6 Cara Menghilangkan Bau Badan dengan Bahan-Bahan Alami


By Cindy Wijaya

Sesekali memiliki aroma tubuh yang sedikit kurang sedap itu normal, tapi bau badan yang berlebihan, bahkan menyengat, bisa menjadi sumber ketidaknyamanan bagi orang lain dan sangat memalukan bagi Anda. Pertanyaannya, bagaimana cara menghilangkan bau badan semacam itu?

Sebenarnya bau badan yang menyengat dan tidak sedap berasal dari tubuh saat kelenjar keringat menjadi terlalu aktif. Tetapi keringat bukanlah penyebab bau badan. Bau yang tidak enak terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri. Bakteri penyebab bau badan berkembang cepat di lingkungan yang lembap serta hangat.

Beberapa penyebab bau badan yang lain mungkin adalah kebersihan yang kurang dijaga, kekurangan asupan nutrisi, gangguan pencernaan seperti sembelit kronis, dan penyakit medis yang mendasari seperti gangguan metabolisme genetik, penyakit hati, atau diabetes.

Gejala utama dari bau badan adalah aroma yang tidak biasa dan menyengat dari tubuh. Gejala lain termasuk berkeringat berlebihan, penurunan berat badan, berkeringat di malam hari, serta tangan terasa dingin.

Sekarang mari kita menjawab pertanyaan di awal artikel, bagaimana cara menghilangkan bau badan? Anda bisa mengatasi bau badan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mungkin sudah tersedia di rumah Anda. Bahan-bahan alami ini bermanfaat menekan pertumbuhan bakteri serta mengurangi produksi keringat.

Baking Soda

Baking soda bermanfaat menyerap kelembapan dari kulit, sehingga dapat digunakan untuk menyerap keringat dan mengurangi bau badan. Selain itu, baking soda juga dapat membunuh bakteri dan bekerja selayaknya deodoran natural.

  • Campurkan 1 sendok makan baking soda dengan 1 sendok makan air perasan lemon. Oleskan ke bawah ketiak dan bagian tubuh lain yang banyak berkeringat. Diamkan selama beberapa menit lalu bilas dengan air bersih. Setelahnya Anda bisa mandi. Lakukan ini sekali sehari selama beberapa minggu.
  • Sebagai alternatif, campurkan baking soda dan tepung jagung dalam jumlah sama. Oleskan langsung ke bawah ketiak yang kering untuk mencegah keringat serta bau badan selama beberapa jam. Lakukan cara mengatasi bau badan ini saat Anda membutuhkannya.

Cuka Sari Apel

Cuka sari apel adalah bahan alami yang kuat melawan bakteri. Juga membantu menghilangkan bau badan dengan cara menyeimbangkan kadar pH kulit Anda.

  • Celupkan bola kapas ke dalam cuka apel lalu gosokkan kapas ke ketiak. Tunggu 2 – 3 menit baru mandi. Ikuti cara ini dua kali sehari, sekali di pagi hari dan sekali di malam hari sebelum pergi tidur. Lakukan sampai ada perbaikan positif.
  • Sebagai alternatif, coba tuangkan 1 mangkuk cuka apel ke dalam bak mandi berisi air hangat. Berendamlah di bak mandi ini selama 10 menit sekali sehari.
  • Anda juga bisa mencampurkan 2 sendok teh suka apel dan sedikit madu ke dalam segelas air hangat. Minumlah larutan ini 3 kali sehari sebelum makan.
Baca Juga:  Ternyata Bau Badan Bisa Menyebabkan Tingginya Resiko Kanker Payudara

Air Perasan Lemon

Air perasan lemon adalah bahan alami yang sangat bagus untuk menghilangkan bau badan. Kandungan asam di dalamnya sanggup menurunkan kadar pH kulit, sehingga menyulitkan bakteri penyebab bau badan untuk bertahan hidup.

  • Belah 1 buah lemon menjadi 2. Gosokkan salah satu potongan lemon ke bawah ketiak. Pastikan sari-sari lemonnya menempel di kulit. Biarkan sampai mengering sendiri, baru Anda bisa mandi. Lakukan cara mengatasi bau badan ini setiap hari sekali sampai ada perubahan memuaskan.
  • Kalau Anda punya kulit sensitif, bisa juga melarutkan air perasan ½ buah lemon ke dalam ½ gelas air lalu oleskan larutan ini ke ketiak menggunakan bola kapas. Diamkan sampai 10 menit, lalu bilas dengan air bersih. Lakukan cara ini sekali sehari sampai ada perubahan.

