Waspadai Ancaman Efek Samping Minyak Ikan

603
asam lemak omega 3 - asam lemak esensial - efek samping minyak
Sumber: bitzebra

Minyak ikan memiliki sangat banyak manfaat. Kandungan asam lemak omega 3 adalah salah satu jenis asam lemak esensial bagi tubuh. Komponen ini serta sejumlah kandungan mineral dan vitamin di dalamnya berperan besar bagi kesehatan tubuh.

Tidak heran banyak rekomendasi dari kalangan medis agar kita meningkatkan konsumsi ikan. Tidak berhenti di situ, kita juga disarankan mengonsumsi minyak ikan sebagai nutrisi pelengkap dan penyempurna.

Hanya saja, ternyata kebutuhan tubuh akan asam lemak omega 3 dan asam lemak esensial lainnya relatif terbatas. Asupan yang berlebihan justru akan menimbulkan efek samping minyak ikan bagi tubuh.

Dalam dunia medis dikenal sebuah istilah “lebih banyak tidak selalu lebih baik”. Ini karena pada dasarnya dalam dunia medis ditetapkan dosis dan takaran pasti untuk setiap usia, kelamin, dan berat badan.

Berlebihan dengan asupan makanan dan nutrisi tidak memberi manfaat lebih baik. Dan itulah yang akan kita ulas pada kesempatan kali ini. Kita akan melihat apa saja efek samping minyak bagi tubuh.

Memahami Asam Lemak Esensial

Minyak ikan adalah salah satu sumber utama dari asam lemak esensial, termasuk asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6. Dikatakan esensial karena tubuh sangat membutuhkan elemen lemak ini tetapi tubuh tidak dapat memproduksi sendiri. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan hanya dapat diperoleh dari asupan makanan.

Asam lemak esensial sendiri terdiri dari beberapa macam. Pada minyak ikan terdapat asam lemak dengan jenis poliunsaturasi atau asam lemak tak jenuh ganda. Istilah ini menggambarkan bahwa asam lemak ini memiliki beberapa ikatan ganda pada struktur kimia di dalamnya.

Jenis asam lemak tak jenuh ganda dapat Anda temukan pada jenis asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6. Ini adalah dua jenis asam lemak yang terdapat dalam minyak ikan.

Secara medis, pola struktur kimia asam lemak esensial ini menjadikan lemak mengandung kadar lipid lebih tinggi sehingga lebih mudah diproses tubuh. Secara kimia ikatan ganda membantu memudahan proses oksidasi dan pelepasan esensi lemak dari produk. Sehingga memudahkannya untuk dimanfaatkan oleh tubuh.

Semakin banyak ikatan ganda, semakin baik tubuh memanfaatkan lemak tersebut, baik untuk kebutuhan sel, proses metabolisme, dan fungsi-fungsi lain. Semakin baik pemanfaatannya untuk tubuh, semakin rendah potensi lemak untuk terendap dan tersimpan.

Ini sebabnya asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6 lebih sehat untuk menurunkan berat badan dan kesehatan tubuh secara general. Bahkan dijelaskan asam lemak esensial akan membantu proses regenerasi sel sehingga mempercepat proses penyembuhan.

asam lemak omega 3 - asam lemak esensial - efek samping minyak
Sumber: i2.wp.com

Manfaat Asam Lemak Esensial dalam Minyak Ikan

Sebagaimana dijelaskan asam lemak esensial dalam minyak ikan terdiri dari dua komponen utama asam lemak tak jenuh ganda, yakni asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6.

Menurut sumber Healthline, kedua jenis asam lemak esensial memiliki sejumlah manfaat penting bagi tubuh. Beberapa manfaat utama dari asam lemak esensial dalam minyak ikan adalah:

Menurunkan kadar trigliserida dalam darah

Mengonsumsi minyak ikan akan membantu mengontrol kadar trigliserida dalam darah. Trigliserida sendiri adalah lemak yang larut dalam darah. Meski bermanfaat, trigliserida mudah mengendap dan membentuk plak sumbatan pada pembuluh darah.

Menurunkan kadar lemak hati

Asam lemak esensial memiliki peran mengurangi kadar lemak hati di sekitar perut. Lemak hati adalah lemak cadangan yang dibentuk hati dari kelebihan kalori yang kita asup. Keberadaan lemak hati berlebih akan sangat membahayakan fungsi hati.

Meningkatkan kesehatan otak

Mengonsumsi minyak ikan terbukti meningkatkan kinerja otak, membantu meningkatkan kecerdasan anak, mencegah demensia, dan membantu mengatasi keluhan penderita ADHD dan autisme. Bahkan asam lemak dapat membantu mengatasi stres dan depresi.

Mengatasi inflamasi

Terbukti bahwa mengonsumsi asam lemak omega 3 dan 6 dalam takaran yang tepat sangat baik untuk mencegah dan mengatasi inflamasi. Asam lemak akan menstimulasi sejumlah enzim untuk membantu memperbaiki kerusakan sel dan mengatasi respon inflamasi dengan efektif.

Meningkatkan kesehatan sendi, kulit, dan pembuluh darah

Lemak sehat memiliki kemampuan mengisi ruang-ruang kosong dalam sel sendi, kulit, dan pembuluh darah. Komponen lemak membantu menjaga kelenturan sendi, kulit, dan pembuluh darah. Ini akan mencegah proses penuaan dini, mengatasi reumatik, dan mencegah arterosklerosis.

Mengurangi keluhan autoimun

Asam lemak esensial tak jenuh ganda sangat berperan dalam fungsi imun dengan mengendalikan keluhan autoimun, termasuk mengatasi keluhan alergi, asma, reumatik, dan autoimun lain. Bahkan asam lemak juga akan membantu mencegah diabetes 1 dan sklerosis.

Waspada Efek Samping Minyak Ikan

Meski memiliki sederet manfaat, rupanya berlebihan dengan asam lemak omega 3 dan 6 juga tidak disarankan. Mengonsumsi minyak ikan sebagai sumber asam lemak omega 3 dan 6 dengan berlebihan justru dapat menyebabkan sejumlah efek samping yang perlu Anda waspadai. Apa saja efek samping minyak ikan tersebut?

Naiknya Kadar Gula Darah

Menurut riset yang dijelaskan dalam Journal of Diabetes Care tahun 1989, mengonsumsi asam lemak omega 3 berlebihan dapat memicu peningkatan kadar gula dalam darah, bahkan dapat menyebabkan diabetes.

Mengonsumsi 8 gram suplemen asam lemak omega 3 setiap hari dengan rutin akan meningkatkan resiko hiperglikemia hingga 22% pada mereka dengan masalah prediabetes dan diabetes.

Baca juga:  Asam Lemak Esensial yang Bermanfaat Bagi Tubuh Benarkah

Menurut Journal of Clinical and Diagnostic Research tahun 2017, masalah hiperglikemia ini terbentuk karena asam lemak omega 3 yang berlebihan akan menstimulasi pembentukan glukosa.

Tetapi apabila Anda menjaga asupan minyak ikan untuk tetap dalam batasnya, efek samping minyak ikan ini bisa ditekan dengan baik. Menurut Public Library of Science ONE tahun 2015, mengonsumsi suplemen asam lemak omega 3 dalam dosis 3 – 4 gram per hari masih aman untuk tubuh.

Perdarahan

Salah satu efek samping minyak ikan berlebih lain adalah masalah perdarahan seperti mimisan dan gusi berdarah. Ini dijelaskan dalam The Journal of Pediatrics tahun 1990. Mereka yang rutin mengonsumsi minyak ikan hingga 5 gram dalam jangka panjang akan memiliki resiko mimisan hingga di atas 70%.

Menurut Danish Medical Journal tahun 2017, asupan asam lemak esensial ini dapat menghambat terbentuknya pembekuan darah dan justru inilah yang menyebabkan terbentuknya perdarahan.

Hal senada juga dijelaskan dalam Seminars in Thrombosis and Hemostatis tahun 2013.  Mereka yang mengonsumsi suplemen asam lemak omega 3 hingga 640 mg setiap hari selama lebih dari 4 pekan akan memiliki resiko pembekuan dan penyumbatan darah cukup signifikan.

Ini memang manfaat positif, tetapi di sisi lain, juga berarti ini akan meningkatkan resiko perdarahan. Dalam dosis moderat, konsumsi minyak ikan memang relatif aman.

Tetapi bila berlebihan, ini akan meningkatkan resiko perdarahan. Sejumlah pakar menyarankan pasien yang akan menjalankan operasi untuk sama sekali tidak mengonsumsi suplemen asam lemak omega 3 dan 6. Mereka yang mengonsumsi pencair darah macam warfarin juga disarankan membatasi asupan suplemen asam lemak omega 3 dan 6.

Tekanan Darah Rendah

Minyak ikan dikenal baik untuk membantu menurunkan tekanan darah. Akan tetapi ketika berlebihan dikonsumsi, akan terjadi tekanan darah rendah akibat efek samping minyak ikan.

Dalam Journal of Research in Pharmacy Practice tahun 2015, dijelaskan bahwa mereka yang mengonsumsi suplemen asam lemak omega 3 sebanyak 3 gram setiap hari memiliki angka sistolik dan diastolik yang rendah. Sistolik dan diastolik adalah tekanan darah saat jantung memompa.

Itu sebabnya sejumlah pakar sepakat untuk membatasi asupan minyak ikan pada mereka yang sudah memiliki masalah tekanan darah rendah. Beberapa dokter juga akan lebih berhati-hati untuk memadukan obat hipertensi dengan konsumsi minyak ikan.

Asupan asam lemak omega 3 akan menstimulasi produksi hormon kecil bernama eicosanoids. Hormon ini bekerja mencairkan darah dan membuatnya lebih mudah dipompa oleh jantung. Justru karena lebih cair dan lebih ringan inilah yang membuat tekanan darah turun.

Dalam The Journal of Hypertension tahun 2012, konsumsi minyak ikan disebut menyebabkan sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan menurunkan intensitas tekanan saat proses pemompaan darah. Dalam kadar moderat ini jelas sangat bermanfaat, tetapi bila berlebihan hormon eicosanoids akan menyebabkan penurunan tekanan darah yang drastis.

Menyebabkan Stroke

Selama ini kebanyakan orang mengira bahwa hanya penderita darah tinggi saja yang bisa terkena stroke. Padahal, mereka yang memiliki tekanan darah rendah juga bisa terserang.

Stroke terjadi ketika kasus hemorrhoid atau perdarahan dalam terjadi pada otak. Sirkulasi darah menuju otak terganggu karena suplai darah bocor. Darah yang terlalu cair akan memiliki resiko relatif tinggi untuk mengalami kasus ini.

Hal ini dijelaskan dalam Experimental Neurology tahun 2005, bahwa mereka yang mengonsumsi asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6 di atas batas normal memiliki resiko untuk mengalami perdarahan dalam. Termasuk perdarahan pada otak dan organ vital.

Memang resiko efek samping minyak ikan ini masih diperdebatkan. Beberapa riset masih meragukan bahwa terapi minyak ikan meningkatkan perdarahan pada level berbahaya hingga menyebabkan stroke.

Peningkatan Berat Badan

Masalah berat badan memang hal yang relatif rumit. Di masa lalu, banyak orang beranggapan lemak adalah musuh utama bagi mereka yang kegemukan. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, justru gula yang dianggap lebih berbahaya untuk kasus obesitas.

Di sisi lain, di masa lalu kebanyakan orang beranggapan kualitas otak banyak ditentukan oleh asupan protein. Sampai kemudian asam lemak teridentifikasi, dan dipastikan justru asam lemak yang berperan di sini.

