Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Mohon maaf kami tidak bisa melayani Anda dari tgl 17-19 Nov. Pembelian produk tetap bisa dilakukan melalui Lazada.co.id. atau Tokopedia.com. Terima kasih untuk pengertiannya.
Mengatasi Baby Blue Syndrome Mengatasi Baby Blue Syndrome

Atasi Baby Blue Syndrome Secepatnya dengan Cara-Cara Berikut!

Di saat seharusnya Anda begitu bergembira menyambut kedatangan buah hati Anda, entah kenapa justru yang Anda rasakan malah rasa jengah, emosi yang naik turun, rasa muram bahkan perasaan sedih yang tidak Anda pahami dari mana datangnya. Kadang Anda bisa menangis tersedu-sedu tanpa alasan yang jelas atau mudah terpancing emosinya hanya karena si kecil yang lagi-lagi memaksa Anda mengganti popoknya. Apa yang sebenarnya terjadi?

Anda mungkin sedang menghadapi baby blue syndrome. Istilah ini memang lebih lazim di kenal di dunia barat sehingga istilah blue digunakan untuk menggambarkan perasaan muram dan suram yang muncul di hati Anda sekitar beberapa hari pasca persalinan.

Sebenarnya, baby blue syndrome bukan keluhan yang perlu Anda khawatirkan. Secara umum serangan sindrom ini terbilang normal bahkan setidaknya 70% ibu pasca melahirkan memiliki resiko mengalami baby blue syndrome.

Seiring dengan waktu, kebanyakan kasus baby blue syndrome akan segera teratasi dengan sendirinya. Hanya saja bila tidak Anda waspadai, bisa pula kondisi depresi ringan ini berkembang menjadi lebih serius. Dalam sejumlah kasus baby blue syndrome, stress dan depresi berkembang menjadi post partum depression.

Yang menjadi masalah banyak kasus serius bisa muncul ketika seorang ibu sudah mengidap postpartum depression. Tidak sedikit kasus bunuh diri, bayi yang mengalami serangan penyakit serius bahkan juga kematian. Kondisi ini bisa terjadi baik itu disengaja oleh sang ibu yang memang seperti ingin melenyapkan bayinya sendiri atau justru efek ketidak sengajaan karena ibu menjadi abai dengan keberadaan bayinya.

Apa Penyebab Baby Blue Syndrome?

Ada banyak hal yang berkaitan dengan terjadinya kasus baby blue syndrome dan membuat wanita kehilangan banyak energi dan kesulitan mengelola moodnya sendiri. Adapun beberapa penyebab dari baby blue syndrome antara lain:

Efek hormonal

Pasca persalinan ibu akan mengalami proses peralihan hormonal yang kadang memberi efek ketidak stabilan dalam tubuh termasuk di dalamnya pada stabilitas produksi hormon berkaitan dengan hormon.

Penurunan kadar estrogen dan progesteron dalam jumlah besar dan dalam tempo singkat mempengaruhi kinerja hormon thiroid dan mempengaruhi meningkatkan hormon yang menimbulkan efek gelisah dan stress seperti hormon Norepinephrine dan kortisol. Hormon ini membuat seseorang menjadi mudah cemas, mengalami mood yang berubah-ubah, merasa gelisah bahkan kehilangan selera makan, sulit tidur dan sulit berkonsentrasi.

Efek kelelahan

Seorang ibu sudah lelah menjalankan masa kehamilan selama 9 bulan, kemudian masih harus menjalankan persalinan yang sangat menyakitkan selama berjam-jam. Kebanyakan dari ibu-ibu muda ini akan mengeluhkan betapa tubuh mereka terasa sangat pegal-pegal akibat efek dari proses persalinan yang sangat menguras energi.

Dan sesampainya mereka di rumah, mereka kadang tak punya cukup waktu untuk istirahat. Bayi mereka sudah menuntut para ibu untuk siap 24 jam untuk menjaga dan merawat mereka. Kadang mereka harus kurang tidur ketika bayi mereka kesulitan tidur di malam hari, kadang juga harus dibuat lelah oleh si kecil yang rewel atau terus menerus buang air seharian. Pekerjaan yang tidak ada habisnya ini membuat ibu muda begitu kelelahan.

