Setiap orang membutuhkan citamin C didalam tubuhnya. Vitamin C atau asam askorbat ini telah digunakan oleh manusia sejak berabad-abad lamanya meskipun pengetahun tentang manfaatya sendiri baru diketahui belakangan ini. Ialah Linus Pauling yang peraih hadiah Nobel bidang kesehatan pernah mengungkapkan pernyataan kontroversialnya bahwa vitamin C yang terdapat dalam tubuh dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dari yang ringan sampai penyakit berat. Bahkan penyakit AIDS yang belum pernah ada obatnya sekalipun, menurutnya, bisa diminimalisir oleh peran vitamin C.
Oleh sebab itu, mengingat peran vitamin C cukup penting didalam tubuh kita harus mengetahui kapan tubuh kekurangan vitamin C. Cara untuk mengetahui kadar vitamin C dalam tubuh ialah dengan melakukan pemeriksaan di laboratorium di klinik atau rumah sakit. Hasilnya kalau serum Anda kurang dari 0,3 mg per deciliter, maka menandakan bahwa tubuh Anda kekurangan vitamin C. Begitu juga bila dalam bulir darah putih kadar vitamin C-nya kurang dari 2 mg per deciliter maka akan timbul penyakit sariawan dan luka pada gusi.
Selain terjadinya sariawan, kekurangan vitamin C juga bisa menyebabkan luka di tubuh yang tidak mudah disembuhkan, cepat lelah, otot menjadi melemah, pendarahan di gusi bahkan mudah depresi. Tubuh akan mengalami kekurangan vitamin C jika selama beberapa bulan (antara 3-5 bulan) tidak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin C seperti buah-buahan atau sayuran. Seiring dengan perkembangan zaman, untuk mencukupi kebutuhan vitamin C Anda sudah tak perlu susah payah lagi karena banyak suplemen yang mengandung vitamin C sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh karena dibuat berdasarkan hasil ekstraksi buah-buahan dan sayuran segar.
Berfungsi Mengurangi Kolesterol
Beberapa peneliti lintas negara seperti dari AS, Afrika Selatan dan dari Eropa mengungkapkan bahwa vitamin C ternyata bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah seseorang. Banyak pakar yakin bahwa vitamin C berperan dalam membantu ginjal meningkatkan kemampuannya dalam mengubah kolesterol menjadi empedu. Vitamin C dalam dosis tinggi juga bisa berperan dalam meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk mempertahankan kolesterol larut dalam darah dan tidak mengalami pengendapan di dinding pembuluh darah sehingga tidak mengalami penyumbatan.
Selain itu, untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah Anda juga harus memastikan untuk mengurangi mengkonsumsi lemak jenuh seperti dalam daging berlemak, susu dan menggantinya dengan sayuran, buah-buahan dan biji-bijian yang berkulit ari (whole grain).
Memperpanjang Usia Pasien Kanker
Dan yang paling menakjubkan lagi ialah bahwa vitamin C ternyata bisa memperpanjang usia penderita penyakit kanker. Linus Pauling bersama seorang rekannya dokter berkebangsaan Skotlandia Ewan Carson pernah mendemonstrasikan dikalangan para media bahwa vitamin C bisa memperpanjang usia penderita kanker. Earl Henson dari National Cancer Institute AS juga pernah meyakinkan bahwa vitamin C dapat digunakan untuk pengobatan kanker, namun bukannya anti-kanker. Henson mendasarkan alibinya tersebut pada penelitian Heroshi Kan Simpo dari Fujita Health University, Jepang yang menemukan bahwa vitamin C dapat menghambat kerusakan oksidatif pada otot-otot jantung hewan yang digunakannya untuk melakukan percobaan akibat efek samping penggunaan anti-kanker adriamycin.
Selain dipercaya bisa menghambat penyebaran kanker, vitamin C juga sangat berperan dalam mencegah aterosklerosis karena sifatnya sebagai anti-oksidan. Kandungan anti-oksidan yang terdapat pada citamin C itulah yang membuat jenis vitamin ini banyak bermanfaat bagi tubuh. Dan karena tubuh manusia tidak bisa memproduksi sendiri vitamin C maka kebutuhan terhadap vitamin ini harus disuplai dari luar. Linus Pauling merekomendasikan untuk mengkonsumi vitamin C dengan dosis 18 gram setiap hari.
Zat Pengurang Vitamin C
Kebutuhan akan vitamin C berbeda pada tiap-tiap orang karena sangat tergantung pada kebiasaan dan aktifitas kehidupannya. Yang jelas Anda yang memilikki kebiasaan buruk seperti merokok, meminum alkohol sampai peminum kopi sekalipun berisiko kekurangan vitamin C karena zat-zat yang terkandung didalam rokok, alkohol, kopi dan lainnya berperan dalam mengurangi kadar vitamin C. Para perokok misalnya, berdasarkan pada beberapa penelitian telah kehilangan 25% vitamin C dalam darah dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Begitu juga dengan Anda yang peminum alkohol dimana kadar vitamin C akan berkurang secara signifikan.
Selain itu, ada zat lain yang juga berperan signifikan dalam mengurangi kadar vitamin C dalam darah seperti obat anti-kejang, anti arthritis, obat tidur sampai kontrasepsi yang dipakai secara oral. Makanya, disarankan untuk tidak mengkonsumsi rokok, alkohol, kopi dan zat-zat lainnya secara berlebihan untuk menjaga kadar vitamin C sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan tubuh. Jangan lupa pula untuk mengkonsumsi vitamin C dalam kadar yang disarankan untuk menjaga kebutuhan akan vitamin C tetap terpenuhi sesuai dengan keharusannya.
Hati-hati bagi Anda yang kurang tidur dalam kesehariannya karena menurut banyak penelitian ternyata kebiasaan tersebut banyak menimbulkan resiko gangguan kesehatan, termasuk kanker.
