20 Manfaat Kacang Hijau untuk Tubuh Anda


By Cindy Wijaya

Siapa tidak kenal dengan kacang hijau? Jenis biji-bijian berukuran kecil dengan warna hijau segar khas yang sudah familiar di Indonesia. Pada umumnya masyarakat Indonesia menyajikan kacang hijau dalam bentuk bubur, selain diproses kembali menjadi kecambah alias Toge.

Anda mungkin sudah beberapa kali mendengar bagaimana kacang hijau memiliki manfaat yang sangat tinggi bagi kesehatan tubuh. Sebenarnya sebaik apa manfaat kacang hijau bagi tubuh Anda?

Apa saja manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi kacang hijau secara rutin? Beberapa ulasan berikut ini bisa menjadi referensi Anda.

Kandungan Nutrisi Kacang Hijau

Manfaat dari kacang hijau tentu saja diperoleh dari komponen nutrisi yang tersimpan dalam setiap butirnya. Memang benar fakta bahwa kacang hijau termasuk jenis biji-bijian yang rendah kalori, karena dalam setiap 100 gramnya hanya terkandung sekitar 330 kal.

Menurut data nutritiondata.self.com, kacang hijau tidak mengandung lemak jahat, rendah sodium dan kolesterol. Memiliki kadar protein yang tinggi, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin K, vitamin E, kalsium, zat besi, zink, magnesium, fosfor, potasium, tembaga dan mangan.

Sebenarnya, vitamin E bukan komponen dominan kacang hijau. Tetapi ketika kacang hijau diproses lebih lanjut menjadi kecambah, vitamin E kacang hijau meningkat pesat, setidaknya mencapai lebih dari 500%.

Kacang hijau mengandung kadar serat yang relatif tinggi, sehingga termasuk dalam menu sehat untuk diet. Kacang hijau mengandung setidaknya 16 mg asam lemak omega 3 dan 43 mg asam lemak omega 6.

Selain komponen nutrisi yang sedemikian lengkapnya, kacang hijau rupanya memiliki sejumlah kandungan fitonutrient seperti; tannin dan polifenol yang penting bagi tubuh. Bekerja sebagai terapi anti oksidan, anti bakteri dan sekaligus sebagai terapi antisepsis yang cocok untuk terapi inflamasi.

Menariknya, meski kaya serat kacang hijau justru dikenal mudah untuk dicerna. Bahkan, kacang hijau sudah direkomendasikan untuk konsumsi bayi di tahapan awal mereka mengenal makanan.

Kacang hijau juga baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang mengalami gangguan pencernaan, karena tidak memberi efek kontraksi ataupun aktivitas enzim dan gas berlebihan pada pencernaan.

Manfaat Kacang Hijau

Sedemikian banyaknya komponen nutrisi yang terkandung pada kacang hijau, apa saja sebenarnya manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan rutin mengonsumsi kacang hijau?

  • Sumber nutrisi lengkap

    Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa kacang hijau mengandung komponen nutrisi yang sangat banyak. Mulai dari protein yang relatif lengkap, serat, lemak sehat, sejumlah komponen vitamin dan mineral serta komponen fitokimia bermanfaat lain.

    Inilah yang menjadikan kacang hijau menjadi salah satu makanan yang lazim diberikan sebagai alternatif sumber nutrisi. Kacang hijau bahkan termasuk dalam makanan yang wajib diberikan pada program perbaikan gizi.

    Asupan kacang hijau sangat disarankan bagi konsumsi bayi sebagai makanan pendamping ASI, juga dapat diberikan kepada manula guna menjaga kondisi tubuh mereka. Termasuk bagi mereka dengan usia produktif karena secara efektif dapat membantu menjaga metabolisme tubuh.

  • Atasi keluhan anemia

    Kacang hijau dijelaskan mengandung komponen nutrisi penting yang berperan dalam proses pembentukan sel darah merah, sebut saja zat besi dan vitamin B1. Juga mengandung folat atau vitamin B9 dan tembaga, serta selenium yang akan mendukung proses pemenuhan kebutuhan sel darah merah.

    Sel darah merah merupakan komponen penting bagi penderita anemia. Karena, pasien anemia pada dasarnya mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sel darah merah dalam tubuh mereka.