Rasa lelah yang hebat ini memberi pengaruh besar terhadap toleransi ibu terhadap tekanan. Ini membuat mood mereka semakin buruk, lebih mudah terpancing secara emosi dan pikiran mereka seperti semakin ruwet.

Efek kekurangan nutrisi

Selama masa nifas, ibu akan terus mengeluarkan darah dalam jumlah besar, kadang lebih banyak dari masa menstruasi itu sendiri. Karenanya biasanya selama masa nifas ini ibu lebih mudah mengalami keluhan anemia sehingga aliran oksigen dan nutrisi menuju seluruh tubuh tidak optimal, termasuk menuju otak. Ini kerap mempengaruhi emosi ibu.

Selain itu sejumlah ibu tidak mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sesuai kebutuhan. Selama masa menyusui, ibu akan membutuhkan lebih banyak kalori dan lebih banyak air. Sementara asupan yang masuk ke dalam tubuh mereka tidak sebanyak kebutuhan mereka, ini membuat tubuh merasa lebih mudah lemas dan juga mudah letih. Kadang efek lapar, anemia dan pengaruh dehidrasi ini juga mengurangi ketajaman berpikir seorang ibu baru.

Faktor psikologis

Dari sisi psikologis, beban dan tanggung jawab baru sebagai ibu, perubahan bentuk tubuh yang membuatnya merasa tidak lagi menarik dan sejumlah alasan psikologis lain juga juga menjadi masalah lain bagi ibu baru yang memicunya mengalami stress. Inilah yang kemudian memungkinkan seorang ibu mengalami depresi ringan.

Sebagaimana kami sampaikan, dalam skala ringan baby blue syndrome sebenarnya tidak mengganggu. Biasanya seiring dengan berakhirnya masa nifas dan ibu yang mulai pulih dan beradaptasi dengan situasi, masalah baby blue syndrome akan hilang secara berangsur-angsur.

Namun ketika masalah depresi ringan ini tidak dipandang sebagai masalah, diabaikan dan dibiarkan begitu saja depresi bisa berkembang menjadi lebih serius bahkan menjadi keluhan postpartum depression yang berbahaya. Pada skala serius, ibu bisa melakukan tindakan yang cukup ekstrem seperti menyerang diri sendiri, bayi atau malah mengabaikan bayi sama sekali.

Beberapa ibu dengan kondisi baby blue syndrome juga menjadi lebih mudah mengalami serangan penyakit. Depresi dan nutrisi yang tidak optimal menyebabkan daya tahan tubuhnya menurun. Sementara, menjadi sakit jelas bukan pilihan yang baik untuk ibu muda. Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara untuk secepatnya mengatasi baby blue sindrom, sebelum sang ibu semakin menderita?

Bagaimana Cara Mengatasi Baby Blue Syndrome?

Agar masalah ini tidak sampai berlarut-larut sehingga ibu dan anak jadi semakin sulit keadaannya, diperlukan sejumlah langkah efektif untuk membantu mengatasi keluhan baby blue syndrome baik secara fisik maupun secara psikis. Adapun langkah-langkah tersebut antara lain:

Dukungan orang sekitar

Ibu muda bagaimanapun akan membutuhkan bantuan orang-orang disekitarnya. Mulai dari untuk membimbingnya memahami langkah tepat dalam merawat bayi, teman untuk menggantikannya menjaga bayi di saat tubuhnya lelah, sampai seseorang untuk bersandar di saat merasa terlalu lelah fisik dan psikis. Peran suami dan keluarga sangat besar dalam hal ini.

Optimalkan kalori

Ibu dalam masa menyusui, terutama di masa 6 bulan pertama memang akan membutuhkan asupan kalori dalam jumlah besar dengan nilai kebutuhan nutrisi yang tinggi. Mereka cenderung lebih mudah lapar dan mudah lelah,selain aspek mereka juga mengalami nifas yang membuatnya rentan mengalami anemia.

