Apa Gejala Tumor Mediastinum?

575
Shutterstock

Diedit:

Anda bisa jadi baru mendengar jenis penyakit ini – tumor mediastinum. Supaya Anda lebih mudah memahami jenis penyakit ini, sebaiknya kita cari tahu lebih banyak tentang bagian mana yang disebut dengan mediastinum? Bagian ini adalah rongga yang berada diantara paru-paru kiri dan kanan, didalamnya ada saluran kerongkongan, jantung, trakea, kelenjar timus, dan pembuluh darah aorta. Mediastinum dibagi menjadi 3 bagian, misalnya; mediastinum anterior (depan), mediastinum tengah, dan mediastinum posterior (belakang). Bagian ini perlu Anda perhatikan!

Mengapa? Contohnya penyebaran kanker paru-paru menuju kelenjar getah bening juga dapat melalui mediastinum. Hampir 40% orang tidak memperlihatkan adanya gejala tumor mediastinum hingga pemeriksaan dada dengan X-ray. Pemeriksaan ini terjadi saat seseorang mulai mengeluh karena adanya gangguan pada sumsum tulang belakang atau jantung. Keluhan yang biasanya dirasakan penderitanya ialah batuk disertai keluarnya darah, sesak napas, nyeri pada dada, demam (panas-dingin), suara serak, keluar keringat di malam hari, penurunan berat badan yang penyebabnya tidak diketahui, pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati), dan nafas tersengal-sengal disebut mengi.

Beberapa kondisi yang disebutkan diatas tampaknya sama dengan gejala penyakit yang berkaitan dengan paru-paru, misalnya; batuk yang disertai keluarnya darah dan nyeri pada dada dapat menjadi ciri-ciri penyakit tuberkulosis atau TBC. Sedangkan gejala demam, keluar keringat di malam hari, dan suara serak dapat terjadi pada penderita flu berat. Sedangkan nafas yang tersengal-sengal sesak nafas biasanya terjadi pada penderita asma. Mengenai penurunan berat badan dapat terjadi pada penyakit apapun yang Anda derita. Tentu hal ini akan membingungkan diagnosis yang Anda sendiri lakukan, oleh karena itu untuk memastikan Anda membutuhkan tenaga medis yang ahli seperti; dokter.

Baca juga:  Apa Itu Tumor Mediastinum?

Apakah gejala tumor mediastinum yang dibiarkan begitu saja dapat berbahaya? Tentu saja, setiap penyakit yang tidak mendapatkan perawatan yang memadai akan berisiko besar bagi kehidupan Anda. Misalnya, adanya komplikasi berupa kompresi sumsum tulang belakang, serta penyebaran sel tumor yang telah berubah menjadi kanker ganas dan menyerang jaringan disekitar – seperti; perikardium, aorta, juga vena cava. Sayangnya, beberapa perawatan medis untuk mengatasi kanker seperti; radiasi, pembedahan, dan kemoterapi – juga dapat menimbulkan komplikasi. Namun, persentase komplikasi yang ditimbulkan karena perawatan medis tidak sebesar persentase jika dibiarkan.

Konsultasi dengan dokter yang ahli akan membantu Anda memahami jenis komplikasi yang dapat timbul selama perawatan medis. Mereka juga akan membantu Anda dalam mengurangi gejala tumor mediastinum yang semakin buruk jika dibiarkan saja. Adapula beberapa komplikasi dari gejala tumor mediastinum yang tampaknya sepele, misalnya; anemia, konstipasi, sembelit, diare, kerontokan rambut, mual-muntah, kelelahan, dan sakit yang tak dapat ditahan. Sedangkan komplikasi dari perawatan medis radiasi terjadi pada kulit berupa gatal, kering, atau melepuh.

Advertisement
Alinesia