    Sementara, sel darah merah berperan membawa oksigen menuju seluruh sel tubuh. Mereka yang memiliki kasus anemia akan mudah lelah, merasa tidak fit, sulit berkonsentrasi, mengalami masalah dengan sistem daya tahan tubuh dan memiliki keluhan masalah kesehatan kulit dan rambut. Hal ini terjadi karena sel-sel dalam tubuhnya tidak mendapatkan cukup oksigen.

  • Untuk kesehatan kulit

    Kacang hijau dikenal sangat baik untuk membantu menstimulasi kesehatan kulit. Pada awalnya sejumlah pakar melihat adanya peran vitamin E dalam kacang hijau. Tetapi rupanya kadar vitamin E dalam kacang hijau tidak terlalu tinggi.

    Belakangan dipahami bahwa kacang hijau memiliki komponen protein yang menstimulasi produksi hyaluronic acid dan elastine. Ini merupakan bentuk senyawa formula kolagen yang bekerja intensif pada permukaan kulit. Senyawa ini sangat baik untuk merawat kulit dan mendukung proses regenerasi kulit.

    Kandungan sejumlah komponen nutrisi di dalamnya juga dapat membantu memperbaiki tekstur kulit, membantu mengatasi pori-pori besar, masalah sebum dan kulit berminyak.

  • Untuk kesehatan rambut

    Selain sehat untuk permukaan kulit, kacang hijau juga terbukti baik untuk kesehatan rambut. Komponen nutrisi, termasuk tembaga, magnesium, vitamin B dan C dalam kacang hijau berperan cukup besar guna membantu merawat kembali kesehatan rambut.

    Pada stylecraze.com, dijelaskan bahwa kacang hijau dapat membantu meningkatkan kesehatan rambut, baik dengan cara dikonsumsi maupun dihaluskan yang kemudian dicampurkan dengan minyak essensial, lalu dijadikan terapi masker rambut.

    Sebagaimana dijelaskan di awal bahwa kacang hijau akan mengatasi kondisi anemia dan menormalkan kembali kadar sel darah merah dalam tubuh. Kondisi ini membantu setiap sel dalam tubuh, termasuk; rambut dan kulit guna mendapat suplai oksigen untuk menjalankan fungsinya.

  • Atasi masalah haid

    Kacang hijau berperan cukup efektif untuk mengurangi intensitas keluhan PMS. Hal ini terjadi karena peran vitamin B dalam kacang hijau yang relatif tinggi, ditambah dengan peran magnesium dan komponen bioestrogen di dalamnya.

    draxe.com mengungkap bagaimana kacang hijau akan efektif membantu Anda mengurangi intensitas nyeri haid, efek migrain dan sakit kepala yang muncul. Termasuk pula membantu mengendalikan perubahan mood yang kerap menyertai kasus PMS.

    Mengonsumsi kacang hijau juga dapat membantu wanita menghindari resiko anemia. Keluhan anemia memang lazim dialami wanita terutama mereka dengan keluhan haid yang berpanjangan dalam jumlah banyak.

  • Meningkatkan imunitas

    Kacang hijau memiliki sejumlah komponen nutrisi yang terbukti meningkatkan imunitas tubuh.  Di dalam kacang hijau terdapat komponen yang baik untuk atasi anemia. Sedang anemia kerap memicu turunnya fungsi sistem imunitas.

    Tembaga, mangan dan vitamin C sendiri memiliki peran signifikan dalam fungsi imunitas. Selain itu, vitamin B juga dapat bekerja membantu memperbaiki fungsi metabolisme. Semakin baik metabolisme, maka semakin baik tubuh dalam memproduksi energi, sehingga semakin efektif pula sistem imunitas tubuh.

    Dalam riset yang diulas pada Chemistry Central Journal (2014), diungkapkan bagaimana sinergi kacang hijau dalam meningkatkan metabolisme, fungsi liver, pencernaan dan peningkatan kadar sel darah merah akan membantu memperbaiki fungsi imunitas.

  • Mengatasi inflamasi

    Masih menurut laporan Chemistry Central Journal yang menjelaskan bahwa kacang hijau memiliki efek anti inflamasi yang cukup kuat. Secara efektif dapat membantu meredakan peradangan, terutama kasus peradangan pada area pencernaan.

    Dijelaskan bahwa kacang hijau memiliki kandungan anti oksidan unik termasuk di antaranya; viteksin dan isoviteksin yang khas dari jenis biji-bijian yang merupakan salah satu aspek anti inflamasi.

