Apa Penyebab Varises di Kaki Setelah Melahirkan?

134
Ilustrasi Penyebab Varises Setelah Melahirkan
Credit Photo: zlikovec / Big Stock

Mengalami varises selama kehamilan sudah menjadi sesuatu yang biasa bagi para ibu. Untungnya varises dapat membaik setelah melahirkan, karena penyebab masalah ini sudah menghilang. Tetapi pada beberapa ibu, varises di kaki tetap mereka alami bahkan setelah melahirkan, apa penyebab masalah varises selama kehamilan dan sampai pasca melahirkan ini?

Banyak orang masih tidak sadar bahwa ada kaitan yang cukup erat antara varises dengan kehamilan. Diperkirakan sekitar 40 persen ibu hamil menderita varises. Masalah pembuluh vena yang membengkak dan berkelok-kelok ini dapat membuat kaki terasa berat, gelisah, nyeri, dan pegal. Juga dapat memperbesar risiko Anda mengalami pembekuan darah, termasuk trombosis vena dalam, penyakit dimana gumpalan-gumpalan darah terbentuk di salah satu vena Anda.

Penyebab Varises di Kaki Setelah Melahirkan

Kehamilan membuat vena dalam tubuh bekerja lebih keras dari biasanya, yang dapat menjadi penyebab terjadinya varises selama kehamilan, dan mungkin sampai pasca melahirkan. Inilah alasannya kenapa:

  • Meningkatnya kadar progesteron selama kehamilan dapat membuat Anda rentan mengalami varises. Ini karena peningkatan hormon mengendurkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke arah yang salah, yang dapat menyebabkan varises.
  • Meningkatnya volum darah dalam tubuh selama kehamilan membuat pembuluh darah bekerja lebih keras, menyebabkan katup-katup jantung melemah sehingga bisa mengakibatkan pengumpulan darah di dalam pembuluh-pembuluh vena.
  • Tekanan rahim yang membesar pada vena-vena di panggul dapat menghalangi aliran ke anggota-anggota tubuh bagian bawah dan menyebabkan aliran balik darah, yang menjadi penyebab varises di kaki selama kehamilan dan setelah melahirkan.
  • Memiliki riwayat keluarga yang menderita gangguan pembuluh vena bisa memperbesar risiko Anda mengalami varises selama kehamilan.

Gangguan varises dapat dialami lebih buruk lagi pada ibu yang beberapa kali hamil. Varises di kaki selama kehamilan dan setelah melahirkan pada ibu yang beberapa kali hamil dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit trombosis vena dalam.

Bagaimana Ciri-Ciri Varises di Kaki?

Varises mungkin tidak akan menimbulkan rasa nyeri atau sakit. Namun ada ciri-ciri lain dari kemunculan varises di kaki, antara lain:

  • Pembuluh vena yang tampak berwarna ungu atau biru gelap
  • Pembuluh vena yang tampak berbelok-belok dan menonjol

Namun adakalanya varises menimbulkan gejala yang terasa sakit, berikut adalah beberapa gejala yang mungkin akan dirasakan:

  • Rasa pegal atau berat di kaki
  • Rasa terbakar, berdenyut, kram otot, dan pembengkakan di kaki bagian bawah
  • Rasa nyeri yang memburuk setelah duduk atau berdiri terlalu lama
  • Rasa gatal di sekitar salah satu atau beberapa pembuluh vena
  • Perubahan warna kulit di sekitar area varises

Gangguan Pembuluh Vena Lain yang Mirip Varises

Ada gangguan pembuluh vena lain yang ciri-cirinya mirip varises, yang disebut telengiektasia atau vena laba-laba (spider vein). Akan tetapi vena laba-laba ini lebih kecil daripada varises. Gangguan ini muncul lebih dekat dengan permukaan kulit dan sering kali tampak berwarna merah atau biru.

Vena laba-laba juga biasanya muncul di kaki, tetapi juga bisa terbentuk di wajah. Mereka bervariasi ukurannya dan berbentuk mirip seperti sarang laba-laba.

