Pengobatan Leukemia Tradisional Khas Indonesia

268
Sarang Semut: alternatif pengobatan tradisional leukemia
Sumber Gambar: Shutterstock

Diedit:

Mungkinkah penderita leukemia sembuh dari penyakitnya? Adakah pengobatan leukemia alternatif ataupun tradisional yang bisa membantu penderita kanker darah tersebut? Bagaimana dengan penggunaan sarang semut herbal leukemia? Benarkah sarang semut bisa bekerja sebagai obat leukemia?

Dalam artikel ini Anda akan melihat beberapa informasi menarik sehubungan dengan pengobatan alternatif maupun tradisional yang bisa dilakukan saat mengalami serangan kanker leukemia. Pengobatan ini dilakukan sebagai tindakan pendukung pengobatan kanker lainnya. Mari kita perhatikan ulasan selengkapnya!

Pengobatan Alternatif Leukemia

Obat herbal Leukemia kerapkali diperlukan sebagai alternatif pengobatan sekaligus suplemen pendamping bagi mereka yang tengah menjalani terapi pengobatan penyakit leukemia atau kanker darah. Tingginya biaya perawatan dan proses terapi yang kadang menyakitkan sering menjadi alasan utama pasien leukemia mencari solusi alternatif.

Penyakit yang terkenal sangat mematikan ini memang seringkali menjadi kejutan menakutkan bagi pengidapnya. Bagaimana tidak, penyakit ini dapat muncul secara mendadak dalam stadium yang berat dan seakan-akan tanpa peringatan, kematian datang begitu saja. Hingga kini penyebab leukemia belum dapat dipastikan.

Penyakit ini juga membutuhkan proses diagnosa panjang dengan biaya yang tidak sedikit. Dan setelah itu masih pula disertai dengan serentetan proses terapi pengobatan panjang yang cukup menyakitkan dan berat.

Itulah latar belakang bagi banyak orang kemudian mencoba melakukan pencarian pada obat herbal leukemia. Banyak pasien berharap untuk menemukan solusi yang bisa membantu menurunkan risiko kematian dari kanker darah ini sekaligus membantu proses penyembuhan penyakit leukemia, tetapi dengan biaya yang lebih terjangkau dan setidaknya proses yang lebih singkat.

Pengobatan Tradisional Leukemia

Penyakit leukemia merupakan salah satu penyakit dengan risiko kematian tertinggi di dunia. Begitu banyak metode penyembuhan yang sudah diterapkan termasuk transplantasi sel induk yang sulit untuk dijalankan. Beberapa metode pengobatan memang sukses mencetak peningkatan kemungkinan hidup penderita leukemia.

Baca juga:  Leukemia: Peningkatan Abnormal Sel Darah Putih

Pada tipe kronis proses pertumbuhan sel kanker dan pembentukan sel darah putih berjalan lambat, sedangkan pada kasus leukemia akut pertumbuhan sel kanker dan sel darah putih abnormal berjalan dengan cepat dan seolah muncul mendadak. Dan kebanyakan kasus kematian muncul dari kasus leukemia akut yang kadang berjalan lebih cepat dari efektivitas terapi yang dijalankan.

Beberapa kasus leukemia berawal dari tingginya kadar toksin pada tubuh. Juga karena adanya masalah ketidaknormalan imunitas yang dibiarkan. Sayangnya kebanyakan perawatan penyakit menyerang pada sel kanker secara langsung dan tidak pada faktor pemicu, sehingga seakan masalah terus-menerus muncul karena pemicunya kembali mengaktifkan sel kanker.

Beberapa pasien mengakui proses terapi kemoterapi maupun radioterapi cenderung menyakitkan dan memberi efek samping yang berat. Ini membuat banyak pasien memilih untuk tidak bertahan menjalankan terapi. Selain itu, beberapa pasien juga mengakui beratnya biaya dari proses terapi dan memilih untuk menyudahi terapi karena tidak sanggup membiayainya.

Obat Leukemia Tradisional

Tetapi semua itu belum bisa menurunkan presentasi kematian pada angka yang cukup rendah. Beberapa kasus leukemia terutama tipe kronis baru diketahui setelah pasien mencapai kondisi stadium akhir. Kadar sel darah putih sudah tidak terkendali dan sudah mulai merusak banyak sel dari organ vital. Ini membuat kondisi fisik pasien sudah cukup lemah untuk mendapat terapi-terapi berat. Padahal penyakit leukemia jenis ini bisa dideteksi lebih awal, namun sayangnya indikasi leukemia yang samar membuat pasien kerap kali terlambat menyadarinya.

