Penyakit Pneumonia: Definisi, Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

115
Apa Gejala Penyakit Pneumonia?
Credit Photo: RUNSTUDIO / Getty Images
5
(1)

Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang dapat menyerang siapapun, baik pada anak-anak, dewasa, maupun lansia. Meski seringnya tidak berbahaya, namun penyakit ini bisa menjadi fatal. Beruntung infeksi penyakit ini dapat diatasi dengan baik jika ditangani sejak awal. Untuk itu, Anda perlu tahu apa itu pneumonia, disebabkan oleh apa, apa saja gejala yang ditimbulkannya, dan bagaimana pengobatan penyakit ini.

Artikel ini akan mengulas informasi-informasi penting seputar pneumonia: definisi, penyebab, gejala, dan pengobatannya. Semua informasi dalam artikel ini dirangkum dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, silakan lihat bagian “sumber referensi” di bagian akhir artikel untuk mengetahui sumber-sumbernya.

Apa Itu Penyakit Pneumonia?

Pneumonia adalah penyakit infeksi pada paru-paru yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, ataupun jamur (fungi). Infeksi itu menyebabkan kantong udara paru-paru (alveolus) mengalami peradangan dan terisi dengan cairan atau nanah. Itu bisa membuat oksigen yang Anda hirup sulit masuk ke peredaran darah.

Seberapa parah penyakit pneumonia itu? Ada banyak faktor yang memengaruhi seberapa serius pneumonia yang akan diderita oleh seseorang. Misalnya jenis kuman apa yang menjadi penyebab penyakit pneumonia itu, usia orang tersebut, dan kondisi kesehatannya secara umum. Orang-orang yang paling berisiko ialah anak bayi dan anak kecil, lansia di atas 65 tahun, serta orang-orang yang memiliki masalah kesehatan lain.

Penyakit pneumonia adalah penyebab utama kasus rawat inap pada anak-anak dan orang dewasa. Di Indonesia sendiri, penyakit pneumonia merupakan penyebab tertinggi kematian pada anak bayi di bawah lima tahun dan bayi baru lahir. Namun sebenarnya sebagian besar kasus pneumonia dapat diobati dengan sukses, meski dibutuhkan beberapa minggu untuk pulih sepenuhnya.

Apa Penyebab Penyakit Pneumonia Itu?

Penyakit pneumonia dapat disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur (fungi) di udara yang Anda hirup. Dengan mengetahui apa penyebab pneumonia, Anda jadi bisa lebih waspada dan berupaya mencegah penularannya. Apa saja penyebab penyakit pneumonia itu?

Bakteri

Jenis pneumonia akibat bakteri yang paling banyak diderita adalah penyakit pneumonia pneumokokus (pneumococcal pneumonia). Penyakit pneumonia pneumokokus disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae yang biasa hidup di saluran pernapasan bagian atas.

Pneumonia akibat bakteri dapat muncul sendiri, atau dapat berkembang setelah Anda terserang batuk pilek atau flu biasa yang disebabkan oleh virus. Pneumonia akibat bakteri biasanya hanya menyerang satu bagian, atau satu lobus, dari paru-paru.

Orang yang paling berisiko terinfeksi bakteri penyebab pneumonia yaitu orang-orang yang dalam masa penyembuhan setelah operasi, yang memiliki penyakit pernapasan atau infeksi virus, dan yang punya sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Selain bakteri Streptococcus pneumoniae, ada juga bakteri-bakteri lain yang dapat menyebabkan pneumonia. Mereka antara lain Mycoplasma pneumoniae, Chlamydophila pneumoniae, dan Legionella pneumophila.

Virus

Virus yang menginfeksi saluran pernapasan bagian atas juga dapat menyebabkan pneumonia. Yang paling sering menjadi penyebab pneumonia akibat virus pada orang dewasa ialah virus influenza. Sedangkan pada anak kecil, virus yang paling sering menjadi penyebab penyakit pneumonia ialah respiratory syncytial virus (RSV).

Apa penyakit pneumonia itu berbahaya? Kebanyakan penyakit pneumonia akibat virus tidaklah serius dan lebih cepat sembuh daripada yang disebabkan oleh bakteri. Namun pneumonia yang disebabkan oleh virus influenza dapat menjadi cukup parah dan kadang fatal.

Virus influenza dapat menyerang paru-paru dan berkembang biak; dan hampir tanpa gejala-gejala yang kentara, paru-paru terisi oleh cairan. Pneumona ini paling berbahaya jika dialami oleh orang yang punya penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan ibu hamil.

Baca juga:  Penyakit Pneumonia dan Cara Menyembuhkannya

Selain itu pneumona akibat virus dapat bertambah parah jika terjadi serangan bakteri, dengan semua gejala khas yang ditimbulkan oleh pneumonia akibat bakteri.

