Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Penyakit Sinusitis Penyakit Sinusitis

Penyakit Sinusitis—Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Ada rasa nyeri di dahi atau di antara mata? Sakit di bagian atas gigi? Wajah terasa berat, hidung tersumbat dan rasanya penuh cairan? Kalau Anda sekarang merasakan semua keluhan itu, bisa jadi Anda sedang mengalami gejala penyakit sinusitis.

Kalau bukan Anda yang sedang mengalaminya, mungkin Anda menyadari banyak sekali orang di sekitar Anda yang menderita gejala-gejala seperti di atas. Memang penyakit sinusitis termasuk jenis penyakit yang sering diderita dan bisa menyerang siapa saja.

Apa Itu Sinus?


Sinus adalah rongga udara di tengkorak yang dilapisi dengan membran mukosa (selaput lendir). Umumnya orang-orang memiliki 4 rangkaian sinus hidung:

  • 2 ada di dahi di atas kedua mata, yang disebut sinus frontal.
  • 2 ada di kedua tulang pipi, yang disebut sinus maxillary.
  • Serangkaian sinus, yang disebut sinus ethmoid, berada di belakang jembatan hidung.
  • Serangkaian sinus, yang disebut sinus sphenoid, berada di belakang hidung dan di bawah otak.
Seperti sidik jari yang dimiliki setiap orang berbeda-beda, sinus yang dimiliki setiap orang juga punya karakteristik masing-masing dan tidak ada yang persis sama. Beberapa orang bahkan hanya punya 1 atau sama sekali tidak punya sinus frontal.

Apa Penyebab Penyakit Sinusitis?

Di dalam rongga hidung terdapat silia yang memiliki struktur menyerupai rambut dan berfungsi untuk memindahkan mukus (lendir) menuju keluar hidung. Semua rongga sinus terhubung ke hidung supaya memungkinkan pertukaran udara dan mukus secara leluasa dengan bantuan silia.

Sinusitis akan Anda alami apabila terjadi infeksi atau alergi yang menyebabkan jaringan-jaringan sinus jadi meradang, memerah, dan membengkak. Karena itu, singkatnya pengertian penyakit sinusitis adalah peradangan (inflamasi) yang terjadi pada sinus.

Penyakit ini seringkali diawali dengan peradangan yang dipicu oleh pilek, alergi, atau iritasi. Sayangnya bukan hanya mengakibatkan peradangan, ketiga pemicu tadi juga membuat jaringan-jaringan sinus jadi membengkak.

Apa Sajakah Gejala-Gejala Sinusitis?

Ketika terkena penyakit sinusitis, kebanyakan orang pasti akan tesumbat hidungnya dan merasa nyeri atau tekanan di beberapa area sekitar wajah atau gigi. Biasanya juga akan keluar cairan hidung (ingus) yang tampak berwarna kekuningan, kehijauan, atau bening.

Pada waktu terserang sinusitis, Anda juga mungkin akan merasakan gejala-gejala sinusitis lainnya; merasa selalu lelah, sulit membedakan aroma atau rasa, batuk-batuk, sakit tenggorokan, bau mulut, sakit kepala, merasa nyeri saat badan membungkuk ke depan, serta demam.

Kalau gejala-gejala sinusitis terus ada selama lebih dari 3 bulan, kemungkinan Anda menderita penyakit sinusitis kronis. Salah satu penyebab sinusitis kronis ialah perkembangan bakteri di bagian dalam sinus yang tersumbat. Penyebab lainnya antara lain adalah kelainan anatomi, alergi, polip, gangguan sistem imun, dan penyakit gigi.

Waspadai Polip Hidung!

Jika sinusitis terus-menerus meradang dalam waktu lama, selaput sinus dapat menebal dan membengkak. Bengkaknya bisa menjadi cukup besar sehingga membentuk benjolan-benjolan mirip anggur yang disebut polip. Benjolan-benjolan ini lalu dapat menonjol keluar dari dalam sinus ke saluran pernapasan di hidung lalu mengakibatkan tersumbatnya jalur pernasapan.

Bagaimana Cara Mengobati Sinusitis?

Sebagai cara mengobati sinusitis, Anda bisa melakukan 5 langkah yang praktis di rumah. Berikut adalah uraian dari ke-5 langkah ini:

  • Kompres dengan handuk hangat—basahi atau celupkan handuk ke dalam air hangat dan peras secukupnya. Taruh handuk lembap ini di atas area hidung-pipi-mata untuk meredakan rasa nyeri di area tersebut.
  • Minum banyak air putih—tubuh perlu cairan untuk mengencerkan ingus dan melancarkan pembuangan cairan dari dalam sinus.
  • Hirup uap panas—taruhlah handuk di atas kepala lalu pelan-pelan hiruplah uap dari baskom berisi air panas.
  • Banyak istirahat—tubuh perlu istirahat yang cukup supaya sanggup melawan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan diri.
  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi—dengan begitu cairan dapat dibantu dialirkan keluar dari dalam sinus sehingga mengurangi hidung tersumbat.

Selain mencoba 5 cara mengobati sinusitis di atas, pernahkah Anda mencoba bilasan larutan garam menggunakan neti pot atau botol pencet? Semprotan nasal steroid juga dapat membantu mengobati apabila penyakit sinusitis yang Anda alami diakibatkan oleh alergi. Selain itu obat antihistamin juga bisa dimanfaatkan, khususnya jika gejala sinusitis disertai dengan bersin-bersin dan hidung meler.

Operasi bedah yang disebut FESS (functional endoscopic sinus surgery) dapat membantu mengatasi peradangan sinus. Akan tetapi jadikanlah operasi sinus ini sebagai pilihan paling terakhir setelah mencoba cara-cara mengobati sinusitis lainnya.

Urutan pilihan pengobatan yang sebaiknya dijalani: 1) Coba atasi sendiri dengan cara rumahan dan menghindari apa pun yang dapat mengiritasi sinus, 2) Jika tidak sembuh, temuilah dokter agar mendapat obat yang cocok, 3) Jika segala obat-obatan tidak membantu, maka operasi sinus bisa dipertimbangkan.

Bagi Anda yang ingin mencoba cara alami guna mengatasi peradangan pada sinusitis, kami sediakan artikel yang khusus membahas cara mengobati sinusitis menggunakan herbal alami, silakan baca di: 'Pilihan Obat Sinusitis Alami Agar Hidung Tersumbat Jadi Plong'

Nasal Dekongestan—Pereda Hidung Tersumbat


Nasal dekongestan biasanya berupa semprotan. Alat ini berfungsi untuk membuka penyumbatan pada saluran pernapasan sehingga penumpukan lendir mukus di sinus dapat dikuras sampai habis. Memang praktis digunakan, tetapi sebaiknya alat ini dipakai hanya beberapa hari saja. Karena nasal dekongestan hanya akan bereaksi sementara dan setelah itu sinus akan kembali membengkak.

Pilihan selain jenis nasal dekongestan, ada juga pilihan semprotan nasal steroid, atau semprotan garam atau bilasan nasal berupa neti pot. Namun jika gejala-gejala sinusitis tidak juga membaik padahal sudah memanfaatkan alat-alat tersebut, sebaiknya coba konsultasikan dengan dokter.

Bisakah Antibiotik Mengobati Sinusitis?

Salah satu penyebab utama dari radang di sinus adalah penyakit pilek yang disebabkan oleh infeksi virus. Pilek dapat membuat Anda mengalami beberapa gejala sinusitis, tetapi biasanya gejala-gejala tersebut akan membaik dengan sendirinya.

Karena pilek disebabkan oleh virus, maka mencoba mengobatinya dengan antibiotik sebenarnya percuma saja—fungsi antibiotik adalah membasmi bakteri, bukannya virus. Jadi antibiotik tidak akan membantu Anda mengatasi penyakit sinusitis yang disebabkan oleh pilek. Dan pilek biasanya sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu, dan penyakit sinusitis juga seringkali akan sembuh setelah pileknya hilang.

Kapan Sebaiknya Pergi ke Dokter?

Bila Anda melihat ingus yang keluar dari hidung berwarna kuning atau hijau yang menandakan adanya infeksi bakteri. Namun biasanya gejala ini akan membaik dalam 7-14 hari meskipun tanpa pengobatan antibiotik. Tetapi jika gejala-gejala sinusitis yang Anda rasakan tidak sembuh-sembuh atau bahkan tambah parah, atau jika disertai demam, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Sayangnya, sampai sekarang belum ada cara mencegah sinusitis yang terbukti efektif. Tetapi Anda bisa melakukan 3 hal praktis agar sinus tetap sehat, yaitu dengan menjaga kelembapan sinus dengan menggunakan semprotan nasal atau bilasan larutan garam; menghindari ruangan yang sangat kering; serta menghindari pemicu iritasi seperti asap rokok atau bebauan yang tajam.

Kabar baiknya, penyakit sinusitis tidak menular. Jadi kalau Anda takut menularkannya kepada rekan-rekan di tempat kerja padahal saat ini pekerjaan di kantor sedang menumpuk, Anda tidak perlu khawatir. Masuklah kerja dan lakukan aktivitas seperti biasa jika Anda memang merasa sanggup.

FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram

Log In or Register