Mengatasi Nyeri Haid dengan Cara Alami Tanpa Obat

515

Diedit:

Banyak wanita memiliki masalah dengan periode menstruasinya, khususnya bagi yang masih remaja. Nyeri haid seringkali bukan sesuatu yang serius dan tidak perlu dikhawatirkan. Akan tetapi cukup banyak juga wanita yang sangat merasa terganggu dengan ketidaknyamanan ini. Adakah cara alami untuk mengatasi nyeri haid?

Istilah medis untuk nyeri haid adalah ‘dismenorea’. Kondisi ini biasanya mulai dirasakan tak lama setelah menstruasi pertama. Rasa nyeri mungkin akan timbul satu atau dua hari sebelum periode menstruasi, dan terus dirasakan sampai hari kedua menstruasi.

Seringkali rasa sakit akan semakin memudar seraya usia bertambah, atau setelah memiliki anak. Walaupun kondisi ini normal dialami oleh kebanyakan wanita, tetapi dismenorea dapat juga disebabkan oleh penyakit seperti endometriosis atau penyakit radang panggul.

Tingkatan nyeri haid bervariasi dari yang ringan hingga berat, dan mungkin disertai dengan gejala-gejala semacam kram perut, pendarahan berat, sakit kepala, mual, sembelit atau diare, beser, muntah, atau sakit punggung bagian bawah.

APA PENYEBAB NYERI HAID?

Pada waktu menstruasi, rahim akan berkontraksi kuat demi meluruhkan lapisan rahim. Gerakan kontraksi itu dipicu oleh prostaglandin—hormon dalam tubuh yang dikaitkan dengan rasa sakit dan peradangan. Umumnya semakin tinggi kadar prostaglandin dalam tubuh, maka semakin sakit juga nyeri haid yang akan dirasakan.

Sedangkan dismenorea yang disebabkan oleh penyakit mungkin disebabkan oleh endometriosis atau penyakit radang panggul, sebagaimana sudah disinggung di atas. Kondisi lain yang turut menimbulkan nyeri adalah infeksi rahim, serviks yang terlalu sempit, fibroid atau kista rahim, dan pemasangan alat kontrasepsi IUD di rahim.

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat-obatan kimiawi, sebaiknya Anda mencoba dulu cara-cara alami. Beberapa orang merasa bahwa mengganti menu makanan sehari-hari membuat mereka lebih jarang merasa sakit. Yang lainnya terbantu setelah rutin olahraga atau melakukan terapi semacam akupresur.

Baca juga:  Titik Pijat Refleksi untuk Problem Haid

Ada juga yang mengaku berkurang nyerinya karena memanfaatkan minyak esensial atau dengan pijatan di sekitar perut. Artikel ’11 Cara Mengatasi Nyeri Haid’ membahas mengenai sebelas trik untuk mengatasi nyeri haid yang praktis dilakukan.

Sekarang, coba ingat-ingat apa saja makanan yang biasa Anda makan sehari-hari. Beberapa jenis makanan tertentu, misalnya makanan berlemak dan berminyak, kemungkinan besar akan memperparah nyeri haid. Tetapi jenis makanan lainnya justru sanggup meringankan keluhan menstruasi. Berikut adalah beberapa jenis makanan tersebut.

  • Makanan yang kaya kalsium, termasuk kacang, almon, dan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam atau kangkung.
  • Makanan yang tinggi antioksidan, termasuk buah-buahan seperti bluberi, ceri, atau tomat, serta sayuran seperti labu atau paprika.
  • Daging tanpa/rendah lemak seperti daging ikan, tahu, dan kacang untuk mencukupi kebutuhan protein.
  • Minyak zaitun untuk alternatif minyak goreng biasa.

Di samping menambahkan asupan makanan seperti di atas, Anda juga mesti menghindari atau setidaknya membatasi konsumsi makanan tertentu. Ini termasuk makanan olahan (seperti roti putih, pasta, dan gula), makanan mengandung asam lemak trans (seperti kue, biskuit, kentang goreng, keripik, dan donat), juga makanan atau minuman yang mengandung kafein serta alkohol. Hentikan juga kebiasaan merokok jika Anda perokok aktif.