Jamur

Pneumonia akibat jamur paling sering dialami oleh orang yang punya penyakit jantung kronis atau yang sistem kekebalannya lemah, serta pada orang-orang yang terpapar jamur (fungi) dalam dosis besar dari tanah atau kotoran burung.

Penyakit pneumonia yang disebabkan oleh infeksi serius akibat jamur disebut sebagai pneumonia pneumocystis. Penyakit pneumonia pneumocystis disebabkan oleh jamur bernama Pneumocystis jirovecii. Ini dapat terjadi pada orang-orang yang sistem kekebalanya lemah akibat HIV/AIDS atau penggunaan jangka panjang obat-obatan penekan kekebalan, misalnya obat untuk kanker atau untuk pasien transplantasi organ.

Selain Pneumocystosis jirovecii, ada juga beberapa jamur lain yang dapat menyebabkan pneumonia. Apa saja jamur penyebab penyakit penumonia itu? Mereka antara lain Coccidioidomycosis, Histoplasmosi, dan Cryptococcus.

Penyakit Pneumonia Disebabkan oleh Bakteri, Virus, dan Jamur di Udara
Credit Photo: Suriya Siritam / Alamy Stock Vector

Apa Gejala Penyakit Pneumonia Itu?

Infeksi pneumonia mengakibatkan peradangan pada paru-paru yang dapat membuat bagian alveolus-nya terisi oleh cairan atau nanah. Hal tersebut menimbulkan sejumlah gejala yang dapat bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Seberapa parah gejala yang muncul bergantung pada jenis kuman penyebab infeksi, usia Anda, dan kondisi kesehatan Anda pada umumnya. Apa saja gejala umum penyakit pneumonia itu?

  • Batuk, yang bisa disertai dahak kehijauan, kuning, atau bahkan berdarah
  • Demam, berkeringat, dan menggigil
  • Sesak napas
  • Napas cepat dan pendek
  • Nyeri dada yang tajam atau menusuk, yang semakin terasa saat Anda menarik napas panjang atau saat batuk
  • Hilang nafsu makan, badan tidak bertenaga, dan kelelahan
  • Mual dan muntah, terutama jika penyakit pneumonia terjadi pada anak kecil
  • Kebingungan, terutama pada penderita lansia

Pada anak bayi dan bayi baru lahir, kemungkinan tidak ada gejala-gejala yang kentara dari infeksi penyakit pneumonia. Atau kemungkinan anak akan mengalami muntah-muntah, demam, batuk, tampak gelisah, sakit, dan lemas. Pada lansia dan orang-orang yang punya penyakit serius atau sistem kekebalan yang lemah, mungkin mereka mengalami lebih sedikit gejala atau gejalanya lebih ringan.

Mereka bahkan mungkin memiliki suhu badan yang lebih rendah dari normal. Penderita yang sudah lansia terkadang bisa tiba-tiba mengalami perubahan kondisi mental. Dan bagi orang-orang yang sudah lebih dulu memiliki penyakit paru-paru kronis, gejala-gejala mereka dapat menjadi lebih buruk lagi.

Apa gejala penyakit pneumonia yang sudah menunjukkan tanda bahaya dan harus segera dibawa ke dokter? Segera ke dokter jika Anda mengalami sesak napas, kebiruan pada bibir dan ujung-ujung jari, nyeri dada, demam tinggi, atau batuk berdahak yang parah atau bertambah parah.

Gejala-gejala penyakit pneumonia juga harus segera diperiksa ke dokter jika terjadi pada orang-orang yang berisiko, yaitu pada lansia di atas 65 tahun, anak umur 2 tahun atau kurang, orang yang mengidap penyakit serius, atau yang sistem kekebalannya lemah.

Apa Pengobatan Penyakit Pneumonia Itu?

Pengobatan pneumonia harus disesuaikan berdasarkan penyebabnya, gejala-gejala yang muncul, usia pasien, dan apakah ada penyakit lain yang dialami pasien. Apa tujuan pengobatan penyakit pneumonia? Tujuan utamanya adalah untuk mengatasi infeksi dan mencegah komplikasi. Seorang pasien harus menjalani pengobatan secara saksama sampai benar-benar sembuh.

Apabila penyakit pneumonia disebabkan oleh bakteri, dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik. Jika demikian obat antibiotik harus diminum sesuai petunjuk dokter dan harus dihabiskan. Kalau tidak, infeksi bisa kambuh lagi dan bisa jadi bakteri akan lebih kebal terhadap obat antibiotik.

Baca juga:  Pneumonia: Penyakit yang Dijuluki “Paru-Paru Basah”

Apabila penyakit pneumonia disebabkan oleh virus, dokter mungkin akan meresepkan obat anti-virus. Tapi kadang-kadang yang dibutuhkan hanyalah istirahat dan infeksi virus akan pulih dengan sendirinya.

