Otitis Media: Info Seputar Infeksi Telinga


By Cindy Wijaya

Otitis Media – Jika Anda mengalami infeksi telinga, ini mungkin adalah pengalaman yang sangat tidak menyenangkan karena rasa sakit yang terus-menerus di bagian telinga. Mengalami masalah infeksi telinga tidak serta-merta berarti Anda kurang menjaga kebersihan telinga, karena bisa saja disebabkan oleh hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan masalah higienis.

Dalam artikel ini Anda akan memperoleh informasi mengenai otitis media. Adakah obat otitis media yang bisa dikonsumsi secara alami? Apa ciri-ciri otitis media yang perlu dicermati? Apa penyebab otitis media yang perlu diwaspadai? Apa saja tindakan pengobatan otitis media yang tersedia saat ini? Berikut ulasan lengkap berdasarkan keterangan healthline.

Otitis Media

Infeksi yang memiliki istilah medis “otitis media akut” ini merupakan jenis infeksi yang paling sering disebabkan oleh bakteri atau virus yang menyerang telinga bagian tengah—bagian yang berisi udara di belakang gendang telinga tempat dimana tulang telinga kecil bergetar. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak lebih sering terkena infeksi telinga.

Infeksi telinga yang terjadi berulang kali dapat terasa sangat menyakitkan akibat peradangan dan penumpukan cairan di telinga tengah.

Karena biasanya infeksi telinga sembuh dengan sendirinya, maka langkah pengobatan yang diperlukan seringkali hanyalah untuk meringankan rasa sakit dan memantau perkembangan infeksinya. Akan tetapi bila seorang bayi yang terserang infeksi ini, kemungkinan ia akan diberikan obat antibiotik. Sama halnya dengan kasus infeksi telinga yang parah.

Masalah infeksi telinga yang terus-menerus terjadi—biasanya disertai dengan penumpukan cairan di telinga tengah—dapat mengakibatkan gangguan pendengaran dan berbagai komplikasi serius lainnya.

Obat Otitis Media Alami

Penyebab infeksi telinga adalah virus atau bakteri, karena itu obat otitis media yang tepat untuk membantu mengobatinya adalah Noni juice. Herbal ini dapat bertindak sebagai anti virus maupun anti bakteri. Noni juice mengandung unsur polisakarida yang disebut sebagai “noni-ppt” dan telah terbukti secara ilmiah sanggup meningkatkan pelepasan senyawa-senyawa kekebalan yang mengaktifkan sel darah putih.

Sel darah putih adalah komponen utama dari sistem kekebalan tubuh dan bertugas untuk menghancurkan virus maupun bakteri. Sel-sel darah putih bekerja dengan memproduksi antibodi-antibodi pelindung yang akan mengepuh virus maupun bakteri lalu melahapnya sebelum mereka dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh.

Noni juice juga mampu menstimulasi produksi Nitrit Oksida dalam tubuh yang sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh. Nitrit Oksida sudah terkenal sebagai pemegang peranan penting dalam kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melindungi tubuh dari infeksi.

Para peneliti menjelaskan bahwa Nitrit Oksida membantu mengaktifkan makrofagus—sel-sel tubuh yang diaktifkan ketika tubuh sedang menderita penyakit. Sel-sel tersebut kemudian mencari dan menghancurkan bakteri dan virus yang menimbulkan infeksi telinga.

Ciri-Ciri Otitis Media

Tanda dan gejala infeksi telinga biasanya cepat terjadi setelah dimulainya infeksi. Terdapat beberapa perbedaan antara ciri-ciri otitis media pada anak-anak dan orang dewasa.

Pada Anak-Anak:

  • Sakit telinga, terutama ketika berbaring
  • Menarik-narik atau menggosok telinga
  • Menangis lebih dari biasanya
  • Menjadi lebih mudah marah daripada biasanya
  • Kesulitan mendengar atau merespon suara
  • Kehilangan keseimbangan
  • Demam sekitar 38 derajat C atau lebih
  • Keluar cairan dari telinga
  • Sakit kepala
  • Kehilangan selera makan

Pada Orang Dewasa:

  • Sakit telinga
  • Keluar cairan dari telinga
  • Pendengaran berkurang

Kapan Gejala-Gejala Infeksi Telinga Harus Diwaspdai?

Gejala-gejala infeksi telinga bisa menjadi indikasi dari berbagai masalah kesehatan lainnya. Karena itu Anda sebaiknya periksa ke dokter dan mendapatkan pengobatan yang tepat apabila Anda atau anak mengalami:

  • Gejala yang tidak kunjung hilang lebih dari sehari
  • Gejala dialami anak di bawah usia 6 bulan
  • Sakit telinga yang parah
  • Bayi Anda tidak bisa tidur atau mengalami iritasi setelah mengalami pilek atau infeksi saluran pernapasan atas lainnya
  • Anda melihat cairan, nanah, atau cairan berdarah keluar dari telinga
Jika Anda mengalami sakit telinga atau melihat adanya cairan yang keluar dari telinga, sebaiknya Anda segera periksa ke dokter.

Penyebab Otitis Media

Infeksi telinga disebabkan oleh bakteri dan virus di telinga bagian tengah. Penyebab otitis media tersebut seringkali terjadi akibat penyakit lain—pilek, flu, atau alergi—yang menyebabkan pembengkakan dan penyumbatan pada saluran hidung, tenggorokan, dan saluran eustachius.

Peran dari saluran eustachian

Saluran eustachian adalah sepasang saluran sempit yang berada di sepanjang masing-masing telinga bagian tengah sampai ke bagian atas belakang tenggorokan, di belakang rongga hidung. Bagian ujung dari tenggorokan dapat menutup dan membuka untuk:

  • mengatur tekanan udara di telinga tengah,
  • menyegarkan udara di telinga,
  • mengalirkan sekresi dari telinga tengah.

