5 Penyebab Sakit Bahu Selain Karena Cedera


By Cindy Wijaya

Anda merasakan sakit di bahu yang membuat bergerak jadi tidak nyaman, tapi Anda tidak merasa pernah cedera di bagian tubuh itu. Apa sebenarnya penyebab sakit bahu tersebut? Bagaimana caranya untuk mengatasi rasa sakit itu? Simak jawabannya di artikel ini.

Dalam artikel ini akan dikupas sejumlah penyebab nyeri bahu selain karena cedera yang paling umum dialami orang-orang menurut Joshua Zimmerman, M.D., seorang ahli bedah ortopedi dari Hackensack Meridian Health Medical Group.

Tendonitis & Bursitis Manset Rotator

Tendonitis manser rotator terjadi ketika tendon pada manset rotator (sekelompok otot dan tendon yang mengelilingi sendi bahu) mengalami iritasi atau kerusakan. Meskipun sering dianggap bahwa pola aktivitas tertentu lah penyebabnya, namun lebih tepatnya ini terkait dengan penurunan fungsi tendon akibat usia yang membuat tendon mengalami kerusakan saat menjalani aktivitas normal sehari-hari.

Demikian juga, bursitis manser rotator terjadi ketika bursa, atau lapisan yang menyediakan bantalan antara tulang dan tendon mengalami pembengkakan atau iritasi. Proses ini biasanya terjadi sebagai respons terhadap penurunan fungsi yang ada di dalam tenon.

Kedua kondisi ini biasanya terkait erat dan dapat terjadi di saat bersamaan. “Meskipun tendonitis dapat dikaitkan dengan cedera, hal ini lebih sering terkait dengan masalah yang sudah ada di dalam tendon itu,” jelas Dr. Zimmerman.

“Beberapa aktivitas berulang yang dapat memperburuk tendonitis manset rotator adalah tenis, golf, atau pekerjaan rumah, seperti melukis atau pertukangan. Sewaktu rasa tidak nyaman muncul di bagian atas lengan (di daerah otot deltoidous) biasanya itu adalah tanda bahwa tendon sudah melemah dari waktu ke waktu, menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan.”

“Bursitis juga bisa terjadi dengan cara yang sama seperti tendonitis. Yang lebih jarang lagi, itu juga bisa menjadi tanda infeksi atau masalah kesehatan lainnya, seperti artritis reumatoid,” tambah Dr. Zimmerman. Jika penyebab sakit pundah Anda adalah masalah pada manset rotator, biasanya itu bisa diredakan dengan istirahat, kompres es, dan penggunaan anti-inflamasi.

Manset Rotator Robek

Aktivitas berulang yang dapat menyebabkan tendonitis juga dapat menyebabkan robekan pada manset rotator. Pada akhirnya peradangan dan penurunan fungsi yang terjadi pada manset rotator dapat membuat tendon aus dan robek.

“Rasa sakit akibat robekan [sifatnya] lebih merupakan rasa sakit atau ketidaknyamanan berdenyut yang dapat mengganggu tidur,” kata Dr. Zimmerman. Jika penyebab sakit bahu adalah robekan di manset rotator, untuk mengatasinya bisa dengan terapi fisik, anti-inflamasi, dan/atau suntikan steroid. Jika gejalanya parah, dokter mungkin menyarankan untuk operasi.

Artritis

Dr. Zimmerman menjelaskan bahwa artritis juga dapat menjadi penyebab nyeri pundak yang hebat. Banyak orang tidak pernah mengalami cedera pada area baju mereka, tetapi merasakan nyeri di pundak. Kemungkinan itu akibat artritis. Jika dokter sudah memeriksanya dan meneguhkan bahwa penyebabnya adalah artritis, dokter akan mengobatinya dengan pilihan-pilihan non-bedah sebelum mempertimbangkan untuk operasi.

Bahu Beku (Frozen Shoulder)

Ini adalah salah satu penyebab sakit bahu paling umum yang membuat seseorang pergi ke dokter. Kondisi kesehatan ini juga disebut adhesive capsulitis. Bahu beku terjadi jika ada peradangan (inflamasi) di lapisan kapsul pada sendi soket bola. Kapsul bahu menebal dan mengencang, yang menyebabkan rasa tidak nyaman.

Kondisi bahu beku muncul sebagai rasa nyeri yang bertahap dengan gerakan dan kekakuan. Penyebabnya masih belum diketahui. Dan jika sudah terjadi di satu bahu, kondisi yang sama juga dapat terjadi di bahu yang satunya lagi.

Pengobatan untuk bahu beku biasanya melibatkan terapi latihan fisik untuk memperluas rentang gerak. Kadang dokter menggunakan obat mati rasa dan kortikosteroid. Sebagian kecil orang mungkin disarankan untuk operasi guna melonggarkan kapsul sendi, yang memungkinkannya untuk bergerak lebih nyaman.

