• Home
  • Blog
  • Sarang Semut
  • Sarang Semut Papua Tumpas Kanker, Tumor, Kista, dan Benjolan Abnormal Mulai 30 Hari!?

Sarang Semut Papua Tumpas Kanker, Tumor, Kista, dan Benjolan Abnormal Mulai 30 Hari!?


By Cindy Wijaya

Kalau Anda penderita kanker, tumor, kista, polip, atau berbagai benjolan abnormal lainnya, tolong baca artikel ini sampai habis untuk melihat sejauh mana herbal Sarang Semut dapat membantu Anda.

Dan jangan lewatkan panduan cara memilih produk Sarang Semut dari kami di bagian penutup artikel ini, bila Anda pada akhirnya memutuskan menggunakan herbal ini untuk melawan kanker dan tumor.

Kami akan awali artikel ini dengan bercerita bagaimana mulai berkenalan dengan herbal yang luar biasa ini, yang sekarang banyak dikenal dengan nama Sarang Semut Papua.

Sebagai penyedia informasi dan produk herbal, dahulu kami  biasanya merekomendasikan Minyak Buah MerahKunyit Putih, dan Mengkudu untuk para penderita kanker dan tumor, tanaman-tanaman herbal yang memang dikenal dapat membantu melawan kanker berdasarkan referensi yang ada.

Barulah belakangan kami mendengar tentang suatu herbal asal Papua yang diminum oleh seorang ibu bernama Meyti Ngantun yang divonis terkena kanker payudara, dokter sudah menganjurkan agar kankernya diangkat melalui pembedahan, tapi Ia tidak mau, ia malah memilih untuk mencari kesembuhan melalui herbal yang ia dapat dari masyarakat setempat, dimana menurut informasi turun-temurun tanaman obat tersebut dapat menumpas kanker.

Oleh masyarakat setempat herbal ini disebut sebagai Sarang Semut, karena rongga dalam tanaman ini sering dijadikan tempat tinggal oleh kawanan semut.

Ternyata setelah satu minggu penggunaan* herbal tersebut, rasa sakit yang ibu Meyti Ngantun rasakan sudah jauh berkurang dan benjolan di payudaranya melunak, hingga akhirnya luka-luka akibat kanker mengering dan menutup dengan sendirinya. Bahkan Ibu tersebut juga dapat memberikan ASI dengan melimpah. Ia kini merasa sudah pulih benar dari kanker payudara.

*Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Kami pun penasaran dan mulai mencari tahu referensi tentang herbal ini, ternyata ada satu penelitian yang menyebutkan bahwa ekstrak Sarang Semut mampu menekan 50% laju pertumbuhan sel kanker dari Toyama Medical and Pharmaceutical University.

Setelah itu kami mulai mencari fisik herbal tersebut, walau sangat sulit mendapatkannya karena jenis Sarang Semut yang digunakan oleh si ibu, yaitu jenis Myrmecodia pendans (ada 70 jenis lebih Sarang Semut) hanya tumbuh liar di pedalaman hutan Papua. Tapi akhirnya kami bisa mendapatkan jenis yang sama melalui seorang teman dan mulai memperkenalkan Sarang Semut tersebut dalam bentuk olahan sederhananya kepada para pengunjung blog ini yang menderita kanker, tumor, dan benjolan abnormal lainnya.

Seraya waktu berjalan kami mulai mengamati ternyata dibandingkan pengguna Minyak Buah Merah, Daun Sirsak, dan Mengkudu, para penderita kanker dan tumor yang menggunakan Sarang Semut sebagai obat kanker lebih banyak melakukan repeat order dan menunjukan tanda-tanda pemulihan yang lebih cepat.

Tanda-tanda pemulihan tersebut dapat terlihat dari kondisi kesehatan yang berangsur-angsur semakin membaik. Misalnya dari yang sudah merasakan kesakitan menahun karena kanker dapat berkurang bahkan hilang rasa sakitnya, yang tidak bisa bangun dari tempat tidur dapat berjalan kembali, yang susah makan muncul kembali nafsu makan seperti semula, ukuran kanker atau tumor juga berangsur-angsur mengecil atau bahkan menghilang sama sekali.

Dari data pengguna yang terus masuk, mereka yang mendapat manfaat dari herbal ini, menunjukan pola yang sama, herbal ini bekerja lebih cepat untuk memulihkan kanker dan tumor dibandingkan semua herbal antikanker lain yang pernah kami gunakan. Sehingga pada akhirnya dengan bulat hati kami memutuskan hanya akan merekomendasikan Sarang Semut, khusus bagi para penderita kanker dan tumor yang meminta rekomendasi herbal kepada kami.

Kemudian kami pun mulai memproduksi bentuk ekstraknya (dikapsulkan) agar daya kerja dari herbal ini menjadi lebih cepat, semakin mudah dikonsumsi, dan yang tidak kalah penting juga aman digunakan dan berizin dari BPOM RI. Butuh waktu satu tahun lebih untuk mencari formula ekstrak yang tepat dan mengurus perizinannya. Tapi yang penting, akhirnya produk tersebut siap digunakan.

Perlu diketahui bahwa semua testimoni-testimoni yang akan Anda lihat di artikel ini berasal dari para pengguna produk ekstrak Sarang Semut tersebut. Kami sengaja tidak menyebutkan apa merek produk tersebut agar artikel ini tetap independen dalam mengulas herbal Sarang Semut Papua. Namun, jika Anda ingin tahu apa nama produknya silahkan hubungi kami dengan mengisi form di bawah ini.

