Penyakit Fibromyalgia: Gejala, Penyebab, & Cara Mengatasinya


By Cindy Wijaya

Ada orang-orang yang terus merasakan nyeri di sekujur tubuhnya, padahal tidak merasa sedang sakit apa-apa. Setelah diselidiki ternyata apa yang mereka alami itu adalah gejala dari sebuah penyakit langka bernama fibromyalgia syndrome.

Apa sebenarnya penyakit ini? Mengapa bisa sampai menyebabkan rasa nyeri di sekujur tubuh? Bagaimana cara mengatasinya? Dalam artikel ini akan dibahas penjelasan dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Apa Itu Penyakit Fibromyalgia?

Fibromyalgia syndrome, atau disebut fibromyalgia saja, adalah sejenis penyakit kronis yang dicirikan dengan nyeri pada otot dan tulang yang meluas, disertai dengan rasa letih, gangguan tidur, dan gangguan mood. Para ahli menduga bahwa fibromyalgia memperkuat rasa nyeri dengan memengaruhi cara otak memproses sinyal rasa sakit.

Penyakit ini sulit untuk dipahami, bahkan oleh para dokter. Gejala-gejalanya menyerupai penyakit-penyakit lain, dan tidak ada tes atau pemeriksaan medis khusus untuk mendeteksi penyakit ini. Di masa lalu beberapa dokter bahkan mempertanyakan apakah fibromyalga itu penyakit yang nyata. Sekarang stigma tentang penyakit ini sudah jauh berkurang karena para ahli sudah lebih mengerti tentang fibromialgia.

Memang fibromialgia masih sulit untuk diobati. Tetapi tersedia obat-obatan, terapi, dan tips gaya hidup yang dapat membantu para penderitanya untuk mengendalikan gejala-gejalanya serta meningkatkan kualitas hidup mereka.

Seperti Apa Gejala-Gejala dari Fibromyalgia?

Setidaknya ada tiga gejala utama dari penyakit fibromyalgia adalah: rasa nyeri yang meluas, rasa letih, dan masalah pada kognitif. Berikut penjelasan dari masing-masing gejala tersebut:

  • Rasa nyeri yang meluas: Rasa nyeri fibromyalgia sering digambarkan sebagai nyeri tumpul yang terus-menerus dirasakan dan telah berlangsung selama setidaknya 3 bulan. Rasa nyeri yang meluas adalah nyeri yang terjadi di kedua sisi tubuh serta di bagian atas maupun bawah tubuh.
  • Rasa letih: Orang-orang yang menderita fibromialgia sering bangun pagi dengan tubuh yang letih, walaupun mereka sudah cukup tidur. Tidur mereka juga sering kali terganggu oleh rasa nyeri, dan banyak penderita penyakit ini memiliki gangguan tidur, misalnya sindrom kaki gelisah atau apnea tidur.
  • Masalah pada kognitif: Gejala-gejala fibromyalgia yang disebut sebagai “kabut fibro” (fibro fog) dapat mengganggu kemampuan untuk fokus, menyimak, dan berkonsentrasi pada kegiatan-kegiatan mental.

Di samping gejala-gejala di atas, penyakit fibromyalgia juga dapat disertai oleh masalah-masalah kesehatan lain yang cukup berat gejalanya. Masalah kesehatan tersebut contohnya sindrom iritasi usus, migrain dan jenis sakit kepala lain, sistitis interstisial atau sindrom nyeri kandung kemih, serta gangguan pada sendi rahang.

Apa Penyebab dari Penyakit Fibromyalgia?

Para dokter dan para peneliti masih belum sepenuhnya memahami apa penyebab dari fibromyalgia syndrome. Berdasarkan hasil penelitian terbaru, penyebab fibromyalgia tampaknya melibatkan faktor genetik (keturunan), yang dikombinasikan dengan sebuah atau beberapa pemicu, seperti infeksi, trauma, dan stres.

Mari melihat lebih dekat apa saja faktor pemicu itu yang dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami penyakit fibromyalgia.