Jika gejala-gejala penyakit pneumonia yang Anda alami tidak berat, Anda bisa berupaya meringankannya sendiri di rumah. Apa saja tips untuk meringankan gejala-gejala penyakit pneumonia itu?

Apa Pengobatan Penyakit Pneumonia?
Credit Photo: chee gin tan / iStock

Tips Meringankan Gejala Pneumonia


  • Minum obat penurun demam. Tapi jangan berikan obat aspirin pada anak-anak.
  • Minum banyak air untuk mengencerkan dan mengeluarkan dahak.
  • Jangan minum obat batuk tanpa tanya dulu ke dokter. Batuk adalah cara tubuh untuk mengatasi infeksi. Tapi jika batuk membuat Anda tidak bisa tidur, tanyakan pada dokter mengenai solusinya.
  • Minum air hangat, mandi air panas, dan hirup uap dari semangkuk air panas untuk melegakan pernapasan. Beritahukan pada dokter jika pernapasan Anda memburuk dan bukannya membaik seiring waktu.
  • Jauhi asap agar paru-paru cepat sembuh. Termasuk asap rokok dan asap pembakaran. Konsultasikan pada dokter jika Anda seorang perokok dan kesulitan untuk berhenti merokok.
  • Perbanyak istirahat di rumah. Anda mungkin harus tetap berbaring di tempat tidur. Jangan lakukan aktivitas sehari-hari jika belum benar-benar sembuh.

Apabila gejala-gejala pneumonia Anda tergolong berat, Anda mungkin harus dirawat di rumah sakit. Selama di rumah sakit, Anda mungkin akan mendapat infus dan pengobatan antibiotik. Selain itu Anda juga mungkin diberikan terapi oksigen atau perawatan lain untuk membantu pernapasan.

Untuk sampai pulih, bisa jadi dibutuhkan agak lama. Jika penyakitnya ringan, mungkin hanya butuh waktu seminggu. Jika cukup berat, mungkin butuh satu bulan atau lebih. Tetapi kebanyakan orang akan tetap merasa lelah selama sekitar 1 bulan. Jadi berilah tubuh Anda waktu yang cukup untuk memulihkan diri sebelum kembali beraktivitas.

Kesimpulan tentang Penyakit Pneumonia

Apa itu penyakit pneumonia? Pneumonia adalah penyakit infeksi paru-paru yang bisa disebabkan oleh bakteri, virus, ataupun jamur (fungi). Seberapa parah penyakit ini bergantung pada penyebabnya, usia orang tersebut, dan kondisi kesehatannya secara umum. Biasanya penyakit pneumonia yang serius terjadi pada anak bayi dan anak kecil, lansia di atas 65 tahun, dan orang-orang yang memiliki penyakit lain.

Apa penyebab penyakit pneumonia? Penyakit pneumonia disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur di udara yang Anda hirup. Jenis bakteri yang paling sering menyebabkan pneumonia ialah Streptococcus pneumoniae. Jenis virus yang paling sering menyebabkan pneumonia ialah virus influenza dan respiratory syncytial virus (RSV). Jenis jamur menyebabkan pneumonia misalnya Pneumocystosis jirovecii, Coccidioidomycosis, Histoplasmosi, dan Cryptococcus.

Apa gejala penyakit pneumonia itu? Gejala-gejala umumnya antara lain: batuk berdahak kehijauan atau kuning (kadang berdarah), demam, berkeringat, menggigil, sesak napas, napas cepat dan pendek, nyeri dada yang menusuk, hilang nafsu makan, merasa lelah, mual dan muntah, serta kebingungan.

Apa pengobatan penyakit pneumonia? Jika penyebabnya infeksi bakteri, dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik. Jika penyebabnya infeksi virus, dokter mungkin akan meresepkan obat anti-virus. Jika penyebabnya infeksi jamur, dokter mungkin meresepkan obat anti-jamur.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang penyakit pneumonia. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang khawatir mengenai penyakit ini. Nantikan juga ulasan-ulasan penting lainnya seputar masalah kesehatan hanya di Deherba.com.


Sumber Referensi:

Mayo Clinic. Pneumonia. Published: 2018-03-13. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pneumonia/symptoms-causes/syc-20354204. Accessed: 2019-01-21

Healthline. Everything You Need to Know About Pneumonia. URL: https://www.healthline.com/health/pneumonia. Accessed: 2019-01-21

American Lung Association. Pneumonia. URL: https://www.lung.org/lung-health-and-diseases/lung-disease-lookup/pneumonia/. Accessed: 2019-01-21


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 tidak bermanfaat / 5 sangat bermanfaat)

Rating: 5 / 5. Pemilih: 1

Ikuti media sosial kami untuk terus terhubung dengan deherba.com!

Maaf sekali artikel ini belum bermanfaat untuk Anda

Bantu kami untuk meningkatkan artikel ini!

Beritahukan apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan mutu artikel ini?