• Home
  • Blog
  • Omega
  • 17 Manfaat Omega-3 yang Sudah Terbukti secara Ilmiah: Bagian 2

17 Manfaat Omega-3 yang Sudah Terbukti secara Ilmiah: Bagian 2


By Cindy Wijaya

Mulai dari melawan depresi dan kecemasan, meningkatkan kesehatan mata dan otak, menekan risiko penyakit jantung, mengurangi gejala ADHD, mengurangi gejala sindrom metabolik, mengatasi inflamasi, hingga mengatasi penyakit autoimun—itu barulah sebagian dari manfaat omega-3 yang telah diungkapkan oleh bukti ilmiah.

Menurut Authority Nutrition, setidaknya ada 17 manfaat minyak ikan omega-3 yang telah diteguhkan melalui penelitian-penelitian. Artikel bagian pertama telah menjelaskan 8 manfaat pertama, dan kali ini mari kita kupas habis 9 manfaat selanjutnya.

Mengatasi Gangguan Mental

Orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan dilaporkan memiliki kadar omega-3 yang rendah. Sejumlah studi memperlihatkan bahwa konsumsi suplemen omega-3 mampu menjaga kestabilan suasana hati dan mengurangi kekambuhan pada pasien skizofrenia serta gangguan bipolar.

Mengonsumsi suplemen omega-3 juga dapat menekan perilaku kasar pada penderita gangguan mental.

Penderita gangguan mental sering kekurangan kadar omega-3. Karena itu dengan menambah asupan omega-3 tampaknya dapat meringankan gejala-gejala yang mereka alami.

Melawan Penyakit Mental dan Alzheimer Akibat Penuaan

Berkurangnya fungsi otak adalah dampak tak terhindarkan dari proses penuaan alami. Tapi beberapa studi memperlihatkan bahwa asupan omega-3 kadar tinggi mampu memperlambat proses kemunduran fungsi otak dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

Selain itu, suatu penelitian mendapati bahwa orang-orang yang sering makan ikan berminyak (dagingnya mengandung minyak) biasanya memiliki lebih banyak “materi abu-abu” pada otak mereka. Ini adalah jaringan otak yang memproses informasi, ingatan, dan emosi.

Asam lemak omega-3 dapat membantu memperlambat proses kemunduran fungsi otak akibat penuaan juga mencegah penyakit Alzheimer. Namun dibutuhkan lebih banyak riset mengenai hal ini.

Membantu Pencegahan Kanker

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di berbagai belahan dunia, dan omega-3 telah lama diklaim mampu mengurangi risiko dari jenis-jenis kanker tertentu.

Beberapa penelitian memang membuktikan bahwa orang-orang yang biasa mengonsumsi omega-3 memiliki risiko sampai 55 persen lebih rendah untuk mengembangkan kanker usus besar.

Selain itu, konsumsi omega-3 juga dikaitkan dengan berkurangnya risiko kanker prostat pada pria juga kanker payudara pada wanita. Akan tetapi tidak semua hasil penelitian menunjukkan manfaat seperti ini.

Konsumsi omega-3 mampu menekan risiko dari beberapa jenis kanker, termasuk kanker usus besar, prostat, dan payudara.

Meringankan Asma pada Anak-Anak

Asma adalah penyakit paru-paru kronis yang dicirikan dengan keluhan batuk, sesak napas, dan bengek. Serangan asma berat yang disebabkan oleh inflamasi dan pembengkakan di saluran udara paru-paru bisa sangat berbahaya.

Manfaat minyak ikan omega-3 dapat membantu meringankan gejala-gejala asma berat. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa konsumsi omega-3 mampu mengurangi risiko asma pada anak-anak dan orang dewasa muda.

Asupan omega-3 telah dikaitkan dengan berkurangnya risiko asma pada anak-anak maupun orang dewasa muda.

Mengurangi Lemak di Hati

Sekarang semakin banyak kasus penyakit hati berlemak (fatty liver disease) yang merupakan salah satu penyebab utama penyakit hati kronis.

Konsumsi suplemen asam lemak omega-3 diketahui sanggup mengurangi lemak di hati dan inflamasi yang terjadi pada kasus penyakit hati berlemak.

Asam lemak omega-3 sanggup mengurangi lemak hati pada orang-orang yang mengidap penyakit hati berlemak.

Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Persendian

Osteoporosis dan artritis adalah dua penyakit utama yang memengaruhi sistem kerangka dalam tubuh.

Sejumlah studi mengungkapkan bahwa minyak ikan omega-3 dapat meningkatkan kekuatan tulang dengan cara menaikkan jumlah kalsium di dalam tulang. Hal ini tentunya akan membantu mencegah berkembangnya osteoporosis.

Manfaat minyak ikan omega-3 juga berguna untuk artritis. Penderita artritis yang mengasup suplemen ini dilaporkan mengalami pengurangan rasa sakit di persendian dan bisa lebih kuat menggenggam.

Omega-3 dapat meningkatkan kekuatan tulang dan kesehatan persendian yang akan menekan risiko osteoporosis serta artritis.

Meringankan Nyeri Menstruasi

Nyeri menstruasi biasanya terasa di bagian perut atau pinggul, dan sering kali sakitnya menyebar hingga ke bagian bawah punggung juga paha. Hal ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan yang cukup besar sehingga seseorang tidak dapat beraktivitas seperti biasa.

Beberapa riset ilmiah berulang kali membuktikan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi omega-3 lebih jarang atau lebih sedikit mengalami nyeri menstruasi.

Satu penelitian bahkan mendapati bahwa suplemen omega-3 lebih efektif daripada obat ibuprofen dalam mengatasi nyeri hebat selama menstruasi.

Asam lemak omega-3 mampu meredakan nyeri menstruasi, bahkan khasiatnya bisa lebih efektif daripada obat ibuprofen (obat anti-inflamasi).

Meningkatkan Kualitas Tidur

Tidur yang cukup dan tidak terbangun sepanjang malam adalah kunci penting untuk mengoptimalkan kesehatan. Berbagai studi menyatakan bahwa kurang tidur dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan, misalnya obesitas, diabetes, dan depresi.

Rendahnya asupan omega-3 juga dihubungkan dengan gangguan tidur pada anak-anak dan apnea tidur pada orang dewasa. Kurang DHA (salah satu jenis omega-3) juga berkaitan dengan rendahnya kadar hormon melatonin yang membantu Anda untuk tertidur.

Karena itu beberapa penelitian pada anak-anak maupun dewasa mengungkapkan bahwa asupan omega-3 mampu meningkatkan kualitas juga kuantitas tidur.

Asam lemak omega-3, khususnya DHA, dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Bagus bagi Kesehatan Kulit

DHA merupakan bagian struktur kulit yang bertanggung jawab untuk kesehatan membran-membran sel. Membran sel meliput sebagian besar bagia kulit, jadi membran sel yang sehat otomatis akan membuat kulit Anda tampak halus, lembap, kenyal, dan bebas kerutan.

Selain DHA, jenis omega-3 EPA juga bermanfaat bagi kulit dalam beberapa cara, antara lain:

  • Mengatur produksi minyak di kulit.
  • Mengatur hidrasi pada kulit.
  • Mencegah hiperkeratinisasi folikel-folikel rambut (benjolan merah kecil yang sering muncul di bagian atas lengan).
  • Mencegah penuaan dini pada kulit.
  • Mencegah jerawat.

Manfaat omega-3 juga bagus untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat cahaya matahari. EPA menghambat pelepasan zat-zat yang akan mengikis kolagen kulit setelah terkena sinar matahari.

Omega-3 membantu menjaga kesehatan sel-sel kulit, mencegah penuaan dini, juga melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

Sebisa mungkin, cobalah dapatkan asupan omega-3 dari makanan, bukan dari suplemen. Anda bisa memperolehnya dengan mengonsumsi ikan yang banyak mengandung DHA dan EPA sebanyak dua sampai tiga kali dalam seminggu. Ikan-ikan itu misalnya ikan kembung, salmon, sarden, tuna, dan teri.

Jika Anda kesulitan mencukupi kebutuhan omega-3 hanya dari makanan, Anda mungkin boleh menambahkan asupan suplemen. Misalnya suplemen minyak ikan memiliki omega-3 EPA dan DHA. Ada juga suplemen minyak alga yang mengandung DHA. Tapi sebelum mulai mengasup suplemen, Anda disarankan untuk terlebih dulu konsulasi dengan dokter. Ia akan memberikan rekomendasi dosis yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}