Apa Saja Manfaat Bayam bagi Kesehatan Tubuh?

508

Diedit:

Waktu kecil dulu mungkin Anda suka nonton Popeye yang doyannya makan bayam. Di kartun itu bayam digambarkan sebagai sayuran super penambah kekuatan. Popeye memang pintar memilih makanan favorit. Kenapa? Karena manfaat bayam sangat limpah berkat segudang kandungan nutrisi penting bagi tubuh.

Daun hijau gelap seperti bayam menawarkan protein, zat besi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan oleh kulit, rambut, dan tulang. Dalam semangkuk bayam mentah saja terdapat 0.86 gram protein, 30 miligram kalsium, 0.81 gram zat besi, 24 miligram magnesium, 167 miligram potasium, 2813 IU vitamin A, dan 58 mikrogram folat. Semua ini hanya dibarengi dengan 27 kalori yang sebagian besar berasal dari protein.

Bayam adalah salah satu sumber terbaik untuk potasium. Dalam semangkuk bayam yang sudah dimasak terdapat sekitar 839 mg potasium. Bandingkan dengan semangkuk potongan pisang yang hanya punya 538 mg potasium—itupun sudah termasuk tinggi!

Ditambah lagi dengan kalsium sejumlah 250 mg dalam semangkuk bayam yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan kalsium produk susu. Bayam juga juga salah satu sumber magnesium terbaik, mineral penting untuk metabolisme energi, mempertahankan fungsi otot dan saraf, detak jantung, sistem imun, dan mengendalikan tekanan darah. Magnesium juga memainkan peranan dalam ratusan reaksi biokimia dalam tubuh.

6 Manfaat Bayam

Mengendalikan diabetes: Bayam mengandung suatu antioksidan, dikenal sebagai asam alfa-lipoik, yang diketahui sanggup menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin pada pasien diabetes. Penelitian terhadap asam alfa-lipoik juga memperlihatkan adanya penurunan neuropati periferal dan neuropati otonom pada diabetes tipe 1.

Mencegah kanker: Bayam dan sayuran hijau lainnya mengandung klorofil yang diperlihatkan efektif memblokir efek karsinogenik amina heterosiklik yang dihasilkan ketika memanggam makanan dalam suhu tinggi.

Baca juga:  Khasiat Sayuran Bayam untuk Kesehatan Manusia

Mencegah asma: Orang yang mengonsumsi sejumlah nutrisi dalam jumlah tinggi terbukti memiliki risiko asma lebih kecil. Salah satu nutrisi tersebut ialah beta-karoten—bayam merupakan salah satu sumber beta-karoten yang sangat baik. Sayur dan buah lain yang juga sumber bagus ialah aprikot, brokoli, melon, labu, dan wortel.

Menurunkan tekanan darah: Karena mengandung potasium dalam jumlah tinggi, mengonsumsi bayam dianjurkan bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi. Asupan potasium yang rendah sama buruknya terhadap tekanan darah dengan asupan sodium/natrium yang tinggi.

Kesehatan tulang: Asupan vitamin K yang rendah dikaitkan dengan kerentanan mengalami patah tulang. Konsumsi vitamin K yang memadai penting untuk kesehatan yang baik. Vitamin K bertindak sebagai pengubah protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium, serta mengurangi pembuangan kalsium melalui urin.

Kesehatan kulit dan rambut: Bayam punya banyak vitamin A yang berperan penting dalam pembentukan sebum agar rambut tidak kering. Vitamin A juga penting bagi pertumbuhan semua jaringan tubuh, termasuk rambut dan kulit. Bayam juga memberikan banyak vitamin C yang dibutuhkan untuk membentuk dan memelihara kolagen—pemberi struktur pada kulit dan rambut.

Bayam Tidak Bikin Darah Tinggi!

Meskipun bayam sanggup meningkatkan jumlah sel darah merah berkat kandungan zat besinya yang limpah, namun ini bukan berarti mengonsumsi bayam bisa menyebabkan darah tinggi. Darah tinggi tidak disebabkan oleh banyaknya jumlah sel darah merah, untuk lebih jelasnya Anda bisa membaca artikel “Apa Penyebab Darah Tinggi?”. Justru, bayam sanggup menurunkan tekanan darah karena mengandung sejumlah besar potasium.

Anda tidak perlu makan mentah-mentah untuk mendapatkan manfaat bayam. Ada cukup beragam cara mengolah bayam menjadi makanan yang lezat, misalnya dijadikan sayur, jus, atau campuran salad.

Baca juga:  Ada Racun dalam Bayam? Tenang Saja, Aman!
Advertisement
Alinesia