13 Manfaat Asam Jawa yang Luar Biasa untuk Kesehatan Anda


By Cindy Wijaya

Asam jawa, siapa yang tidak kenal salah satu bumbu populer dalam sejumlah hidangan nusantara yang satu ini. Aromanya yang khas disertai dengan rasa asam manisnya yang segar menjadi penggugah selera dalam sejumlah sajian. Tetapi ternyata asam jawa yang didunia internasional lebih dikenal dengan nama tamarin ini juga memiliki banyak khasiat. Dan kali ini kami akan berbagi sejumlah manfaat asam jawa untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui.

Menurut sejumlah sumber, diketahui bahwa asal muasal tanaman asam jawa justru berasal dari Afrika. Kemudian menyebar ke kawasan Asia terutama kawasan beriklim tropis. Hingga akhirnya tumbuh sebagai salah satu tanaman endemik yang dengan mudah Anda jumpai di berbagai kawasan tropis Asia seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan India. Rasa asam segarnya dikembangkan oleh masyarakat sekitar sebagai salah satu bumbu masak.

Tetapi rupanya yang tidak banyak orang ketahui, asam jawa juga secara tradisional digunakan sebagai bahan baku pengobatan tradisional. Mungkin di Indonesia, bilapun kebanyakan dikenal oleh orang awam hanya kunir asam, ramuan jamu yang memadukan khasiat kunyit dengan asam jawa.

Lantas, apa sebenarnya manfaat asam jawa sebenarnya? Meski asam jawa berasal dari kawasan tropis, rupanya sejumlah riset sudah banyak dikembangkan untuk menilik lebih dalam manfaat asam jawa untuk kesehatan. Dan sejumlah fakta terkait manfaat asam jawa tersebut antara lain:

1. Salah satu sumber serat tinggi

Bila Anda melihat bentuk dari buah asam jawa, bagian daging dalamnya memiliki bentuk yang serupa serat yang melekat bersama gel pekat. Bentuknya yang unik ini menjadikan asam jawa memiliki kandungan serat yang tinggi yang biasa disebut dengan non-starch polysaccharide (NSP) atau kita lebih memahaminya sebagai polisakarida non pati, termasuk gum, pectin, tannin, hemiselulosa dan musilase.

Keberadaan fiber yang kaya ini akan sangat efektif membantu meningkatkan kualitas kesehatan sistem pencernaan, termasuk mempertahankan rasa kenyang lebih lama, mendorong lancarnya pembuangan feses, membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi, menarik dan menyerap lebih banyak toksin dan endapan lemak dalam usus dan membuangnya melalui feses.

2. Menjaga kesehatan jantung

Dalam asam jawa ditemukan sejumlah komposisi fitonutrient yang bekerja sebagai anti oksidan. Sebut saja tannin, polifenol, limonene,tartaric acid, geraniol, methyl salicylate, pyrazine safrole, cinnamic acid, alkyl¬thiazoles dan beberapa jenis anti oksidan lain. Kemampuan polifenol yang paling menonjol karena memberi efek khusus dalam menyerap lemak jahat dan jenis LDL atau kolesterol jahat yang terendap dalam aliran darah.

Selain kandungan fitonutrient di dalam asam jawa, manfaat asam jawa untuk kesehatan sirkulasi darah juga bisa Anda dapatkan dari khasiat kandungan potasium dan vitamin C di dalamnya. Keduanya dikenal membantu memperbaiki kesehatan dinding pembuluh darah, memperbaiki komposisi darah dan menstimulasi aliran darah.

Menurut journal PLOS one, disebutkan pada In Vivo Biochemical and Gene Expression Analyses of the Antioxidant Activities and Hypocholesterolaemic Properties ofTamarindus indica Fruit Pulp Extract dijelaskan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi asam jawa setidaknya 3 – 5 bongkah setiap harinya akan menurunkan risiko serangan jantung setidaknya 40% dari pada mereka yang tidak mengonsumsinya.

