6 Manfaat Superfood Goji Berry

442
blog.n11.com

Diedit:

Belakangan Anda mungkin kerap mendengar nama goji berry. jenis berry yang memang lebih banyak ditemukan di kawasan subtropis Pegunungan Asia ini belakangan sedang populer dan dinobatkan sebagai salah satu superfood.

Apakah benar buah dari golongan berry-berryan ini layak masuk dalam buah superfood? Apa saja manfaat yang terkandung di dalamnya?

Yang Terkandung Dalam Goji Berry

Goji berry diklaim oleh banyak pihak memiliki banyak sekali manfaat. Buah berry ini dikatakan memiliki kemampuan untuk membantu mengatasi penuaan dini, mencegah dan mengatasi kanker, membantu memperbaiki imunitas dan membantu mengendalikan kadar gula darah juga mengatasi keluhan jantung.

Sebenarnya dalam dunia kesehatan, buah goji berry yang dikenal pula dengan nama latin Lycium barbarum ini sudah lama dikenal. Bahkan sudah dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurveda sejak lebih dari 2000 tahun lalu.

Memiliki warna merah tua membuatnya juga mengandung pigmen yang membawa kandungan antioksidan yang tinggi. Menurut sumber authoritynutrition.com, dalam goji berry ditemukan kadar antioksidan yang sangat tinggi. Sebut saja zeaxantin, lycopene, lutein, flavonoid, betakaroten, polysacharides, sedikit antosianin dan masih banyak lagi.

Bukan hanya kaya akan antioksidan, tetapi juga memiliki nilai oxygen radical absorbance capacity (ORAC) yang tinggi hingga mencapai angka 3,290. Angka ini lebih baik dari kadar ORAC pada pisang dan apel. Namun masih dibawah jenis berry lain termasuk raspberry, blueberry dan noni. Data nilai ORAC bisa Anda lihat dalam daftar oracportal berikut.

Sebuah studi yang dirilis oleh Official Publication of the American Academy of Optometry tahun 2011 dengan ulasannya Goji berry effects on macular characteristics and plasma antioxidant levels membuktikan adanya peningkatan kadar anti oksidan terlarut dalam darah hingga 57% pada kalangan usia dewasa sehat yang mengkonsumsi juice goji berry selama 90 hari berturut-turut.

Selain dikatakan kaya akan antioksidan dan memiliki daya serap anti oksidan yang tinggi, goji berry juga diketahui memiliki sejumlah kandungan nutrisi. Beberapa nutrisi yang tersimpan dalam goji berry antara lain serat tinggi,  vitamin C, vitamin A, vitamin E, vitamin B1, vitamin B2, beberapa jenis mineral termasuk zat besi, kalium, zink, tembaga, selenium dan sejumlah jenis asam amino penting bagi tubuh.

Manfaat Goji Berry

Dengan sederet kandungan nutrisi dan antioksidan di dalam goji berry, apa sajakah manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi goji berry? Berikut ini sejumlah ulasan mengenai manfaat goji berry untuk kesehatan tubuh manusia.

  • Mengatasi masalah penuaan

    Dalam sejarah pengobatan tradisional Tiongkok dan India, goji berry sudah sangat lama dikenal sebagai terapi anti aging. Mereka biasa memanfaatkannya dengan cara dihaluskan dan dijadikan sebagai masker wajah, sedang sebagian direbus dan minum layaknya teh.

    Sebuah studi membuktikan bahwa goji berry mengandung antioksidan yang akan membantu mencegah proses usangnya sel akibat faktor usia dengan mencegah kerusakan kolagen pada sel, termasuk tentunya pada sel kulit. Hal ini dijelaskan dalam ulasan bertajuk Theories of biological aging: genes, proteins, and free radicals pada publikasi Free Radical Research tahun 2006.

    Dengan kadar antioksidan yang sangat tinggi dan beragam jenis serta dengan kemampuan daya serap antioksidan yang terbilang tinggi dibandingkan jenis sumber antioksidan lainnya, maka jelas memang ada kemampuan lebih dari goji berry dalam membantu melindungi kulit dari proses penuaan kulit.

