• Home
  • Blog
  • Cacingan
  • 4 Obat Cacing Alami yang Efektif, Gampang Banget Ditemukan di Sekitar Kita!

4 Obat Cacing Alami yang Efektif, Gampang Banget Ditemukan di Sekitar Kita!


By Cindy Wijaya

Infeksi cacing masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, terutama di daerah yang kebersihan dan sanitasinya masih kurang. Saat ini, vaksin pencegah infeksi cacing belum tersedia di pasaran, sehingga pengendalian penyakit ini ada pada penggunaan obat pembasmi cacing yang efektif—yang disebut anthelmintik.

Sayangnya, ada sebagian orang yang tidak bisa mengonsumsi obat cacing tersebut, mungkin karena sensitif atau alergi terhadap kandungan di dalamnya. Apakah ada obat cacing alami yang bisa menjadi alternatif?

Dalam artikel ini akan dikupas sejumlah bahan alami yang telah diteliti secara ilmiah dan punya manfaat sebagai obat cacing tradisional. Bahan-bahan alami tersebut dapat digunakan sebagai alternatif obat cacingan alami.

Apa Saja Obat Cacing Alami yang Efektif?

Berikut sejumlah bahan alami dari tumbuh-tumbuhan yang telah dibuktikan penelitian memiliki kemampuan untuk mengatasi infeksi cacing (anthelmintik). Simak juga bagaimana cara mengolah bahan-bahan tersebut untuk obat cacing alami.

Mengkudu

Buah mengkudu telah banyak digunakan untuk kesehatan, termasuk sebagai obat cacing tradisional. Penelitian yang dimuat dalam Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 Tahun 2021 menguji aktivitas anthelmintik pada perasan buah mengkudu.

Hasil pengujian menunjukkan adanya aktivitas anthelmintik pada perasan buah mengkudu secara in vivo, yang dibuktikan menggunakan uji One Way ANOVA. Didapati juga bahwa dibandingkan dengan pirantel pamoat, perasan buah mengkudu memiliki khasiat anthelmintik yang lebih baik jika dilihat dari rasio kematian cacing parasit.

Pirantel pamoat adalah obat yang sering digunakan untuk mengatasi infeksi cacing di saluran pencernaan. Hal ini menunjukkan bahwa buah mengkudu memang dapat dikonsumsi sebagai obat cacing alami, bahkan manfaatnya bisa lebih efektif daripada obat cacing konvensional.

Mengolah Mengkudu untuk Obat Cacingan Alami

Siapkan 2 buah mengkudu matang, cuci bersih dengan air mengalir. Parut tanpa dikupas kulitnya, lalu peras parutannya dengan perasan kain sampai cukup kering. Simpan air perasannya di dalam wadah yang bisa ditutup. Minumlah air perasan mengkudu sebanyak 50 ml (atau seperempat gelas belimbing) 2 kali sehari di pagi dan malam hari.

Pepaya

Suatu penelitian yang dimuat Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine 2020 dilakukan untuk mengkaji khasiat anthelmintik dari daun, kulit batang, dan biji pepaya.

Hasil uji aktivitas anthelmintik menunjukkan bahwa semua ekstrak kasar pepaya tersebut lebih efektif dibandingkan albendazol dalam membasmi cacing. Albendazol adalah salah satu obat yang umum diresepkan untuk mengatasi infeksi cacing.

Lebih lanjut lagi, ditunjukkan bahwa ekstrak biji pepaya lebih efektif dibandingkan ektrak kulit batang dan daun dalam melumpuhkan dan membunuh cacing. Kemungkinan ini karena ada kandungan minyak tertentu di dalam biji pepaya.

Hasil dari penelitian ini meneguhkan bahwa pepaya dapat dijadikan obat cacingan alami yang cukup efektif—dan yang paling efektif khasiat anthelmintik adalah bagian bijinya.

Ilustrasi Obat Cacingan Alami
Photo by PixoStudio from Getty Images via Canva

Mengolah Biji Pepaya untuk Obat Cacing Tradisional

Tumbuk biji pepaya sampai menjadi bubuk, lalu campurkan 1-2 sendok makan bubuk tersebut ke dalam 1 gelas susu atau air hangat. Minumlah di pagi hari sebelum makan dan lakukan selama 3 hari berturut-turut.

Nanas

Penelitian yang dimuat Bandung Conference Series: Pharmacy Vol. 2 No. 2 Tahun 2022 menganalisa potensi aktivitas anthelmintik dari ekstrak bonggol dan daging buah nanas.

Hasilnya memperlihatkan bahwa ekstrak bonggol maupun daging buah nanas sama-sama memiliki aktivitas anthelmintik yang ditandai adanya kelumpuhan hingga kematian pada cacing parasit.

Khasiat tersebut dikarenakan adanya senyawa seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Cara kerja alkaloid dan saponin yaitu menghambat kerja enzim kolinesterase yang memicu kelumpuhan otot hingga kematian cacing. Saponin menyebabkan penghambatan asupan glukosa dan energi pada cacing, sehingga asupan makanan cacing berkurang. Dan tanin dapat merusak protein kutikula sehingga cacing menjadi lemas.

Berdasarkan penjelasan tersebut dan hasil pengujiannya, maka dapat disimpulkan bahwa daging buah maupun bonggol nanas dapat digunakan sebagai obat cacing alami.

Ilustrasi Obat Cacing Tradisional
Photo by HandmadePictures from Getty Images via Canva

Mengolah Nanas untuk Obat Cacing Tradisional

Siapkan 1 buah nanas yang masih muda, lalu kupas dan cuci bersih dengan air mengalir. Setelahnya bilas lagi dengan air matang. Parut nanas dan saring parutannya dengan perasan kain. Minumlah air perasan nanas 2 kali sehari.

Putri Malu

Penelitian yang dimuat International Journal of Institutional Pharmacy and Life Sciences Vol. 2 No. 1 menguji kemampuan putri malu sebagai obat cacingan alami.

Kemampuan tersebut diuji dengan cara dibandingkan dengan albendazol, yang merupakan obat umum untuk cacingan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa ekstrak daun putri malu secara signifikan mampu melumpuhkan dan membunuh cacing parasit.

Bukan hanya daunnya, akar dari tanaman putri malu juga bermanfaat sebagai obat cacing alami. Sebagaimana telah diuji dalam penelitian yang dimuat Jurnal Media Peternakan Vol. 31 No. 1, ekstrak akar putri malu didapati mampu mengurangi jumlah cacing parasit.

Photo by Jaka Suryanta from Getty Images via Canva

Mengolah Putri Malu untuk Obat Cacing Alami

Siapkan 15-30 gram putri malu (semua bagian tanamannya, termasuk daun dan akarnya), cuci bersih dengan air mengalir. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa kira-kira 1 gelas. Angkat, dinginkan, dan saring. Minumlah sekaligus habis di malam hari sebelum tidur.

Catatan: Ramuan putri malu ini tidak boleh diminum oleh ibu hamil karena ada risiko yang bisa membahayakan janin.

Semua bahan-bahan alami di atas tergolong mudah ditemukan dan terjangkau harganya (jika harus membeli). Karena itu mereka bisa dikonsumsi secara rutin agar efektif untuk mengatasi infeksi cacing parasit. Anda bisa memilih salah satu yang dirasa cocok sesuai kondisi Anda.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang pilihan obat cacingan alami. Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar pemanfaatan tanaman obat hanya di Deherba.com.

Tentang Penulis

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di Bogor “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan. Silakan klik di sini untuk kontak penulis via WhatsApp.

Anda mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}