10 Cara Mengobati Gonore dengan Bantuan Bahan & Tips Alami

625
Shutterstock

Diedit:

Gonore adalah penyakit menular seksual (sexually transmitted disease, disingkat STD). Penyakit gonore disebabkan oleh bakteri dan biasanya menginfeksi area tubuh yang lembap serta hangat, seperti uretra, mata, tenggorokan, vagina, anus, dan seluran reproduksi wanita.

Baik pria maupun wanita bisa terinfeksi gonore. Infeksi ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui hubungan seks, termasuk oral dan anal. Orang-orang yang berganti-ganti pasangan seks atau mereka yang tidak memakai pengaman berada pada risiko besar untuk terinfeksi. Bahkan bayi pun bisa terinfeksi pada waktu dilahirkan oleh ibu yang telah terinfeksi.

Beberapa orang bisa saja tidak akan mengalami gejala apa pun saat terkena penyakit gonore. Tetapi beberapa orang lain mengalami gejala-gejala yang biasanya muncul dalam waktu 2 minggu setelah terkena bakteri berbahaya penyebab gonore.

Pada pria, gejala-gejala gonore antara lain rasa sakit atau terbakar saat kencing, menjadi lebih beser, keluar cairan seperti nanah dari penis, bengkak atau kemerahan di ujung lubang penis, bengkak atau nyeri pada testis, juga sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh.

Pada wanita, gejala-gejala penyakit gonore antara lain keluar cairan berair dari vagina, rasa sakit atau terbakar saat kencing, menjadi lebih beser, periode menstruasi lebih berat, sakit tenggorokan, nyeri saat bersenggama, nyeri tajam di perut bagian bawah, juga demam.

Jika infeksi gonore tidak ditangani tepat waktu, penyakit ini dapat menyebabkan kemandulan pada wanita maupun pria. Lebih jauh lagi, bila infeksi telah menyebar ke aliran darah, maka penderitanya bisa mengalami artritis, kerusakan katup jantung, atau pembengkakan pada lapisan otak atau sumsum tulang belakang.

Seorang bayi yang terkena gonore dari ibunya saat lahir bisa menjadi buta, mengalami luka pada kulit kepala, dan berbagai infeksi.

Cara mengobati gonore haruslah melibatkan perawatan medis yang tepat, sering kali dengan menggunakan antibiotik. Tetapi Anda juga bisa memanfaatkan banyak bahan-bahan herbal dan alami, juga didukung dengan perubahan gaya hidup, untuk secepatnya mengatasi infeksi penyakit ini. Berikut 10 cara mengobati penyakit gonore yang terbaik.

Pantang Seks

Segera setelah didiagnosa penyakit gonore, Anda harus menghindari kontak seksual apa pun dengan pasangan Anda selama menjalani perawatan. Ini penting dilakukan sampai Anda dan pasangan Anda telah melakukan tes dan selesai dirawat.

Jika tetap melakukan hubungan seks saat ini, pasangan Anda juga akan tertular penyakit gonore. Selain itu, hubungan seks akan menimbulkan banyak rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Bahkan setelah selesai menjalani perawatan, selalu gunakanlah kondom ketika berhubungan seks dan jangan berganti-ganti pasangan. Melakukannya akan mencegah penyakit menular seksual yang lain-lain.

Baca juga:  Penyakit Gonore: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Antibiotik

Untuk menangani gonore, Anda mungkin perlu mengonsumsi antibiotik sesuai yang diresepkan langsung oleh dokter Anda.

Menurut lembaga Centers for Disease Control and Prevention, penyakit gonore hanya bisa ditangani menggunakan antibiotik ceftriaxone, yang diberikan melalui suntikan. Ceftriaxone juga diresepkan bersamaan dengan azithromycin atau doxycycline—dua jenis antibiotik yang diminum secara oral.

Jika Anda kelupaan mengonsumsi 1 dosis antibiotik atau tidak menghabiskan seluruh yang diresepkan, ada kemungkinan besar bahwa infeksi akan kambuh kembali dalam waktu dekat.

Bawang Putih

Bawang putih adalah herbal anti-bakteri, sehingga bermanfaat dalam cara mengobati penyakit gonore. Kandungan bernama allicin di dalam bawang putih bertanggung jawab untuk kemampuannya dalam mengatasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

Bawang putih juga meningkatkan kekebalan tubuh serta mendukung peroses pemulihan kesehatan tubuh Anda. Berikut cara mengobati gonore dengan bantuan bawang putih:

  • Makan 2 atau 3 siung bawang putih mentah saat perut masih kosong setiap hari.
  • Tambahkan lebih banyak bawang putih sebagai bahan untuk masakan-masakan Anda.

Cuka Apel

Bahan lain yang membantu pengobatan gonore adalah cuka apel. Herbal ini memiliki kemampuan anti-mikroba dan anti-bakteri ampuh yang bisa membantu mengatasi infeksi dalam tubuh Anda.

Juga bisa membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan, sekaligus mencegah infeksi agar tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. Berikut cara mengobati penyakit gonore dengan bantuan cuka apel:

  • Tambahkan 1 cangkir cuka apel unfiltered & raw ke dalam air bak mandi. Berendamlah di dalamnya sekitar 15 menit setiap hari.
  • Juga, campurkan 1 – 2 sdm cuka apel unfiltered & raw ke dalam segelas air hangat. Tambahkan sedikit madu asli ke dalamnya dan minumlah larutan ini 2 kali setiap hari.

