Apa yang Perlu Anda Ketahui Tentang White Coat Hypertension?

570

Diedit:

Anda didiagnosa memiliki tekanan darah lebih dari 140/90 oleh dokter? Sebelum menentukan pengobatan hipertensi, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan tensi sekali lagi. Periksalah tekanan darah Anda di rumah menggunakan tensimeter.

Anda juga bisa meminta bantuan seseorang untuk memeriksa tensi Anda di rumah. Bandingkan hasil pemeriksaan yang dilakukan sendiri dengan pengukuran tekanan darah dari dokter?

Apakah berbeda? Jika tekanan darah hasil pengukuran sendiri ternyata jauh lebih rendah daripada hasil pengukuran dokter, maka bisa jadi Anda mengidap hipertensi jenis white coat. Jenis hipertensi ini adalah jenis tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh stres saat bertemu dokter atau berada dalam suasana medis.

Ya, jenis hipertensi ini memang ada. Ada banyak yang didiagnosa memiliki tekanan darah tinggi tipe white coat namun menganggapnya sebagai sesuatu yang sifatnya sepele.

Setelah menggali informasi lebih dalam tentang hipertensi barulah menyadari bahwa hipertensi tipe white coat memang benar-benar ada. White coat atau jubah panjang putih adalah pakaian kebesaran dari dokter.

Karena jenis hipertensi ini disebabkan oleh kegugupan bertemu dokter dan berada dalam suasana medis maka jenis hipertensi ini disebut dengan hipertensi white coat.

Kegugupan yang berakhir pada tingginya tekanan darah selama dalam pemeriksaan medis ini akan berhenti jika penderitanya telah keluar dari ruang praktek dokter.

Atau dengan kata lain di luar ruang praktek, penderita hipertensi tipe white-coat sebenarnya memiliki tekanan darah yang normal. Meski demikian, beberapa dokter menemukan bahwa sebenarnya tekanan darah tinggi tipe white coat ini adalah sinyal bahwa si penderita memiliki resiko mengidap hipertensi.

Sinyal yang sama juga berlaku bagi mereka yang memiliki tekanan darah normal saat berada di ruang praktek dokter namun meninggi saat berada di tempat lain.

Sebuah studi yang dilakukan kelompok Tecumseh dari Michigan, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa anak laki-laki dari orang tua penderita hipertensi lebih sering memperlihatkan reaktivitas white coat dibandingkan anak laki-laki dengan orang tua yang memiliki tekanan darah normal.

Sedangkan pada penelitian yang dilakukan terhadap kelompok usia 22 tahun ditemukan bahwa sebanyak 80,3% memiliki tekanan darah normal sedangkan sebanyak 19,7% memiliki hipertensi white coat.

Setelah diteliti dan diikuti perkembangan tekanan darah selama 10 tahun, 97,3% dari mereka yang memiliki tekanan darah normal memiliki tekanan darah yang tetap normal namun sebanyak 6,3% diantaranya berubah menjadi pengidap hipertensi.

Di lain pihak, hasil dari penelitian selama 10 tahun pada penderita hipertensi white coat cukup mengejutkan. Sebanyak 73,3% akhirnya memiliki tekanan darah normal dan sisanya yakni 26,7% menjadi penderita hipertensi tetap.

Beberapa dokter menemukan bahwa sebenarnya tekanan darah tinggi tipe white coat ini adalah sinyal bahwa si penderita memiliki resiko mengidap hipertensi.

Ini berarti bahwa hipertensi white coat mungkin tidak berbahaya saat diketahui pertama kali. Namun, tentu saja penyakit tekanan darah tinggi ini bisa berubah menjadi hipertensi tetap. Pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter dapat memperlihatkan apakah hipertensi white coat Anda beresiko menjadi hipertensi atau tidak.