Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Penyebab Leukemia Penyebab Leukemia Shutterstock

Apa Saja Faktor Penyebab Leukemia yang Harus Dihindari?

Leukemia adalah kanker pada jaringan-jaringan tubuh yang membuat darah, antara lain sumsum tulang dan sistem limfatik (getah bening). Hingga kini sudah diketahui ada banyak jenis leukemia. Beberapa jenisnya lebih umum diidap anak-anak, sedangkan jenis yang lain paling banyak menyerang orang dewasa.

Leukemia biasanya melibatkan sel-sel darah putih. Sel-sel darah putih adalah para pejuang pemberantas infeksi yang kuat—sering kali tumbuh dan membelah diri secara teratur, sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh Anda. Tetapi pada penderita leukemia, sumsum tulang menciptakan sel-sel darah putih yang tidak normal, yang tidak berfungsi dengan baik.

Pengobatan leukemia bisa menjadi rumit—tergantung pada jenisnya dan faktor-faktor lain. Namun meskipun rumit, ada beberapa strategi dan metode yang dapat membantu menyukseskan pengobatan tersebut.

Apa Penyebab Leukemia?

Sampai saat ini para ahli belum sepenuhnya mengerti apa penyebab leukemia. Tampaknya jenis kanker darah ini berkembang akibat faktor kombinasi antara genetik dan lingkungan.

Secara umum, para ahli memperkirakan bahwa leukemia terjadi sewaktu beberapa sel darah mengalami mutasi pada DNA mereka—DNA adalah instruksi dalam setiap sel yang menuntun perilaku mereka. Tapi mungkin ada perubahan lain pada sel yang belum sepenuhnya dipahami yang dapat menyebabkan leukemia.

Terdapat kelainan-kelainan tertentu yang menyebabkan sel untuk bertumbuh dan membelah diri lebih cepat serta terus hidup meskipun seharusnya sudah waktunya mereka mati. Seiring waktu, sel-sel yang mengalami kelainan (abnormal) ini bisa menggusur sel-sel darah sehat di sumsum tulang, sehingga hanya tinggal sedikit sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit yang sehat. Kondisi ini pada akhirnya akan menimbulkan tanda dan gejala leukemia.

Tipe-Tipe Leukemia

Dokter mengkategorikan leukemia berdasarkan pada seberapa cepat perkembangannya dan jenis dari sel-sel yang terlibat.

Kategori tipe leukemia pertama didasarkan pada seberapa cepat perkembangan leukemia:

  • Leukemia akut. Pada tipe ini, sel-sel darah abnormal adalah sel-sel darah yang belum matang (blast). Mereka tidak mampu menjalankan fungsi-fungsi normal, dan mereka membelah diri secara cepat, sehingga penyakit leukemia berkembang cepat. Tipe leukemia akut membutuhkan pengobatan yang agresif dan tepat wakut.
  • Leukemia kronis. Ada banyak jenis tipe leukemia kronis. Beberapa tipe menciptakan terlalu banyak sel dan beberapa menyebabkan terlalu sedikit sel dihasilkan. Leukemia kronis melibatkan sel-sel darah yang lebih matang. Sel-sel darah ini mereplikasi atau menumpuk dengan lebih lambat dan bisa berfungsi normal untuk jangka waktu tertentu. Beberapa tipe leukemia kronis pada awalnya tidak menimbulkan gejala apa pun dan bisa tidak disadari hingga bertahun-tahun.

Kategori tipe leukemia yang kedua didasarkan pada jenis sel darah putih yang terlibat:

  • Leukemia limfositik. Tipe leukemia ini memengaruhi sel-sel limfoid (limfosit), yang membentuk limfoid atau jaringan limfatik. Jaringan limfatik adalah yang membentuk sistem kekebalan tubuh Anda.
  • Leukemia mielositik. Tipe leukemia ini memengaruhi sel-sel myeloid. Sel-sel ini menaikkan jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan sel penghasil trombosit.

Diagnosis dokter sangat penting untuk mengidentifikasi tipe leukemia yang diderita, karena pengobatan penyakit kanker darah ini banyak bergantung padanya. Umumnya dokter akan menyarankan pengobatan yang terbaik bagi Anda berdasarkan tipe leukemia, usia, kondisi kesehatan, dan apakah kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Tipe-Tipe Utama Leukemia


Berdasarkan pengkategorian yang sudah dijelaskan di atas, para dokter sering kali mengelompokkan penyakit leukemia menjadi 4 tipe utama berikut:

  • Leukemia limfositik akut (ALL). Ini adalah tipe leukemia yang paling sering diderita anak-anak. ALL juga dapat menyerang orang dewasa.
  • Leukemia mielositik akut (AML). AML adalah tipe leukemia yang umum. Leukemia ini dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. AML adalah tipe leukemia akut paling umum pada orang dewasa.
  • Leukemia limfositik kronis (CLL). Jika mengidap CLL, yang adalah tipe leukemia kronis paling umum pada orang dewasa, penderitanya mungkin merasa baik-baik saja hingga bertahun-tahun sebelum penyakit ini terasa.
  • Leukemia mielositik kronis (CML). Tipe leukemia ini terutama menyerang orang dewasa. Seorang penderita CML mungkin hanya sedikit atau bahkan tidak mengalami gejala-gejala selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum sel-sel leukemia memasuki fase pertumbuhan cepat.
  • Tipe-tipe lain. Selain 4 tipe utama di atas, ada tipe-tipe lain yang kurang dikenal, antara lain leukemia sel berbulu, sindrom myelodysplastic, dan kelainan myeloproliferatif.

Apa Saja Faktor Penyebab Leukemia?

Walaupun masih belum jelas apa penyebab leukemia, namun para peneliti telah mengidentifikasi bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat memicu berkembangnya penyakit kanker darah ini. Beberapa faktor tersebut antara lain:

  • Pengobatan kanker sebelumnya. Orang-orang yang pernah menjalani tipe kemoterapi tertentu dan terapi radiasi untuk pengobatan kanker lain memiliki peningkatan risiko untuk mengembangkan tipe leukemia tertentu.
  • Kelainan genetik. Tampaknya ada peran kelainan genetik pada perkembangan leukemia. Kelainan genetik tertentu, seperti sindrom Down, dikaitkan dengan meningkatnya risiko leukemia.
  • Terkena bahan kimia tertentu. Bahan kimia tertentu, misalnya benzene—yang ada di dalam bensin dan digunakan dalam industri kimia—juga dikaitkan sebagai faktor penyebab leukemia tipe tertentu.
  • Kebiasaan merokok. Merokok memperbesar risiko Anda untuk menderita leukemia mielositik akut (AML).
  • Riwayat keluarga penderita leukemia. Jika ada anggota keluarga Anda yang pernah menderita leukemia, maka Anda punya risiko untuk menderita penyakit yang sama.

Bagaimana jika Anda punya beberapa dari faktor penyebab leukemia di atas? Anda tidak perlu terlalu khawatir, karena sebagian besar orang yang memiliki faktor penyebab leukemia nyatanya tidak pernah mengidap penyakit ini. Sebaliknya banyak penderita leukemia yang justru tidak memiliki faktor-faktor di atas.

Oleh sebab itu, selain menghindari faktor-faktor penyebab leukemia, Anda juga sangat dianjurkan untuk mengenali apa saja gejala-gejala leukemia agar bisa segera memeriksakannya ke dokter sewaktu mulai merasakannya. Bacalah ulasan mengenai gejala dari masing-masing tipe leukemia di artikel: Kenali Gejala Kanker Darah dan Pilihan Pengobatan Herbal Terbaiknya.

FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram

Log In or Register