Ekstrak Daun Zaitun

Ekstrak daun zaitun mengandung kandungan bernama oleuropein, yang mempunyai kemampuan anti-mikroba kuat.

Selain itu, ekstrak daun zaitun juga sangat bagus untuk menguatkan dan mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh. Kekebalan yang kuat dapat membantu mengatasi beragam jenis infeksi bakteri. Dan, herbal ini juga memiliki kemampuan mengatasi radikal bebas.

Sebagai cara mengobati gonore, Anda bisa mengonsumsi suplemen ekstrak daun zaitun. Dosis standarnya adalah 250 sampai 500 mg kapsul, diminum 2 kali setiap hari. Untuk mendapat manfaat maksimal, suplemen ini harus diminum dalam waktu 12 bulan. Tapi, pastikan konsultasi dulu dengan dokter Anda sebelum mengonsumsinya.

Minyak Oregano

Minyak oregano bisa menjadi pengobatan efektif untuk melawan berbagai jenis infeksi bakteri, termasuk penyakit gonore. Carvacrol, salah satu kandungan dalam minyak oregano, membantu mengurangi peradangan.

Manfaat lain dari minyak ini adalah untuk menguatkan sistem kekebalan serta memperkokoh tubuh Anda agar lebih baik dalam menumpas gonore. Untuk cara mengobati penyakit gonore dengan bantuan minyak oregano: Campurkan 3 – 4 tetes minyak oregano ke dalam segelas air atau jus buah asli. Minumlah 2 kali setiap hari selama beberapa minggu.

Baca juga:  Penyakit Gonore: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Air Ion Perak (Colloidal Silver)

Colloidal Silver bertindak sebagai antibiotik yang kuat, berkat kandungan bersifat pembunuh kuman yang dimilikinya. Colloidal Silver membantu mengatasi infeksi yang disebabkan oleh mikroba-mikroba. Bahkan mampu menumpas bakteri berbahaya dengan cara membuat mereka kelaparan. Berikut cara mengobati gonore dengan Colloidal Silver:

  • Campurkan 2 sdt Colloidal Silver ke dalam segelas air.
  • Minumlah 5 kali sehari selama 12 minggu.

Zink

Zink adalah unsur mineral kuat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta memerangi infeksi penyakit. Mineral ini membantu meningkatkan jumlah sel-sel darah putih dalam tubuh dan jumlah antibodi yang digunakan oleh tubuh untuk melawan bakteri berbahaya.

Juga mengoptimalkan fungsi perlindungan yang dimiliki membran-membran sel. Untuk cara mengobati penyakti gonore dengan bantuan zink: Tambahkan asupan sumber zink dalam menu sehari-hari, misalnya ayam, biji wijen, cokelat hitam, dan tiram.

Vitamin C

Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C adalah salah satu cara terbaik untuk memperbaiki kesehatan sistem kekebalan. Kekebalan yang kuat bisa mencegah sekaligus mengatasi infeksi apa pun, termasuk gonore.

Vitamin C juga bermanfaat sebagai antioksidan kuat dan mampu membantu meredakan peradangan serta ketidaknyamanan akibat penyakit ini. Cara mengobati gonore dengan bantuan vitamin C: Perbanyak asupan vitamin C dengan mengonsumsi makanan-makanan seperti jeruk, paprika, kubis keriting (kale), kubis brussel, brokoli, stroberi, limau gedang, dan jambu biji.

Makanan-Makanan Alkalizing

Untuk mengatasi gonore, cobalah buat tubuh Anda lebih bersifat alkalin secara alami. Hal ini bermanfaat karena bakteri tidak dapat bertahan hidup dalam lingkungan alkalin.

Adalah mudah untuk membuat dan mempertahankan lingkungan alkalin dalam tubuh Anda. Cukup dengan mulai mengonsumsi makanan yang kaya akan sifat alkalin, seperti sayuran berdaun hijau semacam seledri dan selada air. Biji-bijian, kacang-kacangan, serealia utuh (whole grain), dan kacang pohon juga termasuk makanan alkalizing.

Ingatlah bahwa meskipun Anda bisa menambah keefektifan pengobatan gonore dengan tips-tips di atas, namun Anda tetap harus menjalani perawatan medis yang disarankan oleh dokter.

Apabila penyakit gonore tidak ditangani tepat waktu, maka penderitanya rentan mengalami komplikasi jangka panjang. Infeksi gonore pada wanita bisa naik ke saluran reproduksi dan menyebar ke rahim, saluran tuba, dan ovarium. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit radang panggul dan dapat menimbulkan rasa sakit luar biasa serta kronis, juga merusak organ reproduksi wanita—yang akhirnya menyebabkan kemandulan.

Sedangkan pada pria, infeksi penyakit ini bisa melukai uretra dan menimbulkan abses yang menyakitkan di bagian dalam penis. Infeksi yang tidak ditangani dapat mengakibatkan berkurangnya kesuburan atau bahkan kemandulan pada pria.

Komplikasi-komplikasi yang disebutkan disini belum semuanya, jadi jika Anda sudah didiagnosa menderita gonore, segeralah cepat bertindak. Perhatikan dan lakukan dengan cermat saran-saran dari dokter yang menangani, dan jika mungkin dukunglah dengan melakukan cara-cara mengobati gonore seperti di atas.

Advertisement
Alinesia