Ibu menyusui membutuhan asupan kalori sebanyak 2500 sampai 3000 kkal perhari. Ini lebih banyak dari kebutuhan kalori wanita dewasa yang biasanya sekitar 1800 sampai 2000 kkal. Sedang kebutuhan air dalam tubuh ibu menyusui mencapai kisaran 10 gelas perhari.

Dengan kadar kalori dan air yang mencukupi, setidaknya ibu menyusui akan lebh segar, terhindari dari efek lemas, lapar dan dehidrasi yang bisa memperburuk kondisi mood ibu menyusui.

Jaga keseimbangan nutrisi

Cara sederhana dalam menjaga keseimbangan hormonal adalah dengan menjaga keseimbangan nutrisi. Pastikan Anda mengkonsumsi protein, sayuran hijau dan buah dalam komposisi yang berimbang. Sayuran, protein dan buah membantu baik secara langsung dan tidak langsung dalam membantu memperbaiki ketidak seimbangan hormonal.

Protein akan bekerja memperbaiki fungsi-fungsi sel dan kinerja sejumlah kelenjar dalam tubuh yang mempengaruhi produksi hormon dalam tubuh. Protein akan membantu memulihkan kondisi tubuh yang mengalami penurunan fungsi akibat efek kelelahan.

Sayuran dan buah secara langsung bekerja untuk memperbaiki fungsi hormonal dengan mempengaruhi kinerja kelenjar dalam otak dan beberapa fungsi dari kinerja otak yang mengelola fungsi hormonal.

Selain itu, sayuran dan buah akan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, juga bekerja positif pada fungsi pencernaan. Sedang diketahui pencernaan yang lancar juga penting untuk memperbaiki ketidak seimbangan hormonal.

Atur waktu istirahat

Salah satu penyebab utama dari seorang ibu hingga mengalami keluhan baby blue syndrome adalah kurangnya istirahat. Karenanya penting untuk ibu dalam masa menyusui mengatur waktu tidurnya. Tidur dengan kuantitas dan kualitas mencukupi akan membantu mempercepat proses pemulihan kondisi ibu, baik secara fisik dan psikis.

Karena ketika kurang istirahat, aliran oksigen menuju otak akan terganggu. Ketika seseorang tidur dengan cukup, maka otak akan mendapatkan suplai oksigen yang mencukupi. Kinerja otak sangat dipengaruhi oleh cukup tidaknya kadar oksigen di dalam otak.

Pastikan ibu tetap mendapatkan tidur sekitar 8 jam sehari, meski tidak di waktu-waktu yang lazimnya orang tidur. Tidur yang cukup meski tidak dalam satu waktu sekaligus masih lebih baik dari pada kurang tidur sama sekali.


Bagi para ibu yang mengalami baby blue syndrome, mereka perlu memahami apa sebenarnya sindrom ini dan bagaimana cara mengatasinya. Jika Anda seorang suami dan istri Anda mengalami baby blue, Anda wajib memberikan dukungan bagi istri tercinta. Bantulah istri Anda mengurus bayi dan bersedialah mendengarkan keluhan-keluhan yang dirasakan istri Anda.

Anjurkan juga dia untuk melakukan langkah-langkah yang dapat membantunya mengatasi baby blue syndrome seperti yang sudah dijelaskan di artikel ini. Namun apabila dalam 2 minggu situasinya tidak kunjung membaik, atau bahkan memburuk, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

BACA JUGA ARTIKEL REKOMENDASI HERBAL BERIKUT:

Noni Juice Teruji Untuk Darah Tinggi, Diabetes, Asam Urat, Gangguan Jantung

noni fruit 10
Noni juice telah membantu banyak orang untuk bebas dari darah tinggi, diabetes tipe 1 & 2, asam urat, gangguan jantung. Noni juga efektif untuk penderita kolesterol, stroke, sulit tidur, stress […] Baca Selengkapnya »

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »
FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram