Cara Menanam Jahe Merah


By Cindy Wijaya

Siapa yang tidak kenal dengan jahe—tanaman hebral yang amat populer di Indonesia maupun di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, jahe sering dimanfaatkan untuk membuat wedang, bandrek, sekoteng, maupun minuman-minuman lain yang menghangatkan tubuh. Salah satu jenis jahe yang berkhasiat bagi kesehatan ialah jahe merah. Artikel ini akan membahas mengenai cara menanam jahe merah.

Jahe merah sekarang semakin mendapat tempat di hati masyarakat, salah satu sebabnya ialah karena menanam jahe merah tergolong mudah dan praktis, namun hasilnya cukup menguntungkan. Budidaya jahe merah tidak banyak bergantung pada lokasi, cuaca, dan faktor-faktor lain. Bahkan, ada yang berhasil membudidayakan jahe merah di dalam kantong atau polybag.

Seorang pembudidaya jahe merah menyatakan bahwa cara menanam jahe merah menggunakan polybag tidak merepotkan dan tidak butuh lahan luas tetapi hasilnya memuaskan. Waktu tanam jahe merah menggunakan polybag juga lebih singkat, hanya membutuhkan 8 sampai 10 bulan dibandingkan harus menunggu lebih dari 1 tahun jika ditanam di lahan tanah.

Menanam Jahe Merah dalam Polybag

1Menyiapkan Bibit. Ambil bibit dari kebun. Pilih bibit yang sudah tua, berusia 10 bulan ke atas dan yang ukurannya besar, berwarna cerah, sehat dan mulus. Jemur rimpang jahe merah tapi tidak sampai kering, lalu simpan pada suhu ruangan selama 1-1,5 bulan.

2Memperlakukan Bibit. Patahkan bibit dengan tangan menjadi 3-5 mata tunas, kemudian jemur seharian. Masukkan potongan ke dalam wadah yang berlubang kemudian celup wadah dalam larutan fungisida serta zat pengatur selama 1-2 menit, lalu keringkan.

3Mempersiapkan Bedeng Semai dan Menyemaikan Bibit. Bersihkan lahan bedengan dari gulma dan tabur dengan serbuk gergaji/sekam setebal 5 sampai 10 cm. Tabur lagi dengan pasir halus setebal 5 cm kemudian taruh bibit-bibit berderetan di atasnya. Tutup dengan ladu diatasnya dan pasang bambu setinggi 40 cm di plengkung lalu tutup dengan plastik. Proses penyemaian ini dilakukan sampai berumur 3 sampai 5 minggu.

4Media Tanam. Siapkan pasir halus, pupuk kandang, sekam bakar/abu, tanah, dolomit, stater mikroba, kemudian aduk secara merata. Tutupi dengan plastik, berulang kali aduk setiap pagi selama 7-15 hari dan tutup kembali dengan plastik.

5Penanaman. Siapkan polybag hitam atau karung berukuran 60 x 60 cm, tekuklah secara melebar dan masukkan media tanam yang sudah disiapkan. Pilih dan cungkil bibit persemaian yang sehat dan besar kemudian tanam di media tanam. Pasanglah paranet di atas bedengan setinggi 1,5 m untuk meneduhkan dari terik matahari dan hujan.

6Perawatan. Cara menanam jahe merah dalam polybag tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Penyiraman hanya perlu dilakukan setiap 2-3 minggu dan siram juga air yang dicampurkan pupuk organik. Jika terdapat penyakit atau hama segeralah semprotkan isektisida ataupun fungisida organik. Setiap 25 hari sekali tambahkanlah media tanam setebal 10 cm. Bersihkan gulma di sekitar jahe merah jika ada.

Dengan cara menanam jahe merah menggunakan polybag ini, kualitas terbaik dari panenan jahe merah biasanya didapatkan saat berusia 9-10 bulan. Untuk memanen jahe merah, sobeklah bagian pinggir polybag kemudian goyang-goyagkan dengan memegang batang tanaman sampai tanah yang menempel di umbi berjatuhan.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}