Dalam sebuah studi di AS, tepatnya di Maryland yang melibatkan sekitar 6.000 perempuan terkonfirmasi bahwa orang yang tidur kurang dari tujuh jam dalam setiap malamnya memiliki resiko 47% terserang kanker dibandingkan dengan orang yang relatif lebih banyak tidurnya di malam hari.
Banyak ahli yang menyatakan bahwa kekurangan tidur sangat berkaitan erat dengan beberapa penyakit kronis seperti darah tinggi, obesitas, hipertensi, diabetes, dan kanker.
Seorang peneliti dari National Cancer Institute bernama Jame McClain menyebutkan bahwa faktanya memang belum jelas alasan mengapa orang yang tidurnya kurang bisa lebih rentan terserang penyakit kanker.
Namun, faktanya orang yang memiliki aktifitas fisik cukup dan mampu mengatur jam tidur yang baik (antara 6-7 jam) berhubungan dengan performa kesehatannya yang baik.
Sebuah Lembaga bernama US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa kekurangan tidur yang bisa menyebabkan masalah kesehatan seseorang merupakan hal yang cenderung diabaikan oleh masyarakat AS.
Dari tahun 1985-2006 ada tren meningkatnya orang yang semakin kurang tidur selama 6-7 jam dalam setiap malamnya. Hal tersebut tentu dapat dimaklumi karena berbagai alasan yang sangat berkaiatan erat dengan kondisi kehidupan modern seperti tuntutan pekerjaan, jam bisnis yang panjang, ataupun tingkat stres seseorang.
Lantas, sebenarnya seberapa besar kebutuhan tidur disesuaikan dengan kelompok umur seseorang? Dalam sebuah jurnal penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008 silam, disebutkan bahwa ketika kelompok usia muda dan tua diminta berada di tempat tidur selam 16 jam dalam keadaan gelap setiap hari dalam beberapa hari, diketahui hasilnya bahwa peserta tua membutuhkan waktu 7,5 jam untuk tidur.
Sedangkan peserta muda relatif membutuhkan waktu yang lebih lama untuk tidur yakni selama 9 jam. Dari data penelitian tersebut terungkap bahwa kebutuhan tidur kalangan muda lebih banyak karena aktifitas kesehariannya yang lebih padat dibandingkan dengan kelompok tua.
Sedangkan untuk usia dibawah kelompok muda, anak-anak pra-sekolah membutuhkan waktu tidur 11 jam dalam setiap hari, anak usia sekolah membutuhkan waktu 10 jam, remaja 9 jam, dan dewasa antara 7-8 jam. Bagi Anda yang ingin menjaga kondisi kesehatan tetap berada dalam keadaan prima tidak ada salahnya untuk mengikuti anjuran di atas.
Bahaya kurang tidur ternyata tidak hanya rentan menyebabkan penyakit kanker pada seseorang. Namun, ada bahaya lain yang mengintai yakni resiko terserang Alzheimer. Menurut Direktur Unit Penelitian Kesehatan Tidur Loughborough University Profesor Kevin Morgan mengatakan bahwa orang yang mengalami sedikit tidur akan menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh.
Sementara Profesor Neurology Washington University Dr Yo-El Ju menyatakan bahwa orang yang lebih banyak memiliki waktu terjaga di tempat tidur memiliki resiko mengalami plak yang tinggi. Plak ini disebabkan oleh adanya penumpukan protein di otak yang diduga bisa menyebabkan kerusakan sel otak, bentuk yang ada pada Alzheimer, yang biasanya tertimbun selama 10-15 tahun.
Kualitas tidur yang buruk selama bertahun-tahun bisa meningkatkan resiko plak amiloid ini. Atau bisa juga plak amiloid yang menyebabkan seseorang terganggu kualitas tidurnya. Lebih lanjut, Dr Yo-El Ju menyatakan bahwa semua orang harus menjaga kualitas tidurnya untuk meminimalisir terkena penyakit Alzheimer ini.
Tidur yang berkualitas bukanlah terletak pada seberapa lama seseorang tidur melainkan tidur dan bangun dalam jam yang sama setiap harinya. Tidur yang terbaik terjadi ketika seseorang menunjukkan sinyal mengantuk yang besar.
Selain resiko tinggi terserang kanker dan Alzheimer, kurangnya tidur juga berpotensi dalam memperparah diabetes. Mengapa demikian? Karena ternyata kurang tidur akan menggangu kerja kelenjar adrenal untuk memproduksi DHEA atau dehidro-epiandrosteron yang merupakan senyawa untuk merangsang tidur nyenyak.
Hal demikian akan menyebabkan tubuh lebih banyak menghasilkan kortisol yang berperan dalam meningkatkan stres Anda. Kondisi kurang tidur pada seseorang tersebut akan mengacaukan sistem respons tubuh terhadap hormon insulin yang memiliki peran untuk mengantarkan gula darah ke seluruh tubuh.
Jika hal ini terjadi dalam jangka panjang, maka akan menyebabkan munculnya gangguan berupa gejala diabetes tipe 2 yang tidak tergantung pada insulin. Yang terjadi pada penderita diabetes yakni pasokan gula akan terbatas disebabkan oleh berbagai faktor seperti beban kerja yang tinggi, terlambatnya makan yang akhirnya bisa memicu kadar gula dalam darah (hipoglikemia), dan semakin memperparah diabetesnya.
Maka, waktu tidur yang cukup sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh siapapun untuk meminimalisir terjangkitnya berbagai macam penyakit, seperti kanker, Alzheimer, diabetes, dan lainnya.
Sebenarnya untuk menjadi sehat dan terbebas dari segala jenis penyakit cukup mudah untuk dilakukan. Yang diperlukan hanya komitmen dan kemauan untuk menjalankan pola hidup sehat seperti rutin melakukan olahraga, makan secara teratur, tidur terpenuhi dengan cukup, tidak merokok, tidak meminum alkohol, serta gizi terpenuhi. Penyakit apapun, entah ringan, sedang atau berat akan sulit “mampir” di tubuh kalau kita menjalankan pola hidup sehat seperti disebutkan di atas.