3 Alasan Mengapa Sarang Semut Semakin Menjadi Pilihan Disaat Pandemi

Dan kini herbal Sarang Semut dari Papua semakin dipercaya secara luas sebagai obat kanker dan obat tumor alami, juga untuk berbagai benjolan abnormal lainnya. Mereka yang pulih dari kanker dan tumor setelah mengonsumsi herbal ini, seringkali tanpa harus menghadapi proses biopsi, pembedahan, dan kemoterapi yang melelahkan.

Dan dimasa pandemi covid-19 ini, Sarang Semut Papua sebagai herbal pendamping untuk melawan kanker semakin menjadi pilihan banyak penderitanya, setidaknya karena 3 alasan berikut:

  1. Saat ini penderita kanker sulit mendapatkan akses kesehatan untuk perawatan kanker secara medis karena berbagai pembatasan yang ada, sedangkan kanker perlu penanganan yang cepat sejak stadium awal.
  2. Ada yang merasa takut terpapar corona bila mereka harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan umum. Ketakutan ini sangat wajar, mengingat penderita kanker termasuk dalam daftar berisiko tinggi bila terinfeksi covid-19, yang bisa mengakibatkan  keparahan kanker meningkat drastis, komplikasi, sesak nafas berat, dan akhirnya mendatangkan kematian.
  3. Perawatan kanker secara medis seperti kemoterapi dapat membunuh sel kanker, sayangnya juga dapat membunuh sel kekebalan tubuh yang sehat. Perawatan seperti ini dapat menurunkan kekebalan tubuh sehingga membuat penderita kanker semakin berisiko lagi bila terpapar covid-19.

Berlawanan dengan itu, Sarang Semut Papua dipercaya dapat membantu tubuh melawan kanker dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh si pengguna dan membantu tubuh sanggup melawan kanker, bukan melemahkannya seperti pada kemoterapi atau perawatan medis kanker lainnya yang serupa.

Sehingga level kekebalan tubuh penderita kanker yang menggunakann Sarang Semut Papua akan diperkuat, ini seirama dengan pedoman untuk menangkal virus covid-19. Dan tentu saja, perawatan kanker dengan cara ini bisa segera dilakukan dari rumah saja.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Bapak Ediati Sasmito dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yang meneliti umbi tanaman Sarang Semut (Myrmecodia sp), menunjukkan umbi tanaman Sarang Semut mengandung zat aktif imunomodulator atau zat pengaktif sistem kekebalan tubuh manusia.

Kemampuan Sarang Semut sebagai imunomodulator akan mempercepat pemulihan berbagai macam penyakit. Karena ini akan meminimalisir serangan-serangan penyakit lain yang masuk dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mengganggu proses pemulihan dari suatu penyakit tertentu, seperti kanker dan tumor.

Lalu seberapa efektif dan cepat penggunaan Sarang Semut dalam membantu penderita kanker untuk memulihkan diri? Berikut ini adalah dua kisah menginspirasi bagi mereka yang ingin mencoba herbal ini dalam melawan kanker.

Gempur Kanker Kelenjar Getah Bening  dalam Sebulan**

Bapak Nova Wariki (79 tahun, Bali) divonis menderita kanker getah bening di bagian leher kanan yang terus membesar sampai berukuran 8×6 cm dan menimbulkan luka. Kondisi tersebut membuatnya harus bolak-balik ke rumah sakit, bahkan beliau sempat terbaring koma di rumah sakit akibat kondisinya yang sangat lemah.

Karena faktor usia dan ganasnya kanker, pihak rumah sakit sudah tidak sanggup mengobatinya. Kemudian, karena anjuran keluarga beliau mencoba mengonsumsi produk esktrak Sarang Semut Papua selama satu bulan penuh yang direkomendasikan oleh kami. Ternyata, usaha yang dilakukan sungguh tidak sia-sia! Kini luka terbuka di benjolan kanker sudah mengering dan mengecil, keadaan fisiknya yang sangat lemah juga pulih kembali.

Dari foto-foto yang dikirimkan kepada kami terlihat jelas selain lukanya mengering dan tertutup kembali, ukuran benjolan kankernya juga mengecil hingga benar-benar hilang. Bahkan yang lebih membahagiakan lagi, kanker ganas tersebut tidak pernah muncul lagi sampai sekarang.

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Lawan Kanker Lambung Stadium Lanjut dengan Sarang Semut**

Bapak Kasam Kusmana Gandana (67 tahun, Cianjur) tidak percaya akan apa yang dialaminya, bahkan dokternya pun tidak percaya. Sekarang ia sudah merasa sehat kembali sepenuhnya, padahal ia telah divonis “tinggal tunggu waktu saja” akibat kanker lambung ganas stadium lanjut yang ia derita.

Sebelumnya, lewat pemeriksaan medis, dokter menyatakan bahwa Bapak Kasam terkena kanker lambung stadium lanjut yang akarnya sudah menjalar. Harapan melalui penyembuhan medis pun semakin menipis karena tak kunjung membuahkan hasil. Ia hanya diberikan obat penahan rasa sakit untuk mengurangi penderitaannya.

Semangat hidupnya kembali muncul setelah sepuluh hari mencoba menggunakan produk esktrak Sarang Semut Papua yang kami rekomendasikan, dimana rasa sakit yang ia rasakan mulai mereda. Sebulan setelah itu, tubuhnya sudah lebih sehat, kini ia sudah bisa bangun dan berjalan kembali, makannya pun sudah terasa enak. Dua bulan sejak menggunakan Sarang Semut, Bapak Kasam benar-benar merasa sudah sehat kembali dan bahkan dapat beraktivitas seperti sediakala, benjolan kanker di perutnya pun semakin tidak terasa!

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Sampai saat ini kami terus mendapatkan laporan-laporan dari para penderita kanker dan tumor lainnya yang sudah merasakan tanda-tanda perbaikan (pulih). Umumnya tanda-tanda tersebut sudah terlihat dalam waktu 3 bulan atau kurang, seperti yang dialami sendiri oleh Bapak Wariki dan Bapak Kasam.

Yang menarik dari pengobatan herbal ini, pemulihan dari kanker bisa didapatkan (tidak selalu) tanpa harus menghadapi biopsi, pembedahan, dan kemoterapi yang seringkali prosesnya melelahkan dan menyakitkan.

Sarang Semut Papua Herbal Pendamping Terbaik Penderita Kanker dan Tumor

Alasan kami menulis artikel tentang herbal ini adalah untuk meyakinkan Anda sebagai pembaca, yang kemungkinan adalah seorang pasien kanker, tumor, atau anggota keluarga mereka yang peduli. Bahwa herbal asli Indonesia dapat dijadikan solusi kesehatan untuk kanker dan tumor.

Sehingga harapan Anda untuk kembali sehat terus berkobar, walaupun sulit mendapat akses ke perawatan medis yang baik karena berbagai hal.

Dengan demikian, sekarang Anda memiliki opsi tambahan untuk pulih dari kanker dan tumor, selain dari pengobatan konvensional (secara medis) yang semakin hari semakin mahal saja biayanya.

Selain mahal, umumnya fasilitas pengobatan medis terbaik untuk beberapa penyakit berat seperti kanker hanya terdapat di beberapa kota besar saja di Indonesia atau di luar negeri, sehingga sulit bagi mereka yang tinggal di daerah untuk mendapatkan perawatan medis terbaik.

Belum lagi sekarang ini banyak fasilitas medis untuk perawatan kanker terimbas masalah wabah corona sehingga harus membatasi berbagai pelayanan yang ada.

Bagaimana jika Anda sudah mendapatkan perawatan medis sebagai pasien kanker saat ini? Ini berarti Anda juga punya pilihan untuk memadukan Sarang Semut sebagai herbal pendamping, agar kesempatan untuk pulih dari kanker menjadi lebih besar.

“Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat pulih daripada hanya menggunakan obat kimia.” dr. Dewata D. SpPD, Ahli Penyakit Dalam

Silakan baca terus artikel ini untuk mendapatkan informasi lebih banyak lagi tentang Sarang Semut. Dengan terus membaca artikel ini, Anda akan mendapat jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Mengapa herbal ini sangat direkomendasikan untuk penderita kanker, tumor, dan benjolan-benjolan abnormal?
  • Selain untuk kanker, tumor, apakah Sarang Semut dapat digunakan untuk penyakit lain?
  • Seberapa banyak pengguna Sarang Semut yang sudah terbantu?
  • Apakah khasiatnya untuk melawan kanker dan tumor sudah didukung oleh penelitian secara ilmiah?
  • Dan bagaimana cara mendapatkan produk Sarang Semut yang asli?

Memang sebagian besar isi artikel ini ditulis untuk membantu para penderita kanker dan tumor agar lebih mengenal herbal Sarang Semut dalam pemanfaatannya terhadap penyakit tersebut.

Akan tetapi, buat Anda yang menderita penyakit-penyakit lainnya, informasi dalam artikel ini sedikit banyak akan menjelaskan bagaimana herbal ini bisa membantu masalah kesehatan yang sedang Anda hadapi.

Pada intinya jangan pernah sepelekan herbal dari alam Indonesia, bersyukurlah kita tinggal di Indonesia yang dikaruniai oleh berlimpahnya bahan tanaman obat untuk berbagai macam penyakit yang ada, ini adalah karunia dari Sang Pencipta untuk kita semua! Sekarang tinggal apakah kita mau memanfaatkannya atau menyia-nyiakannya?

Artikel Sarang Semut

“Saya yakin Sarang Semut adalah salah satu obat herbal yang sangat ampuh dan bisa menolong banyak orang yang penyakitnya susah disembuhkan dengan obat medis. Apalagi sekarang telah didukung dengan penelitian ilmiahnya. Rata-rata mereka yang meminum… mendapatkan hasil setelah seminggu, bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya.” – Hendro Saputro, Perintis Penggunaan Sarang Semut, Majalah Natural.

Tolong Anda jangan membayangkan Sarang Semut (Myrmecodia pendans) sebagai bongkahan tanah tempat semut bersarang. Akan tetapi bayangkan herbal yang dimaksud adalah tanaman berongga yang digunakan oleh semut sebagai sarangnya.

Herbal ini telah digunakan sebagai obat tradisional oleh penduduk asli di pedalaman Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun, termasuk untuk kanker dan tumor.

Dan sekarang, hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, fenolik, dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker.

Mengapa Sebaiknya Anda Menggunakan Sarang Semut Papua?

Sejak diperkenalkan sebagai tanaman obat baru herbal untuk kanker dan tumor dalam beberapa tahun belakangan ini, pelan tapi pasti, pengguna Sarang Semut semakin bertambah, kami sendiri sudah merekomendasikan Sarang Semut kepada ribuan orang hingga sekarang.

