Obat Tradisional Kanker Testis Ini Bisa Dijadikan Alternatif


By Cindy Wijaya

“Pada Februari 2019, Desai menyelesaikan seluruh perawatan dan scan medisnya. Dia sudah tidak lagi perlu rutin scan untuk memeriksa kanker.” Ini adalah kutipan pengalaman dari seorang survivor kanker testis yang berhasil pulih dari penyakitnya setelah berjuang pantang menyerah. Seperti pengalaman ini dan banyak pengalaman lainnya, Anda bisa mendapat hasil baik jika tetap semangat dalam menghadapi kanker. Mungkin Anda datang ke artikel ini dalam upaya mencari pengobatan dan berharap menemukan saran herbal untuk obat tradisional kanker testis.

Artikel ini akan mengupas tentang sebuah herbal asli Indonesia yang sedang diminati banyak orang untuk digunakan sebagai obat tradisional kanker. Mengapa herbal ini kami sarankan? Bagaimana kemampuannya untuk membantu mengatasi kanker testis? Bagaimana cara mengolahnya supaya bisa diminum? Simak artikel ini sampai selesai untuk mendapatkan jawabannya.

Tumbuhan Obat Tradisonal Penumpas Kanker Testis

Sering kali dokter akan menganjurkan pasien kanker testis untuk menjalani operasi guna mengangkat testis atau kelenjar getah bening di sekitarnya. Selain itu pasien juga mungkin diminta untuk melakukan perawatan lain seperti terapi radiasi atau kemoterapi.

Serangkaian perawatan semacam itu tentu menimbulkan efek samping dan dampak buruk yang bisa jadi tidak sedikit. Karena itu banyak pasien yang merasa khawatir dan akhirnya berupaya mencari solusi alternatif. Pilihan alternatif yang mungkin dicari penderita kanker testis adalah mengonsumsi obat tradisional yang terbuat dari tumbuhan herbal.

Herbal yang saat ini sedang banyak diminati oleh para penderita kanker adalah Sarang Semut Papua, dan herbal inilah yang akan diulas dalam artikel ini. Sebenarnya sepak terjang herbal ini sudah sejak lebih dari 10 tahun lalu, dimana pada 2006 silam Sarang Semut pertama kali diperkenalkan sebagai tumbuhan herbal berpotensi menumpas kanker.

Meski sudah cukup lama, namun ketenaran herbal ini tidak tenggelam di tengah banyaknya herbal-herbal baru yang muncul dari tahun ke tahun. Jika sebuah herbal terus dicari banyak orang selama bertahun-tahun, masuk akal jika herbal tersebut pastilah bermanfaat dan tepat penggunaannya. Dalam hal ini penggunaan Sarang Semut ialah untuk membantu pengobatan kanker.

Kami sebagai salah satu penyedia info herbal juga telah mengamati bahwa Sarang Semut Papua sudah membantu ribuan bahkan belasan ribu orang penggunanya, yang sebagian besar adalah penderita kanker, tumor, atau benjolan abnormal “cikal bakal” kanker.

Bagaimana kemampuan Sarang Semut Papua sebagai obat tradisional untuk membantu mengatasi kanker testis? Mari kita amati apa yang diungkapkan oleh penelitian tentang cara kerja herbal ini dalam melawan sel-sel kanker.

Kandungan Sarang Semut Ampuh untuk Melawan Kanker

Tumbuhan Sarang Semut Papua, yang berasal dari jenis (spesies) Myrmecodia pendans, sudah diteliti oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan ditemukan memiliki kandungan-kandungan senyawa yang berkhasiat untuk mengatasi kanker. Misalnya yang paling banyak diselidiki oleh para peneliti adalah senyawa flavonoid.

Begitu masuk ke dalam sistem tubuh kita, flavonoid akan bekerja melalui beragam fungsi. Contoh-contoh fungsinya yaitu untuk melindungi struktur sel-sel tubuh, bekerja secara sinergi dengan vitamin C untuk meningkatkan efektivitasnya, sebagai anti-inflamasi, sebagai antiobiotik, serta sebagai anti-virus.

