Jenis Sakit Perut dan Cara Penanganannya

341

Diedit:

Mungkin setiap orang pernah mengalami sakit pada daerah perut, tapi tidak selamanya datang dari perut. Karena bisa saja karena gangguan yang terjadi pada organ lain. Sehingga bisa menjadi pertanda telah terjadi penyakit lebih serius. Empedu dan ginjal adalah organ yang sering mengalami gangguan, dengan rasa nyeri berbeda-beda karena tergantung dari pemicunya. Apa saja jenis sakit perut dan cara penanganannya?

  • Kram perut bagian tengah

    Sindrom perut sensitif atau IBS (Irritable Bowel Syndrom) bisa menyerang ditandai dengan kram perut yang semakin memburuk ketika sedang menyantap makanan. Rasa sakit akan reda setelah penderitanya buang air besar. Cara mengatasi kondisi ini ialah dengan menghindari menyantap makanan yang memicu kekambuhan.

    Tapi harus waspada juga kalau keluhan tersebut dibarengi keluarnya darah saat BAB dan juga penurunan berat badan. Karena bisa menjadi pertanda serangan kanker usus besar. Kemungkinan lain penderita mengalami infeksi novovirus, kalau disertai dengan demam berkepanjangan meskipun sudah diberikan obat penurun panas.

  • Kram perut bagian bawah

    Keadaan tersebut sebagai pertanda divertikulitis atau kolitis atau peradangan usus besar. Infeksi akut pada saluran cerna adalah penyebabnya dan bisa ditangani dengan pemberian antibiotik. Tapi kalau keluhan ini diderita kaum wanita dan rasa nyerinya terasa sampai ke panggul hingga dua minggu. Apalagi dibarengi dengan penurunan berat badan, bisa menjadi pertanda kanker rahim.

  • Rasa terbakar pada tulang dada

    Biasanya gastritis menjadi penyebab kondisi tersebut, yang merupakan radang di dinding lambung. Deritanya akan menghilang ketika menjauhi pemicunya yang terkadang berlainan pada masing-masing orang. Beberapa penyebabnya karena konsumsi makanan pedas dan minuman beralkohol. Seseorang yang mengalami keluhan ini sangat beresiko menderita kanker usus atau kanker pankreas terutama kalau sakitnya semakin memburuk ketika dalam posisi berbaring. Gejalanya yakni keluhan sakit perut yang tidak sembuh dalam dua minggu dan disertai dengan penurunan nafsu makan.

  • Nyeri perut bagian atas

    Kondisi ini seringkali dikatakan sebagai nyeri dada. Penyebabnya adalah peningkatan asam lambung yang mengarah ke kerongkongan. Kondisi ini juga dikenal dengan Gastro Esophagial Reflux Disease atau GERD. Cara penanganannya bisa menggunakan obat maag. Kalau penderitanya mengalami rasa nyeri saat menelan makanan atau makanan tersangkut di kerongkongan dan mengalami penurunan berat badan, keadaan ini bisa jadi merupakan gejala kanker pada saluran pencernaan.

  • Rasa tidak nyaman di daerah kanan atas perut

    Kalau kondisi tersebut bertambah buruk ketika mengonsumsi makanan kaya lemak, biasanya merupakan gejala terbentuknya gallstones atau karang empedu. Karang itu dibentuk dari kolesterol yang terjebak di dalam kantung empedu. Kalau rasa nyerinya tidak segera menghilang, kerap kambuh, dan disertai demam sangat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter. Tujuannya agar bisa mengeluarkan karang empedu dan memastikan kalau tidak terdapat kanker.

  • Nyeri intens pada panggul

    Kalau kondisi ini dibarengi dengan demam, kemungkinan besar ginjal mengalami infeksi. Bila dibarengi dengan kondisi kesulitan buang air kecil, ini bisa jadi tanda-tanda terbentuknya batu ginjal. Batu ini terbentuk karena sisa metabolisme berupa kristal kalsium. Sejumlah obat herbal bisa meluruhkan batu ginjal secara alami, tanpa tindakan operasi untuk mengeluarkan batu tersebut.

  • Nyeri perut bagian tengah dan bisa menjalar ke bagian samping

    Keadaan ini biasanya adalah tanda-tanda radang usus buntu atau appendisitis. Usus buntu merupakan bagian usus besar yang masih menjadi kontroversi sehubungan dengan tugasnya di dalam tubuh. Diagnosa keluhan ini terbilang sulit, jadi perlu pemeriksaan medis untuk bisa memastikan kondisinya. Biasanya tindakan operasi diambil untuk mengatasinya, tapi mengonsumsi obat herbal berkhasiat juga bisa menjadi alternatifnya.

    Kondisi yang harus diwaspadai ketika sakit perut tersebut dibarengi dengan denyut jantung yang berdetak cepat dan pembengkakan pada perut. Karena gejala itu dapat menjadi pertanda usus buntu atau radang selaput mengalami pecah.

Penanganan Sakit Perut dengan Obat Herbal

Sebelum terlanjur parah penanganan harus segera dilakukan saat sakit perut menyerang. Berbagai bahan herbal terbukti sangat efektif dalam mengatasi derita tersebut, seperti lemon, jahe, air garam dan lidah buaya.

  • Air lemon bisa dimanfaatkan saat nyeri pada perut menyerang. Khasiatnya bisa meredakan rasa nyeri yang diderita bagian perut. Cara meramu obat herbal ini yaitu dengan mencampurkan tiga sendok teh lemon dengan satu gelas air hangat. Kemudian konsumsi ramuan herbal ini sebanyak tiga kali dalam sehari.
  • Jahe adalah bumbu masak yang kaya khasiat untuk kesehatan. Karena memiliki zat antioksidan dan zat anti pembengkakan atau inflamasi. Sehingga sangat ampuh dalam menghilangkan rasa sakit di perut. Agar bisa mendapatkan khasiatnya, Anda bisa membuatnya menjadi minuman teh jahe untuk meredakan muntah dan mual akibat nyeri pada perut. Tambahkan madu sesuai selera untuk menambah citarasa nikmat dan khasiatnya.
  • Air garam juga bermanfaat dalam menghilangkan rasa nyeri pada perut. Cara membuatnya sangat mudah, yakni dengan mencampurkan 1-2 sendok teh garam ke dalam air hangat. Lalu diaduk hingga merata dan air garam siap diminum.
  • Minuman jus lidah buaya bermanfaat untuk membuat rambut semakin lebat atau tebal sekaligus juga menghilangkan rasa sakit di perut. Khasiat dari aloe vera ini juga bisa membunuh kuman yang menjadi penyebab perdarahan dan infeksi. Keluhan kram perut dan sembelit pun bisa teratasi dengan mengonsumsi ramuan herbal ini.

Nyeri pada perut bisa dialami siapapun dan bisa menyerang kapan saja. Keluhan kesehatan ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti sembelit, gangguan pencernaan, alergi makanan, naiknya asam lambung dan lain sebagainya. Kalau sakit perut dibiarkan tanpa penanganan tertentu sesuai gejalanya, maka sangat mengganggu berbagai aktivitas penderitanya. Kalau Anda sering mengalami sakit perut, sebaiknya kenali gejalanya dan posisi sakitnya. Selain itu, segeralah konsultasikan ke dokter!

Baca juga:  Penyebab Sakit Perut: Ketahui Dan Sembuhkan
Advertisement
Alinesia