Dan dari pengalaman panjang kami sendiri di bidang pengobatan herbal, dapat disimpulkan kalau sebuah herbal peminatnya tidak berkurang selama bertahun-tahun sejak diperkenalkan, tidak hanya booming sesaat saja kemudian menghilang baik produk dan beritanya, maka masuk akal herbal tersebut pastilah berkhasiat dan tepat peruntukannya, dalam hal ini untuk kanker, tumor, dan benjolan-benjolan abnormal lainnya yang dapat menjadi cikal-bakal kanker itu sendiri.

Kami sebagai salah satu penyedia informasi herbal sudah sering mendapat pertanyaan tentang herbal ini dalam mengatasi kanker dan tumor. Dan banyak juga yang meminta rekomendasi produk ekstrak herbal Sarang Semut yang terbaik, mengingat banyak produk “tidak asli” yang beredar.

Tidak asli disini berarti tidak dibuat dari jenis Sarang Semut yang secara empiris sudah terbukti berkhasiat untuk penderita kanker, yaitu Myrmecodia pendans. Perlu Anda ketahui bahwa ada lebih dari 70 spesies Sarang Semut, bahkan ada beberapa jenis yang beracun. Kami pernah beberapa kali dihubungi oleh pengguna “Sarang Semut” yang melaporkan mengalami muntah-muntah setelah meminum air rebusannya.

Jadi jangan sembarangan membeli produk Sarang Semut, pastikan produknya sudah berizin dari BPOM dan dilabelnya tertulis dibuat dari Sarang Semut Papua (Myrmecodia pendans), bukan hanya tertulis dibuat dari Sarang Semut saja.

Mengapa Sarang Semut Papua (Myrmecodia Pendans)?

Salah satu jenis Sarang Semut yang terbukti bermanfaat untuk penderita kanker dan tumor dalam bahasa latin disebut Myrmecodia pendans, jenis ini hanya terdapat di pedalaman hutan Papua dan sangat sulit didapatkan, mengingat tanaman ini belum dapat dibudidayakan. Mereka yang mencari Sarang Semut (Myrmecodia pendans) harus mengadakan perjalanan selama beberapa hari ke dalam hutan belantara untuk mencarinya. Dan tidak semua hutan di Papua memiliki herbal jenis ini.

“Tak heran, setahun terakhir ini Sarang Semut semakin dipercaya dan banyak orang menyandarkan harapan kesembuhan padanya. Kenyataan ini sebenarnya cukup beralasan, apalagi banyak peneliti membuktikannya melalui berbagai kajian ilmiah.” Harian Kompas
“Hasilnya memang mencengangkan, tanaman ini terbukti ampuh mengatasi beragam penyakit berat, seperti: kanker, diabetes, hipertensi, lever, asam urat, dan jantung. Setelah khasiatnya terkuak, sejumlah lembaga penelitian tergerak untuk melakukan penelitian mendalam.”Majalah Trubus
“Setelah dicoba selama 5 tahun, hasilnya sangat mencengangkan. Penyakit-penyakit seperti kanker, wasir, nyeri sendi, jantung, gangguan ginjal, prostat pun lenyap. Selain itu, hasil olahan Sarang Semut juga dapat meningkatkan air susu ibu.” Majalah Natural

Semakin dikenalnya Sarang Semut sebagai tanaman berkhasiat tidak lepas dari informasi dari mulut ke mulut dan pemberitaan berbagai media massa, lambat namun pasti herbal  ini terus dicari oleh para penderita kanker dan tumor, juga mereka yang memiliki benjolan abnormal pada bagian-bagian tubuh.

Beberapa media bahkan telah mempublikasikan hasil wawancara dengan mereka yang mendapat manfaat dari Sarang Semut. Sehingga menambah kepercayaan masyarakat akan herbal ini.

Deherba.com sendiri banyak menerima kabar luar biasa yang dilaporkan oleh dari para pengguna Sarang Semut. Kabar ini tidak hanya datang dari tempat asalnya, Papua. Akan tetapi juga dari seluruh Indonesia.

Testimonial Pengguna Sarang Semut Papua

Berikut ini adalah beberapa testimonial pilihan yang kami dapatkan langsung dari para pembaca blog ini yang juga adalah pengguna salah satu merek produk herbal kapsul ekstrak Sarang Semut Papua yang kami rekomendasikan.

Kista Endometriosis dan Benjolan Payudara Hilang**

“Saya merasakan nyeri haid dan keberadaan benjolan di payudara yang berlangsung selama bertahun-tahun. Saya mencoba obat medis, namun perkembangannya sangat lamban. Hal ini sudah saya jalani selama 5 tahun. Kemudian saya melakukan operasi laparoskopi namun tidak berjalan lancar. Akhirnya saya mencoba produk Sarang Semut yang direkomendasikan oleh deherba.com, selama 4 bulan mengonsumsinya saya merasakan perubahan yang positif. Kista endometriosis dan benjolan payudara hilang secara bertahap.”  — Asmawati, Makassar

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Benjolan Tumor di Payudara Hilang dalam Hitungan Bulan**