Rosmarin

Tanaman rosmarin menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Juga mengandung mentol serta klorofil, yang memiliki kandungan deodoran natural yang menetralisir bau badan menyengat dan memberikan aroma segar ke tubuh Anda. Selain itu juga mengandung zink, yang jika kekurangan asupan zink akan menimbulkan bau badan.

  • Tambahkan ½ mangkuk daun rosmarin yang kering ke dalam 4 gelas air panas. Biarkan selama 10 menit, lalu tuangkan air tersebut ke dalam air di bak mandi. Berendamlah di bak mandi ini selama 15 – 20 menit. Setelah mandi, tepuk-tepuklah kulit dengan handuk sampai kering lembap. Lakukan cara mengatasi bau badan ini sekali sehari agar aroma tubuh menjadi segar sepanjang hari.
  • Sebagai alternatif, campurkan 8 – 10 tetes minyak esensial rosmarin ke dalam 1 ons air dan oleskan di bawah ketiak sebagai deodoran alami.

Catatan: Jika rosmarin menyebabkan iritasi pada kulit, hentikanlah penggunaannya.

Minyak Pohon Teh (Tea Tree Oil)

Minyak pohon teh memiliki kandungan anti-bakteri serta anti-septik sehingga bermanfaat membunuh bakteri yang ada di kulit sekaligus menghilangkan bau badan. Juga bersifat sebagai astringen, yang berarti sanggup mengendalikan produksi keringat.

  • Tuangkan 2 tetes minyak pohon teh ke dalam 1 ons air (2 sendok makan).
  • Taruh larutan ini ke dalam botol semprot dan gunakan sebagai deodoran alami.
Baca Juga:  Bau Badan: Penyebab, Cara Mencegah, dan Cara Menghilangkannya

Catatan: Hindari penggunaan minyak pohon teh jika Anda mempunyai kulit sensitif.

Tomat

Tomat mengandung bahan anti-sepik yang sanggup membunuh bakteri penyebab bau badan. Tomat juga membantu mengecilkan pori-pori kulit sehingga mengurangi keringat yang keluar.

  • Gerus 7 – 8 buah tomat.
  • Tekan tomat yang sudah digerus di saringan besar untuk mengekstrak sarinya.
  • Tuangkan sari tomat ini ke dalam ember yang dipenuhi air.
  • Gunakan air campuran tomat ini untuk mandi.
  • Lakukan cara menghilangkan bau badan ini sekali sehari.

Catatan: Anda juga bisa meminum 1 – 2 gelas jus tomat setiap hari untuk mengatasi bau badan.

Selain dengan memanfaatkan 6 bahan alami di atas, Anda juga perlu memperhatikan kebersihan diri sendiri. Masalah bau badan biasanya bisa dengan mudah diatasi jika Anda berhasil menekan pertumbuhan bakteri di kulit serta menjaga area kulit kering, khususnya yang biasanya banyak berkeringat.

Salah satu yang wajib diperhatikan adalah area ketiak yang mengandung sejumlah besar kelenjar apokrin, yang bertanggung jawab menyebabkan bau badan tak mengenakkan. Ikutilah tips-tips di bawah ini untuk menjaga area ketiak tetap bersih dan bebas dari bakteri.

  • Mandi setiap hari dengan air hangat—untuk membunuh bakteri di kulit; sewaktu cuaca sedang panas, Anda mungkin harus mandi lebih dari dua kali sehari.
  • Bersihkan ketiak secara menyeluruh—menggunakan sabun anti-bakteri.
  • Gunakan deodoran atau antiperspirant—setelah mandi.
  • Rutin mencukur bulu ketiak—hal ini memungkinkan keringat untuk cepat menguap, sehingga menekan perkembangan bakteri.
  • Pakai baju dengan serat alami, seperti wol, sutra, atau katun—bahan-bahan ini memungkinkan kulit untuk bernapas, yang berarti keringat akan cepat menguap.
  • Pakai baju bersih—pastikan Anda rutin mencuci pakaian.
  • Batasi asupan makanan pedas—misalnya kari atau bawang putih, karena bisa membuat keringat jadi berbau; ada bukti bahwa mengonsumsi banyak daging merah cenderung membuat bau badan jadi lebih buruk.

Cobalah lakukan cara mengatasi bau badan yang dirasa cocok dengan Anda. Teruslah lakukan satu cara selama beberapa minggu atau sampai benar-benar merasakan perubahan memuaskan.

Apabila setelah cukup lama mencoba satu atau beberapa cara menghilangkan bau badan di atas, tapi tetap saja tidak menunjukkan hasil apa pun, ada baiknya Anda coba konsultasikan dengan dokter. Ada sejenis kelainan kesehatan yang menyebabakn seseorang memiliki bau badan menyengat. Dokter bisa membantu Anda mengatasi masalah medis tersebut.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}