    Juga terdapat komponen flavonoid, polifenol dan liposakarida dalam kacang hijau yang juga membantu proses penyembuhan pada luka dan peradangan.

    Kacang hijau juga dikenal memiliki efek anti sepsis, sepsis merupakan kondisi infeksi akut sehingga membentuk toksin yang memicu peradangan berat serta mematikan. Anti sepsis ini akan menetralisis komponen toksin yang dapat mencegah terjadinya sepsis.

  • Sebagai anti bakterial

    Kacang hijau mengandung sejenis fitokimia unik yang bekerja sebagai anti mikroba, termasuk sebagai terapi anti bakteri dan anti fungal efek yang cukup efektif.

    Kacang hijau memiliki sejenis komponen unik fitokimia bernama ‘mungin’ yang rupanya memiliki efek kuat sebagai anti fungal. Efektifitasnya sekelas jenis terapi anti fungal cyclophilin yang juga efektif ketika Anda konsumsi secara oral, juga bila Anda jadikan sebagai terapi kompress pada area kulit yang terinfeksi jamur.

    Selain itu, komponen chitinase dan polifenol juga memiliki efektifitas tinggi untuk bekerja sebagai anti bakteri. Terbukti, terapi dengan ekstraksi kacang hijau dapat membantu mengatasi sejumlah bakteri termasuk; jenis Helicobacter pylori yang kerap menginfeksi saluran usus dan lambung.

  • Menjaga berat badan

    Kacang hijau memiliki kalori yang relatif rendah, namun kaya akan serat dan protein. Dua aspek ini yang membuat kacang hijau efektif dalam menjaga perut Anda tetap kenyang dibandingkan dengan makanan karbohidrat biasa.

    Kacang hijau juga kaya akan lipid yang akan mendorong peningkatan metabolisme terhadap cadangan lemak dalam tubuh. Komponen vitamin B dalam tubuh juga akan bersinergi mendorong metabolisme.

    Semakin efektif metabolisme tubuh, semakin baik proses peralihan lemak menjadi energi yang pada akhirnya akan efektif membantu menjaga berat badan tetap ideal.

  • Menurunkan kolesterol

    Sebagaimana telah dijelaskan dalam ulasan pertama bahwa kacang hijau mengandung komponen serat tinggi yang akan meningkatkan kadar lipid juga bermanfaat meningkatkan kadar HDL kolesterol (Kolesterol Baik).

    Semakin tinggi komposisi HDL, maka semakin efektif tubuh melakukan pembakaran dan semakin cepat pula pembentukan energi. Di sisi lain, HDL akan mempercepat proses penurunan kadar kolesterol tubuh secara umum.

    Penjelasan mengenai manfaat kacang hijau dalam meningkatkan kadar HDL kolesterol dapat Anda temukan dalam Mung Bean Reviews – Chemistry Central Journal (2014).

  • Mengontrol tekanan darah

    Dengan adanya kadar lipid yang relatif tinggi dan kemampuan kacang hijau dalam meningkatkan kadar HDL serta menurunkan kadar kolesterol secara keseluruhan, maka otomatis kacang hijau juga mampu menormalkan tekanan darah.

    Riset Taiwan University yang diungkap pada researchgate.net tahun 2011 menjelaskan adanya kemampuan kacang hijau dalam membantu menurunkan tekanan darah. Dalam jangka pendek, kacang hijau akan membantu mengatasi pengentalan darah. Sedangkan dalam jangka panjang, kacang hijau merupakan terapi sehat yang memengaruhi elastisitas pembuluh darah dan membantu menghindari arterosklerosis sebagai pemicu naiknya tekanan darah.

  • Mengontrol diabetes

    Dalam riset National Institute of Rural Development yang dipublikasikan pada researchgate.net, kacang hijau merupakan salah satu dari beberapa jenis legum (kacang-kacangan) yang terbukti memiliki kemampuan anti diabetes.

    Selain riset tersebut, terdapat pula laporan Journal of Biomedicine and Biotechnology (2012) yang membuktikan kinerja kacang hijau sebagai anti hiperglikemik (nilai kadar gula dalam darah lebih tinggi dari nilai normal), tanpa menyebabkan pasien mengalami hipoglikemik (nilai kadar gula dalam darah lebih rendah dari nilai normal).

