panjang.

Menurut Journal of Perinatal Medicine 2002 yang berjudul “Taurine and taurine-deficiency in the perinatal period”, dijelaskan adanya manfaat pemberian taurin dalam kadar rendah pada bayi prematur untuk membantu kinerja sistem sarafnya berkembang lebih baik.

4. Pada kasus diabetes dan prediabetes

Taurin membantu memaksimalkan proses pembentukkan energi dengan memberi semacam stimulan yang berperan mengatasi efek resistensi insulin. Ini membantu glukosa dalam darah terserap lebih efektif oleh sel dan membantu mengatasi diabetes atau prediabetes. Ini dijelaskan dalam National Institutes of Health 2006 bertajuk “Taurine supplementation and diabetes mellitus”.

5. Memiliki aktivitas fisik lebih berat

Menurut jurnal dalam Nutritional Hospitalaria tahun 2002 bertajuk “Taurine: a conditionally essential amino acid in humans? An overview in health and disease” dijelaskan bahwa salah satu manfaat terbaik dari taurin adalah sebagai pembentuk energi.

Dengan taurin seseorang bisa mendorong otot bekerja lebih keras dan mendorong pembentukan otot yang lebih optimal. Selain itu taurin juga bekerja sebagai pembersih dalam tubuh untuk mengenyahkan toksin dan residu metabolisme tubuh. Kedua elemen ini bisa menyebabkan efek lelah, lesu, tidak bersemangat, dan lain sebagainya. Ditemukan sejumlah fakta bahwa asupan suplemen taurin dapat membantu meningkatkan prestasi atlet.

Bukan hanya bermanfaat untuk memaksimalkan pembentukan energi dan memaksimalkan kinerja otot, tetapi menurut Journal of Nutritional Science and Vitaminology 2003 dikatakan bahwa taurin mampu menurunkan produksi asam laktat pada otot, mencegah kerusakan otot, dan oksidatif sel akibat tekanan kerja berlebihan.

6. Memiliki masalah obesitas

Meski tidak bekerja secara langsung, mengonsumsi cukup taurin juga membantu membakar lebih banyak cadangan lemak dalam tubuh sebagai energi sehingga membantu menurunkan berat badan dengan efektif.

Dalam International Journal of Sport Nutrition And Exercise Metabolism 2010 pada jurnal “The effect of acute taurine ingestion on endurance performance and metabolism in well-trained cyclists” dijelaskan bahwa taurin membantu meningkatkan pembakaran lemak pada saat menjalankan aktivitas fisik dan olahraga.

7. Pada penderita epilepsi

Sebuah riset diungkap dalam jurnal Biomedical Science tahun 2010 bertajuk “Pharmacological characterization of GABAA receptors in taurine-fed mice”. Dalam riset ini ditemukan adanya manfaat taurin sebagai pereda ketegangan otot dan bekerja mengikat reseptor GABA otak yang menekan ketegangan saraf.

Fungsi ini membantu menekan efek kejang-kejang dan memberi manfaat besar pada pengidap epilepsi. Dalam skala tertentu, juga dianalisa akan adanya manfaat taurin sebagai pereda stress.

8. Pada mereka yang rentan dengan masalah liver

Beberapa orang dengan aktivitas harian yang sangat padat, waktu istirahat yang tidak optimal dan pola makan yang sulit untuk diseimbangkan, bisa jadi memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap keluhan hati.

Menurut jurnal dalam Advance in Experimental Medicine and Biology 2009 bertajuk “The protective effect of taurine against hepatic damage in a model of liver disease and hepatic stellate cells”, mengonsumsi 2 gram taurin 3 kali sehari dalam beberapa waktu akan efektif membantu memperbaiki kerusakan ringan pada sel-sel hati.

Apakah Taurin Juga Berbahaya?

Menarik memang untuk membahas mengenai senyawa yang kerap dipandang kontroversi. Salah satunya taurin, karena diluar aspek manfaat yang bisa Anda dapatkan, rupanya konsumsi taurin yang berlebihan atau penggunaan dalam jangka panjang juga bisa menimbulkan sejumlah risiko.

Namun, sebagian besar risiko dan efek samping yang kerap bermunculan di masyarakat umum sebenarnya tak sepenuhnya bisa dipercaya. Sejumlah risiko belum bisa dibuktikan kebenarannya. Risiko yang paling bisa diterima secara medis adalah pengaruh negatifnya terhadap kesehatan ginjal. Itupun bila Anda mengonsumsi taurin dalam jumlah berlebihan dan dalam jangka yang panjang.

Menurut jurnal dalam The Journal of Nutrition tahun 2006 bertajuk “Adequate range for sulfur-containing amino acids and biomarkers for their excess: lessons from enteral and parenteral nutrition” dikatakan ada pengaruh konsumsi taurin di luar batas dengan kesehatan ginjal. Dan tidak disarankan untuk pasien penyakit ginjal mengonsumsi makanan mengandung taurin.

Menurut sumber Authoritynutrition.com, dijelaskan bahwa batas normal dari konsumsi taurin adalah kisaran 3000 mg perhari. Kadar taurin menjadi toksin bila berada pada angka kisaran di atas 10.000 mg yang dikonsumsi terus menerus dalam jangka panjang. Sedangkan angka maksimal kandungan taurin pada minuman energi masih pada angka di kisaran 6000 mg.

Kalaupun dilaporkan adanya kasus kematian karena mengonsumsi minuman energi, sebenarnya kasus tersebut lebih disebabkan oleh kandungan kafein yang sangat tinggi. Bahaya kafein kadar tinggi dijelaskan dalam Journal of American Academy Nurse Practical tahun 2012 dengan tajuk “Energy drinks: what is all the hype? The dangers of energy drink consumption”. Informasi ini menguatkan fakta bahwa apa sebenarnya taurin dan seberapa aman mengonsumsi taurin untuk menstimulasi energi tubuh Anda.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}