Artritis: Apa itu Osteoartritis?

514
Google Image

Diedit:

Osteoartritis? Ya, ini adalah salah satu dari sekian banyak jenis peradangan sendi. Jika artritis rematoid cenderung menyerang persendian, lain halnya dengan osteoartritis yang lebih menyukai tulang sebagai sasarannya. Lalu, seperti apa ciri-ciri penyakit ini? Dan, bagaimana Anda dapat mengatasinya?

Mengenal lebih jauh osteoartritis!

Sewaktu penyakit ini datang, mereka cenderung datang tiba-tiba secara serentak di berbagai tempat. Perbedaan lainnya jika dibandingkan dengan artritis rematoid adalah penyebarannya. Pada osteoartritis ini tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya, serangan bersifat lokal pada satu bagian sendi saja.

Bagaimana proses penyerangannya? Kartilago atau tulang rawan perlahan-lahan akan digerogoti, sehingga tulang yang ada akan saling mengikis. Lalu timbullah tonjolan pada tulang (osteofit), munculnya pembengkakan jaringan tubuh yang berongga dan berisi cairan kental (kista), disertai dengan penebalan tulang bahkan perubahan bentuk.

Ruas jari akan membengkak, timbulnya suara seperti engsel yang tidak dilumasi saat sendi di gerakkan, kejang pada otot yang disertai dengan nyeri dan, kaku. Lalu, apa penyebab osteoartritis? Beberapa ahli yang meneliti penyakit ini berpendapat bahwa bertumbuhnya tonjolan tulang dan terkikisnya kartilago bisa jadi disebabkan oleh retak kecil atau kerusakan pada tulang.

Adapula yang berpendapat bahwa penyebabnya sebenarnya terletak pada kartilago yang terkikis, hal ini dapat terjadi karena terjadi peningkatan tekanan pada tulang bagian bawah, sehingga terjadi perubahan bentuk yang tidak normal yang muncul bersamaan dengan upaya tubuh dalam memperbaiki kerusakan kartilago.

Siapa yang berpotensi mengalami osteoartritis?

Walaupun kartilago seringkali hilang di usia lanjut, osteoartritis bukanlah penyakit yang hanya diderita oleh kaum lansia. Penyakit ini juga dapat Anda alami, jika memiliki bentuk kaki yang tidak sama panjang atau posisi tulang belakang yang tidak sejajar, bahkan melemahnya otot kaki dan paha, juga bentuk sambungan sendi yang tidak normal.

Baca juga:  6 Cara Alami sebagai Alternatif Obat Pengapuran Tulang dan Sendi

Osteoartritis juga dapat menimpa seseorang yang pernah mengalami cedera sendi karena kecelakaan. Hal yang sama juga dialami oleh orang-orang dengan pekerjaan yang memerlukan gerakan berulang, sehingga sendi bekerja lebih keras dari pada aktivitas biasa.

Kondisi berat badan berlebih turut memperburuk keadaan penderita osteoartritis, terutama jika pengikisan tulang dan sendi sudah terjadi. Seorang dokter bernama Tim Spector menambahkan, bahwa faktor genetika juga dapat meningkatkan potensi seseorang dalam mengidap penyakit ini, terutama terjadi pada wanita usia tengah baya yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit tersebut.

Osteoartritis tidaklah sama dengan osteoporosis, pada penyakit radang sendi ini yang cenderung diserang adalah susunan tulang yang memiliki tingkat kepadatan yang tinggi. Penyebab lainnya adalah radikal oksigen bebas dan kekurangan vitamin C maupun D.

Untuk mengatasi akibat yang disebabkan oleh osteoartritis ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter sehingga pengobatan yang tepat dapat segera dilakukan. Pengobatan alternatif seperti; akupuntur, tai chi, yoga, dan konsumsi suplemen nutrisi dapat meringankan derita Anda.

Advertisement
Alinesia