Efektifkah Brotowali untuk Pengobatan Diabetes


By Fery Irawan

Brotowali merupakan tanaman yang tak asing ditelinga kaum lansia. Tanaman ini memiliki daun yang rasanya pahit sekali. Banyak orang menggunakan tanaman ini sebagai pengobatan alternatif alami untuk mengatasi beragam penyakit. Salah satunya ialah diabetes. Namun, benarkah brotowali untuk pengobatan diabetes dapat bekerja secara efektif?

Dalam artikel ini Anda akan melihat seberapa efektif brotowali untuk pengobatan diabetes. Juga, temukan bagaimana cara menggunakan brotowali untuk pengobatan diabetes. Selain untuk diabetes adakah manfaat lain yang bisa Anda rasakan? Penasaran dengan jawaban tersebut, ayo selidiki lebih jauh dalam artikel berikut ini!

Brotowali untuk Pengobatan Diabetes

Beruntunglah Anda karena tinggal di negeri yang subur dan makmur. Kekayaan alam negeri ini jelas tidak terhitung. Coba saja Anda perhatikan, ada berapa banyak tanaman herbal yang tumbuh dan bisa dimanfaatkan di tanah Indonesia ini? Nah, salah satu tanaman herbal itu ialah Brotowali yang banyak sekali khasiatnya untuk kesehatan, termasuk untuk mengobati penyakit diabetes.

Tanaman Brotowali memang telah lama dikenal sebagai tanaman obat. Brotowali terkenal dengan rasanya yang pahit, mungkin rasa pahitnya hampir sama dengan tanaman herbal lainnya, Sambiloto. Tanaman ini memiliki nama berbeda di beberapa negara, misalnya di China, Brotowali lebih dikenal dengan sebutan guo zhiang lung. Sedangkan, di Malaysia disebut dengan Patawali.

Biasanya, tanaman ini tumbuh liar di hutan, ladang, ataupun merambat ke pagar di pekarangan rumah. Brotowali termasuk jenis tanaman yang mudah dikenali dari bentuk daunnya yang menyerupai hati, dengan daun tunggal, berbunga kecil, dan berwarna hijau muda. Batangnya sendiri sebesar jari kelingking dan juga memiliki bentol-bentol.

Pengobatan Diabetes

Jika dibiarkan dan tanpa perawatan, penyakit diabetes dapat mengancam jiwa. Penyakit yang juga dikenal dengan istilah kencing manis ini merupakan bentuk kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor. Seringkali berkaitan dengan gaya hidup dan pola makan, bahkan bersifat turunan.

Diabetes termasuk salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara total. Pengobatan diabetes yang ada saat ini, hanya bersifat mengendalikan dampaknya saja, termasuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi.

Pengobatan Diabetes
Sumber Gambar – stockphoto

Dan sebenarnya, ini juga dapat dicapai dengan konsumsi herbal yang bersifat antidiabetik seperti Brotowali. Sama halnya seperti dalam pengobatan medis, tentu saja ini juga harus dibarengi dengan pola hidup yang baik guna mengendalikan kadar gula Anda.

Bagian yang sering digunakan dalam pengobatan diabetes ialah akar dan batangnya. Beberapa penderita diabetes kering seringkali menggunakan tanaman ini guna mengontrol kadar gula darah dalam tubuh mereka. Bagaimana Anda dapat menggunakan tanaman brotowali dalam pengobatan diabetes?

Cara Menggunakan Brotowali

Bagaimana cara membuat ramuan Brotowali untuk mengobati diabetes? Caranya cukup sederhana. Siapkan beberapa batang Brotowali yang telah dipotong-potong, daun Sambiloto, dan juga daun Kumis kucing secukupnya. Setelah dicuci bersih, rebuslah dengan menggunakan sekitar 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa sekitar 1,5 gelas lagi.

Setelah air rebusannya dingin, saring dan minumlah sebanyak 2 kali dalam sehari sebanyak ½ gelas saja. Anda harus secara rutin melakukannya untuk mendapatkan hasil maksimal. Selain untuk mengobati penyakit diabetes, Brotowali juga bisa diracik untuk mengobati berbagai jenis penyakit lain.

Demikianlah info lengkap seputar brotawali untuk pengobatan diabetes. Ketahuilah bahwa penggunaan herbal hanya bersifat membantu menurunkan kadar gula darah. Jika kondisi kesehatan pasien cukup parah ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan medis yang menyeluruh. Pengobatan apapun sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang merawat Anda, sebelum Anda mengonsumsinya.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}