Tendonitis Kalsifikasi

Seperti pada bahu beku, masih belum diketahui apa penyebab dari tendonitis kalsifikasi. Dr. Zimmerman menjelaskan tendonitis kalsifikasi adalah suatu kondisi dimana endapan kalsium (dengan diameter 1 hingga 2 cm) menumpuk di otot atau tendon. Mereka dapat dilihat pada pemeriksaan X-ray dan biasanya lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 30 tahun, tetapi juga bisa dialami semua usia.

Tendonitis kalsifikasi biasanya dapat diobati dengan anti-inflamasi atau suntikan. Namun banyak juga penderita kondisi ini yang secara bertahap sembuh meski tanpa pengobatan. Tetapi ada juga kasus yang jarang terjadi dimana penderita diharuskan untuk menjalani operasi.

Masalah Tulang Belakang

“Bahu Anda mungkin terasa sakit, tetapi mungkin itu awalnya bukan dari bahu itu sendiri,” jelas Dr. Zimmerman. Terkadang sulit untuk memastikan dari mana rasa sakit itu berasal, tetapi masalah tulang belakang leher dan diskus dapat menjadi akar masalah penyebab sakit bahu.

Zimmerman sering melihat hal ini pada pasien yang mengalami nyeri di tulang belikat (tulang penghubung punggung dengan pangkal lengan). Dalam kasus tersebut, mereka mungkin memiliki masalah tulang belakang, dan mereka akan dirujuk untuk dirawat oleh dokter spesialis yang tepat.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Sebagai pedoman umum, Dr. Zimmerman menyarankan bagi para penderita nyeri bahu (yang bukan karena cedera) untuk mencoba melihat perkembangannya sebelum mencari bantuan medis.

“Jika nyeri bahu sudah sampai ke tahap dimana itu mengganggu tidur Anda, ada baiknya untuk memeriksakannya,” tambahnya. “Jika sampai membuat Anda tidak bisa tidur, itu mungkin adalah masalah yang cukup berat yang perlu mendapat pengobatan.”

Bagaimana Cara Mengatasi Sakit Bahu?

Sakit bahu bisa cepat sembuh, bisa juga lama sembuhnya. Jadi jika Anda baru saja merasakannya, lebih baik untuk menanganinya sebelum semakin parah. Ada banyak tips praktis yang bisa dicoba untuk mengatasi sakit bahu supaya kembali leluasa bergerak. Berikut sejumlah tips tersebut.

Kompres Es

Biasanya ini pertolongan pertama pada nyeri pundak. Suhu dingin dari es bisa membantu meredakan sakit serta mengurangi peradangan (inflamasi). Juga dapat menghambat penumpukan asam laktat, yaitu produk sampingan hasil metabolisme otot yang bisa menambah nyeri otot.

  • Masukkan es batu secukupnya dalam kantung plastik, lalu bungkus dengan handuk tipis.
  • Tempelkan ke area bahu yang terasa nyeri selama 10 – 15 menit.
  • Ulangi setiap 2 jam sekali dalam waktu 48 jam (2 hari) pertama.

Catatan: Jangan langsung tempelkan es ke kulit, karena bisa menyebabkan radang dingin (frostbite) yang akan memperparah keadaan.

Peregangan

Peregangan bermanfaat untuk membantu memulihkan kelenturan gerakan sendi dan mengurangi rasa sakit. Juga membantu memperluas jangkauan otot yang turut meningkatkan kelenturan pergerakan otot.

  • Berdirilah tegak, angkat kedua bahu dan tahan posisi selama sedikitnya 5 detik.
  • Tekan kedua bahu ke belakang, dan tahan posisi selama 5 detik.
  • Tarik kedua bahu kebawah, dan tahan posisi selama 5 detik.
  • Rileks dan ulangi gerakan-gerakan di atas dalam waktu 10 menit.
  • Lakukan peregangan ini 3 – 4 kali dalam sehari.

Makanan & Herbal Anti Inflamasi

Untuk membantu meredakan sakit pundak dan mengurangi peradangan, Anda bisa mengonsumsi lebih banyak makanan dan herbal anti-inflamasi dalam menu sehari-hari. Makanan dan herbal anti-inflamasi antara lain yaitu buah ceri, ikan tuna, cabai merah, nanas, jahe, kunyit, kayu manis, cengkeh, teh hijau, dan Noni juice.

Simak juga 9 Cara Mengatasi Sakit Bahu di Rumah Sendiri

Apabila cara-cara mengatasi di atas tidak dapat membantu meringankan nyeri pundak, sebaiknya Anda mencari bantuan medis dengan pergi ke dokter. Ada kemungkinan penyebab sakit pundak itu merupakan masalah kesehatan yang lebih serius.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang penyebab sakit bahu dan cara-cara praktis untuk mengatasinya. Semoga informasi ini berguna bagi Anda yang sedang mengalami masalah ini. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Hackensack Meridian Health. Shoulder Pain Without Injury: 6 Common Causes. URL: https://www.hackensackmeridianhealth.org/HealthU/2019/07/19/shoulder-pain-without-injury-6-common-causes/

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>