6 Ciri-Ciri Kanker Tulang yang Mudah Dikenali Sebelum Terlambat


By Fery Irawan

Ayo, cari tahu apa saja ciri-ciri kanker tulang yang mudah dikenali agar bisa mendeteksinya sejak awal perkembangannya! Dalam artikel ini Anda akan melihat 6 ciri-ciri umum kanker tulang yang perlu diperhatikan. Apa sajakah itu?

Tahukah Anda bahwa kanker tulang dapat bertumbuh di bagian tulang manapun dalam tubuh, tetapi paling sering terjadi di tulang panjang yang membentuk lengan dan kaki? Lalu, apa tanda-tanda kanker tulang yang perlu diwaspadai?

Apa Saja Ciri-Ciri Kanker Tulang yang Mudah Dikenali?

Pengetahuan mengenai ciri-ciri kanker tulang atau gejala-gejala kanker tulang ini khususnya perlu bagi Anda yang memiliki risiko terkena kanker jenis ini. Banyak pasien kanker ini terlambat menyadari tanda-tanda kanker tulang sehingga kanker terlanjur mencapai stadium lanjut.

Misalnya Anda berisiko mengalami kanker tulang bila pernah menjalani pengobatan terapi radiasi, kemoterapi dengan obat alkylating agen, atau pernah melakukan implantasi logam untuk memperbaiki patah tulang.

Nyeri pada tulang adalah gejala kanker tulang paling umum yang dialami oleh para penderitanya. Simaklah di bawah ini penjelasan tentang ciri-ciri kanker tulang yang mudah untuk dikenali.

Nyeri Tulang

Nyeri tulang yang dirasakan tidak sama dengan nyeri tulang biasa, pada awalnya rasa nyeri tidak terlalu dirasakan.

Rasa nyeri ini paling sering dirasakan di malam hari maupun saat tulang banyak melakukan pergerakan (misalnya, nyeri tulang saat berjalan).

Tetapi seraya kanker berkembang, rasa sakit akan semakin terasa. Rasa sakit ini semakin meningkat saat beraktivitas dan penderitanya bahkan bisa mengalami kelumpuhan jika kanker tumbuh di tulang kaki. Apa tanda-tanda kanker tulang lainnya?

Pembengkakan

Tanda-tanda kanker tulang atau ciri-ciri kanker tulang lainnya ialah terjadinya pembengkakan setelah beberapa minggu merasakan nyeri yang semula tak terlihat adanya pembengkakan.

Pembengkakan dapat berupa benjolan yang kian membesar dan tampak tidak wajar. Pembengkakan ini juga dapat terjadi jika tulang Anda mengalami peradangan karena cidera.

Keretakan Tulang

Gejala-gejala kanker tulang lainnya ialah terjadinya keretakan tulang, ini berawal dari rasa nyeri dan pembengkakan yang tak kunjung hilang, jika kanker sudah menjangkiti tulang maka sel kanker akan terus mendesak sel normal pada tulang dan merusak struktur tulang, sehingga terjadi keretakan tulang.

Keretakan tulang yang terjadi tidak sampai menyebabkannya mengalami patah tulang. Penderita kanker yang mengalami retak tulang seringkali menggambarkan rasa sakit yang lama-kelamaan semakin parah.

Rasa sakit ini muncul secara tiba-tiba di waktu tak terduga pada bagian tubuh yang sudah terasa nyeri selama beberapa bulan.

Demam dan Berkeringat

Jika Anda mengalami kenaikan suhu tubuh hingga mencapai 38 derajat Celcius bahkan lebih, waspadalah bisa jadi ini merupakan gejala kanker tulang.

Demam yang disertai dengan berkeringat menandakan adanya peradangan berat sehingga terjadi kenaikan suhu tubuh dan guna menurunkan suhu tubuh yang meningkat ini, maka tubuh secara otomatis mengeluarkan keringat, demam ini terutama terjadi di malam hari.

Penurunan Berat Badan

Karena sifat kanker cenderung menyerap nutrisi tulang, maka tubuh secara otomatis akan melakukan pembakaran energi yang tersimpan dalam tubuh guna memenuhi kebutuhan energi.

Tubuh Anda merupakan sebuah pabrik hidup yang mampu menguraikan zat tersebut kedalam bentuk energi, sehingga kelangsungan hidup Anda tetap terpenuhi.

Penurunan berat badan merupakan salah satu tanda bahwa tubuh Anda membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi guna menopang keberlangsungan fungsi organ tubuh.

Penurunan Fungsi Tubuh

Fungsi organ tubuh juga dapat terpengaruh jika tulang yang mengalami kanker mendesak jaringan otot ataupun syaraf sehingga fungsi motorik menjadi terganggu.

Terganggunya fungsi motorik memengaruhi aktifitas harian Anda bergantung letak keberlangsungan kanker pada tulang, misalnya; sewaktu berjalan, mengangkat beban tertentu, atau berbaring.

