Minum Alkohol Kebiasaan atau Penghancur Kebahagiaan

616
Google Image

Bayangkan suasana berikut! Anda datang ke sebuah pesta yang diadakan oleh kawan Anda. Dirumahnya sudah terhidang beragam jenis makanan yang menggiurkan, aneka makanan ringan, dan beberapa jenis minuman beralkohol yang berkualitas.

Semua hidangan yang disajikan terlihat menggiurkan terutama minuman beralkohol yang tampaknya cukup mahal dan menggoda Anda untuk mencobanya. Tampaknya Anda juga menyimpan rokok berkualitas yang Anda gemari dalam saku Anda saat ini. Bagi Anda yang menyukai acara dan kebiasaan ini tentu setuju bahwa inilah yang namanya kebahagian.

Memang tidak semua orang senang dengan acara seperti ini, beberapa orang memilih untuk tinggal dirumahnya sendiri, mengambil kudapan yang ada di lemari pendinginnya, lalu menonton televisi dengan ditemani oleh sebotol minuman beralkohol, dan sebungkus rokok.

Lalu dimana letak perbedaannya? Perbedaannya hanya masalah sosial saja, namun kedua situasi tersebut memiliki kesamaan yaitu; penyalahgunaan minuman beralkohol, makanan yang tidak sehat, dan kebiasaan merokok. Hal ini tampaknya biasa saja dan banyak orang menyepelekan fakta yang ada, karena beranggapan bahwa tidak akan ada hal buruk yang menimpa mereka bahkan sampai saat ini.

Fakta yang mengejutkan!

Apakah Anda juga demikian? Berbagai media telah memperlihatkan fakta bahwa kebiasaan menyalahgunakan alkohol dapat memicu beragam jenis penyakit berat seperti; jantung, kanker, tumor, stroke, diabetes, dan bahkan gangguan fungsi seksual. Apa buktinya? Sebuah laporan berdasarkan penelitan WHO, terhadap faktor yang mempengaruhi kematian mengatakan, bahwa ada 2.5 juta orang meninggal setiap tahunnya karena penyalahgunaan alkohol.

Sebesar 6.2% kematian pria dan 1.1% kematian wanita yang dihubungkan dengan konsumsi alkohol berlebih. Juga ada jumlah kematian yang cukup menonjol dari remaja berusia 15 hingga 29 tahun sebesar 320.000 orang dengan kasus yang sama setiap tahunnya.

Bagaimana dengan makanan yang tidak sehat? Menurut departemen kesehatan dan pelayanan masyarakat di Amerika Serikat terdapat 310.000 hingga 580.000 kasus kematian karena pengaruh makanan yang tidak sehat. Makanan yang masuk dalam kategori tidak sehat adalah makanan yang banyak mengandung minyak jenuh, gula, dan penyedap rasa (sodium).

Kebiasaan yang sangat popular dan sudah menjamur keseluruh dunia adalah merokok. Fakta yang mengerikan dari rokok sudah sering diberitakan, misalnya di seluruh dunia ada sekitar 5.000 orang yang meninggal dunia karena kebiasaan merokok dan 75 persen orang yang meninggal adalah pria. Ada sekitar 1.7 juta kematiaan karena penyakit jantung dan sekitar 850.000 orang mengidap kanker paru sebagai dampak lanjutan dari komplikasi merokok.

Perhatikan pengalaman berikut; James menuliskan pengalaman ayahnya yang meninggal karena merokok dalam sebuah situs whyquit.com, ia mengatakan bahwa ayahnya mengalami gagal jantung yang disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh arteri dan vena, walaupun keluarga sudah mencoba untuk membantunya berhenti, tetap saja sang ayah merokok.

Walau sang ayah sempat berhenti merokok selama 6 bulan, namun  ia kembali merokok dan meninggal pada bulan juni 2012, dikarenakan pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi. Tentu pengaruh buruk merokok bukan hanya mitos, ini adalah fakta yang perlu Anda sadari! Segera berhenti, jika Anda masih menyalahgunakan minuman beralkohol, makan-makanan yang tidak sehat, dan merokok! Sebelum kehidupan Anda terhenti!