Dan salah satu faktor yang berperan signifikan dalam tingkat kesehatan seseorang ialah pengaturan pola makan. Menurut beberapa penelitian, sekitar 80-90% berbagai macam kanker sangat erat kaitannya dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Kanker payudara dan prostat misalnya, disebabkan adanya penumpukan lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Kanker lambung banyak dihubungkan dengan tingginya seseorang mengonsumsi makanan yang berbahan pengawet berkadar garam tinggi.
Masih banyak contoh keterkaitan jenis kanker dengan makanan yang dikonsumsi. Dalam penelusuran kajian epidemologi berhasil membuktikan bahwa kemunculan kanker pada saluran pencernaan sangat erat kaitannya dengan berbagai jenis makanan tertentu.
Kanker kolon dan rektum disebabkan oleh faktor tingginya konsumi minuman beralkohol (terutama bir) dan lemak. Kanker esofagus atau tenggorokan berkaitan erat dengan kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
Begitu juga dengan kanker hati yang diduga sangat berkaitan dengan intensifnya konsumi alkohol dan juga pencemaran makanan oleh aflatoksin. Sedangkan kanker paru-paru dan kandung kencing disebabkan oleh beberapa zat kimia hasil dari pencemaran industri dan paparan tembakau.
Kalau dilihat, faktor rokok dan minuman keras cukup berperan signifikan dalam mengganggu kesehatan dan kebugaran seseorang.Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk menghindari rokok dan alkohol yang paling utama, dan makanan lainnya yang disebutkan banyak menyebabkan penyakit kanker.
Karsinogen dalam makanan biasanya ditemukan pada hasil pengolahan yang menimbulkan zat karsinogen plosiklik hidrokarbon yang diakibatkan oleh proses pengasapan makanan, zat fisik karena proses radiasi nuklir, zat kimia nitrosamin dan juga zat biologi seperti racun dalam tembakau.
Zat-zat racun tersebut bersifat mutagenik yang akan mengakibatkan kerusakan pada struktur sel. Karsinogen juga bisa disebabkan oleh pengolahan makanan yang tidak tepat seperti pengawetan, pengasinan, pemanasan yang terlalu lama dan lainnya.
Begitu juga dengan penggunaan minyak jelantah yang berulang-ulang dan mengandung zat radikal bebas seperti epioksida, peroksida, dan lainnya yang bersifat mutugenik dan karsinogenik.
Demikian pula, patut diwaspadai penggunaan zat lainnya seperti pemanis buatan seperti siklamat dan sakarin yang biasanya banyak dipakai dalam jajanan makanan yang banyak dikonsumsi oleh anak-anak. Menurut penelitian, pemanis buatan tersebut jika digunakan dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan tumor kandung kemih.
Selain pemanis buatan, zat pengawet makanan yang biasanya digunakan sebagai pengawet bakso atau tahu dan juga penggunaan zat pewarna tekstil seperti rhodamin dan methanyl juga patut diminimalisir karena menurut penelitian bisa menimbulkan penyakit kanker hati.
Dengan begitu banyaknya zat makanan di sekitar kita yang berpotensi menyebabkan kanker, sebaiknya Anda menghindari jenis makanan-makanan tersebut untuk meminimalisir terjangkitnya kanker atau penyakit berbahaya lainnya.
Selain dalam makanan terkandung zat karsinogen yang merugikan karena menyebabkan kanker, pada makanan tertentu juga terkandung zat antikarsinogen yang sifatnya berkebalikan dengan karsinogen. Zat antikarsinogen ini memiliki sifat protektif yang justru bisa melindungi seseorang dari ganasnya serangan penyakit kanker.
Yang termasuk dalam golongan antikarsinogen ini seperti sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung betakaroten, vitamin A, vitamin C dan E. Selain itu, ada zat gizi lainnya yang juga terkenal mencegah penyakit kanker: asam folat, vitamin D, kalsium, magnesium, niasin, dan selenium (Se).
Selain itu, jangan juga melupakan serat yang bisa mencegah timbulnya kanker kolon. Beberapa sumber makanan yang kaya akan serat bisa didapatkan dari biji-bijian, buah-buahan seperti seledri, kol, bayam, dan juga kembang kol. Sebaiknya Anda lebih banyak mengonsumi makanan yang mengandung zat antikarsinogen karena peranannya yang sangat penting dalam mencegah penyakit kanker.
Kemoterapi adalah jenis pengobatan kanker yang menggunakan obat-obatan untuk mengobati berbagai jenis kanker. Biasa diberikan sebelum atau sesudah pembedahan.
Tujuan kemoterapi adalah membasmi seluruh sel-sel kanker sampai ke akar-akarnya, sampai ke lokasi yang tidak terjangkau pisau bedah dan sedikitnya dapat mengontrol sel-sel kanker agar tidak menyebar lebih luas.
Kemoterapi seringkali dilakukan untuk 2 alasan utama yaitu mengendalikan atau melenyapkan tumor untuk meringankan gejala kanker seperti rasa sakit. Jenis kemoterapi ini disebut kemoterapi paliatif.
Tujuan lain dilakukannya kemoterapi adalah untuk mencegah kemunculan kembali sel-sel kanker setelah pembedahan atau terapi radiasi untuk mengontrol tumor.
Jenis kemoterapi ini disebut kemoterapi adjuvant. Cara kerja kemoterapi adalah dengan membidik dan melenyapkan sel kanker yang berkembang dengan sangat cepat di dalam tubuh.
Pengobatan kanker tergantung pada jenis atau tipe kanker yang diderita dan dari mana asal kanker tersebut. Umur, kondisi kesehatan umum pasien serta sistem pengobatan juga mempengaruhi proses pengobatan kanker. Pada kasus kanker, pengobatan utama adalah melalui:
Pada kenyataannya, biasanya akan digunakan lebih dari satu macam cara pengobatan. Misalnya pembedahan yang diikuti oleh kemoterapi atau radioterapi, bahkan terkadang pengobatan harus dilakukan dengan menggunakan 3 kombinasi tersebut.