Pembengkakan, peradangan, dan lendir di saluran eustachius akibat infeksi saluran pernapasan atas atau alergi dapat menghalangi ketiga fungsi diatas, sehingga menyebabkan cairan lendir menumpuk di bagian telinga tengah. Ineksi bakteri atau virus di cairan tersebut biasanya yang memunculkan gejala-gejala infeksi telinga.

Peran adenoid (kelenjar gondok)

Adenoid adalah dua bantalan kecil dari jaringan yang berada di bagian atas belakang hidung diyakini berperan dalam aktivitas sistem kekebalan tubuh. Fungsi ini dapat membuat adenoid sangat rentan terhadap infeksi, peradangan, dan pembengkakan.

Karena adenoid berada dekat dengan pembukaan saluran eustachius, maka peradangan atau pembesaran kelenjar adenoid (gondok) bisa menghalangi saluran tersebut, sehingga bisa memicu infeksi telinga tengah. Radang kelenjar adenoid lebih mungkin terjadi dalam kasus infeksi telinga yang menyerang anak-anak. Karena anak-anak memiliki kelenjar adenoid yang relatif lebih besar.

Kondisi lain yang berkaitan

Kondisi telinga tengah lain yang mungkin berkaitan dengan infeksi telinga adalah sebagai berikut:

  • Otitis media disertai efusi—Ini adalah kondisi peradangan dan penumpukan cairan (efusi) di telinga tengah tanpa infeksi bakteri atau virus. Kondisi ini dapat terjadi karena penumpukan cairan tetap ada meskipun masalah infeksi telinga sudah selesai. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh sejumlah disfungsi atau penyumbatan pada saluran eustachius.
  • Otitis media kronis disertai efusi—Ini terjadi apabila cairan tetap ada di telinga tengah dan terus-menerus ada meskipun tanpa terjadi infeksi bakteri atau virus. Jika dialami anak-anak, kondisi ini membuatnya menjadi rentan terhadap infeksi telinga baru dan bisa mengganggu pendengarannya.
  • Otitis media supuratif kronis—Ini adalah infeksi telinga yang terus-menerus terjadi sehingga dapat menyebabkan kerusakan atau perforasi gendang telinga.

Faktor risiko infeksi telinga

Faktor risiko yang dapat memicu infeksi telinga antara lain sebagai berikut:

  • Usia. Anak-anak yang berusia antara 6 bulan sampai 2 tahun lebih rentang mengalami infeksi telinga. Karena bentuk dan ukuran saluran eustachian milik mereka serta karena sistem kekebalan tubuh mereka yang masih kurang berkembang.
  • Minum ASI dari botol. Bayi yang minum ASI dari botol, terutama saat berbaring, cenderung lebih rentan mengalami infeksi telinga dibandingkan bayi yang diberi ASI langsung.
  • Faktor musiman. Infeksi telinga lebih sering terjadi selama musim gugur atau musim dingin ketika merebaknya sakit pilek dan flu. Orang yang memiliki alergi musiman juga lebih berisiko terkena infeksi telinga selama musim dimana serbuk sari sedang banyak bertebangan.
  • Kualitas udara yang buruk. Paparan asap rokok atau polusi udara yang tinggi bisa meningkatkan risiko infeksi telinga.

Sebagai kesimpulannya, infeksi telinga disebabkan karena salah satu dari saluran Eustachian membengkak atau terhambat dan penumpukan cairan di telinga bagian tengah.

Pengobatan Otitis Media

Beberapa jenis infeksi telinga bisa diatasi tanpa menggunakan obat antibiotik. Jenis pengobatan otitis media yang terbaik bergantung pada banyak faktor, termasuk usia dan keparahan gejalanya.

Gejala infeksi telinga biasanya membaik dalam beberapa hari, dan seringkali akan sembuh sendiri dalam 1 atau 2 minggu mesikpun tanpa pengobatan. The American Academy of Pediatrics and American Academy of Family Physicians menyarankan untuk menunggu dan melihat perkembangan gejala-gejala infeksi telinga sebelum melakukan pengobatan pada 2 situasi berikut:

  • Jika penderitanya adalah anak usia 6 sampai 23 bulan dengan gejala rasa sakit ringan di salah satu telinga selama kurang dari 48 jam dan memiliki demam kurang dari 39 derajat C.
  • Jika penderitanya adalah anak usia 24 bulan atau lebih dengan gejala rasa sakit ringan di salah satu atau kedua telinga selama kurang dari 48 jam dan memiliki demam kurang dari 39 derajat C.

Sejumlah bukti memperlihatkan bahwa pengobatan dengan antibiotik mungkin berguna bagi pasien anak-anak. Karena itu bicarakanlah dengan dokter mengenai efek pengobatan antibiotik dan apa saja efek samping yang mungkin ditimbulkannya.

Untuk membantu meringankan gejala infeksi telinga, Anda bisa melakukan langkah berikut: Taruh kain waslap yang sudah dibasahi air hangat di atas telinga yang terinfeksi untuk mengurangi rasa sakit.

Demikianlah informasi mengenai infeksi telinga, diharapkan informasi ini dapat membantu Anda lebih waspada terhadap keluhan-keluhan yang Anda rasakan pada telinga. Meskipun infeksi telinga bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan apapun, namun akan lebih baik jika Anda selalu memantau bagaimana perkembangan gejalanya. Jika dirasa semakin parah, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk ditangani.

Nantikan informasi penting lainnya seputar gangguan kesehatan, tips hidup sehat, maupun pengobatan alternatif alami – hanya di deherba.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}