“Sejak dipastikan oleh dokter Onkologi memiliki benjolan tumor jinak di payudara kanan, saya mencoba pengobatan herbal Keladi Tikus. Tapi karena tidak puas dengan herbal tersebut, akhirnya saya beralih mencoba mengonsumsi kapsul ekstrak Sarang Semut yang direkomendasikan oleh deherba.com. Setelah beberapa bulan, benjolan tumor di payudara sudah tidak ada lagi saat diraba. Sampai sekarang saya punya anak dan menyusui selama 2 tahun lebih juga tidak ada masalah lagi dengan payudara saya.” — Poppy Kusumadewi, Surabaya

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Tumpas Benjolan-Benjolan Penyebab Kanker di Payudara Kurang dari 1 Bulan**

“Saya memiliki beberapa benjolan sebesar kelereng di payudara yang mengarah kepada kanker payudara. Benjolan-benjolan ini membuat saya sangat tidak nyaman, apalagi sewaktu harus menyusui anak juga. Dalam waktu kurang dari sebulan setelah menggunakan kapsul ekstrak Sarang Semut yang direkomendasi dari deherba.com, benjolan-benjolan yang mengganggu di payudaranya sudah sebagian hilang dan sebagian lagi sudah mengecil. Saya masih terus mengonsumsi Sarang Semut untuk menyempurnakan tanda-tanda kesembuhan yang sudah saya dapat.” — Nita Ekawati (30 Thn).

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Benjolan Sebesar Telur Ayam di Payudara Sudah Mengecil**

“Tadinya saya mempunyai benjolan di payudara sebesar telur ayam. Benjolan ini terasa sakit dan sungguh mengganggu kegiatan sehari-hari saya sebagai ibu rumah tangga sekaligus membantu suami mengurus usaha di rumah. Ketika memeriksakan diri ke dokter, dokter mengatakan saya harus dioperasi. Saya menolak untuk menjalani operasi karena merasa takut. Setelah mengonsumsi beberapa paket kapsul ekstrak Sarang Semut yang disarankan oleh deherba.com, mulai tampak perubahan pada tubuh saya. Benjolan yang tadinya sebesar telur ayam, sekarang sudah mengecil hingga seperti kelereng dan benjolannya sudah tidak terasa sakit lagi. Sekarang, saya sudah bisa mulai beraktivitas dengan leluasa setiap hari.” —Ibu Anwar Hamim (28 Thn)

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Dokter Keheranan Ketika Lihat Tumor Paru-Paru Saya Hilang**

“Melalui hasil rontgen torax & CT Scan, beberapa orang dokter Ahli (dari RS Fatmawati) telah menyatakan bahwa saya mengidap tumor di paru-paru. Menantu saya, Ir. Datta Iradian, mengusulkan untuk mencoba melakukan pengobatan tumor saya dengan mengonsumsi obat herbal Sarang Semut Papua yang direkomendasikan oleh deherba.com. Maka, sejak itu saya mulai mengonsumsi obat tersebut 3 x 2 kapsul sehari. Beberapa bulan berikutnya kembali dilakukan rontgen torax dan CT Scan, ternyata dari hasil pemeriksaan tersebut sudah tidak terdapat lagi tumor di paru-paru saya, hal ini membuat para dokter yang memvonis penyakit saya keheranan.” — Ir. Hamir Hamid

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Kanker Darah dan Pendarahan di Kepala Berangsur-Angsur Pulih**

“Saya didiagnosa mengidap kanker darah Chronic Limfosit Leukemia. Saya sudah menjalani dua kali kemoterapi ditambah transfusi darah dan trombosit, namun tidak banyak membantu. Kondisi saya makin parah karena terjadi pendarahan di kepala akibat trombosit yang sangat rendah. Setelah mencoba kapsul ekstrak Sarang Semut yang direkomendasikan oleh deherba.com selama kira-kira 3 bulan, angka trombosit dan HB saya terus-menerus meningkat sehingga kondisi saya mulai pulih. Dan saya yakin bisa kembali pulih seperti sedia kala dengan bantuan Sarang Semut.” — Dodi Mulyadi, Bandung

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Pulih dari Kanker Getah Bening dalam 2 Bulan**

“Hasil biopsi menyatakan bahwa saya terkena kanker kelenjar getah bening, maka saya disarankan menjalani kemoterapi sebanyak 6 siklus. Karena efek kemoterapi yang sangat menyakitkan, saya memutuskan untuk berhenti melakukan kemoterapi dan beralih menggunakan produk kapsul ekstrak Sarang Semut yang direkomendasikan oleh deherba.com. Hasilnya dalam 2 bulan pemakaian saja, saya sudah merasa sembuh dan dapat kembali bekerja.” — Glent Pranoto (38 Thn)

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Rasa Sakit Akibat Kanker Otak Selama Bertahun-Tahun Hilang Kurang dari 1 Bulan**

“Saya telah didiagnosa kanker otak sejak usia 17 tahun, selama 3 tahun saya merasakan kesakitan yang menyiksa sampai kerap membuat saya menangis. Kemoterapi sudah saya jalani, hasilnya tidak banyak membantu. Saya kemudian mencoba kapsul ekstrak Sarang Semut yang disarankan oleh deherba.com, dan hasilnya luar biasa, setelah penggunaan botol kedua, nyeri pada kepala yang kerap menyiksa selama 3 tahun sudah tidak pernah timbul lagi! Sekarang saya dapat beraktivitas kembali seperti biasa.” — Linda Hendriyani (20 Thn)

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Berangsur-Angsur Pulih dari Leukimia dalam 3 Bulan Saja**