Pada dasarnya tujuan utama dari pembedahan adalah mengangkat kanker secara keseluruhan karena kanker hanya dapat sembuh apabila belum menjalar ke tempat lain. Sedangkan kemoterapi dan radiasi bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker atau menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker yang masih tertinggal.
Kemoterapi adalah proses pengobatan dengan menggunakan obat-obatan yang bertujuan untuk membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker. Obat-obatan kemoterapi biasanya diberikan melalui infus atau secara oral. Frekuensi dan durasi dari kemoterapi bergantung pada jenis kanker, stadium, masalah-masalah kesehatan lainnya, jenis obat kemoterapi yang diresepkan, dan metode pengobatan lain yang digunakan.
Tergantung jenisnya, Kemoterapi ada yang diberikan setiap hari, seminggu sekali, tiga minggu sekali, bahkan sebulan sekali. Berapa seri penderita harus menjalani Kemoterapi, juga tergantung pada jenis kanker penderita. Yang paling ditakuti dari kemoterapi adalah efek sampingnya. Ada-tidak atau berat-ringannya efek samping kemoterapi tergantung pada banyak hal, antara lain jenis obat kemoterapi, kondisi tubuh Anda, kondisi psikis Anda, dan sebagainya.
Efek samping Kemoterapi timbul karena obat-obat kemoterapi sangat kuat, dan tidak hanya membunuh sel-sel kanker, tetapi juga menyerang sel-sel sehat, terutama sel-sel yang membelah dengan cepat. Karena itu efek samping kemoterapi muncul pada bagian-bagian tubuh yang sel-selnya membelah dengan cepat. Efek samping dapat muncul ketika sedang dilakukan pengobatan atau beberapa waktu setelah pengobatan. Efek samping yang bisa timbul adalah antara lain:
Beberapa produk suplemen makanan mengklaim bisa mengurangi efek samping kemoterapi sekaligus membangun kembali kondisi tubuh Anda. Anda bisa menggunakannya, tetapi konsultasikanlah dengan ahlinya, dan sudah tentu dengan dokter Anda juga.
Saat ini, dengan semakin maraknya penggunaan obat-obatan herbal (yang semakin diterima kalangan kedokteran), banyak klinik yang mengaku bisa memberikan kemoterapi herbal yang bebas efek samping. Kalau Anda bermaksud menggunakannya, pastikan yang menangani Anda di klinik tersebut adalah seorang dokter medis. Paling tidak Anda harus berkonsultasi dengan dokter yang merawat Anda, dan lakukan pemeriksaan laboratorium secara teratur untuk memantau hasilnya.
Jika pasien kanker menginginkan pemakaian herbal dalam pengobatan, Sarang Semut dapat digunakan secara tunggal atau sebagai terapi pendamping setelah proses kemoterapi. Tujuannya adalah untuk membantu menghilangkan sisa sel kanker yang berada dalam tubuh, memulihkan tubuh setelah proses kemoterapi, dan menetralkan efek samping dari kemoterapi. Mecodia (Kapsul ekstraksi Sarang Semut) telah terbukti membantu pemulihan sejumlah kasus kanker seperti kanker payudara, kanker paru-paru, kanker hati, dll.
Rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat setelah penggunaan selama 1-2 bulan saja! Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."
Baca juga artikel kami lainnya tentang Sewaktu Anda Didiagnosa Mengidap Kanker.
Kanker adalah istilah umum untuk pertumbuhan sel tidak normal, yaitu tumbuh sangat cepat, tidak terkontrol, dan tidak berirama, yang dapat menyusup ke jaringan tubuh normal dan menekan jaringan tubuh normal sehingga mempengaruhi fungsi tubuh.
Ada kanker yang tumbuh secara cepat, ada yang tumbuh tidak terlalu cepat. Sel-sel kanker akan terus membelah diri dan tidak mengindahkan kaidah hukum-hukum pembiakan. Kanker bukan merupakan penyakit yang menular.
Kanker bisa terjadi dari berbagai jaringan dalam berbagai organ, seperti sel kulit, sel hati, sel darah, sel otak, sel lambung, sel usus, sel paru, sel saluran kencing dan berbagai macam sel tubuh lainnya.
Sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangbiakannya, sel-sel kanker membentuk suatu massa dari jaringan ganas yang menyusup ke jaringan di dekatnya (invasif) dan bisa menyebar (metastasis) ke seluruh tubuh.
Sel-sel kanker dibentuk dari sel-sel normal dalam suatu proses rumit yang disebut transformasi, yang terdiri dari tahap inisiasi dan promosi. Kanker terjadi karena kerusakan struktur genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel menjadi tidak terkontrol.
Beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya kerusakan gen adalah:
Tumor non-neoplasma (benjolan yang bukan penyakit keganasan) dapat bermacam-macam:
Istilah tumor tidak sama dengan kanker. Tumor adalah istilah umum untuk setiap benjolan abnormal. Sedangkan kanker adalah tumor yang bersifat ganas dan menyebar. Penyebaran ini disebut Metastatis. Kanker mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Tumor dan kanker memiliki perbedaan-perbedaan nyata sebagai berikut:
Tumor jinak bukan lah kanker: Tumor jinak jarang mengancam jiwa, umumnya tumor jinak dapat diangkat seluruhnya dan jarang tumbuh kembali, tumor jinak tidak menginvasi ke jaringan sekitarnya, tumor jinak tidak menyebar ke bagian tubuh lain.Kanker bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah kelompok penyakit. Kanker diklasifikasikan berdasarkan jenis jaringan dari mana sel kanker itu berasal atau berdasarkan lokasi tubuh di mana mereka berkembang. Untuk catatan, beberapa kanker merupakan tipe campuran. Berikut ini adalah jenis-jenis kanker :
Agar dapat mendeteksi kanker sejak dini, anda perlu tahu gejala-gejala yang ditemukan pada penyakit kanker. Gejala yang muncul bergantung pada jenis, tempat, dan stadium kanker. Gejala kanker pada umumnya adalah sebagai berikut :
Ingatlah, bahwa gejala-gejala yang disebutkan diatas adalah gejala-gejala yang umum. Jika mengalami satu atau dua gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, sebaiknya Anda langsung memeriksakan kesehatan untuk mendeteksi sejak dini kemungkinan adanya sel kanker dalam tubuh Anda. Biasanya, diagnosis dokter akan didasarkan pada gejala yang dirasakan pasien, temuan pada pemeriksaan fisik, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap pertanda tumor, pemeriksaan radiologi: Rontgen, CT-Scan, MRI, USG.
