Hipotermia: Bagaimana Cara Mencegahnya?


By Cindy Wijaya

Dalam banyak kasus, hipotermia sebenarnya bisa dicegah sehingga tubuh tidak perlu sampai kehilangan banyak suhu panasnya dan terhindar dari berbagai resiko fatal bahkan kematian! Maka Anda diharapkan untuk mengetahui setidaknya beberapa pedoman umum untuk mencegahnya.

Ada banyak cara untuk mencegah hipotermia bergantung pada apa yang memicunya. Di bawah ini akan dibahas beberapa di antaranya.

Jaga Suhu Tubuh Tetap Hangat dalam Cuaca Dingin

  • Lindungi. Kenakan topi, syal, atau pelindung lain guna mencegah suhu tubuh ke luar dari kepala, wajah, dan leher. Lindungi tangan Anda dengan sarung tangan—kalau bisa, pilih sarung tangan yang tidak terpisah antar jarinya, karena membuat jari tangan tetap berdekatan dan saling menghangatkan.
  • Hindari Pekerjaan yang Melelahkan. Aktivitas yang melelahkan akan membuat Anda banyak berkeringat sehingga membahasi baju. Kombinasi antara cuaca dingin dengan baju basah tidak akan membantu Anda untuk mencegah hipotermia—malah membuat Anda semakin kedinginan.
  • Berlapis-lapis. Kenakan pakaian yang longgar, ringan, dan yang paling penting—berlapis-lapis. Pilih pakaian terluar yang terbuat dari rajutan rapat atau yang anti air untuk perlindungan terbaik. Bahan wol, sutra, atau polipropilin lebih efektif menahan panas tubuh supaya tidak ke luar.
  • Keringkan Tubuh. Sebisa mungkin jaga tubuh tetap kering, misalnya dengan cepat-cepat mengganti baju yang basah. Beri perhatian khusus pada tangan dan kaki, karena kedua anggota tubuh inilah yang paling sering dan mudah kedinginan.

Pedoman Keselamatan Ketika Berada di Lingkungan Basah dan Berair

  • Segera Keluar dari Air. Jika Anda sudah merasa kedinginan, jangan ragu-ragu untuk keluar dari kolam renang, sungai, atau tempat berair lain. Jika Anda tidak sengaja terjatuh dari perahu dan tercebur ke air, berpeganglah pada benda yang mengapung dan minta pertolongan.
  • Jangan Lepaskan Pakaian Anda. Seandainya Anda terjatuh dan tidak bisa segera keluar dari air, jangan lepaskan pakaian. Sebaliknya, kencangkan ikat pinggang, kancing atau ritsleting baju dan tutupi kepala jika mungkin. Pakaian menjadi pembatas tubuh dengan air serta membantu mencegah hipotermia, dan lepaskan pakaian hanya setelah Anda sudah berada di daratan.
  • Berpelukan. Tetaplah berdekatan jika terjatuh ke air bersama orang lain untuk saling menghangatkan.
Baca Juga:  Hipotermia: Pengertian dan Penyebabnya

Pedoman Keselamatan bagi Pengendara Mobil di Cuaca Dingin

Kemanapun Anda bepergian selama cuaca dingin, pastikan ada seseorang yang mengetahui kemana tujuan Anda, dan pada jam berapa kira-kira sampai di tujuan. Dengan begitu, misalkan Anda menghadapi masalah di perjalanan, ada orang yang tahu di mana kira-kira mobil Anda berada. Ada baiknya juga untuk selalu menyimpan persediaan darurat di mobil seandainya terjadi sesuatu.

Sediakan beberapa selimut, pakaian ganti, lilin, kotak P3K, serta makanan instan atau yang sudah dikeringkan. Jangan lupa untuk selalu membawa handphone. Seandainya terdampar, tetaplah di dalam mobil dan manfaatkan persediaan darurat Anda. Nyalakan mesin mobil setiap 10 menit sekali untuk menghangatkan suhu di mobil, dan pastikan agar jendela sedikit terbuka ketika mesin dinyalakan.

Sebelum Anda atau anak Anda melangkah ke luar rumah dalam kondisi hujan deras atau cuaca dingin, selalu ingat dan terapkan pedoman-pedoman di atas. Anda tentu tidak mau terkena hipotermia padahal kondisi tersebut bisa dicegah!

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}