Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Obat Tradisional Chikungunya Obat Tradisional Chikungunya Shutterstock

10 Obat Chikungunya Rumahan untuk Redakan Nyeri Sendi dan Gejala Lain

Chikungunya adalah infeksi virus yang terutama disebarkan oleh nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti. Demam chikungunya masih sering menjadi masalah yang merepotkan di banyak negara-negara beriklim subtropis dan tropis, termasuk di Indonesia.

Faktanya, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) chikungunya adalah penyakit yang lazim ditemui di benua Asia, Afrika, dan India. Di Indonesia sendiri, berdasarkan laporan dari Kementrian Kesehatan RI pada tahun 2014 terdapat kira-kira 7300 kasus chikungunya.

Gejala-gejala chikungunya mulai muncul sekitar 3 – 7 hari setelah seseorang digigit oleh nyamuk pembawa virus penyebab chikungunya. Gejala-gejala tersebut antara lain demam, nyeri sendi, pembengkakan di persendian, sakit kepala, nyeri otot, ruam kulit (bintik-bintik merah), mual, muntah, dan kelelahan.

Dari antara gejala-gejala tersebut, nyeri sendi adalah keluhan yang paling menonjol dan menyakitkan. Penderitanya mungkin mengalami nyeri sendi yang ekstrem, hampir tak tertahankan dan bisa dialami sampai berbulan-bulan atau bahkan lebih lama.

Sayangnya hingga sekarang para ahli kesehatan masih belum menemukan obat chikungunya yang manjur, dan efek samping obat-obatan yang ada saat ini juga bisa sangat merepotkan. Akan tetapi Anda bisa memanfaatkan sejumlah obat tradisional chikungunya yang dianggap efektif menangani gejala-gejalanya, terutama nyeri sendi.

Kompres Dingin

Menggunakan kompres dingin adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi peradanganserta nyeri sendi akibat chikungunya. Kompres dingin memberikan efek mati rasa pada ujung-ujung saraf juga memperlambat aliran darah ke area tersebut, yang pada akhirnya membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

  • Ambil segenggam es batu dan sedikit remukkan.
  • Bungkus dengan handuk tangan.
  • Tekan kompres dingin itu di area yang terasa nyeri selama 3 – 5 menit.
  • Ulangi lakukan ini beberapa kali sehari sebanyak yang dibutuhkan.

Catatan: Jangan langsung tempelkan es batu ke kulit karena bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit.

Pijat dengan Minyak

Pijat adalah cara lain yang sederhana dan natural untuk mengatasi nyeri sendi akibat chikungunya. Pijat akan merilekskan otot-otot sekaligus mengurangi pembengkakan serta kekakuan pada area yang terpengaruh. Selain itu juga melancarkan aliran darah. Untuk memijat Anda boleh menggunakan jenis minyak pijat apa pun, misalnya minyak zaitun.

  • Oleskan minyak hangat secukupnya ke area yang terasa nyeri. Gunakan kedua jempol Anda untuk memijat-mijat perlahan selama beberapa menit. Ulangi lakukan ini beberapa kali sehari sampai rasa nyeri memudar.
  • Alternatifnya, gunakan minyak hangat dan sejumput bubuk kayu manis. Campurkan keduanya lalu pijatkan ke sendi-sendi yang nyeri selama beberapa menit. Ulangi lakukan ini 2 – 3 kali dalam sehari.

Catatan: Pijatlah dengan perlahan, karena kalau terlalu keras justru akan memperparah nyeri.

Berendam Garam Epsom

Obat tradisional chikungunya yang selanjutnya adalah menggunakan garam Epsom. Garam ini mengandung kristal magnesiumsulfat yang membantu meredakan rasa sakit, pembengkakan, dan peradangan. Selanjutnya, air hangat yang dibuat berendam akan merilekskan dan melancarkan aliran darah tubuh.

  • Tuangkan 1 cup garam Epsom dan baking soda ke dalam bak mandi berisi air hangat, campurkan hingga merata. Rendam tubuh Anda di dalamnya selama 15 menit. Nikmatilah berendam seperti ini setiap 2 hari sekali.
  • Untuk meredakan nyeri di salah satu bagian sendi, isilah 1 baskom dengan air hangat secukupnya dan tangkan 1 sendok makan garam Epsom ke dalamnya. Rendamlah bagian sendi tersebut di dalamnya selama 5 menit. Lakukan ini 4 – 5 kali sepanjang sehari.

Kunyit

Obat chikungunya rumahan lain untuk meringankan gejala-gejalanya adalah kunyit. Kandungan kurkumin di dalamnya bekerja sebagai antioksidan kuat serta anti-inflamasiuntuk membantu mengatasi rasa nyeri. Penelitian pada tahun 2009 yang diterbtikan oleh The International Journal of Biochemistry & Cell Biology meneguhkan kemampuan anti-inflamasidan pereda rasa sakit yang dimiliki kunyit.

  • Tuangkan ½ sendok teh kunyit ke dalam segelas susu panas, dan aduk sampai merata hingga tidak ada lagi bubuk-bubuk tersisa. Minumlah selagi masih hangat, sebanyak 2 kali sehari.
  • Anda juga bisa mengonsumsi suplemen kurkumin sebagai alternatif, tapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk tahu dosis yang tepat.

Jahe

Jahe mengandung kemampuan anti-inflamasi dan pereda rasa sakit yang dapat membantu melawan rasa nyeri serta peradangan yang dialami oleh penderita chikungunya. Senyawa ampuh bernama gingerol di dalam jahe bertugas mengurangi rasa nyeri. Selain itu, jahe melancarkan aliran darah di seluruh tubuh serta meningkatkan kekebalan tubuh.