Baca juga artikel kami lainnya Kanker- Dapatkah Dihindari? dan Sarang Semut untuk informasi seputar pengobatan herbal tumor dan kanker.
Sewaktu divonis mengidap kanker, banyak orang merasa tidak ada harapan lagi. Benarkah kanker tak bisa dihindari dan Anda hanya bisa pasrah menerima vonis dokter?
Karen Collins, dari American Institute for Cancer Research mengatakan "Tentu saja kanker bisa dihindari. Bahkan orang yang punya resiko beberapa jenis kanker pun masih punya harapan bebas dari kanker dengan cara mengubah gaya hidupnya.”
Menurut American Institute for Cancer, ada tiga langkah yang bisa "menyelamatkan" seseorang dari kemungkinan terkena kanker, yaitu mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, dan rutin berolahraga.
"Datanya jelas bahwa kita bisa mengurangi resiko penyakit kanker dengan tiga langkah ini," kata Collins. Dan jika ditambahkan dengan berhenti merokok, maka kemungkinan bebas dari kanker bertambah 30 persen. "Setengah dari jenis kanker yang ada sekarang bisa dicegah," tambahnya.
Menurut dr. Virginia Kaklamani, onkologis dengan spesialisasi pada kanker payudara, kegiatan fisik seperti olahraga, bisa mengurangi resiko kanker dan naiknya berat badan dapat ikut menaikkan resiko terkena kanker.
Baru-baru ini, World Cancer Research Fund menerbitkan laporan berjudul Food, Nutrition, Physical Activity and the Prevention of Cancer: A Global Perspective yang menyajikan kunci sehat untuk meminimalkan resiko kanker, yang dibuat berdasarkan penelitian terhadap 7.000 kajian kanker. Berikut beberapa rekomendasi dari mereka:
Disarankan pula melakukan deteksi dini untuk mendeteksi kemungkinan kanker sebelum timbulnya keluhan, misalnya pemeriksaan leher rahim (pap smear) untuk mendeteksi dini kanker leher rahim. Screening perlu dilakukan terutama oleh mereka yang punya riwayat kanker dalam keluarganya.
Bagaimana dengan Anda yang sudah didiagnosis mengidap kanker? Adakah solusinya? Kunjungi halaman Sekilas Sarang Semut untuk mendapatkan solusi yang Anda butuhkan dalam memerangi kanker. Baca juga artikel kami lainnya tentang Pengenalan Seputar Kanker.
Fakta : Bebas dari Kanker & Tumor dengan herbal Sarang Semut hanya dalam waktu hitungan bulan saja, tanpa perlu operasi, kemoterapi, atau biopsi! Juga terbukti ampuh membantu pengobatan TBC, Diabetes, Hipertensi, Lever, Asam Urat, Jantung Koroner, dan berbagai penyakit berat lainnya. Dikonsumsi oleh ribuan orang dan terus bertambah sejak diperkenalkan 8 tahun yang Lalu.
Apakah Anda ingin tahu lebih jauh seputar herbal Sarang Semut? Mengapa begitu berkhasiat? Adakah bukti kesembuhan? Bisakah khasiat herbal ini dijelaskan secara ilmiah? Apakah herbal ini cocok untuk masalah kesehatan Anda? Dan bagaimana cara Anda mendapatkannya?
Teruskan membaca keterangan di bawah ini untuk mendapatkan jawaban semua pertanyaan tersebut. Semoga informasi berharga ini dapat menjadi solusi kesehatan yang mungkin sedang Anda cari! Jadi jangan lewatkan satu kata pun, selamat membaca!

"Saya yakin Sarang Semut adalah salah satu obat herbal yang sangat ampuh dan bisa menolong banyak orang yang penyakitnya susah disembuhkan dengan obat medis. Apalagi sekarang telah didukung dengan penelitian ilmiahnya. Rata-rata mereka yang meminum... mendapatkan hasil setelah seminggu, bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya." - Hendro Saputro, Peneliti Sarang Semut, Majalah Natural.
Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Dan sekarang hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, fenolik, dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker, sehingga tepat digunakan untuk pengobatan kanker dan tumor.
Sejak diperkenalkan 6 tahun yang lalu sebagai tanaman obat, pengguna Sarang Semut kini semakin bertambah, tidak terbatas di Indonesia, tetapi juga digunakan di beberapa negara lain, seperti Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat.
"Tak heran, setahun terakhir ini Sarang Semut semakin dipercaya dan banyak orang menyandarkan harapan kesembuhan padanya. Kenyataan ini sebenarnya cukup beralasan, apalagi banyak peneliti membuktikannya melalui berbagai kajian ilmiah." — Harian Kompas.
"Hasilnya memang mencengangkan, tanaman ini terbukti ampuh mengatasi beragam penyakit berat, seperti: kanker, diabetes, hipertensi, lever, asam urat, dan jantung. Setelah khasiatnya terkuak, sejumlah lembaga penelitian tergerak untuk melakukan penelitian mendalam." — Majalah Trubus.
"Setelah dicoba selama 5 tahun hasilnya sangat mencengangkan. Penyakit-penyakit seperti kanker, wasir, nyeri sendi, jantung, gangguan ginjal, prostat pun lenyap. Selain itu hasil olahan Sarang Semut juga dapat meningkatkan air susu ibu." — Majalah Natural.