3. Mengatasi anemia

Warna asam jawa yang cenderung gelap kecoklatan rupanya bersumber dari kekayaan zat besi dan magnesium yang terkandung di dalam asam jawa. Kandungan zat besi di dalamnya mencapai 19% kebutuhan tubuh normal.

Kadar iron yang tinggi menjadikannya bermanfaat untuk mengatasi anemia, kondisi dimana kadar sel darah merah dalam darah tidak cukup untuk menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Kandungan magnesium di dalam asam jawa baik untuk mendorong sinergi fungsi otot, sel-sel tubuh dan darah dalam menjalankan fungsi dan tugas dari masing-masing organ dan jaringan.

4. Membantu memperbaiki fungsi saraf

Rupanya, Anda juga bisa mendapatkan manfaat asam jawa dalam memperbaiki kerusakan saraf dan membantu menstimulasi kesehatan saraf. Ada sejumlah komponen dalam asam jawa yang terbukti memberi manfaat terhadap kesehatan saraf, mulai dari magnesium, sejumlah kandungan vitamin B dan beberapa jenis fitonutrien seperti cinnamin acid dan senyawa alkyl-thiazoles.

5. Sebagai stimulan imun dan antibiotik alami

Di dalam asam jawa terkandung sejumlah komponen seperti lupeol, cinnamic acid, salisilat dan sejumlah kandungan lain yang terbukti bekerja membantu meningkatkan daya lawan tubuh terhadap bakteri, virus dan mikroba berbahaya. Demikian salah satu ulasan dalam jurnal Tamarindus Indica and its health related effect yang bisa Anda jumpai dalam Asian Pasific Journal of Tropical Biomedicine tahun 2014.

Selain itu kandungan asam askorbat atau vitamin C dan asam tartarin dalam asam jawa juga bekerja efektif melawan inkubasi bakteri dan virus, mendorong sirkulasi darah menuju fungsi imun dan menstimulasi sel-sel dalam sistem imun bekerja lebih efektif.

6. Membantu mengurangi berat badan

Kandungan fiber dalam asam jawa memberi manfaat untuk menyerap endapan lemak dalam usus dan area perut untuk turut dibuang bersama feses. Asam jawa juga mengandung hidroxycitryc acid (HCA) yang bekerja menghambat enzim dalam hati yang berfungsi membentuk cadangan lemak.

Dalam laman organicsfacts juga diungkap bahwa kandungan asam tartarin bekerja mendorong produksi serotonin yang baik untuk menurunkan selera makan. Ini memberi manfaat ganda dari asam jawa untuk membantu menurunkan kandungan lemak tubuh.

7. Memiliki kemampuan anti inflamasi

Dalam sejumlah pengobatan tradisional, minyak kelapa yang sudah digunakan sebagai perendam asam jawa kerap dimanfaatkan sebagai terapi oles demi mengatasi keluhan keseleo dan lebam. Terapi ini juga lazim digunakan untuk meredakan pembengkakan akibat sisa vaksin pada bayi.

Manfaat asam jawa ini rupanya berasal dari kandungan sejumlah elemen anti inflamasi di dalam asam jawa. Kandungan polifenol, limonen dan geraniol adalah komponen penting yang berperan mengatasi inflamasi baik itu di dalam tubuh maupun pada permukaan dan di bawah kulit. Selain bekerja sebagai anti inflamasi, dalam Sciencedirect juga disebutkan kandungan dalam asam jawa akan bekerja sebagai analgesik dan anti piretik alami.

8. Meredakan ketegangan otot

Sebagaimana kami jelaskan di atas, asam jawa biasa secara alami direndam dalam minyak kelapa murni. Minyak kelapa ini kemudian digunakan untuk pijat. Ternyata, asam jawa memiliki sejumlah komponen yang bekerja meredakan ketegangan otot, memberi efek relaks dan memberi efek ringan.

Manfaat ini datang dari kemampuan sejumlah senyawa dalam asam jawa untuk memblokade jalur kalsium dalam sel-sel otot yang membantu melunakan otot yang tegang. Asam jawa juga memberi manfaat melancarkan sirkulasi darah sehingga membantu meringankan rasa lelah dan pegal.