Infeksi:

Penyakit yang pernah dialami di masa lalu dapat memicu fibromialgia atau membuat gejalanya lebih buruk. Contohnya adalah flu, pneumonia, dan infeksi saluran pencernaan, seperti yang disebabkan oleh bakteri Salmonella dan Shigella, dan virus Epstein-Barr. Penyakit-penyakit infeksi itu semuanya punya kemungkinan hubungan dengan fibromyalgia.

Genetik:

Penyakit fibromyalgia syndrome dapat diturunkan dalam keluarga. Seseorang akan lebih rentan mengalaminya kalau ada anggota keluarganya yang juga menderita fibromialgia. Para peneliti menduga bahwa ini dipicu oleh mutasi-mutasi gen tertentu. Mereka juga sudah mengidentifikasi adanya sejumlah gen yang mungkin memengaruhi transmisi sinyal rasa nyeri di antara sel-sel saraf.

Trauma:

Orang-orang yang menghadapi trauma fisik atau emosi yang hebat dapat mengalami fibromyalgia. Penyakit ini dikaitkan dengan gangguan kecemasan pasca-trauma.

Stres:

Seperti trauma, stres dapat meninggalkan dampak jangka panjang pada tubuh. Stres telah dikaitkan dengan perubahan hormon yang dapat ikut memicu fibromialgia.

Salah Satu Pemicu Fibromyalgia Syndrome
Credit Photo: Westend61 / Adobe Stock

Apa penyebab sebenarnya dari rasa nyeri fibromyalgia yang meluas itu masih belum jelas diketahui. Namun ada dugaan bahwa otak dari penderita fibromyalgia menurunkan ambang rasa sakit. Karena itulah sensasi nyeri yang sebelumnya tidak menyakitkan, seiring waktu menjadi sangat menyakitkan.

Dugaan lainnya adalah saraf-saraf bereaksi berlebihan terhadap sinyal rasa sakit. Mereka menjadi lebih sensitif sehingga mereka menimbulkan rasa nyeri yang tidak perlu atau yang berlebihan.

Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Fibromyalgia?

Secara umum, pengobatan untuk fibromyalgia adalah gabungan antara konsumsi obat dan perawatan diri. Tujuan utamanya yaitu untuk meminimalkan gejala-gejalanya serta memperbaiki kesehatan secara keseluruhan. Tidak ada satu jenis perawatan yang dapat efektif untuk semua gejala fibromialgia.

Konsumsi Obat:

Tersedia obat-obatan yang dapat membantu meredakan nyeri fibromyalgia dan meningkatkan kualitas tidur. Berikut beberapa diantaranya:

  • Obat pereda rasa sakit: Obat-obatan bebas seperti asetaminofen, ibuprofen, atau naproxen sodium dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Dokter mungkin juga akan meresepkan obat pereda rasa sakit yang harus dibeli dengan resep, misalnya tramadol.
  • Obat antidepresan: Obat duloxetine dan milnacipran dapat membantu meringankan rasa nyeri dan letih yang diakibatkan penyakit fibromyalgia. Dokter juga mungkin akan meresepkan amitriptyline atau cyclobenzaprine pelemas otot untuk membantu memperbaiki kualitas tidur.
  • Obat anti-kejang: Obat-obatan untuk epilepsi sering kali juga bisa membantu mengurangi rasa nyeri tertentu. Contohnya adalah obat gabapentin yang kadang berguna untuk meredakan gejala-gejala fibromyalgia, dan juga obat pregalabin yang merupakan obat pertama yang disetujui oleh FDA untuk mengobati fibromyalgia.

Terapi:

Ada beberapa jenis terapi yang dapat membantu meringankan dampak fibromyalgia syndrome pada tubuh dan kehidupan penderitanya. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  • Terapi fisik: Seorang terapis akan mengajarkan latihan/aktivitas tertentu untuk meningkatkan kekuatan, kelenturan, dan stamina. Latihan/aktivitas yang khususnya bermanfaat adalah olahraga yang dilakukan di dalam air.
  • Terapi okupasi: Seorang terapis akan membantu melakukan penyesuaian pada bidang pekerjaan pasien atau cara pasien melakukan tugas-tugas tertentu yang dapat mengurangi stres pada tubuh pasien.
  • Konseling: Seorang konselor akan berbicara dengan pasien untuk membantu memperkuat kepercayaan pasien pada kemampuannya sendiri dan mengajarkan pasien cara-cara untuk menghadapi situasi-situasi sulit.