Dikenalnya Sarang Semut sebagai tanaman berkhasiat tidak lepas dari gencarnya pemberitaan di media massa, yang berlomba-lomba mengulas tentang keajaiban khasiat Sarang Semut. Beberapa media bahkan menampilkan kesaksian dari mereka yang tersembuhkan oleh herbal Sarang Semut.
Banyak kabar baik dari para pengguna Sarang Semut yang telah dilaporkan. Kabar ini tidak hanya dari tempat asalnya, Papua, tapi juga dari seluruh Indonesia, dan telah banyak dipublikasikan di berbagai media cetak dan elektronik.
Berikut adalah beberapa testimonial pengguna Sarang Semut yang telah kami kumpulkan langsung dari pelanggan kami dan beberapa media lain.
|
Akhirnya saya di temani suami pergi memeriksakan diri ke dokter, setelah di periksa, dokter mengatakan sepertinya ini mengarah ke gejala kanker payudara. Dokter menyarankan untuk dibedah saja. Sepulang ke rumah, saya dan suami berdiskusi, akhirnya kami memutuskan untuk mencoba pengobatan alternatif. Saya sempat mencoba Xamptxxx, tapi setelah saya konsumsi tidak ada perubahan yang berarti pada diri saya. Akhirnya suami mencoba mencari lagi obat herbal yang lain melalui browsing di internet dan menemukan situs www.deherba.com. Suami saya pun segera menelpon dan membeli paket Sarang Semut Sebanyak 4 botol (paket 1 bulan) dan mulai mengonsumsinya setiap hari. Di Luar dugaan saya dan suami , dalam waktu kurang dari sebulan benjolan benjolan yang menganggu di payudara saya sudah sebagian yang hilang dan sebagian lagi sudah mengecil. Sampai sekarang ini saya masih mengonsumsi Sarang Semut untuk menyempurnakan kesembuhan saya. Terima kasih herbal Sarang Semut! Saya sangat puas, karena saya bisa pulih tanpa perlu melewati meja operasi dan perawatan medis yang cukup menguras biaya dan stamina." |
|
Untuk maag, memang sudah lama diderita istri saya sejak dia berumur 22 tahun. Puncaknya ialah saat mengidam di kehamilan kedua pada tahun 1991. Ususnya dipotong kurang lebih 10 cm karena mengalami pembusukan. Sedangkan nyeri punggung dan tulang belakang hampir setiap hari dirasakan setelah kegiatan menyetrika. Sekitar setahun lalu, terdapat benjolan kecil di dahi yang sangat mengganggu dan tidak enak dilihat. Makin lama, benjolan tersebut makin melebar dan berwarna kehitaman. Kami sudah memeriksakan ke 2 dokter kulit dengan diagnosa yang sama yakni kanker kulit ringan dan penanganannya harus dioperasi. Mulai tanggal 2 Februari 2011, kami memesan 2 botol obat Sarang Semut (dari deherba.com) dan keesokan harinya sudah tiba di tempat kami. Kami langsung mengonsumsinya dengan dosis 3x2 kapsul tiap hari. Setelah penggunaan 2 botol saja, perubahan signifikan sudah mulai terlihat maka kami lanjutkan memesan 4 botol lagi. Setelah pemakaian 6 botol, perubahan yang dirasakan benar-benar nyata. Benjolan di dahi mengering, mengelupas, dan tidak membesar lagi. Sakit maagnya pun sembuh total dan tidak pernah kambuh lagi dan yang paling menggembirakan, bisa bebas mengonsumsi makanan atau buah seperti jeruk, nanas, apel, pepaya, maupun nangka yang selama ini sangat pantang dikonsumsi oleh istri saya. Begitu pula nyeri tulang punggung yang dideritanya sudah tidak pernah menghampiri lagi. Sekarang, staminanya sangat baik. Tidak gampang lelah dan nafsu makan juga sangat baik. Dengan mengonsumsi Sarang Semut dari Deherba.com, semua keluhan penyakit istri saya perlahan sembuh." |
|
Awalnya dokter mendiagnosis saya terkena penyakit kolesterol. Namun, akhirnya setelah beberapa kali ke rumah sakit, dokter menemukan bahwa kanker sudah menutup seluruh paru-paru sebelah kiri saya. Karena tidak ingin dikemoterapi, saya mencoba meminum Sarang Semut. Dosisnya 3 hari sekali. Hasilnya, tidak sampai sebulan energi saya kembali pulih. Batuk yang kerap muncul pada malam hari telah sirna. Yang menggembirakan hasil rontgen menunjukkan kabut yang menutupi paru-paru sebelah kiri kini tinggal seperenam. Dokter yang memeriksa saya pun terheran-heran dan meyakinkan saya bahwa kesembuhan panyakit kanker paru-paru yang saya derita bisa didapat secepatnya." |
Pengobatan Kanker Paru-paru, Mochammad Faizal. "Sejak bulan November 2008, saya divonis oleh dokter dari RS Fatmawati mengidap kanker paru-paru. Penyakit ini menyerang saya karena riwayat kehidupan saya yang kurang sehat. Saya dianjurkan dokter untuk menjalani berbagai macam terapi pengobatan, tetapi hal tersebut tidak saya lakukan karena keterbatasan ekonomi. Akhirnya, saya beralih pada pengobatan alternatif. Singkat cerita, sudah 3 tempat pengobatan alternatif yang telah saya kunjungi dengan berbagai ramuan obat dan jamu, juga dengan berbagai macam cara penyajiannya yang rumit. Alhasil, tetap saja tidak ada perubahan signifikan pada penyakit saya ini. Suatu hari, teman saya bercerita tentang khasiat 'Sarang Semut' dari Papua yang dapat menyembuhkan tumor dan bahkan kanker. Kemudian saya melakukan browsing di internet untuk mendapatkan informasi mengenai herbal tersebut. Dan saya menemukan sebuah situs yang menawarkan produk "Sarang Semut", yaitu www.deherba.com. Saya pun mencoba mengonsumsi produk herbal tersebut selama kira-kira 3 bulan. Hasilnya, saya dapat merasakan perubahan yang positif pada diri saya! Dulu saya tidak kuat berdiri lama dan berjalan jauh, wajah saya pucat, kedua telapak kaki dan tangan saya sering kali terasa dingin. Setelah mengonsumsi Sarang Semut, Kini, saya sudah dapat berjalan jauh dan berdiri lama, wajah saya pun sudah tidak pucat lagi, kedua telapak kaki dan tangan saya juga sudah tidak terasa dingin lagi. Bahkan sekarang, saya sudah bisa mencari kerja lagi. Meskipun sudah lebih baik, saya tetap mengonsumsi 'Sarang Semut' ini agar kondisi saya menjadi lebih baik lagi dan sembuh total, juga sebagai suplemen sehari-hari." |