Lalu bagaimana khususnya fungsi flavonoid dalam bekerja sebagai obat tradisional untuk kanker testis? Berdasarkan penjelasan dari artikel ilmiah “Flavonoids: A versatile source of anticancer drugs”, flavonoid punya mekanisme-mekanisme kerja yang secara khusus berguna untuk mengatasi kanker. Berikut adalah diantaranya:

  • Anti-proliferasi: Menghalangi perkembangbiakan sel-sel yang membentuk kanker.
  • Penangkapan siklus sel: Menghalangi perbanyakan sel-sel yang membentuk kanker.
  • Induksi apoptosis: Memicu terjadinya kematian terprogram yang akan mendesak sel-sel kanker untuk mati lebih cepat.
  • Penghambatan angiogenesis: Menghambat terbentuknya pembuluh darah yang mengedarkan nutrisi ke sel-sel kanker.

Mekanisme-mekanisme kerja tersebut tentu bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan serta membantu membunuh sel-sel kanker di dalam tubuh. Flavonoid bukan satu-satunya senyawa yang berguna, Sarang Semut juga mengandung beragam senyawa aktif lain yang turut membantu pengobatan kanker.

Contohnya senyawa tanin yang bertugas sebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel sehat agar tidak dirusak oleh radikal bebas. Hal ini tentunya akan menghambat perkembangan kanker lebih lanjut. Kemudian ada kandungan beragam mineral yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh supaya lebih sanggup dalam menghadapi penyakit kanker.

Berbekal kandungan-kandungan bermanfaat di dalamnya, tidak aneh bila Sarang Semut mampu membantu pengobatan kanker testis. Sebenarnya penelitian sudah membuktikan bahwa herbal ini bisa membantu pengobatan banyak jenis kanker, seperti kanker paru-paru, kanker darah, kanker serviks, kanker getah bening, dan lain sebagainya. Karena itu kami yakin untuk merekomendasikannya bagi Anda.

Resep Tradisional Sarang Semut untuk Obat Kanker Testis

Apabila ingin menggunakan herbal ini, pastilah harus tahu bagaimana cara mengolahnya untuk bisa dikonsumsi. Sebelum itu Anda perlu tahu bahan baku yang tepat, sebab ada lebih dari 70 jenis tanaman Sarang Semut di Indonesia. Tetapi hanya satu yang secara luas telah diakui sebagai obat kanker tradisional dan telah didukung oleh penelitian ilmiah.

Sarang Semut inilah yang harus menjadi bahan baku Anda, dan jenis ini berasal dari spesies Myrmecodia pendans yang hanya tumbuh di Papua. Karena itu Anda disarankan untuk membelinya melalui kerabat atau teman yang tinggal di Papua. Jika harus membeli dari penjual, tanyakan apa jenis yang dia jual dan dari mana dia mendapatkannya. Jika tidak mendapat jawaban yang jelas, sebaiknya cari di tempat lain.

Sesudah memastikan mendapat bahan baku yang benar, yang mungkin masih dalam bentuk bongkahan-bongkahan, kini Anda bisa mengolahnya untuk jadi obat tradisional. Pastikan hanya mengolah bongkahan yang kondisinya bagus dan tidak berjamur. Ikuti langkah-langkah berikut.

Cara Mengolah Sarang Semut Papua:


  1. Patahkan bongkahan kecil-kecil dengan tangan, gunakan blender untuk menghaluskannya.
  2. Siapkan panci yang dibuat dari keramik atau tanah liat.
  3. Masukkan air 2 gelas dan Sarang Semut yang sudah halus 1 sendok makan.
  4. Rebus dengan api kecil hingga mendidih sambil sesekali diaduk selama 15 menit atau sampai airnya berkurang kurang-lebih setengahnya.
  5. Matikan api dan biarkan ramuan dingin sendiri.
  6. Saring airnya dan ramuan siap dikonsumsi untuk obat tradisional kanker testis.
  7. Minumlah ramuan 1 – 3 kali sehari.