Ini membuat orang mulai mengalihkan pola diet mereka. Alih-alih menghindari lemak, kini diet modern lebih mengarah pada mengurangi gula dan karbohidrat. Dan memang terbukti, asupan minyak akan sangat membantu mendorong metabolisme dan membantu proses penurunan berat badan.

Hanya saja, satu fakta yang kadang terabaikan. Bahwa asam lemak bagaimanapun memiliki komponen lemak yang tinggi. Dan asam lemak bagaimanapun juga kaya akan kalori.

Ketika Anda mengasup asam lemak esensial dengan  tidak bjaksana, maka Anda akan mengalami resiko kenaikan kadar lemak dan kalori dalam tubuh.

Bila tidak dibarengi dengan aktivitas yang cukup untuk membakar kalori, ini justru akan menyebabkan tubuh Anda menyimpan kelebihan kalori. Tubuh secara alami akan menyimpan kalori berlebih ini sebagai lemak cadangan. Ini yang kemudian mengaitkan suplemen asam lemak esensial dengan peningkatan berat badan.

Baca juga:  Rahasia di Balik Asam Lemak Omega 3,6, dan 9

Menyebabkan Insomnia

Sejumlah studi menunjukkan adanya manfaat terapi dengan minyak ikan untuk meningkatkan kualitas tidur. Studi terhadap 395 anak membuktikan pemberian asam lemak omega 3 sebanyak 600 mg selama 16 pekan memperbaiki tidur mereka. Sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Sleep Research tahun 2014.

Hanya saja, ketika terapi dalam dosis yang sama diperpanjang atau dosis yang disampaikan ini ditambahkan, maka ada resiko gangguan tidur yang justru mengancam.

Dijelaskan dalam Oxford Medical Case Reports tahun 2015, peningkatan berlebihan kadar asam lemak omega 3 dalam darah justru menyebabkan otak bekerja terlalu aktif dan meningkatkan resiko insomnia.

Keracunan Vitamin A

Kita tahu vitamin A penting untuk kesehatan mata. Vitamin A juga dikenal penting untuk kesehatan kulit, tulang, dan otot. Tetapi kelebihan vitamin A ternyata justru berbahaya.

Hipervitaminosis (kelebihan) A akan menyebabkan gangguan pada kepadatan tulang, gangguan pada kulit, gangguan pencernaan hingga masalah mood dan depresi. Dijelaskan pula kelebihan vitamin A akan mendorong kalsium lebih mudah lepas dari tulang dan ini berisiko menyebabkan masalah batu ginjal, migrain, dan lain sebagainya.

Minyak ikan adalah salah satu sumber terbaik untuk vitamin A. Dalam 1 sendok makan minyak ikan terkandung vitamin A yang memenuhi 270% kebutuhan tubuh.

Vitamin A dalam minyak ikan adalah jenis retinoid. Jenis retinoid adalah jenis vitamin A murni yang tidak lagi membutuhkan proses pengolahan untuk diserap tubuh. Ini berbeda dengan jenis karotenoid yang membutuhkan proses tambahan di dalam tubuh sebelum diserap. Karena itu, justru jenis retinoid lebih berbahaya bagi tubuh bila ada dalam kadar berlebihan.

Meningkatkan Asam Lambung

Dalam sejumlah laporan ditemukan beberapa orang yang mengeluhkan masalah nyeri lambung dan dada yang panas setelah mengosumsi minyak ikan. Beberapa pasien juga mengeluhkan efek samping minyak ikan lain seperti mual dan kembung.

Sebagaimana dijelaskan dalam Advanced Biomedical Research tahun 2016, minyak ikan adalah jenis lemak. Dan fakta mengungkapkan bahwa lemak dapat mendorong produksi asam lambung berlebihan. Bahkan untuk bisa diserap tubuh, pencernaan membutuhkan peran sejumlah enzim tambahan.