Gaya Hidup:

Perawatan diri adalah salah satu kunci utama untuk mengendalikan gejala-gejala penyakit fibromyalgia.

  • Kurangi stres: Luangkan waktu setiap hari untuk beristirahat atau bersantai sejenak. Pelajari cara-cara untuk melepaskan stres, misalnya teknik pernapasan atau mencari hobi baru.
  • Cukup tidur: Keletihan adalah salah satu ciri utama dari fibromyalgia syndrome, jadi istirahat yang cukup sangatlah penting.
  • Olahraga teratur: Gejala-gejala bisa berkurang jika secara teratur berolahraga. Olahraga yang disarankan ialah jalan kaki, berenang, dan bersepeda. Latihan relaksasi dan peregangan juga dapat sangat membantu.
  • Tenangkan diri: Pertahankan aktivitas pada tingkat intensitas yang rata. Jangan terlalu banyak melakukan kegiatan dalam satu hari.
  • Pola hidup sehat: Konsumsi makanan dan minuman yang sehat, batasi asupan kafein, serta lakukanlah sesuatu yang menyenangkan dan memuaskan setiap hari.

Konsumsi Herbal:

Herbal yang direkomendasikan untuk penyakit fibromyalgia adalah Noni juice. Sebuah penelitian besar yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon memperlihatkan bahwa Noni juice sanggup membantu pemulihan 5.872 pasien dari total 6.828 (86%) pasien fibromialgia. Herbal ini bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri, meningkatkan tingkat energi, mengurangi stres, dan mempermudah untuk tidur pulas. Semua manfaat itu sesuai yang dibutuhkan oleh para penderita fibromialgia.

Herbal Noni Juice untuk Meringankan Fibromyalgia
Credit Gambar Noni: Pichest / iStock

Kesimpulan tentang Penyakit Fibromyalgia

Apa itu fibromyalgia? Fibromyalgia syndrome adalah penyakit kronis yang dicirikan dengan rasa nyeri meluas yang dirasakan di sekujur tubuh. Para ahli menduga bahwa fibromyalgia memperkuat rasa nyeri dengan memengaruhi cara otak memproses sinyal rasa sakit.

Seperti apa gejala dari fibromyalgia itu? Ada tiga gejala utama dari fibromialgia, yaitu rasa nyeri yang meluas, rasa letih, dan masalah pada kognitif. Selain itu fibromialgia juga sering disertai oleh masalah-masalah kesehatan lain yang gejalanya cukup berat, seperti sindrom iritasi usus, migrain, gangguan sendi rahang, dan sindrom nyeri kandung kemih.

Apa penyebab dari fibromyalgia? Penyebab yang sebenarnya dari fibromialgia masih belum jelas diketahui. Namun para ahli mendapati bahwa kemungkinan penyakit ini dipicu oleh gabungan dari faktor genetik dan pemicu-pemicu lain seperti infeksi, trauma, dan stres.

Bagaimana cara mengatasi fibromyalgia? Para dokter umumnya menangani pasien penderita fibromialgia dengan memberikannya obat-obatan, terapi, dan memintanya melakukan perubahan gaya hidup. Penderita fibromialgia juga dapat mengonsumsi herbal Noni juice yang bermanfaat untuk meredakan nyeri, meningkatkan energi, mengurangi stres, dan mempermudah tidur pulas.

Demikianlah artikel ini yang mengulas mengenai penyakit fibromyalgia. Semoga informasi ini dapat menambah kepedulian Anda terhadap kesehatan sendiri maupun keluarga Anda. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar masalah kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Referensi Penyakit Fibromyalgia:

Mayo Clinic. Fibromyalgia. Published: 2017-08-11. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fibromyalgia/symptoms-causes/syc-20354780. Accessed: 2019-11-13

Cherney, Kristeen & Holland, Kimberly. Everything You Need to Know About Fibromyalgia. Reviewed: 2019-10-10. URL: https://www.healthline.com/health/fibromyalgia#symptoms. Accessed: 2019-11-13

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.