Pengobatan Kanker Kandung Kemih yang Perlu Anda Pertimbangkan

81
Credit Photo: Chinnapong / BigStock

Diedit:

Kanker kandung kemih sangat mungkin untuk diobati dengan baik apabila dideteksi sejak awal dan segera diberikan pengobatan yang terbaik. Saran terbaik mengenai pengobatan dapat diperoleh dengan menemui dokter ahli yang berpengalaman menangani jenis penyakit ini. Selain pengobatan medis, ada juga obat herbal yang dapat membantu memulihkan dari dampak-dampak kanker kandung kemih.

Apa saja pengobatan yang umumnya disarankan oleh dokter? Apa obat herbal yang efektif untuk membantu pemulihan dari kanker kandung kemih? Artikel ini akan membahas jawaban dari kedua pertanyaan tersebut.

Apa Saja Pengobatan Standar untuk Kanker Kandung Kemih?

Metode pengobatan untuk kanker ini bergantung pada sejumlah faktor, terutama jenis kankernya serta tahap dan stadium dari kankernya. Kedua faktor tersebut serta faktor-faktor lain, seperti kondisi kesehatan dan pilihan pribadi pasien, harus dipertimbangkan oleh para dokter untuk menentukan pengobatan terbaik bagi pasiennya.

Operasi:

Setidaknya ada empat jenis operasi untuk mengobati kanker kandung kemih, yaitu: transurethral resection (TUR) dengan fulgurasi, radical cystectomy, partial systectomy, dan urinary diversion. Berikut penjelasan singkat dari masing-masing operasi tersebut.

Transurethral resection (TUR) dengan fulgurasi: Operasi menggunakan sistoskop (tabung tipis yang dilengkapi senter) yang dimasukkan ke dalam kandung kemih melalui saluran uretra. Sebuah alat yang dilengkapi kawat kecil di ujungnya kemudian digunakan untuk menghilangkan kanker atau untuk membakarnya dengan listrik berenergi tinggi. Metode ini disebut sebagai fulgurasi.

Radical cystectomy: Operasi untuk mengangkat kandung kemih serta kelenjar-kelenjar getah bening dan organ-organ di sekitarnya yang telah terkena kanker. Operasi ini mungkin diperlukan untuk kanker kandung kemih yang telah menyerang dinding otot, atau jika kankernya melibatkan sebagian besar kandung kemih. Apabila kandung kemih harus diangkat, dokter akan membuat jalan baru bagi urin untuk keluar dari tubuh.

Partial systectomy: Operasi untuk mengangkat sebagian dari kandung kemih. Operasi ini dapat dilakukan untuk pasien yang kankernya telah menyerang dinding kandung kemih tetapi hanya terbatas pada satu bagian saja. Karena hanya sebagian kandung kemih yang diangkat, maka pasien tetap bisa mengeluarkan urin secara normal. Metode ini disebut juga segmental cystectomy.

Urinary diversion: Operasi untuk membuat jalan baru bagi tubuh untuk menyimpan dan mengeluarkan urin.

Terapi Radiasi:

Terapi radiasi (radioterapi) adalah pengobatan yang menggunakan sinar-X berenergi tinggi atau tipe radiasi lain untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan sel-sel kanker kandung kemih. Terdapat dua cara pemberian terapi radiasi yaitu:

Terapi radiasi eksternal: Menggunakan mesin di luar tubuh untuk mengirimkan radiasi ke bagian tubuh yang terkena kanker.

Baca juga:  Kanker Kandung Kemih: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Terapi radiasi internal: Menggunakan zat-zat radioaktif yang ditempatkan di dalam jarum, biji, kawat, atau kateter, yang ditempatkan langsung ke dalam atau ke dekat kanker.

Caranya terapi radiasi diberikan bergantung pada jenis dan stadium dari kanker yang sedang diobati. Untuk pengobatan kanker kandung kemih, cara yang digunakan ialah terapi radiasi eksternal.

Kemoterapi:

Kemoterapi merupakan pengobatan kanker yang menggunakan obat-obatan untuk menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker, dengan cara membunuh sel-sel kanker atau dengan menghentikan pembelahan sel-sel itu.

Jika kemoterapi diberikan melalui oral atau injeksi, obat akan memasuki aliran darah dan bisa mencapai sel-sel kanker di seluruh tubuh (kemoterapi sistemik).

Jika kemoterapi ditempatkan langsung ke dalam cairan serebrospinal, organ, atau ke dalam rongga tubuh seperti perut, maka obat terutama akan memengaruhi sel-sel kanker di bagian tersebut (kemoterapi regional).

Untuk pengobatan kanker kandung kemih, kemmoterapi regional dapat dilakukan secara intravesikal, yaitu menggunakan tabung yang dimasukkan ke dalam kandung kemih melalui saluran ureter. Caranya kemoterapi diberikan bergantung pada jenis dan stadium kanker yang sedang diobati. Ada juga metode kemoterapi kombinasi yang menggunakan lebih dari satu obat anti-kanker.