Varises di kaki setelah melahirkan mungkin menimbulkan gatal, nyeri, dan tidak enak dilihat, tetapi biasanya ini tidak menjadi penyebab masalah yang berbahaya. Tetapi bagi beberapa ibu, varises mereka tidak membaik dengan sendirinya setelah melahirkan dan jika tidak ditangani dapat menjadi penyebab gangguan lain yang serius.

Varises Setelah Melahirkan Dapat Menjadi Penyebab Trombosis Vena Dalam

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurnal JAMA mendapati bahwa di antara orang dewasa penderita varises, ada risiko cukup besar untuk mengalami trombosis vena dalam. Penyakit ini terjadi jika gumpalan darah (trombus) terbentuk di salah satu atau beberapa pembuluh vena di tubuh bagian dalam, biasanya di kaki.

Jika tidak diobati, penyakit ini dapat menyebabkan emboli paru, yaitu saat gumpalan darah tersangkut ke dalam arteri di paru-paru. Ini merupakan kondisi yang bisa membahayakan nyawa.

Kabar baiknya, saat ini sudah dunia medis sudah bisa mengobati varises di kaki yang dapat menjadi penyebab trombosis vena dalam selama kehamilan atau setelah melahirkan.

Terapi medis yang disebut endovenous laser ablation (EVLA) dapat membantu mengobati varises tanpa harus operasi dan membuat pasien lebih cepat pulih. Bahkan, pasien bisa mulai berjalan segera setelah terapi dan kembali ke kegiatan normal besok harinya.

Bagaimana Cara Meringankan Varises Setelah Melahirkan?

Meskipun seorang ibu sudah mengalami varises di kaki setelah melahirkan, namun ia bisa berupaya meringankannya agar masalah ini tidak menjadi penyebab penyakit yang lebih berbahaya. Berikut adalah tips-tips yang bisa diupayakan para ibu:

  • Berolahraga setiap hari. Meski hanya bisa berjalan cepat di sekitar rumah, itu sudah membantu melancarkan sirkulasi darah Anda.
  • Naikkan posisi kaki jika memungkinkan. Gunakan bangku atau kotak untuk mengistirahatkan kaki sata Anda duduk, dan jaga agar kaki Anda dinaikkan di atas bantal saat sedang berbaring.
  • Jangan menyilangkan kaki atau pergelangan kaki saat duduk.
  • Jangan duduk atau berdiri terlalu lama tanpa waktu istirahat untuk bergerak.
  • Pakailah stoking khusus. Stoking khusus dapat diperoleh di toko penyedia peralatan kesehatan dan apotek. Stoking ini ketat di pergelangan kaki dan menjadi lebih longgar di bagian atas kaki, sehingga memudahkan darah mengalir kembali ke jantung Anda. Sebagai hasilnya, stoking ini membantu mencegah pembengkakan dan menjaga varises agar tidak memburuk.

Untuk mencegah darah mengumpul di kaki Anda, pakailah stoking sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, saat Anda masih berbaring. Dan terus pakai stoking itu sepanjang hari. Stoking khusus mungkin terasa tidak nyaman saat dipakai, terutama ketika cuaca panas, tetapi varises yang memburuk jauh lebih tidak nyaman lagi.

Jika Anda kelebihan berat badan, konsultasikanlah dengan dokter yang menangani Anda tentang cara yang aman dan efektif untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan. Sebab berat badan yang berlebihan dapat menjadi penyebab varises memburuk pasca melahirkan.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang penyebab varises di kaki pada ibu setelah melahirkan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda yang khususnya sedang khawatir dengan masalah ini. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan yang dialami, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter untuk tahu cara mengatasi yang terbaik.

Sumber

Sumber Referensi:

Northern Illinois Vein Clinic. POSTPARTUM VARICOSE VEINS: WHAT YOU SHOULD KNOW ABOUT THE TWISTED BULGING VEINS. Published: 2019-04-30. URL: https://niveinclinic.com/postpartum-varicose-veins/. Accessed: 2020-05-26

Mayo Clinic. Varicose veins. Published: 2019-01-16. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicose-veins/symptoms-causes/syc-20350643. Accessed: 2020-05-27

BabyCenter. Varicose veins: How to treat them after your baby’s born. URL: https://www.babycenter.com/0_varicose-veins-how-to-treat-them-after-your-babys-born_1152286.bc. Accessed: 2020-05-26