Gangguan Irama Jantung: Penyebab, Gejala, dan Perawatannya


By Cindy Wijaya

Gangguan irama jantung (aritmia) membuat jantung Anda berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Gangguan irama jantung ada macam-macam, ada yang tidak berbahaya, ada juga yang dapat mengancam jiwa. Bagaimana gejala gangguan irama jantung dan bagaimana perawatan untuk mengatasinya?

Dalam artikel ini kami akan mengupas tentang salah satu gangguan jantung yang umum diderita orang-orang ini. Agar tidak memberikan informasi yang keliru, kami mengambil sumber dari situs web kesehatan yang dapat dipercaya. Silakan lihat sumber referensinya pada akhir artikel ini.

Apa Itu Gangguan Irama Jantung?

Gangguan yang sering disebut aritmia jantung ini merupakan sekelompok masalah pada jantung yang membuat jantung berdetak secara tidak teratur, terlalu lambat, atau terlalu cepat. Ada macam-macam kategori dari aritmia jantung, antara lain:

  • Bradikardia, atau detak jantung lambat
  • Takikardia, atau detak jantung cepat
  • Fibrilasi, atau detak jantung tidak beraturan
  • Kontraksi prematur, atau detak jantung terlalu awal

Sebagian besar aritmia tidaklah berbahaya dan tidak menyebabkan komplikasi. Namun gangguan ini dapat meningkatkan risiko untuk mengalami stroke atau henti jantung (cardiac arrest).

Ada dokter yang menggunakan istilah “disritmia” saat merujuk pada gangguan detak jantung yang tidak beraturan. Sebenarnya istilah “aritmia” dan “disritmia” memiliki arti yang sama, tetapi istilah “aritmia” lebih lazim digunakan.

Apa Penyebab dari Gangguan Irama Jantung?

Hal apapun yang mengganggu impuls listrik yang merangsang kontraksi jantung dapat menyebabkan aritmia. Ada macam-macam faktor yang bisa memicu hal tersebut sehingga menimbulkan gangguan irama jantung, antara lain:

  • Penyalahgunaan alkohol
  • Diabetes
  • Gangguan penggunaan zat
  • Minum terlalu banyak kopi
  • Gangguan jantung, seperti gagal jantung kongestif
  • Hipertiroidisme, atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif
  • Stres
  • Jaringan parut pada jantung, seringnya akibat serangan jantung
  • Makanan dan suplemen herbal tertentu
  • Beberapa jenis obat
  • Perubahan struktur pada jantung

Seseorang yang memiliki kesehatan jantung yang baik hampir tidak pernah mengalami aritmia jangka panjang, kecuali ada pemicu dari luar, misalnya gangguan penggunaan zat atau sengatan listrik.

Apa Saja Gejala dari Gangguan Irama Jantung?

Gangguan irama jantung mungkin tidak menimbulkan gejala yang kelihatan. Dokter biasanya mendeteksi aritmia saat melakukan pemeriksaan medis atau setelah melakukan pemeriksaan EKG untuk jantung.

Meskipun seseorang merasakan adanya gejala yang kentara, itu tidak berarti ia memiliki aritmia yang berbahaya. Bahkan beberapa penderita aritmia yang berbahaya sekalipun bisa jadi tidak merasakan gejala-gejala, sedangkan yang merasakan gejala mungkin tidak memiliki aritmia yang parah.

Macam-macam gejala gangguan irama jantung dapat berbeda-beda tergantung pada jenis gangguan yang diderita, antara lain:

  • Gejala takikardia: sesak napas, pusing, hilang kesadaran, dada berbedar-debar, nyeri dada, tiba-tiba merasa lemas.
  • Gejala bradikardia: nyeri dada, sulit konsentrasi, kebingungan, kesulitan berolahraga, pusing, kelelahan, jantung berdebar-debar, sesak napas, hilang kesadaran, banyak berkeringat.
  • Gejala fibrilasi: nyeri dada, sesak napas, pusing, jantung berdebar-debar, hilang kesadaran, lemas.

Segeralah periksakan diri ke dokter apabila Anda tiba-tiba atau sering mengalami gejala mirip gangguan irama jantung di atas. Dokter dapat membantu mengidentifikasi penyebabnya serta memberikan saran perawatan yang Anda butuhkan.

Bagaimana Perawatan untuk Gangguan Irama Jantung?

Perawatan untuk gangguan irama jantung hanya dibutuhkan jika gangguan ini meningkatkan risiko Anda untuk mengalami jenis aritmia yang lebih serius atau mengalami komplikasi, atau jika gejala-gejalanya parah. Ada macam-macam perawatan untuk gangguan irama jantung tergantung pada jenis gangguan yang diderita, antara lain:

Perawatan untuk Bradikardia:

Jika bradikardia terjadi karena ada masalah yang mendasarinya, dokter perlu menangani masalah itu terlebih dulu. Jika tidak ada masalah yang mendasari, dokter mungkin menyarankan pemasangan alat pacu jantung (pacemaker).