“Saya tidak menyangka didiagnosa terkena kanker Leukemia tipe AML M3V dari hasil Bone Marrow Puncture (BMP) di rumah sakit terkenal khusus kanker di Jakarta. Dalam waktu kurang dari 2 bulan setelah mencoba kapsul ekstrak Sarang Semut yang direkomendasikan oleh deherba.com, leukosit saya turun di angka 19. Setelah pemakaian kapsul ekstrak Sarang Semut selama 3 bulan, Leukosit saya kembali di range normal. Saat ini hasil lab terkait Leukosit, HB, trombosit, blas serta lainnya sudah stabil. Sesuai saran dokter, saya tetap melakukan kontrol rutin 3 bulan sekali dan Sarang Semut juga tetap dikonsumsi.” — Afril Arief

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Kanker Kulit Rontok Kurang dari 2 Bulan**

“Sudah lama saya menderita sakit maag, nyeri tulang belakang, cepat lelah, rematik yang sudah menahun, dan yang paling menakutkan, belakangan saya juga divonis kanker kulit stadium awal di dahi. Saya mulai mencoba 2 botol obat kapsul ekstrak Sarang Semut yang disarankan oleh deherba.com, perubahan signifikan sudah mulai terlihat setelah pemakaian 6 botol, perubahan yang dirasakan benar-benar nyata. Benjolan di dahi mengering, mengelupas, dan tidak membesar lagi. Sakit maag dan nyeri punggung saya pun benar-benar membaik dan tidak pernah kambuh lagi.” — Ibu Dewa Nyoman Sumada (48 Thn), Denpasar

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Pulih dari Kanker Paru-Paru dalam 3 Bulan**

“Dokter dari RS Fatmawati menyatakan saya mengidap kanker paru-paru. Saya dianjurkan untuk menjalani berbagai macam terapi pengobatan, tetapi hal tersebut tidak saya lakukan karena keterbatasan biaya. Maka, saya pun mencoba mengonsumsi produk kapsul ekstrak Sarang Semut yang direkomendasikan oleh deherba.com selama kira-kira 3 bulan. Dan sebagai hasilnya, saya mulai dapat merasakan perubahan positif pada tubuh saya. Sekarang, saya sudah dapat berjalan jauh dan berdiri lama, wajah pun sudah tidak pucat lagi, kedua telapak kaki dan tangan juga sudah tidak terasa dingin lagi. Bahkan sekarang, saya sudah bisa beraktifitas seperti biasa.” — Mochammad Faizal, Jakarta

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Batal Operasi Benjolan Kelenjar Lemak Kurang dari 1 Bulan**

“Saya mempunyai benjolan sebesar telur ayam di bagian ketiak, yang tadinya kecil semakin membesar setiap hari. Setelah memeriksakan kondisi ini ke dokter, diberitahukan bahwa benjolan tersebut adalah kelenjar lemak dan pengobatannya harus dengan cara operasi. Namun, sebelum melakukan tindakan operasi, saya mendapat informasi bahwa herbal Sarang Semut dapat membantu mengatasi masalahnya. Sungguh tidak terduga, belum sampai sebulan saya mencoba kapsul ekstrak Sarang Semut yang direkomendasikan oleh deherba.com, benjolan di ketiak sudah jauh mengecil dan terus mengecil. Sekarang aktifitas saya sudah dapat kembali berjalan lancar seperti sediakala.” — Ruth Damayanti, Bogor

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Apa Rahasia Dibalik Sarang Semut dalam Tumpas Kanker?

Ada yang pernah mengatakan keunikan Sarang Semut kemungkinan terletak pada interaksi semut yang bersarang pada lorong-lorong yang terdapat di dalam umbinya.

Dalam jangka waktu yang lama terjadilah reaksi kimiawi secara alami antara senyawa yang dikeluarkan semut dengan zat yang terkandung di dalam Sarang Semut, perpaduan inilah yang konon diduga membuat herbal ini luar biasa ampuh mengatasi berbagai penyakit.

Namun hal tersebut masih diperdebatkan sampai sekarang karena belum ada penelitian yang jelas. Karena itu belum bisa disimpulkan apakah sepenuhnya benar demikian.

“Dengan adanya bukti empiris ini, Sarang Semut merupakan sumber baru obat. Banyak senyawa baru yang belum diketahui (jenisnya) dengan aktivitas tinggi.” Dr M. Ahkam Subroto, Peneliti Herbal LIPI.

Dari berbagai testimonial yang banyak beredar sampai saat ini, termasuk dari para pembaca Deherba.com sendiri, herbal ini dikenal terutama karena kekhususannya dalam menumpas berbagai bentuk kanker dan tumor.

Kanker payudara, kanker otak, kanker hati, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker serviks, kanker kulit, kanker prostat, dan kanker darah (leukemia) adalah jenis-jenis kanker yang paling sering dilaporkan terbantu oleh Sarang Semut.

Walaupun diutamakan untuk kanker dan tumor, herbal ini juga dilaporkan bermanfaat untuk penyakit-penyakit berat lainnya.

Selain Kanker dan Tumor, Sarang Semut Bantu Pemulihan Penyakit Lainnya

Berikut ini adalah daftar jenis-jenis penyakit yang sudah terbukti secara empiris dapat dibantu oleh Sarang Semut berdasarkan pengalaman dari para pengguna.

