Aneka Ragam Manfaat Kayu Manis


By Cindy Wijaya

Kayu manis sudah biasa digunakan sebagai rempah penyedap masakan maupun minuman. Biasanya kayu manis dijadikan bubuk untuk kemudian digunakan sebagai perasa makanan. Ada juga yang mencampurnya dengan madu lalu dioleskan ke roti, biskuit, atau makanan lain. Anda tetap bisa mendapatkan manfaat kayu manis bagaimanapun cara mengonsumsinya.

Ada dua jenis kayu manis yang paling banyak dikonsumsi, yakni: Cinnamomum verum, yang paling banyak digunakan di negara-negara barat dan Cinnamomum aromaticum yang biasa digunakan di wilayah-wilayah Asia selatan dan timur (termasuk Indonesia).

Sejarah kayu manis bisa dilacak dari tahun 2000 SM di Mesir kuno saat rempah ini sangat bernilai tinggi—hampir dianggap obat mujarab. Dokter-dokter pada abad pertengahan menggunakan kayu manis untuk mengobati berbagai penyakit, misalnya batuk, radang sendi, dan sakit tenggorokan.

Sedangkan kini, penelitian modern mengindikasikan bahwa rempah-rempah ini memang memiliki sejumlah kemampuan yang menguntungkan bagi kesehatan. Apa saja manfaat kayu manis?

Manfaat Kayu Manis bagi Kesehatan

Menurut U.S. National Library of Medicine, kayu manis digunakan untuk membantu menyembuhkan kejang otot, muntah-muntah, diare, infeksi, pilek, kehilangan nafsu makan, serta disfungsi ereksi.

Menurut Diabetes UK, kayu manis juga sanggup menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2.

  • Infeksi Jamur—menurut National Institutes of Health, zat kimia cinnamaldehyde di dalam kayu manis bisa membantu memberantas infeksi bakteri maupun jamur.

  • Diabetes—kayu manis dapat memperbaiki kadar glukosa dan lipid pada pasien diabetes tipe 2, hal ini menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Diabetics Care.

    Hasil studi tersebut menyimpulkan bahwa mengonsumsi 6 gram kayu manis per hari bisa menurungkan kadar serum glukosa, trigliserida, kolesterol LDL, dan total kolesterol pada pasien diabetes tipe 2. Dan penambahan kayu manis ke dalam menu makanan pasien diabetes tipe 2 dapat mengurangi faktor risiko yang terkait dengan diabetes dan penyakit kardiovaskular.

  • Penyakit Alzheimer—Peneliti dari University Tel Avivmenemukan bahwa kayu manis dapat membantu pencegahan Alzheimer.Ekstrak CEppt yang terdapat dalam kulit kayu manis mempunyai kemampuan-kemampuan untuk menghambat perkembangan penyakit Alzheimer.

  • HIV—Suatu penelitian mengungkapkan bahwa kayu manis mungkin berpotensi untuk melawan HIV. Bahkan penelitian tersebut menyatakan bahwa ekstrak yang paling efektif untuk melawan HIV-1 dan HIV-2 ialah ekstrak Cinnamomum cassia (kulit kayunya) dan Cardiospermum helicacabum (tunas dan buahnya).

  • Multiple Sklerosis—kayu manis bisa membantu menghentikan proses kerusakan akibat multiple sklerosis, ini berdasarkan pernyataan seorang peneliti neurologis di Rush University Medical Center.

  • Mengurangi efek negatif dari makanan tinggi lemak—Para peneliti dari Penn State menyingkapkan bahwa pola makan yang banyak memakai kayu manis bisa membantu mengurangi respon negatif tubuh sewaktu mengonsumsi makanan berlemak.

Baca Juga:  Khasiat Kayu Manis

Itulah sejumlah manfaat kayu manis yang luar biasa. Apakah Anda sudah terbiasa memakai kayu manis sebagai bumbu masakan? Kalau belum, tidak ada salahnya untuk mulai sering memakainya, terlebih setelah mengetahui begitu banyak keuntungan bagi kesehatan.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}