Pengobatan Kanker Payudara, Meyti Ngantun. "Saya memeriksakan diri ke dokter internis dan divonis mengidap kanker payudara. Karena berkembang dengan cepat maka dokter mengajurkan supaya segera diangkat melalui operasi. Menurut dokter, itu satu-satunya jalan untuk mengatasinya. Suatu ketika suami saya mendapat informasi tentang Sarang Semut. Ia meminta kepada saya untuk mencoba Sarang Semut dari Wamena. Katanya herbal tersebut sangat ampuh mengobati berbagai penyakit, termasuk untuk pengobatan kanker dan tumor. Saya pun mulai mencoba meminumnya. Oleh karena saya bertekad ingin sembuh maka saya rajin mengonsumsinya setiap sehari. Tiga hari kemudian saya mulai merasa tidak begitu sakit lagi dan saya bertekad terus mengonsumsinya. Seminggu kemudian rasa sakit sudah sangat berkurang dan benjolannya sudah agak lembek. Pada minggu ketiga di suatu pagi saya kaget dengan adanya cairan berwarna kekuning-kuningan keluar di atas puting saya dan cairan tersebut secara terus-menerus keluar dalam beberapa hari. Saya masih terus mengonsumsi Sarang Semut agar bisa sembuh benar dan ternyata luka lubang yang mengeluarkan cairan tersebut tertutup sendiri dan lukanya sembuh. Saya sangat lega dan bahagia karena saya sudah merasa sembuh berkat Sarang Semut. Kesembuhan ini terasa hingga kini. Sudah beberapa tahun ini tidak ada masalah lagi hingga saya melahirkan anak kami yang kedua. Bahkan, produksi ASI saya lancar-lancar saja dan normal sebagaimana biasa." |
Pengobatan Tumor Paru-Paru, Ir. Hamir Hamid. "Nama saya Ir. Hamir Hamid, usia 74 tahun berasal dari Jakarta. Pada tanggal 5 Juni 2007 melalui hasil rontgen torax & CT Scan, beberapa orang dokter Ahli yaitu dr. Jose Rusma, dr. Nilwan Arif (spesialis Paru), dr. Refni & Cecilia (dari R.S. Fatmawati) telah menyatakan bahwa saya mengidap tumor di paru-paru. Para dokter menganjurkan untuk melakukan biopsi serta beberapa pemeriksaan lainnya yang berkaitan dengan penyakit saya. Pada saat yang bersamaan, melalui informasi dari www.deherba.com, menantu saya, Ir. Datta Iradian mengusulkan untuk mencoba melakukan pengobatan tumor saya dengan mengonsumsi obat 'Sarang Semut Papua'. Maka sejak itu saya mulai mengonsumsi obat tersebut 3 x 2 kapsul sehari. Beberapa bulan berikutnya kembali dilakukan rontgen torax dan CT Scan, ternyata dari hasil pemeriksaan tersebut sudah tidak terdapat lagi tumor di paru-paru saya, hal ini membuat para dokter yang memvonis penyakit saya keheranan. Hingga saat ini saya masih mengonsumsi obat 'Sarang Semut Papua' untuk proses penyembuhan lebih lanjut. Syukur Alhamdulilah berkat rahmat dan kasih sayang Allah SWT sebab melalui obat 'Sarang Semut Papua' ini penyakit saya dapat disembuhkan." |
Hipertensi dan Gangguan Fungsi Jantung, Diah Tobing-Jonggol, Bogor. "Saya menderita darah tinggi (Hipertensi) dan mengalami penebalan pembuluh darah sehingga mengganggu fungsi jantung. Dokter memberikan banyak macam obat kepada saya tapi reaksinya kurang memuaskan, harganya pun mahal. Setelah mencoba meminum Sarang Semut selama 1 bulan saja, badan terasa lebih enak, tidak mudah lelah, rasa nyeri pada jantung pun berkurang dan tekanan darah saya mulai stabil. Saya sudah mengonsumsi Sarang Semut selama kurang lebih 2 tahun dan akan terus menggunakannya." |
Penyumbatan Pembuluh Darah di Jantung, Nana Ardian, Bogor. "Saya mengalami penyumbatan pembuluh darah di jantung dan sudah berlangsung selama kurang lebih 5 bulan. Kemudian saya berkonsultasi ke dokter sekaligus menjalani berbagai terapi pengobatan. Sayangnya, belum ada perubahan yang memuaskan. Tak lama kemudian, saya berjumpa dengan salah seorang konsultan Deherba.com, sebuah situs yang menawarkan produk-produk herbal yang dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan. Beliau menyarankan saya untuk mencoba dan mengonsumsi salah satu herbal yakni 'Sarang Semut' dari Papua. Saya pun mengikuti anjuran beliau. Alhamdulilah!!! Setelah saya meminum herbal Sarang Semut selama 1 minggu saja, saya dapat merasakan hasil yang memuaskan bagi kondisi kesehatan saya, nafas terasa lega dan tidak sesak lagi, rasa sakit yang mengikutinya juga hilang. Saya terus mengonsumsi produk Sarang Semut tersebut hingga sekarang." |
Benjolan Kelenjar Lemak, Ruth Damayanti, Bogor. "Saya mempunyai benjolan sebesar telur ayam dibagian ketiak saya, yang tadinya semakin membesar setiap hari. Benjolan ini sangat menggangu aktifitas saya sehari-hari sebagai seorang pelukis, karena setiap mengangkat tangan akan terasa sakit sekali diseluruh bagian lengan saya, dan urat-urat terasa menegang, bahkan saya tidak dapat merapatkan jemari saya satu sama lain. Setelah memeriksakan kondisi ini ke dokter, diberitahukan bahwa benjolan tersebut adalah kelenjar lemak dan pengobatannya dengan cara operasi. Namun, sebelum melakukan tindakan operasi saya mendapat informasi dari situs www.deherba.com bahwa herbal Sarang Semut dapat membantu menghilangkan berbagai benjolan-benjolan yang abnormal pada tubuh Saya pun mengambil paket satu bulan yang terdiri dari empat botol kapsul sarang semut (Mecodia) dan mulai mengonsumsinya setiap hari. Dan sungguh tidak terduga, belum sampai sebulan benjolan di ketiak saya sudah jauh mengecil dan terus mengecil. Sehingga sekarang aktifitas saya kembali berjalan lancar, saya bisa mengangkat kuas setinggi mungkin, tidak terasa lagi rasa sakitnya, jemari saya juga sudah bisa merapat lagi. Terima kasih herbal Sarang Semut!" |
Untuk membaca kisah keberhasilan pengguna Sarang Semut lainnya dalam mengatasi kanker, tumor, penyakit jantung, ambeien (Wasir), gangguan paru-paru, masalah seksual, dst, silakan kunjungi halaman Testimonial Pengguna Sarang Semut.