  • Kanker
  • Tumor
  • Kista
  • Polip
  • Benjolan abnormal lainnya

Sarang Semut Papua secara tradisional juga telah digunakan dalam membantu pengobatan beberapa penyakit berat berikut ini:

  • Linu
  • Lupus
  • Migrain (Sakit kepala sebelah)
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit jantung
  • Penyakit paru
  • Penyakit prostat
  • Rematik (Sakit Sendi)
  • Stroke
  • Tuberkulosis (TBC)
  • Wasir (Ambeien)

Dan bukti empiris Sarang Semut dalam melawan kanker khususnya telah didukung oleh penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, terungkap bahwa Sarang Semut mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit, seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

Hasil Penelitian Kandungan Herbal Sarang Semut

Sehubungan dengan kanker dan tumor, kemampuan Sarang Semut dalam membantu pengobatan kedua penyakit tersebut diduga kuat berkaitan dengan kayanya kandungan flavonoid dalam herbal tersebut.

Berikut adalah beberapa mekanisme kerja dari flavonoid yang diduga berperan dalam melawan tumor dan kanker:

  • Inaktivasi karsinogen: Menonaktifkan zat-zat aktif yang menjadi penyebab kanker dan tumor.
  • Anti-proliferasi: Menghambat proses perbanyakan (duplikasi) sel-sel abnormal yang menjadi penyebab dari kanker dan tumor.
  • Penghambatan siklus sel: Kanker timbul karena terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel, dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.
  • Induksi apoptosis dan diferensiasi: Merangsang proses bunuh diri sel-sel kanker.
  • Inhibisi angiogenesis: Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Apabila sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker tersebut akan mati.
  • Pembalikan resistensi multi-obat: Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.

Apakah kandungan Sarang Semut hanya sebatas flavanoid saja? Dr. M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI mengungkapkan bahwa senyawa aktif anti-kanker yang terkandung dalam Sarang Semut tidak hanya flavonoid, tetapi juga terdapat tokoferol dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.

Selain itu, herbal ini juga mengandung tanin, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium, dan seng yang ikut berperan dalam mengatasi berbagi penyakit, termasuk penyakit kanker dan tumor.

Tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang, melalui berbagai penelitian yang dilakukan, masih akan ditemukannya senyawa-senyawa aktif lain dari Sarang Semut yang belum terungkap yang dapat lebih menjelaskan dengan lebih baik ada apa dibalik khasiat luar biasa herbal ini dalam tumpas kanker, tumor, dan benjolan abnormal dalam waktu yang relatif sangat cepat, yang terkadang sulit atau tidak dapat disembuhkan, bahkan lewat pengobatan medis.

Apapun Pilihan Anda, Jangan Tunda Lawan Kanker Sekarang Juga!

Sampai sini, Anda sudah melihat sendiri bagaimana Sarang Semut Papua secara empiris, yang juga didukung oleh berbagai penelitan ilmiah, dapat membantu orang-orang pulih dari kanker, tumor, dan benjolan abnormal lainnya dengan lebih cepat.

Karena itu kami ingin meyakinkan semua penderita kanker dan tumor perlu mencoba herbal setidaknya selama satu bulan, dan melihat sendiri bagaimana hasilnya.

Apakah ini berarti pengobatan kanker dengan herbal Sarang Semut bisa menjamin kesembuhan? Itu sama sekali bukan maksud dari artikel ini, karena tidak ada satu jenis pengobatan apapun termasuk secara medis (ilmu kedokteran) bisa menjamin kesembuhan dari para pasiennya, demikian juga dengan pengobatan herbal.

Akan tetapi, kenyataan bahwa Anda membaca terus artikel ini sampai di sini, jelas memperlihatkan bahwa Anda tidak bisa mengabaikan bukti-bukti yang ada dari manfaat herbal ini, berdasarkan apa yang kami lihat sendiri selama ini.

Sekarang semuanya tergantung Anda, jalan keluar mana yang akan Anda pilih.

Apakah pengobatan yang terjangkau atau yang mahal? Apakah pengobatan yang sederhana dengan herbal atau dengan pengobatan medis yang lebih maju dan kompleks? Apakah pengobatan alami yang sudah terbukti secara turun-temurun atau pengobatan medis moderen?

Dengan kata lain, setelah membaca artikel ini, Anda mempunyai 3 pilihan berikut untuk melawan kanker dan tumor:

  • Pengobatan medis dengan obat medis, biopsi, pembedahan, dan kemoterapi.
  • Pengobatan herbal dengan Sarang Semut, atau herbal lainnya.
  • Menggabungkan pengobatan medis dengan pengobatan herbal.

Mana yang akan Anda pilih? Coba pertimbangkan baik-baik pilihan yang Anda punya. Lihat plus-minus dari masing-masing pilihan tersebut sebelum memutuskan. Konsultasikan juga dengan dokter dan keluarga Anda.

Pilihan yang akan Anda buat sangat mungkin akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang melingkupi kehidupan Anda, seperti latar belakang pendidikan, jaringan, dan kondisi keuangan Anda.

Namun apapun pilihannya, coba pikirkan hal ini, apakah lebih masuk akal bila Anda memulainya dengan cara yang mudah dan murah dahulu sebelum mencoba cara yang lebih kompleks dan mahal? Jika itu yang Anda inginkan, maka pengobatan herbal adalah pilihan terbaik, atau Anda juga bisa menggabungkan pengobatan herbal dengan pengobatan medis secara bersamaan, sehingga kemungkinan untuk pulih dari kanker atau tumor menjadi lebih besar lagi.