Alat ini adalah perangkat kecil yang ditempatkan dokter di bawah kulit dada atau perut untuk membantu mengontrol irama jantung yang tidak normal. Alat pacu jantung menggunakan denyut listrik untuk merangsang jantung agar berdetak dengan kecepatan minimum yang teratur.

Perawatan untuk Takikardia:

Ada macam-macam perawatan yang tersedia untuk gangguan irama jantung jenis ini, antara lain:

Manuver vagal: gerakan dan latihan khusus yang dapat dilakukan di rumah untuk menghentikan beberapa jenis aritmia yang dimulai di atas bagian bawah jantung.

Obat-obatan: ini bukan untuk menyembuhkan aritmia tetapi biasanya efektif untuk mengurangi kekambuhan takikardia. Beberapa obat juga meningkatkan konduksi listrik melalui jantung.

Kardioversi: dokter mungkin menggunakan sengatan listrik atau obat untuk mengatur ulang jantung ke irama yang teratur.

Terapi ablasi: Dokter bedah memasukkan satu atau lebih kateter ke dalam jantung bagian dalam. Ia menempatkan kateter di area jantung yang dicurigai sebagai sumber aritmia. Dokter bedah kemudian menggunakannya untuk menghancurkan bagian kecil jaringan yang rusak, yang sering kali memperbaiki aritmia.

Implantable cardioverter-defibrillator (ICD): dokter bedah menanamkan ini di dekat tulang selangka kiri (bawah leher). Perangkat ini lalu memantau gangguan irama jantung. Jika terdeteksi kecepatan yang luar biasa cepat, perangkat akan merangsang jantung untuk kembali ke kecepatan normalnya.

Prosedur labirin: dokter bedah membuat serangkaian sayatan bedah di jantung. Ini kemudian sembuh menjadi bekas luka dan membentuk blok-blok yang memandu impuls listrik, membantu jantung berdetak secara efisien.

Operasi aneurisma ventrikel: kadang aneurisma, atau tonjolan, di pembuluh darah yang mengarah ke jantung dapat menyebabkan aritmia. Jika perawatan lain tidak efektif, dokter bedah mungkin harus mengangkat aneurisma itu.

Operasi bypass koroner: dokter bedah mencangkokkan arteri atau vena dari tempat lain di tubuh ke arteri koroner. Ini membantu sirkulasi melewati setiap daerah yang menjadi sempit dan meningkatkan suplai darah ke otot jantung.

Kesimpulan tentang Gangguan Irama Jantung

Apa itu gangguan irama jantung? Gangguan yang sering disebut aritmia jantung ini merupakan sekelompok masalah pada jantung yang membuat jantung berdetak secara tidak teratur, terlalu lambat, atau terlalu cepat.

Ada macam-macam kategori dari gangguan irama jantung, antara lain: bradikardia (detak jantung lambat), takikardia (detak jantung cepat), fibrilasi (detak jantung tidak beraturan), dan kontraksi prematur (detak jantung terlalu awal).

Apa penyebab dari aritmia jantung? Ada macam-macam faktor yang bisa memicu gangguan irama jantung, antara lain: penyalahgunaan alkohol, diabetes, gangguan penggunaan zat, minum terlalu banyak kopi, gangguan jantung, hipertiroidisme, stres, jaringan parut pada jantung, makanan dan suplemen herbal tertentu, beberapa jenis obat, dan perubahan struktur pada jantung.

Apa saja gejala gangguan irama jantung? Pada takikardia: sesak napas, pusing, hilang kesadaran, dada berbedar-debar, nyeri dada, tiba-tiba merasa lemas.

Pada bradikardia: nyeri dada, sulit konsentrasi, kebingungan, kesulitan berolahraga, pusing, kelelahan, jantung berdebar-debar, sesak napas, hilang kesadaran, banyak berkeringat. Pada fibrilasi: nyeri dada, sesak napas, pusing, jantung berdebar-debar, hilang kesadaran, lemas.

Bagaimana perawatan gangguan irama jantung? Perawatan untuk bradikardia: dokter akan mencoba menangani masalah yang mendasari gangguan ini; jika tidak ada masalah yang mendasari, dokter akan menyarankan penanaman alat pacu jantung.

Perawatan untuk takikardia: ada beberapa macam perawatan yang tersedia, antara lain manuver vagal, penggunaan obat, kardioversi, terapi ablasi, implantable cardioverter-defibrillator (ICD), prosedur labirin, operasi anuerisma ventrikel, dan operasi bypass koroner.

Demikianlah artikel ini yang mengupas tentang gangguan irama jantung. Semoga informasi ini dapat berguna khususnya bagi Anda yang sedang mengkhawatirkan masalah kesehatan ini. Nantikan juga ulasan menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Medical News Today. What to know about arrhythima. Published: 2020-02-28. URL: https://www.medicalnewstoday.com/articles/8887

Mayo Clinic. Heart arrhythmia. Published: 2020-08-09. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-arrhythmia/symptoms-causes/syc-20350668

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}