    Kacang hijau dikenal kaya akan serat yang akan mengurangi penyerapan glukosa (gula darah) dalam pencernaan. Selain itu, saat kadar kolesterol dalam tubuh terjaga, maka secara otomatis sel-sel tubuh akan semakin efektif dalam melakukan pembakaran energi. Tingkat pemakaian glukosa oleh sel menjadi optimal sehingga mampu meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin (hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein).

    Asam fenolik dan sejenis senyawa bernama penilalanine dalam kacang hijau akan mereduksi atau mengurangi kadar glukosa dalam darah. Dengan cara menurunkan input glukosa yang terserap dan membantu meningkatkan kerja liver (hati) untuk menarik kelebihan glukosa dalam darah menuju sistem metabolisme residu (endapan atau penyerapan) tubuh.

  • Melindungi liver

    Liver merupakan organ yang berperan penting bagi tubuh yang berfungsi mengendalikan kadar gula darah, kolesterol, lemak, energi, protein dan residu, serta toksin dalam tubuh.

    Itu sebabnya liver memiliki peran besar dalam menjaga kelestarian seluruh fungsi tubuh. Dan sebagaimana sudah dijelaskan di atas, kacang hijau rupanya memiliki manfaat untuk kesehatan hati atau liver.

    Dalam Journal of Biomed Research International (2013) dijelaskan bahwa komponen anti oksidan dalam kacang hijau, termasuk di antaranya jenis; flavonoid, polifenol, asam fenolik, tannin dan sejumlah komponen fitokimia lain yang terbukti merupakan terapi efektif dalam memperbaiki fungsi hati.

    Ini karena sejumlah anti oksidan akan bekerja dengan meningkatkan kemampuan tubuh dalam menetralkan toksin. Sementara fungsi tersebut dikelola oleh liver, maka dengan bantuan anti oksidan fungsi hati dapat dioptimalkan, sehingga kerusakan pada hati juga dapat diperbaiki.

  • Sebagai Anti Kanker

    Kacang hijau dikenal kaya akan anti oksidan. Kemampuannya dalam melawan radikal bebas terbilang sangat efektif. Bahkan termasuk menetralkan efek keracunan darah yang terjadi akibat peradangan level lanjut seperti sepsis.

    Kacang hijau juga memiliki kemampuan melawan efek logam berat dan membantu memperbaiki kerusakan sel akibat oksidasi radikal bebas dan senyawa toksin dalam tubuh.

    Tentu saja manfaat ini akan membantu Anda terhindari dari kanker. Kemampuan anti kanker dalam kacang hijau sudah dijelaskan berulang kali, termasuk dalam Chemistry Central Journal (2014) dan Journal of Biomed Research International (2013).

  • Menguatkan tulang

    Dalam kacang hijau ditemukan adanya komponen kalsium, magnesium, tembaga dan selenium. Perlu Anda ketahui bahwa semua nutrisi tersebut merupakan bagian penting guna mengisi densitas tulang.

    Sederhananya, semakin rutin Anda mengonsumsi kacang hijau, maka akan semakin baik densitas atau kepadatan tulang Anda. Hal ini juga dijelaskan dalam laman stylecraze.com.

    Kacang hijau juga dikenal memiliki kemampuan membantu menjaga kepadatan tulang dengan mencegah pelarutan kalsium dalam darah. Pelarutan ini akan menurunkan kepadatan tulang, sehingga mengakibatkan kenaikan tekanan darah.

  • Sehat untuk pencernaan

    Dalam ulasan sebelumnya kami sudah menyampaikan bahwa kacang hijau memiliki komponen serat yang unik, meskipun kaya akan serat kacang hijau masih mudah dicerna. Mengonsumsi kacang hijau tidak akan memberatkan pencernaan dan biasanya tidak memicu produksi asam lambung ataupun gas berlebihan.

    Itu sebabnya kacang hijau diketahui banyak disarankan oleh pihak medis sebagai asupan pada pasien dengan masalah pencernaan. Termasuk di antaranya keluhan gastritis, acid reflux atau asam lambung, kasus radang usus, tifus hingga keluhan peradangan usus buntu.

    Justru, karena efeknya sebagai anti inflamasi (anti peradangan) dan anti bakteri, sehingga kacang hijau dikenal dapat membantu mengatasi keluhan pencernaan akibat infeksi bakteri dan virus.

