Menghitung Masa Subur, Bagaimana Caranya?

408

Diedit:

Menghitung masa subur merupakan hal yang sebaiknya Anda ketahui. Masa subur seorang wanita sesudah menstruasi yaitu fase atau masa yang terbilang cukup penting untuk para kaum Hawa, juga penting bagi pasangan suami istri. Itu karena untuk sepasang kekasih, misalnya yang baru menikah, masa subur ini merupakan fase atau masa yang terbaik untuk menjalankan hubungan suami istri, khususnya bagi pasangan yang ingin secepatnya memperoleh keturunan.

Kondisi tersebut dikarenakan wanita tengah ada di puncak kesuburan mereka, sehingga kemungkinan memperoleh kehamilan akan benar-benar tinggi. Menghitung masa subur juga tidaklah sulit. Namun sayang hingga kini masih cukup banyak pasangan yang belum mengerti tentang menghitung masa subur ini. Artikel ini akan menjelaskan bagaimana cara mengitung masa subur.

Cara Menghitung Masa Subur secara Matematis

Ada cara matematis menghitung masa subur seorang wanita. Umumnya cukup banyak metode yang dapat Anda pilih untuk menentukan serta menghitung kapan wanita itu memperoleh masa subur mereka. Metode yang terbilang termudah yang dapat Anda coba yaitu dengan memakai kalkulator masa subur. Memang kalkulator masa subur termasuk cara menghitung masa subur favorit, bahkan hingga sekarang ini.

Untuk menggunakan metode tersebut, Anda dapat dengan mudah memperolehnya dengan online maupun menggunakan aplikasi yang bisa diinstall pada gadget Anda. Pada dasarnya metode menghitung masa subur dengan metode manual pun tidaklah terlalu susah untuk dilakukan, sebab rumus yang perlu dipakai itu benar-benar sederhana.

Jenis Masa Subur

Dalam menghitung masa subur wanita, Anda juga harus mengetahui jika masa subur wanita itu terbagi ke dalam dua jenis. Adapun kedua jenis tersebut yaitu masa subur biasa dan puncak masa subur. Puncak masa subur umumnya akan terjadi di 13 hari sesudah seorang wanita memperoleh haid hari pertama mereka.

Baca juga:  10 Fakta Penting Seputar Menopause Yang Wajib Dipahami Wanita

Sementara untuk masa subur biasa berbeda, yaitu terjadi pada waktu kurang dari 3 hari sebelum atau sesudah ke puncak masa tersebut wanita tersebut. Anda juga perlu mengetahui ini dalam menghitung masa subur.

Contoh Menghitung Masa Subur

Mengenai menghitung masa subur, terkait dengan hal sebelumnya, Anda dapat melihat contoh berikut ini. Misalkan saja haid hari pertama seorang wanita yaitu tanggal 10, dengan begitu akan diketahui jika puncak masa subur itu kira-kira akan terjadi tanggal 23 bulan tersebut. Namun masa subur umumnya akan terjadi tanggal 20, 21, 22, serta tanggal 24, 25 dan tanggal 26.

Oleh karena itu kesimpulan di bulan tersebut masa subur wanita terjadi di tanggal 20 hingga tanggal 26. Namun rumus dalam menentukan masa subur seorang wanita sesudah menstruasi itu hanya berlaku untuk para wanita yang memang mempunyai siklus haid yang teratur. Sementara itu untuk wanita yang tak mempunyai siklus haid teratur, cara menghitung masa subur pun akan berbeda.

Menghitung Masa Subur dengan Siklus Haid Tak Teratur

Seperti disebutkan sebelumnya jika wanita yang memiliki siklus haid tidak teratur akan berbeda caranya dalam perhitungan masa subur. Perhitungan yang digunakan bersifat lebih rumit dibandingkan perhitungan biasanya. Itu karena Anda harus mencatat juga harus mengingat tentang siklus haid Anda sendiri sekurang-kurangnya untuk 6 bulan terakhir.

Apabila sudah dilakukan, maka Anda harus menentukan kapankah siklus yang terpendek dan kapankah siklus yang terpanjang. Lalu untuk siklus yang paling panjang itu Anda kurangi 11, hasilnya yaitu hari subur terakhir di siklus haid paling akhir Anda. Sementara siklus terpendek Anda kurangi 18, kemudian Anda pun akan memperoleh hari pertama dari masa subur di bulan tersebut. Mengenai menghitung masa subur wanita bersiklus haid tak teratur ini, Anda dapat melihat contohnya, agar mendapat pemahaman yang lebih jelas.

Baca juga:  Kalkulator Masa Subur: Cara Gampang Menghitung Masa Subur

Contoh Menghitung Masa Subur dengan Haid Tak Teratur

Contoh saja siklus haid paling panjang yaitu 31 hari, sementara siklus paling pendek 26 hari. Jadi dari itu 31 – 11 adalah 20, 26 – 18 adalah 8. Dengan begitu, Anda akan dapat menentukan jika masa subur Anda di bulan itu dapat terjadi start dari hari 8 hingga hari 20. Tetapi masih terkait cara menghitung masa subur wanita bersiklus haid tak teratur tersebut, Anda harus memperhatikan jika masa subur wanita sesudah menstruasi itu bukanlah faktor yang pasti yang dapat menentukan jika Anda dapat memiliki keturunan ataupun tidak.

Masa subur untuk memperoleh kehamilan itu memang benar-benar baik, tetapi apabila Anda melakukan hubungan bersama pasangan ketika hari di mana sang wanita dalam masa tidak subur, itu tak berarti jika Anda mutlak tak ada kesempatan memperoleh kehamilan. Hanya saja, mengapa menghitung masa subur masih digunakan, sebab jika berhubungan badan ketika masa subur maka kemungkinan kehamilan itu semakin terbuka lebar.

Metode Menghitung Masa Subur yang Lain

Masih ada cara atau metode menghitung masa subur yang lainnya, yang juga dapat Anda coba. Anda dapat memakai alat untuk mengetes masa subur. Alat tersebut dapat Anda beli di apotek terdekat, banyak yang menjual. Dengan menggunakan alat menghitung masa subur ini, selain lebih mudah, hasilnya pun lebih akurat.

Jadi bagi Anda yang memang ingin memperoleh hasil yang lebih akurat dengan membayar lebih, maka cara menghitung masa subur menggunakan alat yang dapat dibeli di apotik ini dapat menjadi alternatif yang baik untuk Anda coba. Bagi beberapa orang, cara ini mungkin lebih baik dibandingkan harus bersusah payah menghitung masa subur secara manual.

Advertisement
Alinesia