Manfaat Kumis Kucing sebagai Obat Herbal

536

Diedit:

Kita beruntung tinggal di Indonesia karena tanah nusantara ini menyediakan begitu banyak tanaman yang potensial untuk mengatasi berbagai macam keluhan kesehatan. Salah satu dari sekian banyak tanaman herbal tersebut ialah Kumis Kucing yang tentu saja bermanfaat bagi kesehatan. Apa sajakah manfaat kumis kucing?

Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan tanaman dari famili Lamiaceae. Ada berbagai sebutan untuk kumis kucing, diantaranya adalah Remujung (Jawa Timur dan Jawa Tengah), Songot Koneng (Madura), serta Giri-Giri Marah (Sumatra).

Tanaman kumis kucing tingginya dapat mencapai 2 meter dan mempunyai batang yang cukup beralur. Daun-daunnya berbentuk lonjong meruncing di bagian ujung dan ada gerigi di sekelilingnya. Ukuran daun kumis kucing biasanya berkisar antara 1-10 cm dengan lebar antara 3-5 cm. Bagian yang digunakan untuk pengobatan herbal biasanya adalah bagian daunnya.

Daun kumis kucing yang masih segar ataupun yang sudah dikeringkan kerap dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai macam keluhan kesehatan. Di Indonesia sendiri, daun kumis kucing yang dikeringkan (simplisia) sering digunakan sebagai obat untuk melancarkan saluran kencing, sedangkan di India untuk obat rematik. Manfaat kumis kucing tidak hanya itu, tetapi juga untuk mengatasi keluhan encok, sembelit, masuk angin, menurunkan kadar gula darah, sipilis, serta bisa membantu pengobatan batu ginjal.

Manfaat Kumis Kucing sebagai Obat Batu Ginjal

Kumis kucing punya sifat anti radang serta fungsi diuretik untuk melancarkan pengeluarkan air seni. Terdapat kandungan sejumlah garam kalium dan ortosifonin pada daunnya yang bermanfaat membantu pelarutan fosfat, oksalat, dan asam urat dalam ginjal sehingga dapat secara signifikan melarutkan endapan batu ginjal.

Berdasarkan hasil penelitian yang mengikutsertakan partisipan dari sejumlah negara Asia, didapati bahwa kumis kucing memang sanggup menyembuhkan 40 persen pasien penderita batu ginjal dari total 23 partisipan. Mereka mengalami pengecilan ukuran batu ginjal hingga tinggal sebesar 0,5 cm setelah dengan rutin mengonsumsi herbal kumis kucing.

Baca juga:  Daun Kumis Kucing untuk Pengobatan Penyakit

Cara Meracik Daun Kumis Kucing

Untuk mendapatkan manfaat kumis kucing sebagai obat batu ginjal, Anda tak perlu repot-repot. Cukup siapkan beberapa lembar atau segenggam daun kumis kucing dan rebus dengan air secukupnya sampai mendidih. Minumlah air rebusan tersebut secara teratur.

Untuk melancarkan air seni, siapkan beberapa lembar daun kumis kucing sebanyak 30 gram, akar alang-alang 30 gram, dan daun meniran 30 gram. Cuci sampai bersih semua bahan tersebut dan rebus dalam 3 gelas air sampai airnya jadi tinggal setengahnya. Minumlah air rebusan ini sebanyak 3 kali sehari.

Untuk mengobati sakit pinggang, darah tinggi, serta membantu pengobatan diabetes, petik segenggam daun kumis kucing lalu rebus bersama 2 gelas air. Biarkan mendidih sampai airnya tersisa setengahnya. Minumlah air rebusan setiap hari 1 gelas sebelum tidur di malam hari.

Kunci agar bisa mendapatkan manfaat kumis kucing sama dengan pengobatan-pengobatan herbal lain, yakni kesabaran dan ketekunan. Reaksi herbal tidak akan terasa sehari-dua hari, dibutuhkan waktu yang bisa jadi cukup lama sampai herbal akhirnya menampakkan hasil positif. 

Advertisement
Alinesia