Selamat, Anda berhasil membuat obat tradisional Sarang Semut. Sekarang yang perlu dilakukan adalah mengonsumsinya setiap hari secara teratur. Dari pengalaman para pengguna herbal ini, mereka biasanya sudah memperoleh hasil baik setelah 1 bulan atau lebih meminumnya secara teratur. Bahkan ada juga yang sudah memperolehnya lebih cepat, hanya dalam 1 minggu.

Apa saja hasil-hasil baik tersebut? Contohnya dari yang sudah lama merasa kesakitan akibat kanker kini sudah jauh berkurang rasa sakitnya, dari yang hanya bisa berbaring di tempat tidur kini sudah bisa beraktivitas kembali, dari yang kesulitan makan menjadi bisa makan lagi dengan baik, ukuran benjolan atau gumpalan kanker yang terus mengecil, dan luka karena kanker yang mengering kemudian menutup.

Jangan Ragu Mencoba Sarang Semut sebagai Obat Kanker Testis Tradisional

Anda lah yang berhak untuk memutuskan, apakah akan mencoba herbal ini atau tidak. Bisa jadi sebelumnya Anda pernah mencoba obat tradisional lain untuk mengatasi kanker ini, tetapi hasilnya tidak sesuai harapan. Bisa dimaklumi jika Anda merasa ragu untuk mencoba obat tradisional lainnya.

Namun pertimbangkanlah ini: Dari apa yang kami amati sampai hari ini, orang-orang yang mengonsumsi Sarang Semut Papua merasakan hasil-hasil yang lebih positif dan relatif lebih cepat dibandingkan banyak herbal lainnya.

Kami sendiri sempat terheran-heran ketika membaca pengalaman yang luar biasa dari pengguna herbal ini. Bahkan ada yang sampai mengungkapkan bahwa kemungkinan Sarang Semut sengaja diciptakan untuk membantu para penderita kanker.

Jika Anda sudah memutuskan untuk mencoba herbal ini, bicarakanlah dulu dengan keluarga. Jika sedang menjalani perawatan medis tertentu, bicarakan juga dengan dokter bagaimana caranya memanfaatkan herbal ini sebagai pendamping perawatan itu.

Dan saat menggunakan obat tradisional kanker testis ini, ingatlah untuk menggunakan jenis yang tepat, mengolahnya sesuai langkah-langkah di atas, dan terus mengonsumsinya secara teratur. Jika ingin membeli produk Sarang Semut yang sudah siap minum, dianjurkan mencari yang diolah dalam bentuk produk ekstrak. Sebab teknik pengolahan ini yang terbaik dalam mempertahankan senyawa-senyawa aktif sehingga Anda memperoleh manfaat sepenuhnya. Selamat mencoba.

Sumber

Sumber Referensi:

Sudiono, Janti, dkk. (2015). The Scientific Base of Myrmecodia pendans as Herbal Remedies. British Journal of Medicine & Medical Research. 8(3): 230-237. DOI: 10.9734/BJMMR/2015/17465

Wulan, Kholifah, dkk. (2017). Sarang Semut (Myrmecodia pendans) sebagai Antikanker. Medula. 7(5): 140-143

Chahar, Maheep K, dkk. (2011). Flavonoids: A versatile source of anticancer drugs. Pharmacognosy Review. 5(9): 1–12. DOI: 10.4103/0973-7847.79093

Subroto, M. Ahkam, Saputro, Hendro. 2007. Gempur Penyakit dengan Sarang Semut. Jakarta: Penebar Swadaya

Redaksi Trubus. 2006 Mei. Sarang Semut vs Penyakit Maut. Trubus. Rubrik Topik: 10-23

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}