Menoragia: Perdarahan Menstruasi Berat, Cara Mengobatinya?


By Cindy Wijaya

Apakah Anda seorang wanita yang mengalami perdarahan berat selama menstruasi? Sudah berapa lama Anda mengalaminya? Pasti bukan hal yang nyaman jika setiap kali datang bulan Anda harus kehilangan banyak darah. Bagaimana cara mengobati perdarahan menstruasi berlebih (menoragia)? Artikel ini akan membahas beberapa caranya.

Pengobatan dan perawatan spesifik beragam didasarkan pada sejumlah faktor, yaitu:

  • Kondisi kesehatan secara keseluruhan dan riwayat medis Anda
  • Tingkat toleransi terhadap obat, prosedur atau terapi medis tertentu
  • Penyebab dan tingkat keparahan perdarahan menstruasi
  • Kemungkinan meredanya perdarahan menstruasi
  • Ada rencana untuk hamil dan melahirkan
  • Efeknya terhadap gaya hidup Anda
  • Opini dan pilihan pribadi Anda

Perlu diingat bahwa Anda harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalani jenis terapi obat, bedah medis atau perawatan medis lain apapun.

Terapi Obat untuk Perdarahan Menstruasi Berat

Suplemen Zat Besi

Jika menoragia disertai dengan gejala anemia, dokter Anda mungkin akan menyarankan konsumsi suplemen zat besi secara rutin. Kalau tubuh Anda memiliki kadar zat besi yang rendah namun belum merasakan gejala anemia, ada baiknya untuk mulai mengonsumsi suplemen daripada menunggu sampai mengalami anemia.

Obat Anti-Radang Nonsteroid

Obat-obat seperti ibuprofen atau naproxen dapat mengurangi kehilangan banyak darah selama menstruasi. Selain itu, obat anti-radang juga bermanfaat untuk meredakan nyeri saat kram perut.

Pil KB

Di samping sebagai pencegah kehamilan, pil KB pun berguna untuk menstabilkan siklus menstruasi dan mengurangi perdarahan berlebih selama haid.

Obat Progesteron

Jika dikonsumsi sekitar 10 kali setiap hari, obat hormon progesteron bisa membantu Anda menyeimbangkan kembali hormon yang tidak seimbang.

Alat Kontrasepsi IUD (Spiral)

Jenis alat kontrasepsi yang ditanamkan dalam rahim ini melepaskan sejenis progestin yang disebut levonorgestrel. Inilah yang dapat menipiskan lapisan dinding rahim sehingga mengurangi perdarahan selama menstruasi dan meringankan kram otot.

Prosedur Bedah Medis untuk Mengobati Perdarahan Menstruasi Berat

  • Dilatase dan Kuratase—dalam prosedur ini, dokter akan membuka mulut rahim dan menggoreskan lapisan luar dari rahim untuk mengurangi perdarahan menstruasi.
  • Histeroskopi—menggunakan tabung kecil yang dipasang senter untuk menerangi rongga rahim dan kemudian mengangkat polip (benjolan abnormal) yang mungkin menyebabkan perdarahan menstruasi berlebih.
  • Ablasi Endometrium—teknik prosedur ini bervariasi, tapi tujuan utamanya adalah menghancurkan secara permanen seluruh lapisan dinding rahim. Setelah menjalani prosedur ini, kebanyakan wanita mengalami sedikit perdarahan atau bahkan tidak ada sama sekali.
  • Histerektomi—operasi pengangkatan rahim dan serviks. Prosedur ini besifat permanen sehingga membuat Anda mandul dan tidak mengalami datang bulan.

Sebelum memutuskan pengobatan atau perawatan medis yang terbaik, dokter mungkin akan memberikan serangkaian tes medis dan menanyakan riwayat siklus menstruasi Anda. Dokter mungkin juga meminta Anda untuk membuat catatan mengenai seberapa berat atau banyak perdarahan menstruasi selama beberapa hari.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}