Apa Ciri-Ciri Tumor Kolon?

437

Diedit:

Mengenai ciri-ciri tumor kolon, sebenarnya ini tidak selalu sama – hal demikian bergantung pada macam tumor yang Anda alami. Tumor kolon lebih dikenal dengan sebutan tumor usus besar, paling tidak ada 3 jenis utama dari tumor kolon seperti; polip non-neoplastik, polip epitel neoplastik, dan lesi mesenchymal.

Tapi, saat ini kita akan mengulas polip epitel neoplastik dan lesi mesenchymal yang terdiri dari berbagai jenis tumor lainnya dengan ciri yang beragam.

Polip Epitel Neoplastik

Mari kita mulai dengan neoplastik epitel polip, salah satunya ialah adenoma yaitu lesi jinak yang tampaknya memiliki hubungan dengan perkembangan kanker ganas. Setidaknya ada 3 jenis adenoma; yaitu adenoma tubular, adenoma vili, dan adenoma tubulovillous.

Pada pemeriksaan histologis bagi adenoma tubular tampaknya seperti struktur kista atau kelenjar pada lapisan submukosa yang bersifat tunggal dan setengahnya dapat ditemukan pada rektosigmoid.

Sedangkan adenoma vili sebagian besar dapat ditemukan pada rektum dan sigmoid. Pada umumnya bertangkai dan terlihat seperti gumpalan bunga kol verukuran lebih dari 4 sentimeter dengan risiko kanker sebesar 40%.

Adapula adenoma tubulovillous yang tampaknya berkaitan dengan lesi pada adenoma tubular dan adenoma vili tahap lanjut. Ciri-ciri tumor kolon jenis adenoma ialah pendarahan di anus, terjadi perubahan kebiasaan dala buang air besar, lalu keluarnya lendir yang biasanya terjadi pada adenoma vili berukuran besar, bahkan tumor dapat keluar dari anus.

Lesi Mesenchymal

Berlanjut dengan lesi mesenchymal yang terdiri dari 2 jenis polip yaitu; lipoma dan leiomyoma. Mari kita ulas satu-persatu, mulai dari lipoma – ini merupakan tumor jinak yang juga tidak menunjukan ciri-ciri tumor kolon, jenis tumor ini diketahui setelah menjalani kolonoskopi yang tampak berwarna kuning dan bertekstur lembut atau polip memiliki tekstur seperti bantalan yang kenyal saat ditekan dengan biopsy forceps dan terdapat pada dinding usus besar.

Baca juga:  Apa Itu Tumor Kolon?

Selama polip tidak menimbulkan gangguan, keadaan ini tak memerlukan pengobatan. Lain halnya jika ukuran polip mencapai lebih dari 2 sentimeter dan menimbulkan gejala seperti; diare, sembelit, sakit perut, pendarahan pada anus, dan melesaknya segmen usus yang satu ke dalam bagian usus lainnya – hal ini disebut juga dengan intususepsi.

Sedangkan leiomyoma merupakan jenis tumor jinak yang menyerang otot polos pada usus besar dan jarang sekali terjadi. Jenis tumor ini dapat menggantung dengan tangkai (pendunkulata) atau berupa tonjolan (sesil). Tumor ini bisa jadi timbul secara tiba-tiba tanpa menunjukkan gejala.

Namun penderitanya kadang kala merasakan nyeri, tersumbatnya saluran pencernaan (intestinal obstruction), dan perdarahan yang ada dalam perut. Secara histologis Leiomyoma juga dapat digolongkan sebagai neoplasma sel spindle, selain itu tingkat mitosis juga perlu diamati. Masih ada beberapa jenis tumor lain seperti; neuroma dan angioma (terdiri dari hemangioma dan lymphangioma).

Demikianlah beragam ciri tumor kolon yang bisa ditimbulkan oleh penyakit tumor ini. Jika Anda sudah merasakan sejumlah gejala yang dicurigai berhubungan dengan tumor kolon, ada baiknya segera lakukan pemeriksaa ke dokter.

Advertisement
Alinesia