Apakah Anda Mengenal Jenis-Jenis Penyakit Prostat?


By Fery Irawan

Jika bicara soal prostat, kebanyakan orang sering mengaitkannya dengan kanker prostat. Tapi sebenarnya, gangguan prostat tidak hanya itu, apakah Anda mengenal jenis-jenis penyakit prostat lainnya? Namun, sebelumnya Anda perlu mengetahui apa itu prostat? Mengapa organ ini penting bagi kehidupan Anda?

Mengenal Fungsi Prostat Dalam Tubuh!

Prostat merupakan kelenjar yang berbentuk kacang kenari dan terletak di bawah kandung kemih setiap pria. Berat prostat dapat mencapai 20 gram dengan ukuran kira-kira 4 sentimeter. Fungsi prostat adalah menghasilkan cairan yang turut menyumbang 30% volume air mani.

Cairan tersebut mengandung asam sitrat, kalsium, dan enzim yang membantu pergerakan (motilitas) dan kesuburan sperma. Prostat juga menghasilkan cairan yang mengandung seng dan berfungsi sebagai pelindung dari infeksi organ kelamin.

Kelenjar prostat hanya dimiliki pria, maka dari itu Anda perlu memerhatikan kondisi kelenjar yang satu ini. Jika Anda berusia 30 tahun ke atas dan sering buang air kecil hingga 30 menit sekali sebaiknya waspada terhadap gangguan prostat berikut ini!

Mengenal Jenis Penyakit Prostat!

Prostatitis atau radang prostat—penderitanya memiliki gejala berupa demam, perasaan tidak nyamaan saat buang air kecil, dan nyeri pada kandung kemih. Pembengkakan kelenjar prostat yang semakin besar menyebabkan Anda tidak dapat buang air kecil.

Jenis peradangan juga digolongkan menjadi 2 bagian berdasarkan penyebabnya, misalnya: Prostatitis Bakterial—ini terjadi karena bakteri dan sering berkaitan dengan infeksi saluran kemih yang akut atau kronis. Sedangkan untuk peradangan yang penyebabnya tidak diketahui disebut dengan Prostatitis Nonbakterial.

Hiperlasia Prostatis Ringan (benign prostatic hyperplasia/BPH)—penderitanya mengalami pembengkakan prostat non-kanker yang menyebabkan sering buang air kecil di malam hari, pekatnya air seni, melemahnya kekuatan pancaran air seni, dan timbul perasaan seperti masih ada sisa air seni di dalam kandung kemih.

Hal tersebut biasanya menyerang pria dengan usia 40 tahun ke atas, bagi pria berusia 55 tahun ada persentase kemungkinan sebesar 25% dan pada pria berusia 75 tahun sebesar 50%.

Tumor atau kanker prostat—pemeriksaan kesehatan yang rutin seringkali dapat mendeteksi keberadaan benjolan pada kelenjar prostat sekalipun Anda tidak merasakan gejalanya. Pembengkakan demikian juga dapat terjadi karena penimbunan urin dalam kandung kemih.

Gejala seringkali dirasa setelah sel kanker mulai menyebar ke organ tubuh lainnya melalui darah, efeknya dapat berupa nyeri punggung, gangguan yang berkaitan dengan neurologis, tersumbatnya sistem limfatik sehingga menyebabkan pembengkakan kaki.

Kanker prostat perlu di waspadai, sebuah survei di Amerika Serikat memperlihatkan bahwa 41.000 orang meninggal dunia dari antara 300.000 kasus kanker prostat. Bahkan jika usia Anda mencapai 80an tahun ada kemungkinan Anda mengidap kanker prostat dengan persentase sebesar 67%. Namun, bukan berarti tidak ada solusi guna mencegah penyakit prostat. Artikel berikutnya akan mengulas cara menangani penyakit prostat.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}