  • Baik untuk janin dan anak-anak

    Pada ulasan sebelumnya kami sudah menyampaikan bagaimana kacang hijau menjadi salah satu jenis asupan dengan kadar nutrisi yang beragam dan berlimpah. Dan ini pula yang menjadikan alasan kacang hijau menjadi asupan wajib bagi ibu hamil, menyusui dan anak-anak.

    Kacang hijau mengandung segala nutrisi yang berperan dalam membantu proses pertumbuhan, baik pertumbuhan janin dan pertumbuhan anak. Kadar isoflavon dalam kacang hijau juga baik untuk mendorong keseimbangan hormonal.

    Kacang hijau juga bekerja mendukung pertumbuhan tulang, mencegah anemia, menstimulasi fungsi otak dan membantu meningkatkan massa otot sehingga menjadi lebih sehat.

  • Baik untuk otak

    Sejumlah alasan menjadikan kacang hijau sebagai salah satu nutrisi penting untuk kesehatan otak. Sejumlah pakar membenarkan bahwa kacang hijau akan memberi input positif untuk kesehatan otak, mendorong daya tangkap, meningkatkan pertumbuhan sel otak dan tentu saja memperbaiki konsentrasi.

    Alasan pertama, karena kacang hijau membantu mengatasi anemia. Mereka yang memiliki kondisi anemia akan mengalami gangguan pada otak karena kekurangan asupan oksigen. Sementara oksigen adalah komponen penting bagi otak, diperkirakan sekitar 30% oksigen dalam tubuh harus di suplai menuju otak setiap harinya.

    Tanpa oksigen yang cukup, fungsi otak akan menurun. Otak akan mudah lelah dan mengalami kenaikan suhu. Di saat inilah Anda mudah mengantuk, sulit berkonsentrasi dan akan mengalami gangguan daya tangkap.

    Sementara itu, dalam kacang hijau juga ditemukan komponen asam lemak omega 3 dan 6, sejumlah komponen protein, vitamin B dan komponen mineral seperti; zink, magnesium dan selenium. Semua nutrisi inilah yang bekerja membantu proses pertumbuhan sel otak, mendorong regenerasi sel otak dan membantu meningkatkan kinerja otak.

  • Menjaga kesehatan jantung

    Anda sudah memahami bahwa kacang hijau bekerja menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dan menormalkan kembali tekanan darah. Dua situasi yang akan bermuara pada satu hal, kesehatan jantung Anda.

    Dalam laporan riset Faculty of Biotechnology and Biomolecular Science, Universiti Putra Malaysia, sebagaimana dipublikasikan pada Journal of Biomedicine and Biotechnology yang juga mengungkapkan bahwa kacang hijau merupakan terapi alami untuk melindungi kerusakan jaringan jantung.

    Termasuk mencegah pembengkakan jantung, masalah kerusakan arteri dan membantu melawan kasus detak jantung yang tidak teratur atau aritmia.

  • Mengatasi luka dan tukak

    Dalam kacang hijau ditemukan beberapa komponen penting yang bekerja mempercepat keringnya luka dan mempercepat proses pembentukan jaringan baru.

    Dikarenakan dalam kacang hijau ditemukan komponen vitamin K yang bekerja pada proses pembekuan darah saat terjadi luka. Juga, karena terdapat kandungan asam amino khusus seperti; albumin yang diketahui bermanfaat dalam mempercepat penyembuhan luka dan pembentukan sel baru.

    Kemampuan kacang hijau inilah yang kemudian dapat mengatasi keluhan infeksi pencernaan termasuk infeksi usus dan kasus gastritis.

Jelaslah kacang hijau kaya nutrisi, banyak manfaat, dan mudah untuk ditambahkan ke makanan Anda. Kacang hijau dapat digunakan sebagai pengganti sebagian besar kacang-kacangan lainnya dalam hidangan seperti kari, salad, dan sup. Kacang ini punya rasa sedikit manis dan sering dibuat menjadi makanan ringan.

Di balik rasanya yang lezat, tersimpan begitu banyak manfaat kesehatan dari kacang hijau, misalnya untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, mengontrol tekanan darah, mengontrol diabetes, mengatasi anemia, meningkatkan imunitas, dan masih banyak lagi. Jadi tunggu apa lagi untuk mulai menambahkan kacang hijau ke dalam menu makanan Anda?

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}