Dengan beberapa alasan mendasar di atas kemudian banyak pasien leukemia mencari solusi lain dengan memanfaatkan obat herbal leukemia. Dengan alasan lebih ringan di kantong dengan risiko pengobatan lebih rendah solusi ini dipilih setidaknya sebagai pendamping dari terapi medis yang pasien jalankan.

Baca juga:  Kanker Leukemia: Penyakit Kanker pada Sel Darah

Tes skrining kimia menunjukkan bahwa Sarang Semut herbal leukemia mengandung flavonoid dan tanin. Banyak mekanisme aksi flavonoid telah terungkap, seperti inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, induksi apoptosis, antioksidan, penghambatan angiogenesis serta siklus sel atau kombinasi dari mekanisme ini.

Kandungan Herbal Sarang Semut Papua

Berdasarkan beberapa riset dan ujicoba klinis yang dikembangkan di dunia dan di Indonesia sendiri, terdapat beberapa obat herbal leukemia yang terbukti memiliki khasiat baik membantu menyingkirkan sel kanker dan menekan produksi sel darah putih abnormal dalam kasus kanker darah. Salah satunya ialah Sarang Semut obat leukemia alami.

Herbal satu ini merupakan sejenis umbi berongga dengan labirin di tengahnya. Merupakan bagian dari tumbuhan yang hidup epifit dalam belantara hutan tropis. Umbi satu ini memiliki khasiat ampuh mengatasi kanker dengan beberapa khasiat sebagai anti karsinogen dan anti proliferasi.

Kandungan flavonoid, tanin, tokoferol, dan polifenolnya ampuh sebagai detoksifikasi dan mendorong sel kanker untuk menciut sehingga akhirnya mati. Sarang Semut juga mematikan pembentukan pembuluh darah pada sel abnormal yang mengakibatkan sel kanker tidak mendapat suplai darah.

Testimonial Herbal Sarang Semut Papua

Bapak Afril Arief terdiagnosa mengalami serangan kanker darah jenis leukemia tipe AML M3V. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan Bone Marrow Puncture (BMP) di salah satu rumah sakit kanker, Jakarta. Ia juga menjalani pemeriksaan Leukemia Phenotyping untuk memperjelas kondisi serangan kanker yang dialaminya. Dari hasil laboratorium, diketahui adanya peningkatan jumlah leukosit yang sangat tinggi. Sedangkan kadar HB sangat rendah bahkan berada di bawah normal.

Selain itu, ditemukan ada begitu banyak sel promielosit hipo granular yang mencapai 50 persen. Sehingga dokter menganjurkannya untuk melakukan terapi medis yang tersedia. Bersamaan dengan itu, Bapak Afril Arief memutuskan untuk mencari pengobatan alternatif leukemia terlebih dahulu. Ada beragam rekomendasi tempat dan metode sudah dikonsultasikan, namun belum dilaksanakan.

Lalu, ia mencoba konsumsi Sarang Semut secara rutin, disertai dengan perubahan pola makan sehat. Alhasil, dalam waktu kurang dari 2 bulan kadar leukosit dalam tubuhnya menurun menjadi 19 yang semula berjumlah 37. Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, dan berkat do’a semua keluarga dan teman-temannya. Leukosit Bapak Afril Arief kembali di range normal sekitar 11 setelah pemakaian Sarang Semut selama 3 bulan. Konsumsi Sarang Semut tetap dilakukannya sebagai tindakan pendukung pengobatan yang dijalaninya.

Itulah obat herbal Leukemia yang telah terbukti memiliki senyawa-senyawa ampuh dalam menangkis pertumbuhan sel kanker termasuk sel kanker darah. Proses pembuktian sendiri melalui riset panjang yang dikembangkan oleh lembaga riset khusus yang dikembangkan oleh pakar herbal dunia. Konsumsilah dengan dosis yang tepat untuk mendapatkan khasiat terbaiknya dalam proses penyembuhan leukemia.

Demikianlah informasi seputar kandungan herbal leukemia Sarang Semut dan testimonial obat leukemia Sarang Semut. Hal ini memperlihatkan bahwa pengobatan tradisional leukemia masih bisa digunakan untuk membantu penderita kanker agar pulih kembali. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter yang merawat, sehubungan dengan pengobatan alternatif leukmia yang Anda jalani.


Janti Sudiono, Ciptadhi Tri Oka, Pretty Trisfilha . The Scientific Base of Myrmecodia pendans as Herbal Remedies. Apr 27, 2015. British Journal of Medicine & Medical Research 8(3): 230-237, 2015, Article no.BJMMR.2015.443 ISSN: 2231-0614.


Advertisement
Alinesia