Bagaimana Proses Terbentuknya Pembusukan Gigi?

608
Google Image

Diedit:

Apakah Anda memiliki kenalan yang selalu ceria saat kalian bertemu? Tentu menyenangkan bukan untuk melihat senyum manis yang terpancar dari kenalan tersebut—terlebih jika ia adalah orang yang Anda sayangi.

Namun, bagaimana jika Anda melihat ada sedikit perubahan di wajahnya, seolah ia kehilangan senyum dan sedang menahan sakit. Ya, hal ini dapat terjadi lantaran ia mengalami sakit gigi. Lalu, bagaimana jika sakit gigi menimpa Anda? Tentu saja tak ada yang menginginkan hal ini terjadi, maka dari itu perhatikanlah bagaimana proses terbentuknya pembusukan gigi berikut ini!

Mempertahankan senyuman diawali dengan memelihara gigi tetap yang Anda miliki. Tanpa gigi tersebut Anda tidak akan bisa mengunyah makanan, berbicara dengan jelas, dan mengurangi penampilan Anda yang berpengaruh langsung terhadap bentuk pipi dan bibir. Senyum cemerlang dan manis adalah aset berharga yang harus di jaga!

Proses Terbentuknya Pembusukan Gigi!

Ingatlah bahwa gigi adalah pintu masuk utama bagi makanan yang dapat memberikan nutrisi penting bagi tubuh. Karena sering berhadapan dengan makanan, tak heran jika makanan dapat merusak gigi—khususnya menu makanan dengan kadar gula yang tinggi, alangkah baiknya jika Anda sedikit perhatian terhadap makanan yang mengandung kalsium, vitamin A, C, maupun D agar perkembangan gigi Anda dapat bertumbuh maksimal.

Kemudian, bagaimana caranya makanan manis merusak gigi Anda? Perlu Anda ketahui bahwa pembusukan gigi dapat terjadi karena 2 jenis bakteri yaitu: “mutan streptokus” dan “laktobasilus yang banyak berkembang pada plak gigi. Timbulnya plak gigi sendiri dikarenakan oleh penumpukkan sisa makanan pada gigi sehingga menimbulkan lapisan tipis dan lengket.

Sisa makanan manis atau kandungan gula merupakan makanan empuk bagi bakteri dan seringkali diubah menjadi asam yang melekat pada gigi, perlahan-lahan plak gigi yang dibiarkan akan mengeras dan membentuk karang gigi (tartar) yang tampak disekitar garis batas gusi.

Cara Mencegah Pembusukan Gigi!

Maka dari itu dibutuhkan upaya untuk mencegah penyebaran bakteri mutan streptokokus yang menyebabkan pembusukan gigi. Sebuah Fakultas Bedah Gigi dan Mulut di Columbia University, New York memberikan tips penting dengan menyarankan penggunaan benang gigi dan sikat gigi sebagai langkah sederhana dalam menjaga kesehatan dan vitalitas gigi serta jaringan penunjangnya.

Menurut para ahli serangan asam yang berulang-ulang dapat mengakibatkan demineralisasi atau pelunakan permukaan lapisan email gigi. Namun, guna mencegah kerusakan dan membantu proses remineralisasi dibutuhkan kandungan fluoride dengan demikian gigi yang rusak dapat sembuh sendiri.

Sekali lagi ingatlah agar tidak mengonsumsi makanan manis, selalu perhatikan kebersihan rongga mulut Anda. Perlu Anda ketahui, bahwa pembusukan gigi yang tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan beragam penyakit karena kontaminasi makanan dengan bakteri jahat pada plak ataupun karang gigi. Demikianlah informasi yang berkaitan dengan proses terbentuknya pembusukan gigi dan cara mencegah pembusukan gigi.