    Bukan hanya penuaan, tetapi juga proses kerusakan sel akibat efek radikal bebas. Termasuk kerusakan akibat paparan sinar UVA dan UVB, juga kerusakan akibat paparan partikel mikro logam yang terjadi akibat lingkungan tidak sehat. Sehingga terapi dengan goji berry juga bisa membantu mengatasi efek pigmentasi yang tidak sehat dan kulit yang kusam dan berjerawat.

  • Membantu mencegah dan mengatasi kanker

    Sebuah riset yang dilakukan oleh Department of Cell Biology and Genetics, Medical College, Peking University, Beijing dan dirilis dalam Chinese Journal of Integrated Tradisional and Western Medicine tahun 2003, membuktikan bahwa buah goji berry memiliki kemampuan untuk mencegah dan mengatasi kerusakan DNA serta mendorong sintesis DNA murni.

    Ini dibuktikan lagi dengan sebuah jurnal yang dipublikasikan dalam World Journal Gastroenterology tahun 2006 dengan tajuk Hot water-extracted Lycium barbarum and Rehmannia glutinosa inhibit proliferation and induce apoptosis of hepatocellular carcinoma cells. Jurnal ini mengungkap kemampuan goji berry dalam membantu mencegah sel kanker menyebar dan menghancurkannya dalam sebuah test tube.

    Masih menurut authoritynutrition.com, kemampuan goji berry dalam membantu mencegah dan mengatasi kanker sama efektifnya dengan jenis berry lain seperti strawberry,  raspberry, blueberry dan noni.

    Jurnal lain yang dipublikasikan oleh Chinese Journal of Oncology tahun 1994 dengan tajuk Observation of the effects of LAK/IL-2 therapy combining with Lycium barbarum polysaccharides in the treatment of 75 cancer patients.

    Jurnal ini memperlihatkan riset melibatkan 75 orang pengidap kanker yang mendapatkan terapi ganda ekstrak goji berry dan imunoterapi menunjukan keberhasilan 25% lebih baik terhadap penanganan sel kankernya dibandingkan mereka yang hanya menjalankan terapi tunggal imunoterapi saja. Kandungan polisakarida khas dari goji berry memberinya manfaat lebih dalam membantu mengatasi kanker.

  • Membantu memperbaiki kadar gula dalam darah

    Sejumlah riset membuktikan bahwa goji berry bisa berperan cukup baik dalam membantu menormalkan kadar gula dalam darah. Meski riset-riset terkait kebanyakan masih melibatkan sampel hewan dan kapasitas test tube.

    Riset terhadap tikus membuktikan bahwa terapi dengan ekstraksi goji berry akan membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah hingga 35%. Ini karena goji berry membantu meningkatkan kinerja insulin dan mendorong sel menjadi lebih sensitif terhadap sinyal insulin.

    Dalam Drug Design, Development and Therapy Journal pada tahun 2015 sebuah jurnal bertajuk An evidence-based update on the pharmacological activities and possible molecular targets of Lycium barbarum polysaccharides bahwa dalam goji berry tersimpan kemampuan untuk mendorong daya serap sel terhadap glukosa dan kemampuan mendorong sel lebih sensitif terhadap sinyal insulin.

    Hanya saja sampai sejauh ini riset-riset pemanfaatan goji berry untuk diabetes masih dalam kerangka terbatas dan belum sepenuhnya diujicobakan secara resmi terhadap manusia. Masih diperlukan riset yang melibatkan manusia untuk bisa menguatkan hasil riset-riset tersebut.

  • Membantu mendorong produksi energi

    Mengkonsumsi ekstrak dari goji berry ternyata juga diyakini akan membantu Anda menghasilkan energi lebih optimal. Ketika tikus mendapatkan asupan ekstrak goji berry mereka menjadi lebih adaptif terhadap sejumlah latihan termasuk pula jenis yang penuh tekanan. Mereka juga menunjukan kinerja yang lebih baik dan tidak mudah lelah setelah aktivitas fisik yang panjang.