  • Minumlah teh jahe maksimal 3 kali sehari. Untuk membuat teh, rebus 1 atau 1 ½ gelas air, tambahkan 5 – 6 irisan jahe ke dalamnya, dan biarkan mendidih sampai 5 – 10 menit. Minumlah teh jahe selagi masih hangat.
  • Anda bisa memijat area yang nyeri dengan minyak jahe beberapa kali sehari.
  • Anda juga bisa mengonsumsi suplemen jahe 500 – 1000 mg sebanyak 3 – 4 kali sehari, tapi konsultasikan dengan dokter untuk tahu dosis yang tepat.

Bawang Putih

Pilihan obat tradisional chikungunya lain adalah bawang putih. Dengan kandungan anti-inflamasi dan antioksidan di dalamnya, bawang putih dapat dimanfaatkan untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh guna melawan virus yang menginfeksi tubuh Anda. Kandungan sulfur dan selenium di dalamnya juga bermanfaat meredakan nyeri sendi. Selain itu, bawang putih meringankan peradangan sekaligus melancarkan peredaran darah.

  • Pijat area yang nyeri dengan minyak bawang putih. Cara membuat minyak: goreng 2 siung bawang putih cincang dengan 2 sendok makan minyak wijensampai bawang menghitam. Ambil bawang dan biarkan minyaknya mendingin. Gunakan minyak ini untuk pijat, dan setelah pijat tunggu beberapa jam sebelum mandi. Lakukan ini 2 kali sehari.
  • Tambahkan juga asupan bawang putih mentah atau masak ke dalam menu masakan. Juga bisa mengonsumsi suplemen bawang putih, tapi konsultasikan dulu dengan dokter.

Air Kelapa

Ketika Anda menderita karena chikungunya, tubuh Anda menjadi lemah dan kekurangan energi. Air kepala, sumber yang baik untuk karbohidrat, membantu menaikkan tingkat energi Anda. Selain itu juga bagus sebagai obat chikungunya, karena membantu mempercepat pemulihan dengan cara mendetoksifikasi liver. Air kelapajuga memiliki efek alkalizing yang membantu mengembalikan kadar pH sehat dalam tubuh serta mencegah dehidrasi.

  • Minumlah 3 – 4 gelas air kelapamurni dalam sehari. Pilihlah air kelapa yang masih segar, bukan yang sudah dikemas dalam botol atau kemasan lain, agar mendapat manfaat maksimal.

Istirahat

Lembaga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa istirahat yang banyak sebagai salah satu cara terbaik untuk cepat memulihkan tubuh dari virus penyebab chikungunya. Istirahat akan membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan, juga memberi tubuh Anda waktu yang diperlukan untuk menyembuhkan diri.

  • Istirahat sebanyak mungkin dan kurangi aktivitas fisik untuk mencegah kelelahan.
  • Pastikan Anda mencukupi kebutuhan tidur agar tubuh bisa rileks dan cepat pulih dari nyeri sendi.

Olahraga Ringan

Olahraga aerobik ringan mencakup peregangan dan gerakan yang perlahan dapat membantu meredakan gejala chikungunya berupa nyeri sendi. Memang Anda harus banyak istirahat. Tapi kalau sama sekali tidak bergerak dan hanya duduk atau berbaring sepanjang waktu, malah akan membuat sendi-sendi jadi kaku dan memperparah keadaan.

Dengan melakukan gerakan-gerakan peregangan dan aerobik ringan, Anda bisa lebih cepat sembuh dan lebih sedikit merasa nyeri pada sendi. Kapan pun Anda merasa cukup kuat, cobalah olahraga jalan kaki di sekitar rumah. Jalan kaki adalah salah satu olahraga aerobik ringan yang terbaik.

Diet Alkaline

Untuk mengurangi rasa sakit dan memperbaiki kesehatan Anda secara keseluruhan, cobalah konsumsi pola makan yang seimbang alkaline. Makanan-makanan alkaline membantu mempertahankan kadar pH normal dalam tubuh, yang penting untuk mengatasi gejala nyeri dan peradangan.

  • Fokuslah pada makanan-makanan yang kaya akan vitamin C, yang berarti mereka mengandung banyak antioksidan.
  • Tuangkan air perasan ½ buah lemon ke dalam segelas air. Minumlah 2 – 3 kali dalam sehari untuk meningkatkan alkalinitas tubuh.
  • Makanlah banyak sayuran berdaun hijau, yang kaya akan vitamin E dan zat besi.
  • Minumlah 3 – 4 gelas teh hijau setiap hari.
  • Hindari makanan hewani, gula, makanan olahan, minuman berkafein, alkohol, serta tepung olahan.

Hingga saat ini belum ditemukan obat chikungunya yang khusus, maka yang terbaik bisa kita lakukan adalah berupaya sebisa mungkin mengurangi gejala-gejala yang timbul. Karena gejala yang paling parah biasanya adalah nyeri sendi, Anda bisa memanfaatkan sejumlah obat tradisional chikungunya seperti di atas ini untuk meringankan nyeri sendi.

Sebagian penderita chikungunya mengalami hilangnya nafsu makan dan malas bergerak untuk ambil minum, jadi mereka rentan mengalami dehidrasi. Jadi ada baiknya selalu sediakan botol minum dan gelas di samping tempat tidur agar memudahkan untuk minum. Dan jika obat-obat tradisional rumahan seperti di atas tidak banyak membantu, sebaiknya Anda kembali periksa ke dokter untuk mendapat penanganan yang lebih intensif.

FOLLOW US:
instagramsms

Log In or Register