Gejala-Gejala Chikungunya

535

Diedit:

Penyakit chikungunya sama dengan flu tulang—sebutan yang biasa dikenali masyarakat awam. Ini merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh serangga, yakni gigitan nyamuk yang terinfeksi chikungunya. Apa saja gejala chikungunya? Simak jawabannya dalam artikel ini.

Penyakit chikungunya ditandai dengan demam tinggi dan nyeri (sedang sampai berat) pada persendian. Untuk saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan demam chikungunya dan satu-satunya cara mencegah penyakit ini ialah dengan menghindari gigitan nyamuk. Meski begitu, virus chikungunya jarang menimbulkan bahaya serius.

Berikut akan dijelaskan caranya mengenali gejala-gejala chikungunya.

Demam tinggi. Demam tinggi merupakan salah satu gejala awal dari chikungunya dengan suhu tubuh yang bisa mencapai 40 derajat Celcius. Demam ini biasanya berlangsung selama 2 hari sebelum mereda secara tiba-tiba.

Nyeri sendi. Ciri khas chikungunya yang selanjutnya ialah nyeri sendi parah (atau artritis) di berbagai persendian, terutama di persendian kaki dan tangan. Bahkan nama chikungunya sendiri berasal dari bahasa Kimakonde yang merujuk pada posisi membungkuk pada pasien chikungunya yang menderita nyeri sendi. Kebanyakan pasien mungkin hanya menderita nyeri sendi selama beberapa hari, tapi pasien lansia bisa mengalaminya bahkan sampai berbulan-bulan.

Ruam kulit. Penderita penyakit chikungunya akan sering mengalami ruam pada tubuh dan anggota badan mereka. Ruam ini dapat berupa bintik-bintik keunguan atau kemerahan, atau bisa juga berupa benjolan-benjolan merah kecil.

Gejala-gejala chikungunya lainnya. Ada sejumlah gejala non-spesifik yang dialami pasien chikungunya, ini termasuk sakit kepala berkepanjangan, mual, nyeri otot, kelelahan, muntah-muntah, sensitif terhadap cahaya, dan kelumpuhan sebagian kemampuan mengecap.

Cara Menanggulangi Gejala-Gejala Chikungunya

Jika Anda menduga sedang mengalami gejala-gejala chikungunya, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter, terutama apabila gejalanya disertai demam. Karena penyakit chikungunya cenderung sulit didiagnosis (sering disalahartikan sebagai demam berdarah), dokter mungkin akan membuat diagnosis berdasarkan gejala, lokasi tempat tinggal atau lokasi travel sebelumnya, serta mengambil sampel kultur virus dari tubuh Anda.

Baca juga:  Obat Chikungunya yang Terbukti Ampuh

Namun, satu-satunya cara untuk memastika chikungunya adalah melalui pengujian serum darah atau cairan serebrospinal di laboratorium. Hal ini biasanya tidak diperlukan karena chikungunya seringkali bukanlah penyakit yang butuh perawatan intensif.

Karena belum tersedia obat untuk menyembuhkan demam chikungunya itu sendiri, biasanya dokter akan meresepkan obat untuk meringankan gejala-gejala yang ada. Yang paling sering diresepkan adalah obat medis untuk meringankan demam dan nyeri sendi. Selain itu, penderita penyakit chikungunya disarankan untuk banyak istirahat dan minum banyak air.