    Menurut PubMed Journal tahun 2000, Isolation and Purification of Lycium Barbarum Polysaccharides and Its Antifatigue Effect kemampuan goji berry diperkirakan berasal dari kandungan asam aminonya yang membantu memperkuat otot. Juga efeknya dalam mempercepat pembakaran glukogen dalam liver, bentuk cadangan lemak yang tersimpan dalam area sekitar liver yang membuatnya menghasilkan energi ekstra lebih efektif.

    Dalam ulasan yang sama juga ditemukan kemampuan goji berry dalam membantu membersihkan kadar urea nitrogen dari dalam darah, sejenis senyawa residu yang biasa muncul bersamaan dengan aktivitas otot yang besar termasuk di dalamnya olahraga.

    Goji berry juga kaya akan zat besi yang mengatasi anemia. Sejumlah keluhan lemah dan lesu bisa dikaitkan dengan keluhan anemia. Goji berry juga membantu memperbaiki sirkulasi oksigen menuju otak hingga meningkatkan kualitas tidur dan membantu menanggulangi stress.

  • Membantu menurunkan berat badan

    Sebagaimana dijelaskan di atas, bahwa goji berry ekstrak akan membantu meningkatkan produksi energi dan mendorong pembakaran glukogen yang merupakan cadangan lemak. Dengan demikian tentu saja otomatis goji berry memberi manfaat membantu menurunkan berat badan, terutama mengurangi lingkar pinggang dengan efektif.

    Kandungan serat di dalamnya sangat tinggi sehingga baik untuk melancarkan pencernaan dan membantu menjaga perut tetap kenyang. Dalam goji berry terhadap serat larut yang akan menahan lebih banyak air dan mempercepat turunnya makanan. Makanan berlemak dan kalori akan keluar lebih cepat dari pencernaan sehingga tidak sempat terserap habis oleh usus. Sedang serat tidak larutnya akan menjaga perut tetap kenyang lebih lama.

    Sebuah riset diulas dalam authoritynutrition.commelibatkan sejumlah sampel wanita dan pria dengan keluhan obesitas mengkonsumsi 120 ml konsentrasi ekstrak goji berry  selama beberapa pekan. Hasilnya mereka mampu membakar kalori 10% lebih baik dari mereka yang tidak mengkonsumsi goji berry. Dan setelah 14 hari saja, mereka bisa menurunkan lingkar pinggang hingga kisaran 4 – 5 cm.

  • Membantu mendorong imunitas dan anti inflamasi

    Journal of Medicinal Food tahun 2009 dengan tajuk ulasannya Immunomodulatory effects of a standardized Lycium barbarum fruit juice in Chinese older healthy human subjects membuktikan bahwa terapi dengan ekstrak goji berry memberi manfaat membantu menormalkan fungsi imun.

    Studi membuktikan bagaimana 60 orang tua mendapatkan terapi 100 ml ekstraksi goji berry selama 30 hari menunjukan hasil sangat baik terhadap perbaikan fungsi imunitas mereka.  Kandungan dalam goji berry memberi manfaat terhadap fungsi limfa dalam memproduksi limfosit termasuk sel B dan sel T yang bekerja melawan serangan bakteri, virus dan sel kanker.

    Dalam riset lain juga ditemukan adanya kemampuan anti inflamasi dalam goji berry. Riset menunjukan bahwa terapi ekstraksi goji berry terhadap tikus yang memiliki luka pada ususnya menunjukan penyembuhan lebih cepat. Sebagaimana dijelaskan dalam Chemical Biological Interactions tahun 2013, Lycium Barbarum Polysaccharides reduces intestinal ishcemia /reperfusion injuries in rats.

Sejauh ini sejumlah manfaat dari goji berry secara umum tidak banyak berbeda dari jenis buah berry lainnya termasuk raspberry, noni dan blueberry yang sudah duluan banyak dikenal. Untuk Anda pahami, bahwa sebagian besar manfaat goji berry di atas baru bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi ekstrak goji berry.

Masalahnya tidak banyak produk ekstraksi goji berry dapat Anda temukan di pasaran. Dan tentu saja mendapatkan manfaat dari Noni Juice jauh lebih mudah mengingat produk ekstraksinya sudah mudah Anda dapatkan seperti melalui deherba.

Advertisement
Alinesia