Imunoterapi:

Imunoterapi adalah pengobatan kanker yang menggunakan sistem kekebalan dari tubuh pasien itu sendiri. Zat-zat yang dibuat secara alami oleh tubuh atau dibuat di laboratorium digunakan untuk meningkatkan, mengarahkan, atau memulihkan pertahanan alami tubuh terhadap kanker. Jenis metode pengobatan kanker ini disebut bioterapi atau terapi biologis.

Setidaknya terdapat dua jenis imunoterapi, yaitu terapi immune checkpont inhibitor dan bacillus Calmette- Guérin (BCG). Berikut penjelasan dari kedua jenis imunoterapi itu:

Terapi immune checkpont inhibitor: Jenis terapi immune checkpoint inhibitor untuk pengobatan kanker kandung kemih adalah inhibitor PD-1. PD-1 merupakan protein pada permukaan sel T yang membantu menjaga respons kekebalan tubuh tetap terkendali. Ketika PD-1 menempe pada protein lain yang disebut PDL-1 pada sel kanker, itu menghentikan sel-sel T dalam upayanya membunuh sel-sel kanker.

Inhibitor PD-1 menempel pada PDL-1 dan memungkinkan sel T tetap untuk membunuh sel-sel kanker. Contoh inhibitor PD-1 yakni pembrolizumab, atezolizumab, nivolumab, avelumab, dan durvalumab.

Bacillus Calmette- Guérin (BCG): Kanker kandung kemih dapat diobati menggunakan imunoterapi bernama BCG. BCG diberikan dalam bentuk cairan yang dimasukkan langsung ke dalam kandung kemih menggunakan kateter (tabung tipis).

Apa Pengobatan Herbal untuk Kanker Kandung Kemih?

Karena banyak pasien yang khawatir dengan efek samping dari pengobatan medis, maka dicarilah cara alternatif yang lebih alami untuk mengobati kanker. Salah satu alternatif yang sangat populer ialah menggunakan obat herbal yang diyakini bermanfaat untuk membantu mengobati berbagai jenis kanker, termasuk kanker kandung kemih.

Baca juga:  Kanker Kandung Kemih: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Sarang Semut Papua, Obat Herbal Kanker Kandung Kemih

Obat herbal untuk kanker yang tergolong paling direkomendasikan adalah Sarang Semut Papua (Myrmecodia pendans). Sarang Semut Papua merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh di pedalaman hutan Papua. Tanaman herbal ini kaya akan kandungan-kandungan bermanfaat seperti flavonoid dan tanin.

Kandungan flavonoid dalam Sarang Semut sering digunakan sebagai anti-kanker berkat kemampuannya untuk memodulasi target utama dan jalur yang terlibat dalam pengendalian siklus sel kanker, memicu dimulainya apoptosis (kematian terprogram) pada sel kanker, menghambat angiogenesis (pembentukan pembuluh darah baru) pada tumor, serta menghambat invasi sel kanker dan metastasis kanker.

Berbekal kemampuan anti-kanker tersebut, tanaman obat herbal ini juga dapat dikonsumsi untuk membantu pengobatan kanker kandung kemih. Sarang Semut Papua dapat dikonsumsi sebagai suplemen untuk membantu memulihkan tubuh dari dampak-dampak penyakit kanker kandung kemih.

Kesimpulan tentang Pengobatan Kanker Kandung Kemih

Apa saja pengobatan standar untuk kanker kandung kemih? Bergantung pada jenis dan stadium dari kankernya, dokter mungkin akan merekomendasikan pasiennya untuk menjalani: operasi, terapi radiasi, kemoterapi, atau imunoterapi. Dokter juga mungkin menyarankan pasien untuk menjalani lebih dari satu metode pengobatan.

Jika Anda baru saja didiagnosis penyakit ini, ada baiknya Anda menemui dokter ahli yang berpengalaman menangani kanker ini dan meminta pendapatnya mengenai metode pengobatan yang terbaik untuk keadaan Anda. Keadaan setiap pasien berbeda, jadi jenis perawatan yang cocok juga harus disesuaikan.

Apa obat herbal yang dapat membantu memulihkan kanker kandung kemih? Salah satu obat herbal yang paling direkomendasikan ialah Sarang Semut Papua. Tanaman obat herbal ini kaya akan kandungan flavonoid yang berguna sebagai anti-kanker. Flavonoid dapat memicu kematian pada sel kanker, menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada tumor, serta menghambat invasi sel kanker dan penyebaran kanker.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang pengobatan untuk kanker kandung kemih. Semoga informasi ini dapat berguna khususnya bagi Anda yang sedang menghadapi penyakit ini. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar kanker kandung kemih hanya di Deherba.com.


Referensi tentang Pengobatan Kanker Kandung Kemih:

National Cancer Institute. Bladder Cancer Treatment (PDQ®)–Patient Version. Updated: 2019-10-30. URL: https://www.cancer.gov/types/bladder/patient/bladder-treatment-pdq. Accessed: 2019-11-19

Wulan, Kholifah, dkk. (2017). Sarang Semut (Myrmecodia pendans) sebagai Antikanker. Medula. 7(5): 140-143