Yang terpenting Anda perlu cepat membuat keputusan sehubungan pilihan pengobatan apa yang akan diambil. Melawan kanker harus dilakukan dengan cepat sejak stadium awal agar penyebarannya lebih mudah dikendalikan, lambat bertindak bisa sangat menyesal kemudian.

Sayangnya situasi pandemi sekarang ini, membuat pilihan yang ada bisa jadi semakin terbatas. Sebagaimana disebutkan di awal artikel ini, mengingat pasien kanker termasuk dalam golongan yang beresiko tinggi menjadi lebih parah kondisinya bila terpapar virus corona, bahkan bisa mendatangkan kematian.

Selain resiko tekena masalah pernapasan, kemoterapi dan perawatan kanker lain dapat membuat pasien kanker mengalami immunocompromised, yaitu kondisi ketidakseimbangan pada sistem kekebalan tubuh, dimana dalam hal ini sistem kekebalan tubuh menurun drastis sehingga tubuh menjadi sangat rentan terhadap virus covid-19, dan bila terpapar tubuh penderita kanker tidak punya perlindungan yang mumpuni lagi untuk melawan duplikasi virus tersebut.

Maka saat ini pengobatan kanker dan tumor menggunakan herbal adalah pilihan yang perlu Anda pertimbangkan dengan lebih serius lagi. Atau malah, sekaranglah saat yang tepat untuk mencoba Sarang Semut Papua. Anda bisa mencobanya seraya menunggu untuk bisa mendapatkan perawatan kanker secara medis. Sehingga Anda memiliki kesempatan untuk melihat sejauh mana herbal ini dapat membantu Anda.

Jangan menunggu sampai pandemi covid-19 ini berakhir, segera bertindaklah sekarang!

Panduan Penting Memilih Produk Sarang Semut Papua

Kalau Anda memutuskan untuk mencoba Sarang Semut Papua untuk melawan kanker dan tumor, kami senang memberikan beberapa tips di bawag ini sewaktu memilih produk Sarang Semut Papua.

Dengan mengikuti semua tips ini, Anda akan terlindung dari produk palsu dan tidak berkualitas, jadi baca baik-baik semua tips berikut dan gunakan sebagai panduan untuk mendapatkan produk ekstrak Sarang Semut terbaik.

  • Pastikan dibuat dari Ekstrak Sarang Semut Papua asli (Myrmecodia pendans).
  • Pilih produk yang bukan baru saja diproduksi, ini cara sederhana untuk mengetahui kualitas sebuah produk herbal. Kalau sebuah produk herbal dapat bertahan lebih dari 5 tahun dan terus diproduksi, ini menandakan produk tersebut tetap dicari orang karena manfaatnya bisa dirasakan.
  • Terdaftar di BPOM RI sebagai obat tradisional dan memiliki Sertifikasi Halal dari MUI.
  • Apakah ketika membeli produk tersebut Anda akan mendapatkan dukungan konsultasi penggunaan? Hal ini sangat penting, untuk mencari tahu apakah produsen produk tersebut yakin pada produknya dan benar-benar peduli pada masalah kesehatan Anda, bukan hanya peduli pada uang Anda.
  • Yang terkakhir, jangan tergoda dengan harga yang terlalu murah, karena sering kali itu bukan ekstrak, tapi bubuk hasil gilingan halus Sarang Semut yang kemudian dikapsulkan. Ada juga yang mengaku ekstrak, tapi tingkat ekstraksinya sangat rendah, sehingga kurang bermanfaat, terutama untuk penyakit berat seperti pemulihan kanker dan tumor.

Itulah beberapa tips terbaik dari kami agar Anda bisa mendapatkan produk Sarang Semut yang berkualitas.

Namun bila Anda kesulitan dalam mencari produk Sarang Semut sesuai kriteria di atas atau tidak mau repot dan takut tertipu sewaktu belanja online, Anda bisa mendapatkan produk ekstrak Sarang Semut yang kami buat sendiri sejak 2012 dengan mengisi form dibagian akhir artikel ini.

Produk kami adalah produk yang sama yang digunakan oleh semua pemberi testimoni dalam artikel ini dan tentu saja memenuhi semua kriteria yang kami tuliskan di atas. Anda juga akan mendapat dukungan konsultasi dari kami selama menggunakan produk ini.

Akhir kata, terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca ulasan kami yang cukup panjang tentang Sarang Semut Papua sebagai herbal pendamping untuk melawan kanker, tumor, kista, dan berbagai benjolan abnormal lainnya, kami sangat berharap artikel ini bisa membantu Anda!

Sumber

Subroto, M. Ahkam, Saputro, Hendro. 2007. Gempur Penyakit dengan Sarang Semut. Jakarta: Penebar Swadaya.

Redaksi Trubus. 2006 Mei. Sarang Semut vs Penyakit Maut. Trubus. Rubrik Topik: 10-23

Kiriman Testimonial dari Para Pengguna Herbal Sarang Semut

DetikHealth. Bisakah Kanker Sembuh dengan Herbal? 2012-06-27. URL: https://health.detik.com/ulasan-khas/d-1951802/bisakah-kanker-sembuh-dengan-herbal. Diakses 2018-09-04. (Archived by WebCite®)

Satuharapan.com. Sarang Semut Papua, Jaga Stamina Tubuh. 2018-04-16. URL: http://www.satuharapan.com/read-detail/read/sarang-semut-papua-jaga-stamina-tubuh

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}