Gastritis: Pengertian, Gejala, dan Penyebab

680

Diedit:

Gastritis merupakan pembengkakan atau peradangan di lapisan lambung. Gastritis ini bisa berlangsung hanya untuk waktu singkat saja atau bisa juga untuk waktu hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Mungkin Anda masih tidak terlalu familiar dengan istilah gastritis, itu karena orang awam sering menyebut gastritis dengan sakit maag.

Jenis-Jenis Gastritis

Gastritis dibagi menjadi 2 macam jenis, yakni:

  • Gastritis Kronik

    Gastritis kronik merupakan suatu peradangan pada bagian mukosa lambung dengan waktu hingga menahun. Gastritis kronik ini seringkali dihubungkan ke karsinoma lambung dan juga ulkus peptik, namun apa sebenarnya hubungan di antara keduanya masih belum diketahui.

  • Gastritis Akut Erosif

    Gastritis yang kedua adalah gastritis akut erosif, merupakan peradangan yang terjadi di permukaan mukosa lambung dan bersifat akut, serta disertai terjadinya kerusakan erosi. Gejala yang ditimbulkan jenis gastritis ini umumnya bersifat ringan, walaupun terkadang bisa mengakibatkan keadaan darurat medis, misalnya pendarahan pada saluran cerna bagian atas.

Faktor Penyebab Gastritis

Terdapat beberapa penyebab seseorang mengalami gastritis, namun faktor penyebab yang umum dialami yakni:

  • Stress bisa menyebabkan terjadinya perubahan hormonal pada bagian dalam tubuh yang bisa merangsang sel di dalam lambung secara berlebihan.
  • Jadwal makan tak teratur dapat mengakibatkan lambung menjadi sulit beradaptasi dan juga bisa menyebabkan kelebihan asam lambung, selanjutnya akan mengiritasi dinding pada mukosa lambung. Karena itu salah satu metode pencegahan gastritis yaitu dengan makan tepat pada waktunya.
  • Konsumsi minuman dengan kandungan kafein, contohnya teh dan kopi, makanan asam dan pedas, serta makanan yang memiliki kandungan gas juga dapat menyebabkan gastritis (ubi, kol, buncis, dan lainnya).
  • Makanan dengan tekstur keras serta dimakan sewaktu panas, contohnya bakso.

Tanda dan Gejala Gastritis

  • Keluar keringat dingin
  • Sering bersendawa, khususnya ketika perut merasa lapar
  • Suhu badan meningkat
  • Nafsu makan menurun drastis
  • Takikardia (jantung berdetak sangat cepat, lebih dari 100 denyut per menit)
  • Lemah dan pucat
  • Nyeri epigastrium (nyeri menusuk di daerah perut) yang terjadi khususnya tak lama sesudah minum dan makan dari unsur-unsur yang memancing, contohnya minuman alkohol, makanan yang tercemar toksik stafilokokus, dan salisilat.
  • Muntah dan mual

Metode Penyembuhan Gastritis

Untuk menyembuhkan gastritis maka Anda harus mengubah pola makan dan minum, hindari konsumsi makanan dan minuman yang dapat merangsang timbulnya gastritis, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Minumlah obat antasida sebelum makan. Pola makan juga harus teratur dengan membiasakan diri makan masakan sehat, serta sebisa mungkin hindari stress. Jika ada masalah yang harus diselesaikan jangan terlalu dipikirkan terus menerus, karena dapat berakibat stress dan Anda akan terserang gastritis atau penyakit maag.

Stress ini merupakan salah satu penyebab umum orang terserang gastritis, karena itu orang yang tinggal di kota besar yang penuh tekanan hidup seringkali mengalami penyakit ini. Ketika makan juga sebaiknya porsi diatur, jangan terlalu banyak. Lebih baik sering makan namun dengan porsi kecil untuk menjaga agar lambung tidak kosong. Misalnya dengan memakan snack ringan seperti roti gandum.

Metode Herbal untuk Penyembuhan Gastritis

Sekarang kita akan membahas sisi herbal untuk menyembuhkan penyakit gastritis. Obat herbal yang cocok untuk gastritis adalah sarang semut. Dengan konsumsi sarang semut, maka gastritis Anda dapat berkurang dan sembuh. Efek yang akan Anda rasakan juga benar-benar nyata. Bahkan sarang semut juga berguna untuk menghilangkan benjolan asing yang muncul di tubuh.

Perlu diingat bagi Anda yang belum pernah terkena gastritis, sebaiknya jaga pola makan sebaik mungkin agar jangan sampai terkena penyakit ini. Karena sekali Anda terkena gastritis, maka lambung akan jadi lebih sensitif dan bisa jadi penyakitnya sering kambuh-kambuhan.