Selain makanan yang sehat, penambahan asupan suplemen juga mungkin membantu mengatasi nyeri haid. Tetapi ingatlah bahwa sebelum mulai minum suplemen apa pun, Anda disarankan untuk konsultasi dulu dengan dokter. Berikut adalah beberapa suplemen yang dapat mengurangi keluhan menstruasi:

  • Asam lemak omega 3, misalnya minyak ikan, dapat mengurangi peradangan. Sejumlah penelitian mendapati bahwa wanita yang minum minyak ikan lebih sedikit merasa sakit daripada mereka yang minum placebo (obat kosong).
  • Kalsium sitrat membantu memelihara kesehatan otot sehingga dapat mengurangi nyeri akibat kram otot perut.
  • Vitamin D membantu tubuh menggunakan kalsium sehingga dapat mengurangi peradangan.
  • Vitamin E dapat meredakan nyeri haid. Suatu uji coba melibatkan 100 wanita memperlihatkan bahwa mengonsumsi vitamin E dapat mengurangi rasa sakit akibat menstruasi.
  • Magnesium. Beberapa riset menunjukkan bahwa mineral ini dapat membantu mengatasi nyeri haid.
Baca juga:  Penyebab Haid Tidak Teratur

Sebagai pelengkap untuk mendukung upaya mengatasi nyeri haid, Anda bisa manfaatkan herbal yang terbukti sanggup meringankan gangguan menstruasi. Herbal biasanya tersedia dalam bentuk ekstrak (pil, kapsul, atau tablet), teh, atau ekstrak cair. Herbal-herbal tersebut antara lain:

  • Kunyit (Curcuma longa) adalah herbal penghilang rasa sakit yang dapat membantu mengatasi nyeri haid. Selain itu kunyit juga bisa memperbaiki mood, perasaan depresi, dan gejala kecemasan yang dipicu oleh PMS.
  • Evening primrose oil (Oenothera biennis). Sejumlah penelitian telah mendapati bahwa evening primrose oil bisa secara efektif meredakan gejala-gejala PMS.
  • Jahe (Zingiber officinale) dapat membantu meredakan kram perut dan meringankan nyeri haid dengan cara mengurangi kadar rasa sakit yang disebabkan oleh prostaglandin.
  • Adas (Foeniculum vulgare) bisa dimanfaatkan untuk mengatasi keluhan mual dan kelemahan selama menstruasi. Beberapa riset telah memperlihatkan bahwa adas sanggup mengurangi keparahan dari keluhan-keluhan menstruasi.
Segera periksakan ke dokter bila nyeri haid disertai oleh keluhan seperti: demam di atas 38 derajat C, muntah, diare, pusing, pingsan, atau rasa nyerinya terlalu parah. Keluhan-keluhan ini bisa menjadi tanda-tanda adanya gangguan menstruasi yang harus ditangani secara medis. Lihat juga artikel: Waspadai Tanda-Tanda Menstruasi yang Tidak Wajar.

Semoga Anda bisa sukses mengatasi nyeri haid dengan cara-cara alami di atas. Sebenarnya dengan membenahi menu makanan sehari-hari, mengonsumsi suplemen yang tepat, dan memanfaatkan herbal yang cocok, Anda mungkin bukan hanya terbebas dari rasa sakit, tetapi juga merasakan perbaikan kesehatan secara keseluruhan, tidur lebih nyenyak, dan mood lebih stabil.

Cobalah mulai terapkan langkah-langkah yang dirasa sesuai dengan kebutuhan Anda di waktu menjelang menstruasi berikutnya. Tetapi ingatlah bahwa keluhan menstruasi yang terlalu parah mungkin adalah gejala dari penyakit yang serius, jadi sebaiknya biarkan dokter yang menangani keluhan seperti itu.

Advertisement
Alinesia