9. Sebagai anti kanker

Dalam sciencedirect Anda akan menemukan sejumlah fakta seputar asam jawa, salah satunya sebagai anti karsinogen dan sifatnya dalam menjaga kemurnian DNA. Kandungan fenolic, amelioratif, antosianin dan oligomerik serta sejumlah kandungan anti oksidan lain ternyata memiiki sifat menghambat oksidasi sel yang bisa memicu terjadinya kerusakan DNA dan pembentukan sel pra kanker dan kanker.

Terapi asam jawa pada kulit akan membantu meredakan efek kerusakan sel yang terjadi akibat paparan sinar UV. Juga mencegah terjadinya pembentukan sel-sel kanker kulit. Selain itu, sifat anti oksidannya cukup kuat, riset yang dikembangkan oleh Sciencedirect membuktikan kinerja ekstrak asam jawa dalam menurunkan kadar toksin berat termasuk nikel, fluoride dan jenis logam berat lain.

10. Anti diabetes

Sejumlah riset membuktikan adanya khasiat asam jawa terhadap respon tubuh terhadap sinyal insulin dan kemampuan sel dalam menyerap kelebihan glukosa dalam tubuh. Ini berkaitan dengan kemampuan asam jawa dalam mendorong metabolisme dan meningkatkan pembakaran dan pembentukan energi.

Tingginya metabolisme akan menuntut sel menarik lebih banyak sumber energi, termasuk menarik cadangan lemak dan glukosa dalam darah. Inilah yang membuat asam urat bermanfaat untuk membantu mengatasi diabetes. Demikian yang berhasil kami sadur dari Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine tahun 2014, Tamarindus indica and its health related effect.

11. Meningkatkan kadar trombosit darah

Dalam sciencedirect mengungkap adanya sejumlah temuan medis penggunaan asam jawa sebagai peningkat kadar trombosit dalam darah. Meski belum ada riset memadai mengenai manfaat dan komponen apa dari asam jawa yang bekerja menstimulasi produksi trombosit, namun penggunaan ekstrak asam jawa sudah lazim dimanfaatkan sebagai terapi demam berdarah dengue secara tradisional di beberapa negara Asia dan Afrika.

12. Membantu meredakan alergi, termasuk asma

Komponen unik dalam asam jawa, termasuk tartaric acid, cinnamid acid, pyrazine safrole dan sejumlah komponen lain rupanya terbukti bekerja sebagai anti histamin dan memberi efek menstabilkan sejumlah autoimun dalam tubuh.

Kemampuan ini akan membantu mengatasi sejumlah keluhan alergi umum seperti batuk alergi, pilek alergi hingga efek gatal-gatal. Ditambah sifatnya dalam membantu merelakskan sejumlah sistem saraf dan otot, maka kinerja asam jawa akan sangat efektif terhadap asma.

13. Memiliki sifat hepaprotektif

Ketika tubuh mengalami over toksin, hati akan bekerja terlalu keras. Kondisi ini kerap menimbulkan kerusakan pada sel-sel hati, karena menurut sel yang mati seiring kerja keras ini tidak diimbangi oleh proses regenerasi memadai. Kondisi ini memicu apoptosis, sejenis kematian sel yang akan memicu penurunan fungsi hati.

Asam jawa memiliki sifat anti apoptosis pada sel hati sehingga mencegah kerusakan serius pada fungsi hati. Selain sejumlah komponen dalam asam jawa bekerja sebagai anti toksin yang menurunkan kadar toksin tubuh dan mengurangi beban hati dalam menetralisir toksin dalam tubuh.

Ternyata, Anda tak hanya bisa mendapatkan manfaat asam jawa untuk menambah rasa dan aroma segar pada beragam hidangan nusantara. Karena Anda juga bisa mendapatkan sejumlah manfaat asam jawa untuk kesehatan Anda. Jadi tidak ada salahnya menambah lebih banyak simpanan asam jawa di rumah Anda, bukan?

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}