Tanda-tanda kanker tulang bisa jadi sama seperti beberapa jenis gangguan kesehatan lainnya yang berkaitan dengan sendi, otot, atau tulang.

Maka pemeriksaan kanker tulang medis mutlak dilakukan untuk dapat mengatasi ketidaknyamanan yang terjadi sekaligus menghilangkan kanker jika kondisinya memungkinkan.

Beberapa orang memilih untuk memanfaatkan herbal sebagai langkah cepat dalam mencegah agar ciri-ciri kanker tulang mereka tidak bertambah parah selagi menunggu pengobatan secara medis.

Upaya Menekan Perkembangan Ciri-Ciri Kanker Tulang dengan Herbal

Di samping mewaspadai ciri-ciri kanker tulang yang mudah dikenali, langkah sederhana lain untuk membantu mencegah tumbuhnya “bibit kanker” di dalam tubuh ialah dengan mengonsumsi herbal anti-kanker. Anda yang tinggal di Indonesia beruntung karena ada herbal asli Indonesia yang populer sebagai anti-kanker ampuh, yaitu Sarang Semut Papua.

Sarang Semut Papua (Myrmecodia pendans) kaya akan kandungan-kandungan senyawa seperti flavonoid dan tanin. Senyawa flavonoid dikenal sebagia antioksidan yang kuat. Antioksidan berfunsi untuk mencegah, membersihkan, atau menghilangkan efek radikal bebas. Antioksidan memberikan elektronnya untuk menetralkan radikal bebas sehingga menyingkirkan kondisi radikal yang tak berpasangan.

Senyawa tanin juga bermanfaat dalam menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Tanin juga dapat bertindak sebagia antioksidan sekunder, yaitu untuk menangkap radikal bebas sehingga mencegah terjadinya reaksi berantai dari stres oksidatif.

Fungsi dari kedua senyawa tersebut akan sangat bermanfaat untuk mencegah bibit kanker. Sebagaimana sudah diketahui, penyakit kanker dapat berkembang dari kerusakan DNA yang disebabkan oleh kondisi stres oksidatif berkepanjangan akibat efek radikal bebas. Antioksidan sangat penting untuk menetralisir efek buruk dari radikal bebas tersebut.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang Sarang Semut Papua, bacalah artikel berikut: “Sarang Semut Papua Hancurkan Kanker, Tumor, dan Benjolan Abnormal!

Selain Sarang Semut Papua, ada herbal lain yang bisa membantu menghambat pertumbuhan kanker, khususnya bila penggunaannya dikombinasikan bersama Sarang Semut. Herbal yang dimaksud ialah Noni juice yang terbuat dari sari buah Noni (Morinda citrifolia).

Noni juice punya kandungan-kandungan antioksidan kuat, seperti beta karoten, iridoid, vitamin C dan E, yang berguna untuk melawan radikal-radikal bebas berbahaya di dalam tubuh. Ini tentunya akan turut menghalangi sel-sel abnormal berkembang dan membentuk kanker.

Tetapi jika dibandingkan, kemampuan herbal ini tidak sekuat Sarang Semut dalam membantu mengatasi pertumbuhan kanker. Itu sebabnya Noni juice lebih disarankan digunakan untuk mendukung perawatan saja guna menjaga serta memulihkan kondisi tubuh selama perawatan.

Cepat Tanggap dengan Ciri-Ciri Kanker Tulang!

Sebelum gejala-gejala kanker berkembang menjadi semakin parah, sebaiknya Anda tidak menunda penanganan medis ke dokter, mengingat besarnya harapan hidup seseorang dapat bergantung pada seberapa cepat tindakan penanganan dilakukan.

Lakukanlah pemeriksaan medis di rumah sakit yang terpercaya. Dan bila perlu carilah pendapat dokter kedua untuk semakin memastikan apa sebenarnya penyebab timbulnya gejala-gejala yang Anda alami.

Bila Anda sudah memeriksakan ciri-ciri yang dialami dan baru saja didiagnosis mengidap penyakit kanker tulang, yakinkan diri bahwa Anda bisa mengalahkan kanker. Tetaplah semangat dalam perjuangan Anda dan pertimbangkan berbagai pilihan pengobatan yang tersedia.

Sumber

Sumber Referensi:

American Cancer Society. Signs and Symptoms of Bone Cancer. URL: https://www.cancer.org/cancer/bone-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-symptoms.html

Wulan, Kholifah, dkk. (2017). Sarang Semut (Myrmecodia pendans) sebagai Antikanker. Medula. 7(5): 140-143

Brown, Amy C. (2012). Anticancer Activity of Morinda citrifolia (Noni) Fruit: A Review. Phytotherapy Research. 26 (10): 1427-1440. DOI: 10.1002/ptr.4595

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}