Keunikan Sarang Semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada lorong-lorong yang terdapat di dalam umbinya. Kestabilan suhu di dalamnya membuat koloni semut betah berlama-lama bersarang di dalam tanaman ini. Dalam jangka waktu yang lama terjadilah reaksi kimiawi secara alami antara senyawa yang dikeluarkan semut dengan zat yang terkandung di dalam Sarang Semut, perpaduan inilah yang diduga membuat Sarang Semut ampuh mengatasi berbagai penyakit.
Karena setiap hari semakin banyak saja hasil positif yang dilaporkan oleh pengguna Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit kanker, tumor, TBC dan sebagainya, maka secara empiris Sarang Semut tidak dapat disangkal lagi telah terbukti sebagai tanaman obat berkhasiat. Dengan kata lain, Sarang Semut telah dikonsumsi oleh banyak orang dan telah terbukti dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
"Dengan adanya bukti empiris ini Sarang Semut merupakan sumber baru obat. Banyak senyawa baru yang belum diketahui (jenisnya) dengan aktivitas tinggi." - Dr Muhammad Ahkam Subroto, Peneliti Sarang Semut.
Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit yang sudah terbukti dapat diatasi oleh Sarang Semut berdasarkan pengalaman empiris dari para pengguna.
Dan bukti khasiat tidak hanya ditunjukkan secara empiris. Berdasarkan hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, terungkap bahwa Sarang Semut mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit.
Dr. M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut itu adalah flavonoid, tanin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.
Selain senyawa aktif di atas, di dalam Sarang Semut juga ditemukan kandungan bermanfaat lainnya, seperti tokoferol, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium, dan seng. Berikut adalah keterangan singkat dari beberapa senyawa aktif bermanfaat yang terkandung dalam Sarang Semut:
Sehubungan dengan asam urat, dalam penelitiannya Dr. M. Ahkam Subroto melihat adanya penghambatan aktivitas enzim xanthine oxidase oleh ekstrak Sarang Semut, hal ini menunjukkan bahwa ekstrak Sarang Semut setara dengan aktivitas allopurinol, obat kimia komersial yang digunakan untuk pengobatan asam urat. Namun, bila dampak negatif dari allopurinol bisa meningkatkan kadar kreatin hingga merusak ginjal, maka Sarang Semut selain menurunkan asam urat juga akan memperbaiki fungsi ginjal.
Namun, memang harus diakui bahwa tidak semua mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit dapat diketahui dengan pasti, karena untuk itu masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan berkesinambungan secara ilmiah.
Tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang masih akan ditemukannya senyawa-senyawa aktif lainnya dari Sarang Semut yang belum terungkap sampai sekarang, dan dapat lebih menjelaskan ada apa di balik semua khasiat luar biasa tersebut, yang telah membantu kesembuhan begitu banyak orang dari berbagai penyakit biasa dan berat, yang kadang sulit atau tidak dapat disembuhkan secara medis.
Untuk mengetahui penyakit apa saja yang bisa disembuhkan dan kemungkinan senyawa aktif yang berperan dalam proses penyembuhan dijelaskan dalam halaman Khasiat Sarang Semut.
Secara empiris Sarang Semut telah terbukti dapat menyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, seperti kanker dan tumor, asam urat, jantung koroner, wasir, TBC, migrain, rematik dan leukemia.
Mengenai mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit tersebut memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dan kemungkinan senyawa aktif yang berperan menaklukkan penyakit tersebut dijelaskan sebagai berikut.
Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas, yang dapat disembuhkan dengan Sarang Semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut.
Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker/tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.
Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium.
Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.
Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (Wasir) berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang sudah terbukti dapat mengobati wasir.
Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.
Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam Sarang Semut.
Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut memiliki peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.
Untuk pengobatan migrain berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.
Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai antivirus.
Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.
Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan tanin.
Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut sebagai antibakteri.
Selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tersebut di atas, Sarang Semut juga dapat digunakan untuk untuk melancarkan dan meningkatkan ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta menjaga stamina.
Kandungan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, mempercepat proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, dan memulihkan bagian kewanitaan (sari rapet).
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan gairah seksual ini.
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dalam tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam memulihkan kesegaran dan stamina tubuh.
(Sumber: Buku "Gempur Penyakit dengan Sarang Semut" Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro)
Baca juga artikel kami lainnya tentang Bukti Ilmiah Sarang Semut.