Ini yang kemudian dapat mengganggu mereka yang pada dasarnya sudah sensitif atau memang sudah mengalami keluhan pencernaan, termasuk keluhan asam lambung (acid reflux) atau masalah gastroparesis (perlambatan kerja pencernaan).

Anda yang sudah punya gangguan pencernaan dan lambung disarankan untuk mengonsumsi suplemen minyak ikan dalam dosis terbatas untuk mencegah efek samping minyak ikan ini.

Menyebabkan Reaksi Diare

Sebagaimana suplemen asam lemak esensial ini menyebabkan reaksi asam lambung yang meningkat, beberapa orang juga mengalami efek samping minyak ikan lain seperti diare.

Dalam catatan Journal of the Pharmacy and Theurapeutics tahun 2013, dikatakan bahwa keluhan diare adalah efek samping minyak ikan yang paling sering dikeluhkan masyarakat. Keluhan lain yang juga turut muncul adalah masalah kembung dan buang gas.

Dalam laporan Journal of Renal Nutrition tahun 2015, salah satu komponen pengikat asam lemak omega 3 dalam suplemen memiliki efek laksatif. Dan ini mendorong peningkatan pergerakan usus besar. Tetapi alasan lain yang juga penting karena lemak dalam suplemen akan menyebabkan usus bekerja ekstra untuk mengurai lemak sehingga dapat dicerna.

Proses ini membuat usus memproduksi lebih banyak asam lambung, enzim dan termasuk pula menarik lebih banyak air ke dalam usus. Bagian terakhir ini yang kemudian memicu feses menjadi lebih lunak bahkan cair.

asam lemak omega 3 - asam lemak esensial - efek samping minyak
Sumber: brainmdhealth

Berapa Banyak Anda Sebaiknya Mengonsumsi Minyak Ikan?

Bila dosisnya berlebihan, tubuh bisa mengalami efek samping minyak ikan, yang beberapa bisa cukup berbahaya. Maka berapa banyak seharusnya kita mengonsumsi minyak ikan?

Dalam catatan European Food Savety Authority tahun 2012, untuk jenis suplemen asam lemak omega 3, kita disarankan mengonsumsi suplemen jenis DHA dan EPA (dua jenis asam lemak omega 3) sebanyak 250 mg – 500 mg.

Tetapi, batas dosis yang wajar bisa berbeda pada masing-masing orang. Anak-anak akan mentoleransi suplemen asam lemak esensial hingga 1000 mg dalam waktu kurang dari 7 minggu. Sedangkan orang berusia lebih dari 40 tahun, serta memiliki masalah dengan jantung dan trgliserida yang tinggi, disarankan mengonsumsi hingga 700 mg dalam jangka lebih panjang.

Anda juga perlu memahami bahwa asam lemak esensial tidak hanya berasal dari minyak ikan. Sejumlah sumber lain bisa dengan mudah kita peroleh, seperti pada alpukat, flax seed, dan beberapa jenis kacang-kacangan.

Perhatikan sebanyak apa Anda sudah mengonsumsi asupan-asupan sumber asam lemak esensial tersebut sehingga bisa memperkirakan bilamana Anda perlu mengurangi suplemen minyak ikan harian.

Selalu perhatikan komposisi dari suplemen minyak ikan dengan baik, untuk memantau sebanyak apa kadar asam lemak omega 3 dan 6 di dalamnya. Biasanya asam lemak omega 3 ditulis dengan istilah DHA dan EPA. Sedangkan asam lemak omega 6 berupa AA dan LA.

Bagaimanapun, asam lemak esensial dibutuhkan oleh tubuh Anda. Jadi, konsumsilah minyak ikan secukupnya, imbangi dengan gaya hidup sehat, dan pekalah dengan setiap gejala yang tubuh Anda tunjukan. Itu akan membantu Anda mengendalikan resiko efek samping minyak ikan.

Advertisement
Alinesia